Usaha Isotermal

Usaha Isotermal.

5 Contoh soal penerapan hukum I termodinamika pada proses isotermal (suhu tetap)

1. Grafik di bawah menunjukan suatu gas ideal yang mengalami proses isotermal (pendekatan). Usaha yang dilakukan gas pada proses AB adalah…
Pembahasan
Usaha yang dilakukan = luasan di bawah kurva AB = luas segitiga + luas persegi panjang
Westward = [½ (8 x 10five–4 x ten5)(iii-1)] + [iv x tenv
(3-1)]W = [½ (4 x 10five)(2)] + [four 10 x5
(2)]Westward = [4 x x5] + [8 x 10five]W = 12 x tenfive
Joule

Usaha yang dilakukan gas pada proses AB = 12 ten ten5
Joule

2. Usaha yang dilakukan oleh gas ideal pada proses ABC adalah…
Contoh-soal-penerapan-hukum-I-termodinamika-pada-proses-isotermal-suhu-tetap-3Pembahasan
Diketahui
:
Tekanan 1 (P1) = x 10 105
Due north/thousand2

Tekanan i (Pane) = 5 x 105
N/m2

Volume ane (Fivei) = x liter = 10 dm3
= 10 x 10-3
m3

Volume 2 (5two) = 30 liter = 30 dm3
=  xxx 10 x-3
grand3

Ditanya
: Usaha yang dilakukan gas pada proses ABC
Jawab
:
Pada proses BC, volume tetap karenanya tidak ada usaha yang dilakukan oleh gas. Gas melakukan usaha hanya pada proses AB karena terdapat perubahan book. Jadi usaha yang dilakukan gas pada proses ABC = usaha yang dilakukan gas pada proses AB.
Usaha yang dilakukan gas = luasan di bawah kurva AB = luas segitiga + luas persegi panjang.
Westward = [½(10×105–5×10v)(30-10)]+[5×ten5(30-ten)]Westward = [½ (5 x 105)(20)] + [v x 105
(20)]W = [(v x 10five)(10)] + [100 x 10v]Due west = [50 x 10five]+ [100 x 10five]W = 150 ten 105
Joule
W = ane,5 x 107
Joule

3. Suatu gas mengalami proses isotermal. Banyaknya kalor yang harus diserap agar gas dapat melakukan usaha sebesar 5000 Joule adalah…
Pembahasan
Diketahui
:
Usaha (Due west) = 5000 Joule
Ditanya
: Kalor yang diserap (Q)
Jawab
:
Proses isotermal yang dimaksudkan pada soal ini adalah suatu proses termodinamika di mana suhu selalu konstan. Hubungan suhu (T) dan perubahan energi dalam gas dinyatakan melalui persamaan berikut :
Contoh soal penerapan hukum I termodinamika pada proses isotermal (suhu tetap) - 3Jika suhu konstan maka perubahan suhu sama dengan nol. Perubahan suhu sama dengan nol karenanya perubahan energi dalam sama dengan nol. Apabila diterapkan pada hukum I termodinamika maka diperoleh hasil sebagai berikut.
Hukum I termodinamika
:
Contoh soal penerapan hukum I termodinamika pada proses isotermal (suhu tetap) - 4Apabila perubahan energi dalam (U) sama dengan nol maka kalor (Q) yang diserap oleh gas sama dengan usaha yang dilakukan oleh gas (West). Ketika gas menyerap kalor, gas mendapat tambahan energi dan tambahan energi ini digunakan gas untuk melakukan usaha.
Jadi kalor yang diserap oleh gas = usaha yang dilakukan oleh gas = 5000 Joule.

Baca :   Es Batu Yang Tidak Bisa Mencair

4. Grafik tekanan (P) terhadap volume (V) suatu gas yang mengalami proses isotermal ditunjukan pada gambar di bawah. Banyaknya kalor yang diserap oleh gas pada proses AB adalah…

Contoh soal penerapan hukum I termodinamika pada proses isotermal (suhu tetap) - 5Pembahasan
Diketahui
:
Tekanan 1 (P1) = v atm = 5 10 105
Pa
Tekanan 2 (P2) = x atm = x 10 10v
Pa
Volume one (V1) = two mthree

Volume 2 (V2) = 6 m3

Ditanya
: Kalor (Q) yang diserap gas pada proses AB
Jawab
:
Isotermal = suhu tetap. Jika suhu tetap maka perubahan suhu sama dengan nol. Apabila perubahan suhu sama dengan nol maka perubahan energi dalam sama dengan nol. Hubungan antara perubahan suhu dan perubahan energi dalam gas dinyatakan melalui persamaan berikut :
Contoh soal penerapan hukum I termodinamika pada proses isotermal (suhu tetap) - 6Jika diterapkan pada hukum I termodinamika maka diperoleh hasil sebagai berikut :
Contoh soal penerapan hukum I termodinamika pada proses isotermal (suhu tetap) - 7Apabila perubahan suhu sama dengan nol maka kalor yang diserap gas sama dengan usaha yang dilakukan gas. Untuk mengetahui kalor yang diserap oleh gas pada proses AB maka kita hitung usaha yang dilakukan gas berdasarkan grafik di atas.
Usaha yang dilakukan gas = luasan di bawah kurva AB = luas segitiga + luas persegi panjang.
W = ½ (P2
– Pane)(52
– 5i) + Pone(52
– Five1)
W = ½ (x ten 105
– 5 x 10v)(6-2) + (5 10 105)(six-2)
W = ½ (v x 105)(4) + (5 x 10five)(4)
W = ½ (20 x 105) + (20 x 10five)
W = (10 x 105) + (20 x 10five)
W = 30 x 105
Joule
Westward = 30 atm
Kalor (Q) yang diserap gas pada proses AB = usaha yang dilakukan gas pada proses AB = xxx x 105
Joule = 30 atmosfir.

five. Pada termodinamika, gas ideal mengalami proses isotermik jika…

A. perubahan keadaan gas suhunya selalu tetap
B. semua molekul bergerak dengan kecepatan berbeda
C. semua keadaan gas suhunya selalu berubah
D. pada suhu tinggi kecepatan molekulnya lebih tinggi
E. tekanan dan volume gas tidak mengalami perubahan

Baca :   Besar Kuat Arus Yang Melalui R1 Adalah

Pembahasan

Isotermal atau isotermik artinya suhu tetap.
Jawaban yang benar adalah A.

Usaha Isotermal

Source: https://gurumuda.net/contoh-soal-penerapan-hukum-i-termodinamika-pada-proses-isotermal-suhu-tetap.htm

Check Also

Contoh Soal Perkalian Vektor

Contoh Soal Perkalian Vektor. Web log Koma – Setelah mempelajari beberapa operasi hitung pada vektor …