Urutan Lapisan Matahari Dari Yang Paling Dalam

KlikBelajar.com – Urutan Lapisan Matahari Dari Yang Paling Dalam

Urutan Lapisan Matahari

Urutan Lapisan Matahari Dari Inti Sampai Paling Luar
– Matahari adalah sebuah bintang dan merupakan pusat tata surya. Matahari dapat mengeluarkan cahaya dengan sendirinya, karena terdapat gabungan reaksi antara dua lapisan inti atom dan membentuk sebuah inti yang lebih besar. Inti matahari itulah yang melepaskan energi dan menjadikan matahari seolah-olah bersinar.

Matahari juga merupakan bintang yang paling dekat dengan bumi. Oleh sebab itulah membuat matahari terlihat lebih besar dibandingkan dengan bintang-bintang yang tampak pada malam hari. Diameter matahari yaitu sekitar 109 kali dari diameter bumi atau sekitar 1.392.684 km.

Bentuk matahari mirip seperti sebuah bola raksasa yang memiliki permukaan tidak padat yang hanya terdiri dari plasma panas yang bercampur dengan medan magnet. Secara garis besar, sekitar ¾ massa dari matahari terdiri dari hidrogen, dan sisanya merupakan lapisan-lapisan yang didominasi oleh helium.

Sebagai bola raksasa yang mampu memancarkan cahaya, matahari tersusun oleh beberapa lapisan di dalamnya. Lapisan-lapisan matahari terdiri dari inti, fotosfer, kromosfer, dan korona. Untuk lebih jelasnya, simak penjelasan berikut mengenai urutan lapisan matahari dari inti sampai lapisan luar dan masing-masing penjelasannya.

1. Inti Matahari

Inti matahari merupakan bagian yang berada paling dasar pada matahari. Suhu pada inti matahari mencapai sekitar 15 juta derajat celcius. Berdasarkan radius atau diameter matahari, inti ini memiliki ukuran seperempat jarak dari pusat ke permukaan matahari. Sementara itu, kepadatan inti matahari ini mencapai sekitar 150 g/cm3.

Baca Lainnya:

1 Tahun Berapa Bulan, Minggu, Hari, Jam, Menit, Detik?

2. Fotosfer

Fotosfer adalah lapisan matahari yang terlihat dari bumi. Fotosfer memiliki cahaya yang sangat terang, sehingga mampu mengalahkan cahaya korona yang merupakan lapisan paling luar matahari. Oleh sebab itulah pancaran sinar korona tidak dapat terlihat jika dilihat secara langsung oleh mata.

3. Kromosfer

Lapisan kromosfer merupakan lapisan gas tipis berwarna merah cemerlang yang berada di atas lapisan fotosfer. Kedalaman lapisan kromosfer ini sekitar 2.000 kilometer dan suhunya mencapai sekitar 4.500 Kelvin. Cahaya lapisan kromosfer ini juga tidak terlihat dari bumi karena tertutup oleh cahaya terang yang dihasilkan dari lapisan fotosfer.

4. Korona

Korona merupakan lapisan terluar dari atmosfer matahari. Lapisan korona ini memiliki massa jenis yang rendah, tetapi memiliki temperatur yang tinggi mencapai sekutar 2 x 106 Kelvin. Sedangkan ketebalan lapisan korona pada matahari mencapai sekitar 2,5 x 106 km.

Itulah ulasan mengenai
urutan lapisan matahari dari inti sampai paling luar. Dengan mengetahui penjelasan di atas, akan sulit bagi kita untuk membayangkan betapa panas suhu yang ada pada inti matahari. Semoga dapat menjadi pembelajaran yang bermanfaat.

Baca Juga :

Assalammualaikum, Selamat datang di
Kelas IPS. Disini Ibu Guru akan membahas tentang pelajaran
Geografiyaitu Tentang “Lapisan Matahari“. Berikut dibawah ini penjelasannya:

Pengertian Matahari

Matahari merupakan bintang terdekat dengan Bumi dengan jarak rata-rata 149.680.000 kilometer (93.026.724 mil).
Matahari serta kedelapan buah planet (yang sudah diketahui/ditemukan oleh manusia) membentuk Tata Surya. Matahari dikategorikan sebagai bintang kecil jenis G.

Baca :   Frekuensi Bunyi Yang Dapat Didengar Oleh Telinga Manusia Adalah

pengertian lain dari matahari merupakan suatu bola gas yang pijar dan ternyata tidak berbentuk bulat betul. Matahari mempunyai katulistiwa dan kutub karena gerak rotasinya. Garis tengah ekuatorialnya 864.000 mil, sedangkan garis tengah antar kutubnya 43 mil lebih pendek. Matahari merupakan anggota Tata Surya yang paling besar, karena 98% massa Tata Surya terkumpul pada matahari.

Di samping sebagai pusat peredaran, matahari juga merupakan pusat sumber tenaga di lingkungan Tata Surya.
Matahari terdiri dari inti dan tiga lapisan kulit, masing-masing fotosfer, kromosfer dan korona.
Untuk terus bersinar, matahari, yang terdiri dari gas panas menukar zat hidrogen dengan zat helium melalui reaksi fusi nuklir pada kadar 600 juta ton, dengan itu kehilangan empat juta ton massa setiap saat.

Matahari dipercayai terbentuk pada 4,6 miliar tahun lalu. Kepadatan massa matahari adalah 1,41 berbanding massa air. Jumlah tenaga matahari yang sampai ke permukaan Bumi yang dikenali sebagai konstan surya menyamai 1.370 watt per meter persegi setiap saat. Matahari sebagai pusat Tata Surya merupakan bintang generasi kedua. Material dari matahari terbentuk dari ledakan bintang generasi pertama seperti yang diyakini oleh ilmuwan, bahwasanya alam semesta ini terbentuk oleh ledakan big bang sekitar 14.000 juta tahun lalu.

Susunan Lapisan Matahari

Berikut ini terdapat 4 susunan lapisan matahari, antara lain:

1. Lapisan Inti Matahari

Inti matahari merupakan tempat berlangsungnya reaksi fusi hidrogen menjadi inti helium dan menghasilkan reaksi yang sngat besar. Suhu inti matahari mencapai 15 juta kelvin.

2. Lapisan Fotosfera pada Matahari

Lapisan Fotosfera merupakan bagian permukaan matahari yang dapat kalian lihat sehari-hari, atau disebut juga lapisan cahaya. Suhu di bagian dalam fotosfera kira-kira 6000 kelvin.

3. Lapisan Kromosfera pada Matahari

Lapisan kromosfera dapat terlihat saat terjadi gerhana matahari. Kromosfera tersusun dr lapisan hidrogen. Suhu lapisan kromosfera di dekat korona mencapai 10.000 kelvin, sedangkan di lapisan luarnya kurang lebih 4000 kelvin

4. Lapisan Korona pada Matahari

Lapisan Korona ini dapat dilihat pada saat terjadi gerhana matahari berupa lingkaran putih yang mengelilingi matahari. Lapisan korona mengandung gas yang sangat tipis bersuhu 1 juta kelvin. Korona berwarna abu-abu akibat tumbukan ion-ion pada suhu yang sangat tinggi.

Ukuran Matahari

Matahari adalah bintang yang paling besar yang terdapat di tata surya. Bintang adalah benda langit yang dapat menyinarkan cahayanya sendiri, sehingga matahari merupakan benda langit yang terbesar yang bisa menyinarkan cahaya dengan sendirinya. Ukuran yang dimiliki matahari jauh lebih besar daripada yang dimiliki Bumi, bahkan planet yang terbesar sekalipun. Ukuran diamater yang dimiliki oleh matahari yaitu sekitar 1.400.000 km dan ukuran matahari lebih besar sekitar 109 kali dari diameter yang dimiliki oleh Bumi.

Dengan ukuran yang sedemikian besar, maka matahari memiliki gaya gravitasi yang paling besar. Oleh karena itu, matahari dapat menjadi pusat tata surya dan sanggup menarik planet- planet yang terdapat di sekitarnya sampai membentuk sebuah orbit. Melalui orbit masing- masing, planet- planet tersebut mengitari matahari dan disebut dengan peristiwa revolusi.

Baca :   Luas 3 4 Lingkaran Dengan Jari Jari 14 Cm

Artikel Terkait:
Contoh Hutan Konservasi di Indonesia

Suhu Matahari

  1. Suhu menunjukkan derajat panas benda. Mudahnya, semakin tinggi suhu suatu benda, semakin panas benda tersebut. Berkenaan dengan suhu Matahari, mungkin sudah banyak yang tahu bahwa:
  2. Temperatur di permukaan Matahari sekitar 6.000 °C namun ada juga yang menyebutkan suhu permukaan sebesar 5.500 °C.
  3. Temperatur tertinggi terletak di bagian tengahnya yang diperkirakan tidak kurang dari 25 juta derajat Celsius namun disebutkan juga kalau suhu pada intinya 15 juta derajat Celsius. Ada pula yang menyebutkan temperatur di inti matahari kira kira sekitar 13.889.000 °C.

Angka-angka yang tercantum dalam pernyataan diatas terkesan tidak pasti, karena seperti yang tertulis diatas bahwa Matahari terdiri atas beberapa struktur atau lapisan, dan lapisan-lapisan tersebut memiliki suhu yang berbeda-beda, sehingga seharusnya bila kita ingin tahu mengenai suhu matahari harus lebih spesifik di bagian mana.

Demikian Penjelasan Pelajaran IPS-GeografiTentang4 Susunan Lapisan Matahari Beserta Penjelasan Secara Lengkap

Semoga Materi Pada Hari ini Bermanfaat Bagi Siswa-Siswi, Terima Kasih !!!

Baca Artikel Lainnya:

Urutan lapisan Matahari pada dasarnya terbagi menjadi dua kelompok besar, yakni lapisan luar dan dalam. Lapisan terluar terdiri dari korona, kromosfer, dan fotosfer. Sedangkan untuk lapisan dalam meliputi inti, zona radiatif, dan zona konveksi.

Lapisan terluar Matahari dimulai sekitar 1.300 mil di atas fotosfer. Suhunya kurang lebih 900.000 derajat Fahrenheit. Sementara itu, inti merupakan lapisan terdalam dari Matahari.

Inilah Urutan Lapisan Matahari

Sama seperti Bumi atau benda langit lainnya, Matahari juga terbagi menjadi beberapa lapisan berbeda. Namun perbedaannya dengan Bumi, lapisan Matahari tidak padat. Karena sebagian besar terbentuk dari helium, hidrogen, dan tidak mempunyai batas luar yang jelas.

Baca Juga:
Pengertian Tata Surya, Bagaimana Proses Pembentukannya?

Urutan lapisan Matahari terluar adalah korona. Korona Matahari akan terlihat ketika terjadi gerhana Matahari total.

Kemudian korona akan muncul sebagai gumpalan gas terionisasi yang mengalir ke luar angkasa.

Melansir laman Space, suhu korona bisa mencapai 3,5 juta derajat Fahrenheit. Ketika gas mendingin, mereka akan menjadi angin Matahari.

Meskipun lebih jauh dari inti Matahari, korona 300 kali lebih panas dari lapisan fotosfer. Hal tersebut masih menjadi misteri jangka panjang para ilmuwan.

Diantara korona dan kromosfer terdapat daerah transisi yang merupakan lapisan sempit (60 mil / 100 mil). Di daerah ini suhu akan naik secara tiba-tiba. Mulai dari 14.000 hingga 900.000 derajat Fahrenheit.

Kromosfer Matahari

Kromosfer merupakan lapisan berikutnya yang memancarkan cahaya kemerahan ketika hidrogen terbakar. Lingkar merah tersebut akan terlihat ketika terjadi gerhana Matahari total.

Biasanya, cahaya yang berasal dari kromosfer terlalu lemah untuk kita lihat. Peran kromosfer ini menghantarkan panas dari bagian dalam Matahari ke lapisan terluar.

Junwei Zhao, seorang ilmuwan surya di Stanford University di Stanford, California, dalam studinya menuliskan jika gelombang dapat berkontribusi pada energi atmosfer.

Baca :   Sin a Cos a 2 Sin a Cos a 2

Baca Juga:
Objek Mirip Manusia Salju di Luar Angkasa Tertangkap Teleskop  Hubble

Fotosfer Matahari

Urutan lapisan matahari berikutnya adalah fotosfer. Lapisan ini merupakan lapisan terdalam yang dapat kita amati secara langsung. Untuk mencapai Bumi, sinar Matahari kurang lebih membutuhkan waktu sekitar 8 menit.

Pada bagian bawah fotosfer, suhu mencapai 11.000 derajat Fahrenheit. Sementara itu, suhu di bagian atas kurang lebih 7.460 derajat Fahrenheit.

Fotosfer secara signifikan lebih dingin daripada di bagian inti. Menurut NASA, suhu tersebut mencapai sekitar 27 juta derajat Fahrenheit.

Lalu untuk ketebalan fotosfer Matahari relatif lebih tipis, yakni sekitar 300 mil (500 kilometer). Perbandingan dengan radius Matahari kurang lebih 435.000 mil.

Tanda-tanda fotosfer meliputi bintik matahari dingin, berbuih butiran dari plasma, lebih gelap, serta muncul saat medan magnet Matahari istirahat melalui permukaan.

Bintik Matahari terlihat bergerak menembus piringan. Fenomena tersebut membuat para astronom menyimpulkan bahwa Matahari ternyata berputar pada porosnya.

Pasalnya, Matahari merupakan bola gas tanpa bentuk padat. Kemudian daerah yang berlainan akan berotasi dengan kecepatan berbeda-beda.

Perlu Anda ketahui, daerah khatulistiwa Matahari berotasi sekitar 24 hari. Sementara itu, di daerah kutub akan memerlukan waktu kurang lebih 30 hari untuk melakukan satu putaran penuh.

Sumber semburan Matahari berasal dari fotosfer. Lalu lidah api akan membentang hingga ratusan ribu mil di atas permukaan Matahari.

Flare Matahari ini akan menciptakan semburan sinar-X , radiasi ultraviolet, radiasi elektromagnetik, dan gelombang radio.

Zona Konvektif Matahari

Urutan lapisan Matahari selanjutnya adalah zona konvektif yang merupakan lapisan terluar interior Matahari. Kepadatannya yang rendah mampu mengubah energi cahaya menjadi panas.

Baca Juga:
Objek Katai Cokelat Misterius, Jadi Penemuan Studi Langka dan Berharga

Selanjutnya sel konveksi berupa pola gelembung raksasa terbentuk ketika energi naik, dingin, turun, dan memanas kembali.

Zona Radiasi Matahari

Secara bertahap, kepadatan, tekanan, dan suhu di zona ini menurun. Pada urutan lapisan Matahari ini, energi telah berubah dalam bentuk radiasi elektromagnetik.

Kemudian foton membawa energi yang berubah menjadi cahaya. Mereka bergerak keluar menuju permukaan.

Inti Matahari

Urutan lapisan Matahari terdalam berupa lapisan inti. Awal mula daya, energi, dan panas Matahari diproduksi di sini. Dengan kata lain, lapisan inti merupakan jantung Matahari.

Tekanan dan suhu level tertinggi terletak di dalam inti. Faktanya, suhu tersebut mencapai hingga 27 juta derajat Fahrenheit.

Atom bergerak cepat dan terhimpit erat, sehingga hancur. Akan tetapi, atom yang hancur akan bergabung lantas membentuk atom lebih kompleks serta berat.

Fusi nuklir merupakan sumber kehidupan semua bintang. Terbentuk dari hidrogen yang menyatu menjadi helium. Ketika atom bergabung, mereka akan melepas energi. Akhirnya pun menjadi cahaya serta panas.

Urutan lapisan Matahari pada fusi nuklir ini terus mendorong hingga ke luar permukaan. Lalu tercipta gravitasi yang spektakuler berkat ukuran Matahari luar biasa besar.
(R10/HR-Online/Editor-Ndu)

Urutan Lapisan Matahari Dari Yang Paling Dalam

Sumber: https://jripto.com/berikut-ini-urutan-lapisan-matahari-dari-yang-paling-dalam-adalah

Check Also

Harga Beras 10 Kg Di Pasar

Harga Beras 10 Kg Di Pasar 4 menit Kamu pasti sudah sering sekali mendengar ungkapan, …