Photo by Joshua Sukoff on Unsplash

Disini ada yang tau ga gas yang bisa bikin suara kita jadi cempreng gitu? Biasanya juga dipake buat mengisi balon biar bisa melayang sendiri. Nah, nama gasnya itu adalah helium. Gas helium ini termasuk dalam golongan gas mulia. Dikatakan mulia karena unsur-unsur ini telah mencapai kestabilan yang belum dicapai oleh unsur-unsur yang lain. Kalau unsur lain masih harus berusaha dengan maksimal untuk bisa menemukan pasangan mereka untuk mencapai kestabilan, golongan gas mulia sudah terlahir stabil.

Gas mulia adalah unsur-unsur yang berada di golongan VIIIA. Awalnya, unsur-unsur ini dikenal dengan istilah gas inert karena tidak ada satupun unsur yang bereaksi dengan unsur lain untuk membentuk senyawa alias unsur yang tidak reaktif karena memiliki konfigurasi elektron yang sudah stabil. Di tahun 1962, Neil Bartlett, ahli kimia dari Kanada, berhasil mensintesis senyawa xenon, setelah itu berbagai senyawa gas mulia mulai berhasil untuk disintesis. Di Alam, gas mulia sering dijumpai dalam bentuk monoatomik atau atom tunggal.

Selain itu ada juga berbagai macam gas mulia yang harus kamu ketahui, apa sajakah itu?

Macam Macam Gas Mulia

Berikut ini adalah berbagai macam jenis gas mulia yang harus kamu ketahui, yaitu Helium (He), Neon (Ne), Argon (Ar), Kripton (Kr), Xenon (Xe), dan Radon (Rn).

1. Helium (He)

Helium adalah unsur yang memiliki nomor atom 2. Gas helium sering digunakan untuk mengisi balon udara. Karena memiliki sifat yang sangat ringan dan tidak mudah terbakar menjadi alasan utama penggunaan helium untuk balon udara. Helium cair juga digunakan sebagai pendingin dan campurannya dengan oksigen banyak dimanfaatkan untuk pengisi tabung udara penyelaman dasar laut. Helium berperan mencegah oksigen terlarut berlebih dalam darah yang bisa menyebabkan keracunan oksigen.

2. Neon (Ne)

Udah ngga asing lagi nih dengan unsur yang satu ini. Sering dijadikan sebagai pengisi lampu-lampu neon warna-warni yang sering dijumpai di tempat umum ketika malam hari. Kalau gas neon dialiri listrik dengan voltase tertentu, maka akan terpancar warna kuning atau merah. Neon memiliki nomor atom 10.

Baca Juga : Unsur-unsur Gas Mulia dan Fungsinya

3. Argon (Ar)

Unsur yang satu ini dijadikan bahan untuk mengelas salah satu unsur paling keras, titanium. Kemampuannya ini sangat berguna dalam industri pembuatan pesawat terbang. Selain itu argon juga dimanfaatkan sebagai bahan pembuat lampu pijar dan industri kaca. Argon memiliki nomor atom 18. Argon juga memiliki titik didih dan titik leleh serta penguapan yang rendah.

4. Kripton (Kr)

Unsur Gas Mulia ini memiliki nomor atom 36. Sering digunakan sebagai lampu pemandu lepas landas pesawat yang ada di bandara dan sumber cahaya putih pada fotografi kecepatan tinggi.

5. Xenon (Xe)

Unsur Gas mulia dengan nomor atom 54 ini digunakan sebagai komponen pembunuh bakteri (bakterisida), selain itu juga sering digunakan untuk lampu blitz fotografi dan beberapa jenis lampu mobil, karena cahaya putih yang dihasilkan sangat terang apabila dialiri muatan listrik.

6. Radon (Rn)

Radon si unsur gas mulia yang punya nomor atom 86 ini bisa digunakan untuk memicu reaksi kimia, memprediksi gempa, terapi kesehatan termasuk terapi pengobatan berbagai jenis kanker.

Unsur-unsur gas mulia, kecuali radon, bisa ditemukan di udara pada atmosfer meskipun dalam konsentrasi yang sangat kecil. Argon merupakan gas mulia yang paling banyak terdapat di udara dengan kadar 0,93% dalam udara kering (bebas dari uap air). Helium lebih banyak ditemukan dalam gas alam (dengan kadar ~1%) daripada dalam udara (~0,00052%). Sementara radon berasal dari peluruhan radioaktif radium dan uranium dan bersifat radioaktif.

Nah itu dia beberapa gas mulia yang harus kita ketahui, ternyata ada banyak juga ya manfaatnya. Terutama untuk pencahayaan yang tidak kita sangka-sangka. Jika kamu memiliki pertanyaan mengenai hal ini, jangan ragu bertanya di kolom komentar ya. Jangan lupa share-nya!

Please follow and like us: