Sinar Radioaktif Yang Tidak Dapat Dibelokkan Oleh Medan Magnet Adalah

KlikBelajar.com – Sinar Radioaktif Yang Tidak Dapat Dibelokkan Oleh Medan Magnet Adalah

Sinar gamma adalah bentuk energi tertinggi yang ada di semesta, seperti gelombang radio,. Dapat dibelokkan oleh medan listrik ke arah kutub negatif;

Sinar Radioaktif Yang Tidak Dapat Dibelokkan Oleh Medan

Dapat mempengaruhi palt fotografi ;

Sinar radioaktif yang tidak dapat dibelokkan oleh medan magnet adalah. Sinar alfa terdiri atas dua proton dan dua neutron. (1) partikel bermuatan positif dua, bermassa empat, dan daya tembus paling kecil. Manfaat radioaktif untuk bidang pertanian.

Sinar radioaktif terdiri dari sinar alfa, sinar beta, sinar. Dapat menyebabkan fluoresensi pada bahan fluorescent; Untuk mencapai perubahan inti atom, keradioaktifan harus melalui reaksi inti atau nuklir (akan dibahas lebih lanjut).

Mempunyai daya ionisasi terhadap gas 4. Dengan demikian, emisi hanya radiasi. Kecenderungan inti atom yang tidak stabil akan memancarkan energi dalam bentuk sinar radioaktif.

Sinar alfa dibelokkan ke arah yang. (\alpha ) (α) terdiri atas inti atom helium, bermuatan listrik positif, dapat dibelokkan oleh medan listrik maupun medan magnet, memiliki daya tembus relatif kecil tetapi memiliki daya. Maka yang tidak dapat dibelokkan oleh medan magnetik adalah sinar gamma.

Suatu inti atom radioaktif yang memancarkan sinar α akan menyebabkan nomor atom inti induk berkurang dua dan nomor massa induk berkurang empat sehingga berubah menjadi inti atom yang lain. Tahun 1899 ia menemukan bahwa sinar radioaktif ada yang dapat dibelokkan oleh medan magnet. Daya tembus relatif kecil tetapi daya ionisasi sangat besar (tidak mampu menembus selembar kertas) bila suatu atom meancarkan sinar α, maka nomor atom tersebut berkuang 2 dan nomor masa berkurang 4;

Oleh karena, sinar gamma tidak dibelokkan oleh medan listrik dan medan magnet. Tidak lama setelah itu (1900) rutherford menemukan sinar alfa (α) dan sinar beta (β). Sinar ini ditemukan secara bersamaan dengan penemuan fenomena radioaktivitas, yaitu peluruhan inti atom yang berlangsung secara spontan, tidak terkontrol, dan menghasilkan radiasi.

Mempunyai daya tembus yang lebih besar daripada sinar alfa. Untuk memudahkan, rutherford menamai tiga jenis radiasi tersebut dengan alfa (α), beta (β) dan gamma (γ). Dapat menghitamkan plat film 3.

Adapun beberapa manfaat dalam radioaktif ini, diantaranya ialah: Inti atom radioaktif adalah inti yang tidak stabil yang secara spontan memancarkan sinar radioaktif. Dibelokan oleh medan listrik dan medan magnet.

Rutherford menemukan bahwa sinar dipisahkan menjadi tiga bagian yang berbeda seperti yang ditunjukkan pada gambar di bawah ini. Dapat mengionisasi gas yang dilaluinya Dapat mengionkan gas yang disinari.

Partikel sinar gamma tidak dibelokan oleh medan magnet maupun medan listrik. Sinar radioaktif dapat dibedakan menjadi 3 yaitu sinar alfa. Sifat sinar alpha adalah partikel bermuatan positif dua, bermassa empat, dan daya tembus paling kecil, sinar beta merupakan partikel yang identik dengan elektron dalam medan listrik membelok ke kutub positif, sinar gamma merupakan gelombang elektromagnetik.

Dibelokkan oleh medan magnet maupun medan listrik; Sinar gamma (γ) sinar gamma adalah radiasi gelombang elektromagnetik yang terpancar dari inti atom dengan energi yang sangat tinggi yang tidak memiliki massa maupun muatan. Sinar gamma tidak memiliki massa dan muatan listrik.

Sinar α sebenarnya merupakan pemancaran partikel yang terdiri atas dua proton dan dua neutron yang merupakan partikel yang. (3) bermassa satu dan tidak mempuntai muatan. 92 238 u→ 234 90 th + 2 4 he.

Baca :   Contoh Soal Persamaan Lingkaran Kelas 11

Produksi partikel α oleh inti radioaktif dapat digambarkan oleh suatu persamaan inti, dengan reaksi seperti berikut. Mempunyai daya ionisasi yang lebih kecil dari sinar alfa. Pembelokkan oleh medan magnet dan medan listrik kurang ajam dibanding beta dan gamma karena massa sinar alfa lebih besar;

Dapat menembus kertas atau lempengan logam tipis. Dapat dibelokkan oleh medan listrik maupun medan magnet. Dapat memperbaiki gas yang rusak;

Sinar alfa adalah sinar yang dipancarkan oleh unsur radioaktif. Hasil dalam objek zns dapat berupa neon atau neon; Oleh pengaruh medan magnet atau listrik terurai menjadi sinar alfa.

Dibelokkan oleh medan magnet maupun medan listrik. Sinar radioaktif tersebut dihasilkan dari peristiwa peluruhan inti atom tertentu. Nah, dalam perubahan inti atom, terdapat energi yang.

Dapat dibelokkan oleh medan listrik maupun medan magnet. Sinar gamma memiliki keunggulan yaitu daya tembus yang sangat besar, paling besar di antara sinar radioaktif alfa dan beta, tetapi daya pengionnya paling lemah. Itu bisa dinyalakan oleh medan magnet dan dalam sinar 3 adalah alfa, beta dan gamma;

Berikut ini adalah sifat alamiah sinar alfa. (2) dibelokkan oleh medan listrik kearah kutub negatif. Dapat dibelokkan oleh medan magnet;

Dapat diuraikan oleh medan magnet menjadi tiga berkas sinar, yaitu sinar α, β, dan γ. 2.3 pengaruh medan magnet terhadap sinar radioaktif henry becquerel melakukan penyelidikan terhadap keradioaktifan suatu zat. Sinar yang dihasilkan dikenakan pada medan magnet yang sangat kuat.

Hasil peluruhan radioaktif yang tidak dapat disimpangkan oleh medan magnetik adalah. Sinar ini tidak memiliki muatan listrik sehingga tidak dapat dibelokkan oleh medan listrik.

Sifat sinar radioaktif Brainly.co.id

Materi Kimia Partikel Penyusun Atom

Materi Kimia Partikel Penyusun Atom

Pengertian Zat Radioaktif Lengkap Beserta Sifat2nya (Alfa

SHARE FOR LEARNING Struktur Atom

PPT STANDAR KUALITAS AIR BERSIH PowerPoint Presentation

Pengertian Zat Radioaktif Lengkap Beserta Sifat2nya (Alfa

Materi partikel penyusun Atom Rangkuman Materi

PPT Dasardasar PEMERIKSAAN RADIOLOGI PowerPoint

PPT STRUKTUR ATOM OLEH SUSILO TRI ATMOJO, S.SI

Radioaktivitas dan Macammacam Sinar Radioaktif

(DOC) FISIKA RADIASI helga fitry Academia.edu

Partikel Alfa

gem, dualisme gelombang partikel, radioaktivitas dan zat padat

PercobaanPercobaan Mengenal Struktur Atom

PPT STUKTUR ATOM PowerPoint Presentation, free download

Perubahan dari inti atom tak stabil menjadi inti atom yg

√ Radioaktif Pengertian, Sifat, Macam, Manfaat dan Dampak

Berdasarkan Diagram Tersebut Jawablah Pernyataan Jawaban

Pembahasan pada materi kali ini adalah tentang
Sinar Radioaktif Alfa, Beta dan Gamma
. Ada yang tahu sebelumnya apa yang di maksud dengan radioaktif?

Bagaimana proses penemuan radioaktif hingga membentuk sinar  alfa (α), beta (β), dan gamma (γ). Nah, pada tulisan kali ini kita akan membahas secara tuntas radioaktif sinar alfa (α), beta (β), dan gamma (γ).

Sejarah Ditemukannya Sinar Radioaktif Alfa, Beta dan Gamma

Mulanya pada tahun 1895 W.C. Rontgen melakukan percobaan dengan sinar katode. Ia menemukan bahwa tabung sinar katode menghasilkan suatu radiasi berdaya tembus besar yang dapat menghitamkan film foto.

Selanjutnya sinar itu diberi nama sinar X,  Sinar ini  tidak  mengandung elektron, tetapi merupakan gelombang elektromagnetik. Sinar X tidak dibelokkan oleh bidang magnet, serta memiliki panjang gelombang yang lebih pendek daripada panjang gelombang cahaya.

Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan oleh W.C Rontgen tersebut, maka pada tahun 1896
Henry Becquerel
bermaksud untuk  menyelidiki sinar X. Pada penelitiannya ia menemukan bahwa garam-garam uranium dapat merusak film foto meskipun ditutup rapat dengan kertas hitam.

Tetapi dalam penelitiannya secara kebetulan ia menemukan gejala keradioaktifan. Menurut Becquerel, hal ini karena garam-garam uranium tersebut dapat memancarkan suatu sinar dengan spontan. Peristiwa ini dinamakan radio aktivitas spontan.

Baca :   Contoh Soal Titik Koordinat

Baca juga: Unsur logam dan non logam

Penelitian ini dilanjutkan oleh pasangan suami istri
Marie Curie dan Piere Curie
karena merasa tertarik dengan temuan Becquerel, pasangan suami istri ini berhasil memisahkan sejumlah kecil unsur baru dari beberapa ton bijih uranium. Unsur tersebut diberi nama radium.

Pasangan Currie  ini kemudian melanjutkan penelitiannya, dalam penelitiannya menemukan unsur radioaktif  unsur ini merupakan unsur baru  yang telah terurai menjadi unsur-unsur lain dengan melepaskan energi yang kuat.

Ilmuan selanjutnya adalah
Ernest Rutherford,
dia menjelaskan bahwa inti atom yang tidak stabil (radionuklida) mengalami peluruhan radioaktif. Partikel-partikel kecil dengan kecepatan tinggi dan sinar-sinar menyebar dari inti atom ke segala arah.

Para ahli kimia memisahkan sinar-sinar tersebut ke dalam aliran yang berbeda dengan menggunakan medan magnet. Pada akhirnya ditemukan tiga tipe radiasi nuklir yang berbeda yaitu sinar alfa, beta, dan gamma. Semua radionuklida secara alami memancarkan salah satu atau lebih dari ketiga jenis radiasi tersebut.

Sifat Sinar Radioaktif

Sinar-sinar radioaktif mempunyai sifat-sifat sebagai berikut:

  1. Dapat menembus kertas atau lempengan logam tipis.
  2.  Dapat mengionkan gas yang disinari.
  3.  Dapat menghitamkan pelat film.
  4. Menyebabkan benda-benda berlapis ZnS dapat berpendar (fluoresensi).
  5. Dapat diuraikan oleh medan magnet menjadi tiga berkas sinar, yaitu sinar alfa (α), beta (β), dan gamma (γ).

Beberapa jenis radiasi dapat dipancarkan selama peluruhan radioaktif. Jenis radiasi yang berlainan dari sumber radioaktif dapat di pisahkan melalui medan listrik atau magnet.

a. Sinar Alfa (α)

Radiasi alfa terdiri dari inti helium yang dipacrkan dari sumber raidoaktif. Partikel alfa mengandung dua proton dan dua neutron serta memiliki muatan positif rangkap. Radiasi ini terdiri dari seberkas sinar partikel alfa.

Radiasi alfa terdiri dari pertikel-partikel yang bermuatan positif dengan muatan +2 dan massa atomnya 4. Partikel ini dianggap sebagai inti helium karena mirip dengan inti atom helium (24 He).

Baca juga: Sifat Fisika dan Kimia Unsur

Sewaktu menembus zat, sinar (α) menghasilkan sejumlah besar ion. Oleh karena sifatnya yang bermuatan positif partikel (α) dibelokkan oleh medan magnet maupun medan listrik. Partikel α memiliki daya tembus yang rendah.

Partikel-partikel alfa bisa bergerak dengan kecepatan antara 2.000-20.000 mil per detik, atau 1-10 persen kecepatan cahaya. Produksi partikel α oleh inti radioaktif dapat digambarkan oleh suatu persamaan inti, dengan reaksi seperti berikut.

92238 U→ 23490 Th + 24 He

b. Sinar Beta (β)

Sinar beta (β) terdiri dari partikel-partikel yang bermuatan negatif atau identik dengam elektron. Sinar beta mempunyai daya tembus yang lebih besar dari sinar alfa tetapi  memiliki daya pengionnya lebih kecil dibandingkan sinar α. Berkas ini dapat menembus kertas aluminium setebal 2 hingga 3mm.

Partikel beta dapat dibelokkan oleh dua medan yaitu medan listrik dan medan magnet, tetapi arahnya berlawanan dari partikel alfa. Selain itu  daya hantar  partike sinar (β) mengalami pembelokan yang lebih besar dibandingkan partikel α dalam medan listrik maupun dalam medan magnet.

Hal itu terjadi karena partikel beta (β) mempunyai massa yang jauh lebih ringan dibandingkan partikel α. Produksi partikel beta (β) oleh inti radioaktif dapat digambarkan oleh suatu persamaan inti.

Elektron yang bergerak cepat yang terbentuk oleh dekomposisi neutron suatu atom. Neutron pecah menjadi proton dan elektron. Elektron yang bergerak cepat ini disebut partikel beta.

01 n         →     11 H    + -10 e

Neutron       proton     elektron (partikel beta)

Proton tetap tinggal dalam inti dan elektron terlempar dari atom. Karbon 14 memancarkan partikel beta pada saat mengalami peluruhan radioaktif untuk membentuk nitrogen 14.

Baca :   Buka Aura Makan Bunga Kantil

614  C     →      714 N            + -10 e    (emisi beta)

Karbon 14     Nitrogen 14    Pertikel beta

Nomor massa nitrogen 14 yang dihasilkan sama seperti karbon 14, sedangkan nomor atom dinaikkan sebesar 1. Partikel beta lebih kecil dari pada partikel alfa dan memiliki muatan setengahnya. Akibatnya, partikel beta memiliki daya tembus yang lebih besar. Partikel beta dapat dihentikan oleh lempengan aluminium atau sepotong kayu yang tipis.

c. Sinar gamma (γ)

Sinar gamma adalah radiasi elektromagnetik, cahaya tampak yang biasa kita lihat juga termasuk sinar radia elektromagnetik, tetapi dengan energi yang lebih rendah. Sinar gamma sering dipancarkan oleh inti atom radioaktif yang meluruh seiring dengan radiasi alfa atau beta.

Sinar ini merupakan radiasi elektromagnetik berenergi tinggi, tidak bermuatan dan tidak bermassa, yang dinyatakan dengan notas 00γ.  Sinar gamma awalnya  dihasilkan oleh inti yang tereksitasi, biasanya mengikuti pemancaran sinar beta atau alfa.

Sinar gamma memiliki keunggulan yaitu daya tembus yang sangat besar, paling besar di antara sinar radioaktif  alfa dan beta, tetapi daya pengionnya paling lemah. Sinar ini tidak memiliki muatan listrik sehingga tidak dapat dibelokkan oleh medan listrik.

Sinar gamma tidak memiliki massa dan muatan listrik. Dengan demikian, emisi hanya radiasi gamma tidak mengubah nomor atom atau nomor massa suatu atom. Radiasi sinar X dihasilkan oleh peluruhan elektron yang tereksitasi dalam atom.

Radiasi sinar X tidak dipancarkan selama peluruhan radioaktif. Sinar X dan gamma memiliki daya tembus yang besar dan sangat berbahaya. Kedua sinar tersebut dengan mudah menembus kertas, kayu, dan tubuh manusia. Sinar tersebut dapat dihentikan maskipun tidak sempurna dengan beton yang tebalnya beberapa kaki atau dengan timbal yang tebalnya beberapa inci.

Berdasrkan sifat-sifat dari ketiga sinar radioaktif tersebut:  Inti atom terdiri atas neutron. Untuk diketahui massa suatu inti selalu lebih kecil dari jumlah massa proton dan massa neutron. Dalam hal ini dikenal dengan defek massa yaitu selisih antara massa inti yang sebenarnya dan jumlah massa proton dan neutron penyusunnya.

Baca juga: Manfaat belerang

Contoh Soal

Massa sebuah atom 24He yang ditentukan dengan spektrograf massa adalah 4,002603 sma. Massa proton 1,007277 sma, massa elektron 0,0005486 sma, dan massa netron 1,008665 sma.

Massa atom  24He terhitung adalah:

= (2 × 0,0005486 sma) + (2 × 1,007277 sma) + (2 × 1,008665 sma)

= 4,032981 sma

Defek massa =  4,032981 sma – 4,002603 sma

                    = 0,030378 sma

Defek massa ini merupakan ukuran energi pengikat neutron dan proton.

Energi pengikat inti merupakan energi yang diperlukan untuk menguraikan inti (energi yang dilepaskan jika inti terbentuk). Energi pengikat inti dapat dihitung dengan mengalikan defek massa dalam satuan massa atom per nukleon dengan faktor konversi massa energi yang besarnya 932 MeV/sma.

Demikian pembahasan kita pada materi
Sinar Radioaktif Alfa, Beta dan Gamma
ini, semoga tulisan ini bisa memberi manfaat untuk teman-teman, adik- adik atau yang lainya. Apabila ada yang tidak kalian pahami atau ingin bertanya lebih lanjut bisa isi dolom komentar, terimakasih. wassalam J

Referensi

Sukmawati Wening. (2009). Kimia Untuk SMA Dan Ma Kelas XII. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. Jakarta.

Utami Budi, dkk. (2009). Kimia Untuk SMA/MA Kelas XII Program Ilmu Alam. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. Jakarta.

Suwardi, dkk. (2009).  Panduan Pembelajaran Kimia Untuk SMA/MA Kelas XII. Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan Nasional. Jakarta.

Sinar Radioaktif Yang Tidak Dapat Dibelokkan Oleh Medan Magnet Adalah

Sumber: https://sepuluhteratas.com/sinar-radioaktif-yang-tidak-dapat-dibelokkan-oleh-medan-listrik-adalah

Check Also

Contoh Soal Perkalian Vektor

Contoh Soal Perkalian Vektor. Web log Koma – Setelah mempelajari beberapa operasi hitung pada vektor …