Sebanyak 5 4 Gram Logam Aluminium Direaksikan Dengan Larutan Hcl

Sebanyak 5 4 Gram Logam Aluminium Direaksikan Dengan Larutan Hcl

Pereaksi pembatas dan pereaksi berlebih dalam reaksi kimia dapat ditemukan ketika kita mereaksikan dua zat atau lebih, namun ada salah satu zat yang habis terlebih dahulu. Zat yang habis terlebih dahulu itu dinamakan sebagai
pereaksi pembatas
dan zat yang tidak sepenuhnya habis bereaksi
dinamakan pereaksi berlebih. Untuk lebih jelasnya, perhatikan contoh soal pereaksi pembatas dan pereaksi berlebih berikut ini!


Soal No. 1

108 gram aluminium dibakar dengan 160 gram gas oksigen untuk membentuk aluminium oksida Al2O3. Berapa gram Al2O3
terbentuk ddan massa unsur yang tersisa? (Ar
Al = 27, O = 16)


Pembahasan:

Reaksi: 4 Al(s)
+ 3O2
(g)
→ 2Al2O3
(s)

n Al = gr/Ar = 108/27 = 4 mol

n O2
= gr/Ar = 160/32 = 5 mol

4 mol Al akan tepat bereaksi dengan 3 mol O2
menghasilkan 2 mol Al2O3

Itu artinya,

O2
yang tersisa = 5 mol – 3 mol = 2 mol

massa O2
yang tersisa = n O2
x Mr O2
= 2 x 32 = 64 gram

massa Al2O3
yang terbentuk = n Al2O3
x Mr Al2O3
= 2 x 102 = 204 gram

Jadi, massa Al2O3
yang terbentuk sebanyak 204 gram dan massa O2
yang tersisa sebanyak 64 gram


Soal No. 2

Di dalam bejana tertutup, 44,8 L gas NH3
direaksikan dengan 89,6 L gas O2
pada STP dengan reaksi: 4NH3
(g)
+ 3O2
(g)
→ 2N2
(g)
+ 6H2O(g)

  1. Hitung volume gas N2
    yang dihasilkan
  2. Hitung volume H2O yang dihasilkan
  3. Hitung volume gas yang tersisa


Pembahasan:

  1. Volume gas N2
    hasil = 1 x 22,4 L = 22,4 L
  2. Volume gas H2O hasil = 3 x 22,4 L = 67,2 L
  3. Volume gas O2
    sisa = 2,5 x 22,4 L = 56 L

Soal No. 3

Sebanyak 10 gram tembaga direaksikan dengan 20 gram belerang dengan reaksi:

Cu(s)
+ S(s)
→ CuS(s)

(Ar
Cu = 63,5 dan S = 32)

  1. Manakah pereaksi pembatasnya?
  2. Berapa gram CuS yang terbentuk?
  3. Manakah zat yang tersisa dan berapa gram massanya?


Pembahasan:

n Cu = gr/Ar = 10/63,5 = 0,157 mol

n S = gr/Ar = 20/32 = 0,625

Baca :   Tentukan Himpunan Penyelesaian Sistem Persamaan Linear Tiga Variabel Berikut

Karena koefisien Cu dan S dalam persamaan reaksi kimia di atas sama-sama bernilai 1 maka:

Cu : S = (0,157/1) : (0,625/1)

Cu : S = 0,157 : 0,625

Itu artinya Cu akan habis bereaksi terlebih dahulu sebelum S sehingga Cu berperan sebagai pereaksi pembatas.

n CuS = (koefisien CuS/koefisien Cu) x n Cu

n CuS = (1/1) x 0,157 = 0,157 mol

massa CuS = 0,157 x 95,5 = 14,99 gram

n S yang bereaksi = 0,157 mol

massa S yang bereaksi = 0,157 x 32 = 5,024 gram

massa S yang tersisa = 20 – 5,024 = 14,976 gram

  1. Pereaksi pembatas adalah Cu
  2. Massa CuS yang terbentuk sebanyak 14,99 gram
  3. Zat yang tersisa adalah S dan massa S yang tersisa = 14,976 gram

Soal No. 4

Senyawa H2SO4
yang mempunyai massa 49 gram direaksikan dengan 20 gram NaOH. Berapakah Na2SO4
yang dihasilkan? Diketahui Ar H =1, S = 32, O = 16.


Pembahasan:

Reaksi:

H2SO4
(aq)
+ 2NaOH(aq)
→ Na2SO4
(aq)
+ 2H2O(l)

Jumlah mol Na2SO4
= 49/98 = 0,5 mol

Jumlah mol NaOH = 20/40 = 0,5 mol

Perbandingan jumlah mol NaOH dengan H2SO4
adalah (5/2) : (5/1).

NaOH : H2SO4
= 2,5 : 5

Jadi, NaOH akan habis bereaksi dan berperan sebagai pereaksi pembatas. Sehingga kita dapat menghitung massa Na2SO4
yang dihasilkan.

Massa  Na­­2SO4
= 0,25 x Mr Na2SO4
= 0,25 x 142 = 35,5 gram.

Jadi, massa Na2SO4
yang dihasilkan sebanyak 35,5 gram.


Soal No. 5

Gas ammonia sebanyak 2,24 L (STP) direaksikan dengan 3,2 gram gas oksigen. Reaksinya:

NH3
(g)
+ O2
(g)
→ NO(g)
+ H2O(g)

(Ar N = 14, H = 1, O = 16)

Tentukan:

  1. Persamaan reaksi setara!
  2. Pereaksi pembatas!
  3. Massa pereaksi tersisa!
  4. Voluume NO yang terbentuk pada STP!


Pembahasan:

1. Persamaan reaksi setara!

Persamaan reaksi setara:

4NH3
(g)
+ 5O2
(g)
→ 4NO(g)
+ 6H2O(g)

2. Pereaksi Pembatas

Jumlah mol NH3
= 2,24/22,4 = 0,1 mol

Jumlah mol O2
= 3,2/32 = 0,1 mol

Perbandingan jumlah mol

NH3
: O2
= (0,1/4) : (0,1/5) = 0,025 : 0,02

Baca :   200 Gram Sama Dengan Berapa Ons

Karena O2
lebih kecil maka O2
berperan sebagai pereaksi pembatas. Sehingga NH3
mempunyai sisa.

3. Massa Pereaksi Tersisa

Jumlah mol NH3
yang bereaksi = (koefisien NH3/koefisien O2) x n O2
= (4/5) x 0,1 = 0,08 mol

Jumlah mol NH3
yang tersisa = 0,1 – 0,08 = 0,02 mol

Massa NH3
yang tersisa = n NH3
sisa x Mr = 0,02 x 17 = 0,34 gram

4. Volume NO yang terbentuk pada STP

Jumlah mol NO = (Koefisien NO/Koefisien O2) x n O2
= (4/5) x 0,1 = 0,08 mol

V NO (STP) = n NO x Vm = 0,08 x 22,4 = 1,792 L


Soal No. 6

Satu mol laruutan natrium hidroksida (NaOH) direaksikan dengan 1 mol larutan asam sulfat (H2SO4) sesuai reaksi:

2NaOH(aq)
+ H2SO4
(aq)
→ Na2SO4
(aq)
+ 2H2O(l)

Tentukan:

  1. Pereaksi pembatas
  2. Pereaksi yang sisa
  3. Mol Na2SO4
    dan mol H2O yang dihasilkan


Pembahasan:

1. Pereaksi Pembatas

Pereaksi Pembatas dalam 2NaOH + H2SO4

Karena NaOH habis terlebih dahulu maka NaOH adalah pereaksi pembatas.

2. Pereaksi yang sisa adalah H2SO4

3. Mol Na2SO4
dan mol H2O yang dihasilkan

Jumlah mol Na2SO4
yang dihasilkan = 0,5 mol

Jumlah mol H2O yang dihasilkan = 1 mol


Soal No. 7

100 mL larutan Ca(OH)2
0,1 M direaksikan dengan 100 mL larutan HCl 0,1 M sesuai reaksi:

Ca(OH)2
(aq)
+ 2HCl(aq)
→ CaCl2
(aq)
+ 2H2O(l)

Tentukan pereaksi pembatas!


Pembahasan:

Jumlah mol Ca(OH)2
= M x V = 0,1 M x 0,1 L = 0,01 mol

Jumlah mol HCl = M x V = 0,1 M x 0,1 L = 0,01 mol

Ca(OH)2
: HCl = (0,01/1) : (0,01/2)

Ca(OH)2
: HCl = 0,01 : 0,005

Dari perbandingan tersebut, maka HCl akan habis bereaksi terlebih dahulu sehingga HCl berperan sebagai pereaksi pembatas.


Soal No. 8

Perhatikan persamaan reaksi berikut.

N2
(g)
+ 3H2
(g)
→ 2NH3
(s)

Jika 1 mol N2
direaksikan dengan 2 mol H2, tentukan:

  1. Pereaksi pembatas
  2. Jumlah mol yang tersisa
  3. Jumlah mol NH3


Pembahasan:

1. Pereaksi Pembatas

Jumlah mol N2/Koefisien reaksi N2
= 1/1 = 1 mol

Jumlah mol H2/koefisien reaksi H2
= 2/3 = 0,67 mol

Baca :   Segi Lima Beraturan Memiliki Lima Simetri Lipat

N2
: H2
= 1 : 0,67

Jadi, H2
akan habis bereaksi terlebih dahulu sehingga H2
berperan sebagai pereaksi pembatas.

2. Jumlah mol yang tersisa

Jumlah mol N2
yang tersisa = 1 – 0,67 = 0,33 mol

3. Jumlah mol NH3

Jumlah mol NH3
= (koefisien NH3/koefisien H2) x mol H2

Jumlah mol NH­3
= (2/3) x 2 = 1,33 mol


Soal No. 9

Perhatikan persamaan reaksi berikut.

4Fe + 3O2
→ 2Fe2O3

Jika 2 mol Fe direaksikan dengan 4 mol O2. Tentukan:

  1. Pereaksi pembatas
  2. Jumlah mol Fe2O3
  3. Jumlah mol tersisa


Pembahasan:

1. Pereaksi Pembatas

Jumlah mol Fe /Koefisien reaksi Fe = 2/4 = 0,5 mol

Jumlah mol O2/koefisien reaksi O2
= 4/3 = 1,33 mol

Fe : O2
= 0,5 : 1,33

Jadi, Fe akan habis bereaksi terlebih dahulu sehingga Fe berperan sebagai pereaksi pembatas.

2. Jumlah mol Fe2O3

Jumlah mol Fe2O3
= (koefisien Fe2O3/koefisien Fe) x mol Fe

Jumlah mol Fe2O3
= (2/4) x 0,5 = 0,25 mol

3. Jumlah mol yang tersisa

Jumlah mol O2
yang tersisa = 1,33 – 0,5 = 0,83 mol


Soal No. 10

Logam magnesium dengan massa 3 gram direaksikan dengan larutan asam klorida yang mengandung HCl 40 gram. Reaksi yang terjadi adalah:

Mg(s)
+ HCl(aq)
→ MgCl2
(aq)
+ H2
(g)
(belum setara)

Tentukan:

  1. Pereaksi pembatas
  2. Gas hydrogen yang dihasilkan, diukur pada 27C, 1 atm.


Pembahasan:

Reaksi setara:

Mg(s)
+ 2HCl(aq)
→ MgCl2
(aq)
+ H2
(g)

1. Pereaksi pembatas

Jumlah mol Mg = 3/24 = 0,125

Jumlah mol HCl = 40/36,5 = 1,095

Jumlah mol Mg/Koefisien reaksi Mg = 0,125/1 = 0,125

Jumlah mol HCl/Koefisien reaksi HCl = 1,095/2 = 0,5475

Mg : HCl = 0,125 : 0,5475

Jadi, Mg akan habis bereaksi terlebih dahulu sehingga Mg berperan sebagai pereaksi pembatas.

2. Gas Hidrogen yang dihasilkan pada suhu
27C, 1 atm

T = 27C = 300K

PV = nRT

1 x V = 0,125 x 0,082 x 300

V = 3,075 L

Sebanyak 5 4 Gram Logam Aluminium Direaksikan Dengan Larutan Hcl

Sumber: https://materikimia.com/10-contoh-soal-pereaksi-pembatas-dan-pereaksi-berlebih/

Check Also

Harga Beras 10 Kg Di Pasar

Harga Beras 10 Kg Di Pasar 4 menit Kamu pasti sudah sering sekali mendengar ungkapan, …