Proses Keluarnya Magma Dari Dalam Bumi Menuju Permukaan Bumi Disebut

Proses Keluarnya Magma Dari Dalam Bumi Menuju Permukaan Bumi Disebut

Hai, Sobat Zenius! Elo tahu nggak kalau ada gunung berapi yang udah lama nggak aktif, eh tahu-tahu setelah 800 tahun dia aktif lagi lho. Nama gunung tersebut adalah Fagradalsfjall Volcano yang ada di Islandia. Jadi, setelah 800 tahun gunung ini nggak aktif, pada bulan Maret 2021 tiba-tiba aja gunung ini kembali aktif dan masih mengeluarkan laharnya lho sampai sekarang.

Ngomongin gunung api, tentu aja nggak bisa lepas dari aktivitas vulkanisme. Vulkanisme itu sendiri merupakan salah satu aktivitas ketika si magma ini keluar dari dalam bumi ke permukaan bumi.

Nah, kali ini gue mau ngajak elo buat ngepoin tentang apa sih vulkanisme itu? Gimana sih prosesnya dan apa sih yang dihasilkan oleh proses ini? Biar elo nggak penasaran lagi, simak terus penjelasan berikut ya!

Ilustrasi Gunung Api (Arsip Zenius)

Pengertian Vulkanisme

Kita mulai dulu nih buat kenalan sama si vulkanisme itu. Vulkanisme adalah proses yang terjadi  akibat magma yang menyusun dari dalam litosfer yang menerobos ke lapisan atasnya atau sampai ke permukaan bumi.

Elo pasti udah tahu kan magma itu apa? Magma ini merupakan hasil dari letusan gunung api yang aktif, sedangkan litosfer adalah lapisan batuan yang membentuk bumi.

Baca Juga: Konsep Air Tanah dan Perbedaannya dengan Air Permukaan – Materi Geografi Kelas 10

Proses Vulkanisme

Vulkanisme ini adalah salah satu dari tenaga endogen (tenaga yang berasal dari dalam bumi) yang berkaitan dengan erupsi gunung api. Makanya di awal tadi gue, sedikit menyinggung tentang gunung berapi.

Baca :   Soal Molaritas

Nah, salah satu faktor yang bisa menyebabkan suatu gunung api erupsi atau tidak adalah pada pergerakan si magmanya itu sendiri atau biasanya disebut sebagai arus konveksi magma. Magma akan bergerak dari tekanan tinggi ke tekanan rendah (permukaan bumi).

Makanya nih,
guys, saat magma bergerak ke permukaan bumi terjadilah erupsi gunung api. Jadi, elo harus tahu ya kalau faktor aktivitas manusia, iklim, dan pelapukan yang ada di bumi nggak ada pengaruhnya dengan erupsi gunung api, karena vulkanisme merupakan sebuah proses alami yang berasal dari dalam bumi.

Magma tertampung dalam kamar magma yang memiliki kedalaman bervariasi di dalam litosfer. Magma ini dapat bergerak naik karena mempunyai suhu yang tinggi. Dengan suhu yang tinggi itu, dia akhirnya memiliki cukup energi yang berguna untuk mendorong batuan yang ada di atasnya. Nah, makin dalam kamar magma, maka energi yang diperlukan untuk mendorong batuan di atasnya akan makin besar yang akhirnya menyebabkan letusan yang terjadi juga akan semakin kuat.

Lama terjadinya aktivitas gunung api tergantung pada jumlah volume magma yang terkandung di dalam kamar magma.

Vulkanisme
Vulkanisme (Arsip Zenius)

Baca Juga: Urutan Lapisan Atmosfer dan Pengertiannya! – Materi Geografi Kelas 10

Hasil Vulkanisme

Hasil dari vulkanisme mencakup dua bentuk, yaitu intrusi magma dan ekstrusi magma. Yang pertama gue bahas dulu tentang intrusi magma.

Apa sih pengertian intrusi magma itu sendiri? Intrusi magma merupakan aktivitas menerobosnya magma ke dalam lapisan-lapisan litosfer, tapi magma yang menerobos ini nggak sampai ke permukaan bumi.

Gejala intrusi magma itu sendiri dapat dibagi menjadi lima jenis, yaitu:

  • Batolit, yaitu intrusi magma yang nggak bisa sampai permukaan bumi karena penurunan suhu yang sangat lambat sehingga membentuk batuan beku di kamar magma.
  • Lakolit, yaitu intrusi magma yang menyusup di antara lapisan batuan, sehingga menyebabkan lapisan batuan yang berada di atasnya jadi terangkat menyerupai lensa cembung sementara permukaan di atasnya tetap rata.
  • Sill, yaitu intrusi magma tipis yang menyusup di celah-celah bebatuan.
  • Diatrema, yaitu batuan yang mengisi pipa letusan, bentuknya silinder, mulai dari kamar magma sampai ke permukaan bumi.
  • Korok atau gang, yaitu batuan hasil intrusi magma yang memotong lapisan-lapisan litosfer yang bentuknya pipih atau berbentuk lempeng.
  • Apolisa, yaitu percabangan intrusi korok yang ukurannya lebih kecil.
Vulkanisme
Intrusi Magma (Arsip Zenius)

Selanjutnya adalah ekstrusi magma. Apa sih ekstrusi magma itu? Ekstrusi magma merupakan proses keluarnya magma dari dalam bumi dan sampai ke permukaan bumi. Ada beberapa material yang dikeluarkan dari aktivitas ekstrusi magma tersebut, di antaranya adalah:

  • Lava, yaitu magma yang keluar sampai ke permukaan bumi dan mengalir hingga ke permukaan bumi.
  • Lahar, yaitu material campuran antara lava dengan materi-materi yang terdapat di permukaan bumi berupa pasir, kerikil, atau debu dengan air sehingga membentuk lumpur.
  • Eflata dan piroklastik, yaitu material-material padat berupa bom, lapili, kerikil, dan juga debu vulkanik.
  • Ekshalasi atau gas, yaitu material-materi berupa gas asam arang, seperti fumarol, solfatara atau sumber gas belerang, dan mofet (gas asam arang).
Vulkanisme
Cuplikan video pembelajaran Zenius (Arsip Zenius)

Ekstrusi magma ini dapat dibedakan menjadi 3 macam berdasarkan tempat terjadinya, yaitu ekstrusi linier, ekstrusi areal, dan ekstrusi sentral. Nah, kalau elo mau tahu lebih jelasnya, elo bisa klik
banner
di bawah ini ya!

Pelajari materi Geografi di video materi belajar Zenius

Contoh Soal Vulkanisme dan Penjelasan

Nah, biar bisa nguji pemahaman elo tentang materi ini, gue kasih beberapa contoh soal ya!

  1. Disebut apakah proses keluarnya magma melalui celah atau rekahan dalam kerak bumi?

Jawaban:
erupsi linier

Baca :   Diantara Kumpulan Berikut Yang Bukan Himpunan Adalah

Pembahasan: Erupsi merupakan proses keluarnya magma dari dalam bumi ke permukaan bumi. Terdapat beberapa jenis erupsi di antaranya:

Erupsi linier (celah) = proses keluarnya magma melalui celah atau rekahan dalam kerak bumi.

Erupsi sentral = proses keluarnya magma melalui pipa kepundan

Erupsi efusif = erupsinya berupa lelehan karena lavanya encer (daya ledaknya rendah)

Erupsi eksplosif = erupsi berupa ledakan karena tekanan gasnya tinggi

Erupsi campuran = campuran antara erupsi efusif dan eksplosif (daya ledaknya sedang)

Erupsi freatik = suatu bentuk erupsi yang terjadi ketika adanya pertemuan air tanah dengan magma. Sehingga berdasarkan pertanyaan di atas, proses keluarnya magma melalui celah disebut
erupsi linier.

2. Apa yang menyebabkan terjadinya vulkanisme?

Jawaban:
arus konveksi magma

Pembahasan: Vulkanisme merupakan salah satu dari tenaga endogen yang berkaitan dengan erupsi gunung api. Salah satu faktor yang dapat menyebabkan suatu gunung api erupsi atau tidak adalah pada pergerakan magma itu sendiri atau sering disebut dengan arus konveksi magma. Magma akan bergerak dari tekanan tinggi ke tekanan rendah (permukaan bumi). Oleh karena itu ketika magma bergerak ke permukaan bumi terjadilah erupsi gunung api.

Gimana? Elo pasti udah paham kan tentang materi vulkanisme? Nah, kalau elo nggak mau ketinggalan informasi yang lain, jangan lupa langsung aja daftarin akun elo ke aplikasi Zenius atau bisa juga lewat
website-nya. Jadi, tunggu apa lagi? Buruan daftarin akun elo, gue tunggu ya!

Baca Juga: Unsur Pembentuk Cuaca – Materi Geografi Kelas 10

Proses Keluarnya Magma Dari Dalam Bumi Menuju Permukaan Bumi Disebut

Sumber: https://www.zenius.net/blog/vulkanisme-beserta-proses-dan-hasilnya

Check Also

Contoh Soal Perkalian Vektor

Contoh Soal Perkalian Vektor. Web log Koma – Setelah mempelajari beberapa operasi hitung pada vektor …