Property Bar Adalah

Property Bar Adalah.

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas

Properti
menunjukkan kepada sesuatu yang biasanya dikenal sebagai entitas dalam kaitannya dengan kepemilikan seseorang atau sekelompok orang atas suatu hak eksklusif. Bentuk yang utama dari properti ini adalah termasuk real belongings (tanah), kekayaan pribadi
(personal property)
(kepemilikan barang secara fisik lainnya), dan kekayaan intelektual. hak dari kepemilikan adalah terkait dengan properti yang menjadikan sesuatu barang menjadi “kepunyaan seseorang” baik pribadi maupun kelompok, menjamin si pemilik atas haknya untuk melakukan segala suatu terhadap properti sesuai dengan kehendaknya, baik untuk menggunakannya ataupun tidak menggunakannya, untuk mengalihkan hak kepemilikannya. Beberapa ahli filosofi menyatakan bahwa hak atas properti timbul dari norma sosial. Beberapa lainnya mengatakan bahwa hak itu timbul dari moralitas atau hukum alamiah
(natural constabulary).

Tanda ini menunjukkan bahwa lahan parkir ini merupakan “properti pribadi” sebagai ilustrasi yang menggambarkan suatu metode untuk menyatakan indentitas dan melindungi properti.

Penggunaan istilah

[sunting
|
sunting sumber]

Beragam kelompok ilmu seperti hukum, ekonomi, antropologi, sosiologi menerapkan konsep tersebut secara lebih sistematis, tetapi definisi yang diberikan berbeda antara satu bidang imu dengan yang lainnya. Dalam bidang ilmu sosial, sering kali istilah properti ini digunakan sebagai “suatu kelompok hak” dan ditekankan bahwa properti adalah bukan merupakan suatu hubungan antara manusia dan barang, tetapi lebih merupakan hubungan antara “penghargaan manusia atas barang”.

“Properti pribadi” kadang digunakan sebagai sesuatu istilah yang maknanya mirip dengan “kepemilikan individu”, tetapi istilah tersebut juga dapat digunakan untuk suatu kepemilkan properti secara kolektif dalam bentuk ” “kepemilikan perusahaan”,[1]
dan beberapa filsuf seperti Karl Marx menggunakan istilah ini untuk menjelaskan hubungan sosial antara mereka yang menjual tenaganya dan mereka yang membelinya (menggunakan tenaga tersebut). Kesemuanya ini adalah berbeda dengan
properti publik, yang merupakan hak kepemilikan dari seluruh komunitas secara kolektif atau suatu negara.

Baca :   Membuat Kemoceng Dari Tali Rafia

Karakteristik umum

[sunting
|
sunting sumber]

Hak kepemilikan properti mod mengandung suatu hak kepemilikan dan hak penguasaan yang merupakan milik dari suatu perorangan yang sah, walaupun apabila perorangan tersebut bukan merupakan bentuk orang yang sesungguhnya. Misalnya pada perusahaan, di mana perusahaan memiliki hak-hak setara dengan hak warga negara lainnya termasuk hak-hak konstitusi, dan oleh karena itulah maka perusahaan disebut sebagai badan hukum.

Properti biasanya digunakan dalam hubungannya dengan kesatuan hak termasuk:

  1. Kontrol atas penggunaan dari properti
  2. Hak atas segala keuntungan dari properti ( misalnya “hak tambang”, “hak sewa”)
  3. Suatu hak untuk mengalihkan atau menjual properti
  4. Suatu hak untuk memiliki secara eksklusif

Sistem hukum telah berkembang sedemikian rupa untuk melindungi transaksi dan sengketa atas penguasaan, penggunaan, pemanfaatan, pengalihan dan pembagian properti, di mana sistem tersebut termasuk dengan yang biasa dikenal dengan istilah kontrak (perjanjian). Hukum positif menegaskan hak-hak tersebut dan untuk menghakimi dan melaksanakan penerapannya maka digunakan suatu sistem hukum sebagai sarananya.

Catatan kaki

[sunting
|
sunting sumber]


  1. ^

    Understanding Principles of Politics and the State, past John Schrems, PageFree Publishing (2004), page 234

Bacaan lanjut

[sunting
|
sunting sumber]

  • Frédéric Bastiat, 1850.
    Economical Harmonies.
    Westward. Hayden Boyers, trans.; George B. de Huszar, ed. Liberty Fund.
  • ——–, 1850.
    The Police force.
    Dean Russell, trans.
  • Tom Bethell, 1998.
    The Noblest Triumph: Belongings and Prosperity through the Ages. New York: St. Martin’s Press.
  • William Blackstone, 1765-69.
    Commentaries on the Laws of England Diarsipkan 2008-02-24 di Wayback Car., iv vols. Oxford Univ. Press. Particularly Books the Second and Tertiary.
  • Hernando De Soto, 1989.
    The Other Path. Harper & Row.
  • Hernando De Soto and Francis Cheneval, 2006.
    Realizing Belongings Rights. Ruffer & Rub.
  • Ellickson, Robert, 1993, “Property in Land
    PDF (vi.40 MiB)“,
    Yale Law Periodical 102: 1315-1400.
  • Richard Pipes, 1999.
    Property and Freedom.
  • Mckay, John P., 2004, “A History of Earth Societes”. Boston: Houghton Mifflin Company
Baca :   Satuan Suhu Dalam Satuan Internasional Adalah

Pranala luar

[sunting
|
sunting sumber]

  • Property Police force Example Summaries
  • “Property”, Stanford Encyclopedia of Philosophy
  • Individual Belongings, Freedom, and the Dominion of Law Diarsipkan 2006-11-18 di Wayback Machine.
  • “Right to Private Property”, Tibor Machan, Internet Encyclopedia of Philosophy
  • “The Ethics and Economics of Private Property”, Hans-Hermann Hoppe, van Mises Institute



Property Bar Adalah

Source: https://id.wikipedia.org/wiki/Properti

Check Also

Contoh Soal Perkalian Vektor

Contoh Soal Perkalian Vektor. Web log Koma – Setelah mempelajari beberapa operasi hitung pada vektor …