Peta Konsep Reproduksi Manusia

Peta Konsep Reproduksi Manusia.

Halo Sobat, ini nih ada Peta Belajar Bersama IPA di BAB Pertama



Yuk, mulai belajar bersama!

Pembelahan Mitosis



Sobat Pintar, kalian udah tau belum nih?

pembelahan mitosis

merupakan tipe

pembelahan sel

yang menghasilkan


ii sel anakan

.

Sel anakan dari pembelahan mitosis mempunyai karakter

identik


secara genetik dengan sel induk. Artinya, kedua sel anakan yang terbentuk mempunyai

susunan genetika

yang sama, termasuk sama dalam jumlah

kromosom


dengan induknya.

Jumlah kromosom

yang dimiliki oleh sel anakan adalah 2n atau disebut dengan diploid. Sel diploid adalah sel-sel yang kromosomnya berpasangan (2n).



Pembelahan mitosis

merupakan proses yang berkesinambungan yang terdiri atas

empat fase

pembelahan, yaitu profase, metafase, anafase, dan telofase. Setiap fase pembelahan tersebut memiliki ciri-ciri yang berbeda.
Tahukah Sobat Pintar apa ciri-ciri dari masing-masing

fase pembelahan
?

Agar kamu lebih

memahami

fase pembelahan mitosis serta ciri-ciri yang terjadi pada setiap fasenya,

perhatikan

Gambar di bawah ini!





Pada tahap akhir

dari

pembelahan mitosis

yaitu fase telofase, umumnya selalu diikuti dengan pembelahan sitoplasma yang disebut dengan

sitokinesis
. Pada saat

sitokinesis
, terbentuk cincin pembelahan yang

berfungsi

membagi

sitoplasma

sehingga terbentuk

dua sel anakan.

Pembelahan Meiosis

Masih ingatkah Sobat Pintar, pada

proses


pembentukan apakah

pembelahan meiosis

terjadi?

Pembelahan meiosis

adalah

pembelahan sel

yang menghasilkan

4 sel anakan

yang masing-masing sel anakan hanya memiliki separuh dari

jumlah kromosom sel induk
.

Dapat dikatakan bahwa jumlah  kromosom yang dimiliki oleh sel anakan adalah n atau disebut dengan haploid. Oleh karena itu, meiosis disebut sebagai

pembelahan reduksi
.

Sebelumnya kamu telah mempelajari fase-fase pada pembelahan mitosis. Menurut pendapat Sobat Pintar, apakah sama fase-fase pada pembelahan mitosis dan meiosis?



Berbeda

dengan mitosis,

pembelahan meiosis

berlangsung dalam two tingkat yaitu meiosis I dan meiosis 2. Meskipun demikian, fase-fase pembelahan meiosis mirip dengan fase-fase pembelahan mitosis. Agar kamu dapat dengan mudah memahami fase-fase pembelahan meiosis,

Perhatikanlah

gambar di bawah ini.






Fase-fase

pembelahan meiosis pada tingkat

meiosis I dan meiosis II

Latihan 1

Kerjakanlah soal berikut ini dengan benar!

Peristiwa yang terjadi pada profase dari meiosis I adalah….

A. Membelahnya sentromer menjadi two

B. Meleburnya dinding inti

C. Terbentuknya benang-benang kromatin

D. Bergantinya kromatid ke arah kutub

Latihan 2

Kerjakanlah soal berikut ini dengan benar!

Sitokinesis terjadi pada fase….

A. Profase

B. Telofase

C. Anafase

D. Metafase

Latihan 3

Kerjakanlah soal berikut ini dengan benar!

Sel baru yang diproduksi akan memiliki kesamaan dari jumlah kromosom yang sama dengan jumlah dari kromosom sel induk. Hal ini merupakan ciri-ciri dari pembelahan….

A. Haploid

B. Meiosis

C. Diploid

D. Mitosis

Latihan iv

Kerjakanlah soal berikut ini dengan benar!

Membran nukleus yang sudah mengalami kerusakan akan berubah menjadi potongan kecil, kemudian benang kromatin memadat menjadi kromosom, adalah pembelahan sel pada tahap.…

A. Metafase

B. Anafase

C. Telofase

D. Profase

Latihan 5

Perhatikan gambar pembelahan sel berikut ini!

Proses yang terjadi pada fase tersebut adalah kromosom….

A. Mengganda, saling berpasangan, dan bersinapsis

B. Berjejer dan mengatur diri di bidang ekuator

C. Meninggalkan bidang ekuator menuju ke arah kutub pembelahan

D. Berpisah saling menjauhkan diri untuk bermetabolisme

Alat Kelamin Luar




Sobat Pintar,

alat kelamin luar

merupakan alat kelamin yang terletak pada

bagian luar tubuh

dan dapat

diamati

secara langsung.
Penis

Bagi kamu yang laki-laki, air kencing dikeluarkan melalui organ yang namanya

penis

. Penis berfungsi sebagai saluran kencing

(urin)

dan sebagai

saluran sperma
. Penis terbentuk dari otot dan tidak mengandung tulang. Pada ujung penis terdapat struktur seperti lipatan kulit yang disebut kulup (prepuce).

Kulup

inilah yang dipotong saat seseorang dikhitan.



Skrotum

Pada bagian di dekat penis terdapat

kantung

yang terlihat seperti lipatan-lipatan kulit namanya

skrotum
. Pada skrotum tersebut terdapat

dua buah

(sepasang) testis atau buah zakar yang berbentuk bulat telur.

Skrotum

juga berfungsi menjaga suhu testis agar sesuai untuk

produksi sperma
.

Alat Kelamin Dalam

Sobat Pintar,

alat kelamin dalam

merupakan alat kelamin yang terletak pada bagian dalam tubuh dan

tidak dapat diamati

secara langsung.
Alat kelamin dalam antara lain

terdiri dari

testis, saluran sperma, uretra, dan kelenjar reproduksi.



Testis

Testis merupakan organ reproduksi yang

berbentuk

bulat telur, berjumlah

dua buah

(one pasang) dan terdapat dalam

skrotum
. Saat ini, mungkin kamu berusia antara 13 atau xiv tahun. Pada usia tersebut testis

mulai

memproduksi sperma atau sel kelamin jantan dan hormon testosteron.

Baca :   Akar Polinom

Nah, tahukah Sobat Pintar apa itu

sperma

dan

hormon testosteron
?

Sperma

merupakan

sel tunggal

yang mempunyai ekor dan kepala yang merupakan sel kelamin bagi laki-laki. Sedangkan,

hormon testosterone

adalah senyawa yang

merangsang

perubahan fisik pada anak laki-laki yaitu

membesarnya

jakun dan tumbuhnya rambut pada tempat-tempat tertentu misalnya kumis.


Saluran Sperma

Sperma yang dihasilkan di dalam testis akan keluar melalui

epididimis
. Epididimis merupakan saluran yang

keluar

dari

testis
. Pada saluran ini sperma

disimpan

sementara waktu sampai berkembang sempurna, dan dapat bergerak menuju saluran berikutnya yaitu

vas deferens
.

Vas deferens

merupakan saluran yang

menghubungkan

epididimis dan uretra serta

berfungsi

sebagai saluran sperma menuju uretra.



Uretra

Uretra merupakan

saluran akhir


dari saluran reproduksi laki-laki yang terdapat

di dalam penis.



Selain

berfungsi sebagai saluran keluarnya sperma, uretra juga

berfungsi

sebagai saluran keluarnya

urin
. Proses keluarnya sperma ini dikenal dengan istilah

ejakulasi.

Kelenjar Reproduksi Laki-Laki


Sobat Pintar,

kelenjar reproduksi

berfungsi untuk

memproduksi

getah atau cairan yang nantinya

bercampur

dengan sel sperma

menjadi

air mani atau semen.
Kelenjar reproduksi pada laki-laki terdiri atas berikut ini.



Vesikula Seminalis

Vesikula seminalis merupakan struktur yang

berbentuk

seperti

kantung kusut kecil

(± 5 cm) yang

terletak

di belakang (posterior) dari kantung kemih. Kelenjar ini

menghasilkan

zat yang bersifat basa (alkali), fruktosa (gula monosakarida), hormon prostaglandin, dan protein pembekuan.



Kelenjar Prostat

Kelenjar prostat berfungsi

menghasilkan

cairan keputih-putihan, sedikit asam (pH 6,5) dan mengandung beberapa zat yaitu:

  1. asam sitrat yang digunakan untuk menghasilkan energi (ATP);
  2. beberapa enzim, yaitu pepsinogen, lisozim, dan amilase;
  3. seminal plasmin yang berfungsi sebagai antibiotik untuk membunuh bakteri dalam saluran reproduksi.


Kelenjar Cowper (Bulbouretra)

Kelenjar Cowper menghasilkan

lendir

dan cairan bersifat basa yang

berfungsi

melindungi sperma dengan cara menetralkan urin yang memiliki pH asam yang tersisa dalam

uretra

serta

melapisi

uretra sehingga mengurangi sperma yang

rusak

selama ejakulasi.

Sperma

yang dihasilkan testis akan

bercampur

dengan sekret yang dihasilkan oleh

kelenjar–kelenjar reproduksi

sehingga terbentuk suatu suspensi (campuran antara zat cair dan zat padat) yang disebut semen (air mani). Semen inilah yang dikeluarkan

melalui

uretra.

Pada umumnya

volume semen

yang dikeluarkan sebesar 2,5-five mililiter (mL). Tiap 1 mililiter terkandung 50-150 juta sel sperma. Dari jutaan sel sperma tersebut nantinya hanya satu

sel sperma

yang akan berhasil membuahi sel telur.

Spermatogenesis



Kita pelajari dulu tentang

proses pembentukan sperma

yuk Sobat Pintar…

Proses pembentukan sperma disebut dengan

spermatogenesis
. Pembentukan sel sperma terjadi di dalam

tubulus seminiferus
. Kata “tubulus” berasal dari kata “tubula” yang artinya saluran, sedangkan kata “seminiferus” berasal dari kata “semen” yang artinya sperma.

Jadi

tubulus seminiferus

adalah saluran panjang yang berkelok-kelok tempat pembentukan sperma. Kumpulan tubulus inilah sebenarnya struktur yang membentuk

testis
.



Proses pembentukan sperma

pada saluran tersebut terjadi

secara bertahap
.

Diawali

dari sel induk sperma atau spermatogonium yang bersifat diploid (2n).

Selanjutnya
, sel spermatogonium mengalami

pembelahan

secara mitosis maupun meiosis dan mengalami

diferensiasi

atau perkembangan sehingga terbentuk sel sperma atau spermatozoa yang memiliki ekor.

Sel sperma yang terbentuk bersifat haploid (n). Agar kamu lebih memahami proses spermatogenesis,

perhatikanlah

dan amatilah gambar

potongan

melintang tubulus seminiferous.




Sekarang Sobat Pintar lanjutkan  ke latihan soal ya…

Latihan 1

Latihan 2

Kerjakanlah soal berikut ini dengan benar!

Berikut ini merupakan alat reproduksi pria,
kecuali….

A. penis

B. testis

C. ureter

D. skrotum

Latihan three

Kerjakanlah soal berikut ini dengan benar!

Organ reproduksi pria yang berfungsi dalam mematangkan sperma adalah ….

A. Epididimis

B. Skrotum

C. vas deferens

D. testis

Latihan four

Kerjakanlah soal berikut ini dengan benar!

Berikut ini saluran reproduksi pada pria secara urut adalah ….

A. testis, vas deferens, epididimis, uretra, dan penis

B. testis, epididimis, vas deferens, uretra, dan penis

C. testis, uretra, vas deferens, epididimis, dan penis

D. testis, epididimis, uretra, vas deferens, dan penis

Latihan 5

Kerjakanlah soal berikut ini dengan benar!

Fungsi dari testis pada alat reproduksi pria adalah ….

A. penghasil sperma

B. saluran sperma

C. penghasil ovum

D. alat kopulasi

Alat Reproduksi Perempuan

Tahukah Sobat Pintar, Apa saja yang terdapat pada

alat reproduksi perempuan
?

Alat Kelamin Luar

Alat kelamin perempuan yang terletak di luar yaitu

vulva, labium, dan saluran kelamin
. Vulva yaitu suatu celah paling luar dari alat kelamin wanita yang dibatasi oleh sepasang bibir (kanan dan kiri). Kedua bibir ini disebut dengan labium. Kedalam vulva bermuara dua saluran, yaitu saluran urine dan saluran kelamin (vagina).



Alat Kelamin Dalam


Alat kelamin dalam perempuan antara lain terdiri atas ovarium, saluran kelamin, dan vagina.


  1. Ovarium

Sumber : klikdokter.com

Ovarium

atau indung telur merupakan organ reproduksi perempuan yang

terletak

di sebelah kiri dan kanan

rongga perut

bagian bawah. Ovarium berjumlah

sepasang

dan memiliki bentuk seperti telur dengan ukuran 4 cm x 3 cm x ii cm.

Baca :   Bola Bermassa 20 Gram Dilempar Dengan Kecepatan

Di dalam ovarium terdapat

kumpulan

sel yang disebut

folikel
. Di dalam folikel inilah sel telur atau ovum

berkembang
. Sel-sel oosit (calon sel telur) berkembang sejak awal kehidupan seorang perempuan dan mencapai kematangan setelah pubertas. Folikel ini juga

menghasilkan

hormon perempuan yaitu estrogen dan progesteron.

Pada setiap bulan, sel telur yang telah matang dilepaskan dari ovarium. Proses pelepasan sel telur dari indung telur ini disebut ovulasi. Selanjutnya sel telur tersebut akan ditangkap oleh fimbriae dan kemudian akan bergerak ke saluran telur (tuba falopi).



2.  Saluran kelamin

Saluran kelamin perempuan

terdiri atas

saluran telur atau tuba falopi, uterus, dan vagina.


a.    Saluran Telur (Tuba Falopi)


Sumber : id.theasianparent.com


Saluran telur (tuba falopi)

atau

oviduk


berjumlah

sepasang
, yaitu kanan dan kiri yang memanjang ke arah samping dari

uterus.

Panjang tuba falopi ini sekitar 10 cm. Saluran telur

berakhir

dalam struktur berbentuk corong yang disebut

infundibulum
.

Fimbriae

menangkap sel telur yang dilepaskan oleh ovarium.

Fungsi

saluran telur membawa sel telur dari infundibulum ke rahim. Pada saluran telur inilah terjadi fertilisasi atau pembuahan. Setelah terjadi fertilisasi, saluran telur akan menyalurkan zigot (hasil fertilisasi) menuju uterus atau rahim.



b.    Rahim (Uterus)






Uterus atau rahim

merupakan

organ

yang memiliki dinding yang tebal, memiliki bentuk seperti buah pir yang terbalik.

Secara normal
, rahim terletak di atas kantung kemih.

Rahim

juga

berfungsi


sebagai tempat perkembangan janin.



Pada saat tidak hamil
, rahim memiliki ukuran

5 cm

. Pada saat hamil, rahim mampu

mengembang

hingga 30 cm, ukurannya menyesuaikan dengan perkembangan bayi.

Dinding rahim (endometrium)


memiliki peranan dalam pembentukan

plasenta
.
Plasenta merupakan organ yang

menyuplai nutrisi

yang dibutuhkan bayi selama perkembangannya. Pada perempuan yang tidak hamil, ketebalan dinding rahim bervariasi selama siklus menstruasi bulanan yang akan dibahas lebih lanjut pada bagian berikutnya.


c.    Vagina


Sumber : sehatq.com

Vagina

merupakan saluran yang

menghubungkan

lingkungan luar dengan

rahim

. Vagina tersusun atas otot-otot yang elastis,

dilapisi

selaput membran, yang disebut

selaput dara (hymen)

. Saluran ini

menghubungkan

antara lingkungan luar dengan rahim.

Saluran yang menghubungkan vagina dengan rahim adalah serviks leher rahim.

Vagina

selain berfungsi sebagai organ reproduksi juga

berfungsi

sebagai saluran untuk aliran darah menstruasi dari rahim dan jalan lahir bayi.
Pada saat bayi akan lahir, terjadi kontraksi otot-otot pada dinding rahim. Kontraksi inilah yang akan menyebabkan bayi terdorong ke jalan lahir (vagina).

Oogenesis



Tahukah Sobat Pintar apa itu

oogenesis
?



Oogenesis

merupakan

proses pembentukan

sel kelamin perempuan yaitu sel telur atau ovum dan terjadi di dalam organ yang disebut ovarium. Berbeda dengan spermatogenesis yang dimulai ketika anak laki-laki mulai puber. Oogenesis dimulai

sebelum

anak perempuan lahir.

Tahukah Sobat Pintar, pada saat

baru lahir
, anak perempuan sudah memiliki bakal sel ovum (sel primordial) sebanyak 200.000 hingga ii.000.000, namun hanya sekitar 40.000 yang tersisa saat anak perempuan puber dan hanya 400 yang akan matang atau berkembang sempurna.
Sel telur yang

matang

diovulasikan (dikeluarkan dari ovarium) selama siklus reproduksi perempuan.



Oogenesis

dimulai saat seorang perempuan berada dalam

kandungan
.

Sel primordial

akan membelah secara mitosis membentuk oogonium atau sel induk telur yang bersifat

diploid

(2n). Selanjutnya, akan terjadi pembelahan secara bertahap baik pembelahan mitosis maupun meiosis.


Pada

akhir peristiwa

oogenesis, dari satu sel induk telur (oogonium) akan dihasilkan satu sel telur (ovum) yang bersifat haploid (n) dan tiga badan polar (polosit).


Agar Sobat Pintar dapat dengan mudah memahami peristiwa oogenesis, yuk

perhatikan

gambar di bawah ini!

Tahap Perkembangan Embrio

Sobat Pintar, yuk kita pahami

proses perkembangan janin

dalam rahim Ibu.



Trimester Pertama

Periode terbentuknya hampir

semua

organ tubuh. Janin sangat

rentan

dengan radiasi, obat, atau alkohol. Oleh karena itu, ibu hamil harus memilih

nutrisi

yang baik dan

menjauhi

kebiasaan buruk, seperti merokok dan minum minuman beralkohol,  agar janin yang dikandungnya tidak mengalami kecacatan atau gangguan kesehatan lainnya.


Trimester Kedua


Perkembangan utama

janin yaitu pembesaran ukuran janin dan perbaikan struktur menjadi lebih detail. Tidak ada perkembangan mendasar seperti pada trimester pertama.


Trimester Ketiga

Terjadi pertumbuhan

ukuran bayi

yang sangat pesat untuk

mendapatkan

kekuatan dalam hidup dalam lingkungan luar. Sistem sirkulasi dan respirasi mengalami

perubahan

yang memungkinkan untuk bernapas dalam lingkungan luar.
Jika Sobat Pintar masih ada yang perlu ditanyakan, bisa kita diskusikan di kolom komentar ya…

Latihan 1

Kerjakanlah soal berikut ini dengan benar!

Pada diagram oogenesis di bawah ini, oosit primer ditunjukkan pada nomor …


A. 1

B. 2

C. 3

D. iv

Latihan iii

Kerjakanlah soal berikut ini dengan benar!

Peristiwa pelepasan sel telur dari ovarium disebut ….

A. fertilisasi

B. ovulasi

C. kontraksi

D. relaksasi

Latihan iv






Kerjakanlah soal berikut ini dengan benar!









Uterus adalah bagian alat kelamin wanita yang berfungsi sebagai tempat….



A. perkembangan embrio

B. peleburan sperma dan ovum

C. pembuatan sel telur

D. pembuahan

Latihan 5






Kerjakanlah soal berikut ini dengan benar!









Alat kelamin pada wanita yang berfungsi menghasilkan sel telur adalah….



A. oviduk

B. uretra

C. plasenta

D. ovarium

Penyakit pada Sistem Reproduksi Manusia

Apakah Sobat Pintar tau apa saja

penyakit

yang bisa

menyerang

organ reproduksi kita?

Gonorrhea  (Become)

Penyakit Gonorhoe disebabkan oleh bakteri

Neisseria gonorrhoeae
. Gejala penyakit ini adalah rasa sakit dan keluar nanah pada saat kencing, serta keputihan berwarna kuning hijau pada wanita. Penyakit ini dapat menyebabkan kebutaan pada bayi yang baru lahir.

Sifilis (Raja Singa)

Sifilis adalah penyakit


menular



yang disebabkan oleh bakteri

Treponema pallidum
. Gejala awal penyakit ini adalah

luka

pada tempat masuknya

bakteri

ke dalam tubuh, biasanya pada daerah

sekitar kelamin
. Penyakit ini dapat menyebar dan menyerang organ tubuh lainnya, kemudian menimbulkan kerusakan pada organ tersebut.

Herpes Simplex Genitalis

Penyakit herpes simplex genitalis disebabkan oleh

virus Herpes simplex tipe Two
, yang menyerang

kulit

di daerah

genitalia luar
, anus, dan vagina.

Gejala

penyakit ini berupa gatal-gatal, perih, dan kemerahan pada kulit di daerah kelamin.
Pada daerah kelamin kemudian timbul beberapa lepuh kecil-kecil, selanjutnya lepuh menjadi pecah dan menimbulkan luka. Penyakit herpes sulit sekali sembuh dan sering kambuh setelah beberapa bulan atau tahun.



Keputihan


Keputihan yaitu penyakit kelamin yang terjadi pada perempuan dengan ciri-ciri terdapat cairan berwarna putih kekuningan atau putih keabu-abuan pada bagian vagina.

Cairan

tersebut bersifat encer maupun kental, berbau tidak sedap dan bisa menyebabkan rasa gatal pada vagina.

Penyakit keputihan

bisa diakibatkan oleh

infeksi jamur


Candida albicans, bakteri, virus dan parasit. Penyakit ini dapat terjadi apabila kebersihan bagian vagina dan sekitarnya kurang dijaga dengan baik.

Upaya Pencegahan Penyakit Sistem Reproduksi Manusia



Sobat Pintar,

sistem reproduksi


yang kita miliki harus dijaga sebaik-baiknya.

Penyakit

pada sistem reproduksi dapat disebabkan oleh

beberapa faktor
.

Faktor pertama

adalah kurang menjaga kebersihan organ reproduksi.
Apabila

kebersihan

organ reproduksi kurang dijaga, akan dapat terjangkit oleh penyakit yang

disebabkan


oleh jamur, bakteri, ataupun parasit.
Nah, berikut ini ada beberapa


upaya

untuk mencegah terjangkitnya penyakit yang disebabkan oleh infeksi jamur, bakteri ataupun parasit.

  • Menggunakan celana dalam yang berbahan katun dan bertekstur lembut. Hindari bahan yang bersifat panas, kurang menyerap keringat dan berbahan ketat (misalnya jeans).
  • Biasakan membilas dengan bersih organ reproduksi setiap selesai buang air kecil maupun buang air besar. Selanjutnya, keringkan sisa air yang masih menempel di kulit dengan menggunakan tisu atau handuk hingga benar-benar kering. Ini akan dapat mengurangi resiko terjadinya infeksi oleh jamur pada bagian organ reproduksi.
  • Mengganti celana dalam minimal 2 – 3 kali sehari.
  • Bagi kamu yang perempuan, apabila sedang mengalami menstruasi, gantilah pembalut sesering mungkin. Pada saat aliran darah banyak, kamu dapat menggantinya minimal 5-6 jam sekali. Darah yang tertampung pada pembalut bisa menjadi media tumbuhnya kuman penyebab infeksi.
  • Bagi kamu yang perempuan, hindari menggunakan sabun pembersih daerah kewanitaan dan patyliner secara terus menerus. Penggunaan sabun pembersih daerah kewanitaan akan mengubah pH vagina dan selanjutnya akan memicu tumbuhnya jamur.
  • Rajin berolahraga dan banyak mengkonsumsi buah dan sayur. Selain bermanfaat bagi kesehatan, juga dapat mencegah terjadinya infeksi organ reproduksi oleh jamur.

Silahkan Sobat Pintar lanjutkan ke latihan soal ya….

Latihan 1

Kerjakanlah soal berikut ini dengan benar!

Bakteri penyebab penyakit sifilis adalah….

A.
Neisseria gonorrhoeae

B.
Trypanosoma gambiense

C.
Treponema pallidium

D.
Eschericia coli

Latihan ii

Kerjakanlah soal berikut ini dngan benar!

Pernyataan berikut adalah usaha untuk mencegah penularan virus HIV,kecuali….

A. menggunakan jarum suntik yang steril dan sekali pakai

B. memakai peralatan operasi yang steril

C. memeriksa darah sebelum melakukan transfusi darah

D. memakai satu jarum suntik secara bergantian

Latihan iii

Kerjakanlah soal berikut ini dengan benar!

Penyakit keputihan yang banyak diderita oleh remaja putri disebabkan oleh sejenis jamur, yaitu ….

A. Sclerospora maydis

B. Penicilium notatum

C. Chlamydia trachomatis

D. Candida albicans

Latihan 4






Kerjakanlah soal berikut ini dengan benar!





















Penyakit pada sistem reproduksi yang disebabkan virus adalah ….




A. Sifilis

B. Gonnorhoe

C. AIDS

D. Herpes genitalis

Latihan 5

Kerjakanlah soal berikut ini dengan benar!

Virus Human papiloma dapat menyebabkan penyakit ….

A. Herpes

B. Gonnorhoe

C. Sifilis

D. Condilloma accuminata

Peta Konsep Reproduksi Manusia

Source: https://akupintar.id/belajar/-/online/materi/9/ipa/sistem-reproduksi-pada-manusia/5089688

Check Also

Contoh Soal Perkalian Vektor

Contoh Soal Perkalian Vektor. Web log Koma – Setelah mempelajari beberapa operasi hitung pada vektor …