Perbandingan Tinggi Badan 150 Dan 170

Perbandingan Tinggi Badan 150 Dan 170

  • Tinggi Badan Mempengaruhi Kebahagiaan
  • Tinggi Badan Mempengaruhi Kebahagiaan
  • Tinggi Badan Mempengaruhi Kebahagiaan
  • Tinggi Badan Mempengaruhi Kebahagiaan
  • 1. Kamu terlihat awet muda. Coba deh ingat-ingat, kamu pasti sering banget orang-orang berkomentar kalau kamu gak terlihat tua. Padahal umur kamu udah gak muda lagi.
  • 2. Kamu terlihat imut dibandingkan dewasa dan mature. Pilih mana dipanggil adek apa ibu?
  • 3. Secara sifat dan muka pun kamu terlihat lebih menyenangkan dan mudah untuk didekati.
  • 4. Kamu jadi lebih hemat, gak perlu bingung beli baju dan jarang beli baju soalnya baju lama masih bisa dipakai.
  • 5. Bahkan, kamu bisa sering terima baju yang masih bagus dari saudara-saudaramu #hiduphemat!
  • 6. Kamu jadi gampang mix and match baju. Habis badan kamu gak tinggi-tinggi amat, banyak baju yang bisa cocok dan masuk ke badan kamu.
  • 7. Kamu juga gak bakal bingung mau pakai high heels, sneakers atau flat shoes. Mau pakai high heels, ya syukur tambah tinggi. Kalau mau pakai flat shoes, ya tetap kelihatan imut. Jadi kegalauanmu at least berkurang.
  • 8. Gak makan banyak tempat. Kamu masih muat buat tidur di ranjang yang kecil, gak perlu beli ranjang baru.
  • 9. Kalau menginap di hotel bersama teman-teman, gak perlu bayar kasur tambahan karena kamu bisa tidur di manapun, di sofa sekalipun.
  • 10. Di tempat umum, kamu bisa dapat perlakuan spesial karena dikira masih anak sekolahan.
  • 11. Gak melulu cewek tinggi yang jadi pusat perhatian. Kamu yang mungil (bukan pendek) pun kalau berdiri di tengah-tengah cewek tinggi juga bisa menjadi pusat perhatian.
  • 12. Kamu gak perlu minder karena terlalu tinggi, gak perlu bungkuk-bungkuk segala, gak perlu duduk melulu. Kamu gak merasa tertekan ketika harus jalan sama temanmu atau cowokmu.
  • 13. Pacar kamu juga nggak perlu minder sama kamu. Baginya, kamu akan selalu terlihat muda dan imut, lovable dan pinch-able. #apaancoba
  • Video yang berhubungan

Daya tarik terhadap lawan jenis itu bermacam-macam. Ada yang melihat wajah, kepribadian, atau bahkan bagian spesifik dari tubuh saja.

Tapi, tinggi badan juga sesuai selera. Kelly, putri saya. Di usianya yang remaja tinggi badannya 167cm. Ibunya sudah wanti-wanti. Jangan terlalu tinggi. Nanti susah dapat jodoh.

Pun Kelly bertekad. Ingin mencari pasangan yang lebih tinggi darinya. Tidak masalah, milenial tingginya sudah di atas rata-rata kolonial.

Tapi, lain lagi dengan kawanku. Namanya Andi (nama samaran). Ia mendambakan wanita yang tinggi besar. Tersebab tingginya di bawah rata-rata kolonial. Sekitar 155 cm.

Baca :   Pasangan Senyawa Yang Dapat Membentuk Larutan Penyangga Adalah

Namun, wanita sepantaran juga tidak tinggi-tinggi amat. 150 senti masih banyak tersedia.

“Ini masalah selera,” pungkas Andi. Tidak heran jika istrinya tingginya 170 senti.

Sepintas kita mengenal kata serasi bagi pasangan. Sama-sama ganteng, sama-sama cantik. Tapi, ukuran serasi yang paling gamang terlihat adalah dari tinggi badan.

Seyogyanya, lelaki harus lebih tinggi “sedikit” dari wanitanya. Kata “sedikit” pun mengundang tanya? 1 senti? 2 senti? 10 senti? Atau sekepala?

Nah, sebelum kita membicarakan kata serasi. Ada beberapa hasil survei yang menarik.

Tinggi Badan Mempengaruhi Kebahagiaan

Sebanyak 7.850 wanita yang menjadi partisipan pada Konkuk University, Seoul menyatakan; mereka merasa bahagia karena memiliki suami yang badannya lebih tinggi.

Halaman Selanjutnya


Page 2

Daya tarik terhadap lawan jenis itu bermacam-macam. Ada yang melihat wajah, kepribadian, atau bahkan bagian spesifik dari tubuh saja.

Tapi, tinggi badan juga sesuai selera. Kelly, putri saya. Di usianya yang remaja tinggi badannya 167cm. Ibunya sudah wanti-wanti. Jangan terlalu tinggi. Nanti susah dapat jodoh.

Pun Kelly bertekad. Ingin mencari pasangan yang lebih tinggi darinya. Tidak masalah, milenial tingginya sudah di atas rata-rata kolonial.

Tapi, lain lagi dengan kawanku. Namanya Andi (nama samaran). Ia mendambakan wanita yang tinggi besar. Tersebab tingginya di bawah rata-rata kolonial. Sekitar 155 cm.

Namun, wanita sepantaran juga tidak tinggi-tinggi amat. 150 senti masih banyak tersedia.

“Ini masalah selera,” pungkas Andi. Tidak heran jika istrinya tingginya 170 senti.

Sepintas kita mengenal kata serasi bagi pasangan. Sama-sama ganteng, sama-sama cantik. Tapi, ukuran serasi yang paling gamang terlihat adalah dari tinggi badan.

Seyogyanya, lelaki harus lebih tinggi “sedikit” dari wanitanya. Kata “sedikit” pun mengundang tanya? 1 senti? 2 senti? 10 senti? Atau sekepala?

Nah, sebelum kita membicarakan kata serasi. Ada beberapa hasil survei yang menarik.

Tinggi Badan Mempengaruhi Kebahagiaan

Sebanyak 7.850 wanita yang menjadi partisipan pada Konkuk University, Seoul menyatakan; mereka merasa bahagia karena memiliki suami yang badannya lebih tinggi.

Lihat Lyfe Selengkapnya


Page 3

Daya tarik terhadap lawan jenis itu bermacam-macam. Ada yang melihat wajah, kepribadian, atau bahkan bagian spesifik dari tubuh saja.

Tapi, tinggi badan juga sesuai selera. Kelly, putri saya. Di usianya yang remaja tinggi badannya 167cm. Ibunya sudah wanti-wanti. Jangan terlalu tinggi. Nanti susah dapat jodoh.

Pun Kelly bertekad. Ingin mencari pasangan yang lebih tinggi darinya. Tidak masalah, milenial tingginya sudah di atas rata-rata kolonial.

Baca :   Pasangan Yang Merupakan Kegunaan Protein Adalah

Tapi, lain lagi dengan kawanku. Namanya Andi (nama samaran). Ia mendambakan wanita yang tinggi besar. Tersebab tingginya di bawah rata-rata kolonial. Sekitar 155 cm.

Namun, wanita sepantaran juga tidak tinggi-tinggi amat. 150 senti masih banyak tersedia.

“Ini masalah selera,” pungkas Andi. Tidak heran jika istrinya tingginya 170 senti.

Sepintas kita mengenal kata serasi bagi pasangan. Sama-sama ganteng, sama-sama cantik. Tapi, ukuran serasi yang paling gamang terlihat adalah dari tinggi badan.

Seyogyanya, lelaki harus lebih tinggi “sedikit” dari wanitanya. Kata “sedikit” pun mengundang tanya? 1 senti? 2 senti? 10 senti? Atau sekepala?

Nah, sebelum kita membicarakan kata serasi. Ada beberapa hasil survei yang menarik.

Tinggi Badan Mempengaruhi Kebahagiaan

Sebanyak 7.850 wanita yang menjadi partisipan pada Konkuk University, Seoul menyatakan; mereka merasa bahagia karena memiliki suami yang badannya lebih tinggi.

Lihat Lyfe Selengkapnya


Page 4

Daya tarik terhadap lawan jenis itu bermacam-macam. Ada yang melihat wajah, kepribadian, atau bahkan bagian spesifik dari tubuh saja.

Tapi, tinggi badan juga sesuai selera. Kelly, putri saya. Di usianya yang remaja tinggi badannya 167cm. Ibunya sudah wanti-wanti. Jangan terlalu tinggi. Nanti susah dapat jodoh.

Pun Kelly bertekad. Ingin mencari pasangan yang lebih tinggi darinya. Tidak masalah, milenial tingginya sudah di atas rata-rata kolonial.

Tapi, lain lagi dengan kawanku. Namanya Andi (nama samaran). Ia mendambakan wanita yang tinggi besar. Tersebab tingginya di bawah rata-rata kolonial. Sekitar 155 cm.

Namun, wanita sepantaran juga tidak tinggi-tinggi amat. 150 senti masih banyak tersedia.

“Ini masalah selera,” pungkas Andi. Tidak heran jika istrinya tingginya 170 senti.

Sepintas kita mengenal kata serasi bagi pasangan. Sama-sama ganteng, sama-sama cantik. Tapi, ukuran serasi yang paling gamang terlihat adalah dari tinggi badan.

Seyogyanya, lelaki harus lebih tinggi “sedikit” dari wanitanya. Kata “sedikit” pun mengundang tanya? 1 senti? 2 senti? 10 senti? Atau sekepala?

Nah, sebelum kita membicarakan kata serasi. Ada beberapa hasil survei yang menarik.

Tinggi Badan Mempengaruhi Kebahagiaan

Sebanyak 7.850 wanita yang menjadi partisipan pada Konkuk University, Seoul menyatakan; mereka merasa bahagia karena memiliki suami yang badannya lebih tinggi.

Lihat Lyfe Selengkapnya

Bukan pendek, tapi imut-imut

Cewek mana sih yang gak mau punya badan ideal dengan lekukan indah dan tinggi semampai? Mungkin kamu sedang berusaha diet dan olahraga mati-matian buat mendapatkan tubuh tinggi nan ideal. Ya, soalnya cewek berbadan tinggi dipercaya terlihat lebih cantik dan percaya diri. Eits, tapi buat kamu para cewek yang tinggi badannya rata-rata cuma 150-an cm, jangan sedih dan nunduk melulu dong! Karena di balik tubuh mungilmu itu banyak keuntungan yang bisa kamu dapatkan lho. Simak nih keuntungan yang bisa kamu dapetin dengan tinggi badan rata-ratamu itu!

Baca :   Daerah Hasil Dari Relasi Tersebut Adalah

1. Kamu terlihat awet muda. Coba deh ingat-ingat, kamu pasti sering banget orang-orang berkomentar kalau kamu gak terlihat tua. Padahal umur kamu udah gak muda lagi.

2. Kamu terlihat imut dibandingkan dewasa dan mature. Pilih mana dipanggil adek apa ibu?

3. Secara sifat dan muka pun kamu terlihat lebih menyenangkan dan mudah untuk didekati.

dfiles.me

4. Kamu jadi lebih hemat, gak perlu bingung beli baju dan jarang beli baju soalnya baju lama masih bisa dipakai.

wheretoget.it

6. Kamu jadi gampang mix and match baju. Habis badan kamu gak tinggi-tinggi amat, banyak baju yang bisa cocok dan masuk ke badan kamu.

7. Kamu juga gak bakal bingung mau pakai high heels, sneakers atau flat shoes. Mau pakai high heels, ya syukur tambah tinggi. Kalau mau pakai flat shoes, ya tetap kelihatan imut. Jadi kegalauanmu at least berkurang.

8. Gak makan banyak tempat. Kamu masih muat buat tidur di ranjang yang kecil, gak perlu beli ranjang baru.

Seprainya juga masih sprei Pokemon atau Hello Kitty, pas kamu masih hidup di zaman SD.

9. Kalau menginap di hotel bersama teman-teman, gak perlu bayar kasur tambahan karena kamu bisa tidur di manapun, di sofa sekalipun.

inc.com

Baca Juga: Cewek Setia Itu Pasti Punya Karakter Seperti Ini, Apa Kamu Termasuk?

10. Di tempat umum, kamu bisa dapat perlakuan spesial karena dikira masih anak sekolahan.

cakrawawasan.com

Serius, ada yang pernah bayar tiket masuk atraksi separuh harga gara-gara dikira masih anak-anak!

11. Gak melulu cewek tinggi yang jadi pusat perhatian. Kamu yang mungil (bukan pendek) pun kalau berdiri di tengah-tengah cewek tinggi juga bisa menjadi pusat perhatian.

headlineplanet.com

12. Kamu gak perlu minder karena terlalu tinggi, gak perlu bungkuk-bungkuk segala, gak perlu duduk melulu. Kamu gak merasa tertekan ketika harus jalan sama temanmu atau cowokmu.

13. Pacar kamu juga nggak perlu minder sama kamu. Baginya, kamu akan selalu terlihat muda dan imut, lovable dan pinch-able. #apaancoba

Nah tuh, sudah bersyukur nggak jadi cewek yang tingginya cuma 150-an sentimeter?

Baca Juga: Kenapa Cewek Biasa-biasa Saja Akhirnya Jadi Pilihan Cowok Keren?

Perbandingan Tinggi Badan 150 Dan 170

Sumber: https://termasyhur.com/perbedaan-tinggi-170-dan-150

Check Also

Harga Beras 10 Kg Di Pasar

Harga Beras 10 Kg Di Pasar 4 menit Kamu pasti sudah sering sekali mendengar ungkapan, …