Photo by Jason Rosewell on Unsplash

Pernahkah kita berfikir, bagaimana sebuah suara atau bunyi bisa sampai di telinga kita? Bunyi adalah sebuah gelombang longitudinal yang terjadi karena adanya getaran yang merambat sehingga dapat sampai ke telinga pendengarnya. Sebuah bunyi pada dasarnya membutuhkan medium untuk bisa merambat, seperti zat padat, zat cair, maupun gas. Cepat rambatnya pun tergantung dari medium yang dilewatinya. Bunyi merambat paling cepat melalui zat padat. Kok bisa? Bagaimana dengan zat lainnya?

Nah, dalam kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai cepat rambat bunyi.

Apa itu Cepat Rambat Bunyi?

Pengertian secara fisikanya adalah sebagai hasil bagi antara jarak sumber bunyi ke pendengar dengan selang waktu yang dibutuhkan bunyi untuk merambat sampai ke pendengar.

Berdasarkan pengertian di atas, dua orang ilmuwan yaitu Van Beek dan Moll, berhasil merumuskan cara menghitung cepat rambat dari bunyi.

Rumus Cepat Rambat Bunyi

Rumusnya adalah seperti berikut ini:

v = s / t

v = kecepatan (m/s)

s = jarak (m)

t = waktu (s)

Namun, jika yang diketahui berupa frekuensi (f), panjang gelombang (λ), atau periode (T), maka rumus yang berlaku adalah:


v = λ x f
atau
v =


λ / T

Salah satu fakta yang harus kamu ketahui adalah, cepat rambat bunyi akan dipengaruhi oleh suhu. Semakin tinggi suhu udara, semakin besar cepat perambatan bunyi. Di daerah pegunungan yang dingin, cepat rambat bunyi lebih lambat daripada cepat rambat bunyi di kawasan pantai yang panas.

Sebelumnya kita sudah membaca bahwa bunyi merambat paling cepat melalui zat padat. Kenapa? Alasan dari mengapa bunyi merambat paling cepat melalui zat padat adalah karena pada benda padat, partikel-partikelnya lebih berdekatan. Dengan demikian bunyi akan lebih cepat dirambatkan. Jarak sangat berpengaruh dalam perambatan bunyi. Dalam hal ini adalah jarak kerapatan sebuah partikel.

Kegunaan dari Cepat Rambat Bunyi

Kemampuan merambat dari bunyi memberikannya berbagai macam kegunaan yang bermanfaat untuk kehidupan baik dalam industri ataupun sebuah penelitian. Salah satu manfaatnya adalah pada bidang kelautan, dimana gelombang bunyi yang merambat melalui zat cair yaitu air laut bisa mengukur kedalamannya. Hal ini biasa disebut dengan sonar, banyak sekali digunakan di kapal, mulai dari kapal nelayan hingga kapal selam, dan sangat membantu dalam bidang kelautan.

Di bidang industri gelombang bunyi yang bisa merambat di zat padat digunakan untuk mengetahui cacat yang terjadi pada benda-benda hasil produksi. Prinsipnya tidak jauh berbeda dengan sonar.

Dalam bidang medis, ternyata gelombang bunyi juga memiliki manfaat tersendiri. Gelombang ultrasonik yang berenergi rendah akan digunakan untuk mendeteksi atau menemukan berbagai penyakit berbahaya pada organ tubuh manusia, contohnya pada jantung, payudara, hati, otak, ginjal, dan beberapa organ penting dalam tubuh lainnya. Pengamatan ultrasonik juga bisa digunakan untuk wanita hamil, guna melihat perkembangan dari janin menggunakan


ultrasonografi.

Kesimpulan

Kemampuan merambat dari bunyi memiliki berbagai macam manfaat yang berguna untuk berbagai bidang. Cepat rambat bunyi sendiri bisa dihitung dengan rumus yang sudah dihasilkan oleh Van Beek dan Moll, dengan memperhatikan faktor jarak sumber bunyi ke pendengar, serta selang waktu yang dibutuhkan bunyi untuk merambat sampai ke pendengar.

Apakah kamu memiliki pertanyaan mengenai hal ini? Silahkan tuliskan pertanyaan kamu di kolom komentar di bawah ini ya, dan jangan lupa untuk selalu  share pengetahuan ini.

Please follow and like us: