Mesin Pompa Air Menggunakan Sumber Energi

Mesin Pompa Air Menggunakan Sumber Energi

SOLO –Menanam dengan sistem hidroponik, merupakan solusi bagi kawasan permukiman padat penduduk. Kendati demikian, hidroponik sangat bergantung pada ketersediaan air. Solusinya, diciptakan mesin pompa hidroponik bertenaga surya.

Biasanya pompa hidroponik menyedot tegangan listrik yang lumayan banyak. Fungsinya agar air terus mengalir di wadah hidroponik. Berawal dari kebutuhan tersebut, siswa SMPN 7 Surakarta Farrel Kundhani Yudistira menciptakan mesin pompa hidroponik  otomatis bertenaga surya.

“Pompa hidroponik ini tidak membutuhkan listrik. Hanya perlu tenaga sinar matahari, untuk dapat mengalirkan air ke wadah tanaman. Sebelum membuat, saya sempat melakukan pengamatan di sekolah. Kebetulan di sekolah ada tanaman hidroponik,” kata Farrel, kemarin (3/6).

Farrel menambahkan, pompa air tenaga surya ini lebih tepat guna, efisien, dan ekonomis. Karena pengelolaannya tidak bergantung lagi pada tenaga listrik, atau bahan bakar lainnya. Alhasil biaya operasional dan pemeliharaannya bisa diminimalkan. Serta tidak membebani masyarakat yang ingin membudidayakan tanaman hidroponik.

“Keunggulannya lebih hemat listrik. Karena pompa yang ada di bawah alat, akan terus menyala menggerakkan air. Biaya lebih murah, dan tanaman terus disuplai airnya. Karena air terus mengakir dari wadah berupa tandon,” imbuhnya.

Komponen utama mesin pompa ini, lanjut Farrel, yakni solar panel. Cahaya matahari diserap oleh solar surya, kemudian membentuk loncatan elektron yang terus bergerak. Sehingga menghasilkan medan listrik. Nah, energi listrik inilah yang menjadi sebagai sumber penggerak motor untuk menaikan air ke wadah hidroponik.

“Tidak mudah menciptakan prototipe alat tersebut. Tapi proses merangkainya hanya memerlukan waktu 3-4 hari,” bebernya.

MURAH: Prototipe mesin pompa hidroponik bertenaga surya. (SEPTIAN REFVINDA/RADAR SOLO)

Farrel mengaku tidak memiliki teknik dasar elektro. Dia bisa menciptakan alat tersebut, dari belajar secara otodidak. Sembari melihat referensi dari video
YouTube. “Prototipe dalam otomatis sistem hidroponik tenaga surya ini, juga hanya memanfaatkan barang-barang bekas,” ungkapnya.

Baca :   Tentukan Persentase Untung Atau Rugi Terhadap Harga Pembelian Atau Modal

Mesin buatan Farrel, sangat cocok dan memungkinkan untuk diterapkan di kawasan perkotaan. Terutama di lahan permukiman padat penduduk. Selain itu, masyarakat yang terlalu sibuk bekerja, tetap bisa menanam secara hidroponik. Karena tidak harus menyirami tanaman tiap hari.

“Sangat cocok karena tidak memerlukan listrik dan bahan bakar lainnya. Biayanya juga hemat. Tidak terlalu menguras kantong,” ucap Farrel.

Ke depan, Farrel berniat mengembangkan mesin tersebut untuk diterapkan di sekolah. Sekaligus menghemat biaya perawatan tanaman hidroponik di sekolahnya.

“Tadinya biaya untuk perawatan tanaman hidroponik habis ratusan ribu per bulan. Setelah menggunakan alat ini, bisa ditekan dan dialihkan ke keperluan yang lain,” bebernya.
(ian/fer/dam)

SOLO –Menanam dengan sistem hidroponik, merupakan solusi bagi kawasan permukiman padat penduduk. Kendati demikian, hidroponik sangat bergantung pada ketersediaan air. Solusinya, diciptakan mesin pompa hidroponik bertenaga surya.

Biasanya pompa hidroponik menyedot tegangan listrik yang lumayan banyak. Fungsinya agar air terus mengalir di wadah hidroponik. Berawal dari kebutuhan tersebut, siswa SMPN 7 Surakarta Farrel Kundhani Yudistira menciptakan mesin pompa hidroponik  otomatis bertenaga surya.

“Pompa hidroponik ini tidak membutuhkan listrik. Hanya perlu tenaga sinar matahari, untuk dapat mengalirkan air ke wadah tanaman. Sebelum membuat, saya sempat melakukan pengamatan di sekolah. Kebetulan di sekolah ada tanaman hidroponik,” kata Farrel, kemarin (3/6).

Farrel menambahkan, pompa air tenaga surya ini lebih tepat guna, efisien, dan ekonomis. Karena pengelolaannya tidak bergantung lagi pada tenaga listrik, atau bahan bakar lainnya. Alhasil biaya operasional dan pemeliharaannya bisa diminimalkan. Serta tidak membebani masyarakat yang ingin membudidayakan tanaman hidroponik.

“Keunggulannya lebih hemat listrik. Karena pompa yang ada di bawah alat, akan terus menyala menggerakkan air. Biaya lebih murah, dan tanaman terus disuplai airnya. Karena air terus mengakir dari wadah berupa tandon,” imbuhnya.

Baca :   2 4 Km Jam Berapa M Menit

Komponen utama mesin pompa ini, lanjut Farrel, yakni solar panel. Cahaya matahari diserap oleh solar surya, kemudian membentuk loncatan elektron yang terus bergerak. Sehingga menghasilkan medan listrik. Nah, energi listrik inilah yang menjadi sebagai sumber penggerak motor untuk menaikan air ke wadah hidroponik.

“Tidak mudah menciptakan prototipe alat tersebut. Tapi proses merangkainya hanya memerlukan waktu 3-4 hari,” bebernya.

MURAH: Prototipe mesin pompa hidroponik bertenaga surya. (SEPTIAN REFVINDA/RADAR SOLO)

Farrel mengaku tidak memiliki teknik dasar elektro. Dia bisa menciptakan alat tersebut, dari belajar secara otodidak. Sembari melihat referensi dari video
YouTube. “Prototipe dalam otomatis sistem hidroponik tenaga surya ini, juga hanya memanfaatkan barang-barang bekas,” ungkapnya.

Mesin buatan Farrel, sangat cocok dan memungkinkan untuk diterapkan di kawasan perkotaan. Terutama di lahan permukiman padat penduduk. Selain itu, masyarakat yang terlalu sibuk bekerja, tetap bisa menanam secara hidroponik. Karena tidak harus menyirami tanaman tiap hari.

“Sangat cocok karena tidak memerlukan listrik dan bahan bakar lainnya. Biayanya juga hemat. Tidak terlalu menguras kantong,” ucap Farrel.

Ke depan, Farrel berniat mengembangkan mesin tersebut untuk diterapkan di sekolah. Sekaligus menghemat biaya perawatan tanaman hidroponik di sekolahnya.

“Tadinya biaya untuk perawatan tanaman hidroponik habis ratusan ribu per bulan. Setelah menggunakan alat ini, bisa ditekan dan dialihkan ke keperluan yang lain,” bebernya.
(ian/fer/dam)

Mesin Pompa Air Menggunakan Sumber Energi

Sumber: https://radarsolo.jawapos.com/features/04/06/2022/pompa-air-hidroponik-tenaga-surya-hemat-energi-dan-ekonomis/

Check Also

Harga Beras 10 Kg Di Pasar

Harga Beras 10 Kg Di Pasar 4 menit Kamu pasti sudah sering sekali mendengar ungkapan, …