Kelemahan Teori Atom Mekanika Kuantum

Kelemahan Teori Atom Mekanika Kuantum.

Apa kelebihan dan kekurangan teori atom mekanika kuantum?

Apa kelebihan dan kekurangan Model Atom Mekanika Kuantum?

Teori Mekanika Kuantum Menurut Para Ahli

Sekarang kita bahas lebih lanjut seputar bagaimana teori mekanika kuantum menurut para ahli. Ada setidaknya tiga pendapat ahli yang kami himpun untuk menjelaskan tentang teori atom mekanika kuantum. Simak penjelasan di bawah ini.

Louis Victor de Broglie

Menurutnya, gerakan partikel seperti elektron memiliki sifat-sifat panjang gelombang. Sehingga berlaku hukum-hukum gelombang berikut:

Hukum Gelombang: λ = h/p = h/(m.v)

Werner Heinsberg

Selain Louis, Warner Heinsberg turut memiliki pandangan tersendiri soal teori mekanika kuantum. Ia menjelaskan bahwa kedudukan dan momentum elektron tidak dapat ditentukan dengan tepat secara bersamaan atau yang juga bisa disebut dengan asas ketidakpastian. Sehingga elektron yang mengelilingi inti, jaraknya dari inti hanya bisa ditentukan dengan kemungkinan-kemungkinan saja.

Baca juga:
Teori Asam Basa Lewis

Erwin Schrodinger

Sedangkan menurut Erwin Schrodinger, elektron bisa dianggap sebagai gelombang materi yang gerakannya dapat disamakan dengan gerakan gelombang. Pernyataan itu disebut dengan istilah mekanika gelombang atau mekanika kuantum.

Selain itu ia juga menyatakan bahwa kedudukan elektron dalam atom tidak bisa ditentukan secara pasti. Yang dapat ditentukan hanya probabilitasnya atau daerah kemungkinan keberadaannya saja. Ruangan yang memiliki probabilitas terbesar ditemukan elektron disebut orbital.

Baca :   Tentukan Hasil Penjumlahan Dengan Melengkapi Garis Bilangan Berikut

Kelebihan dan Kelemahan Teori Cantlet Modern (Mekanika Gelombang/Mekanika Kuantum)

  • Kelas X / Kimia Dasar
  • 4 Agustus 2018

1.2k

SHARES

Share
Tweet

Kelebihan dan kelemahan teori atom modern.
Ketidakmampuan tori atom Bohr menerangkan model cantlet selain atom Hidrogen dan gejala cantlet dalam medan magnet disempurnakan pada tahun 1924 oleh Louis de Broglie.

De Broglie menerangkan bahwa selain bersifat partikel, elektron juga bersifat gelombang. Kemudian pendapat De Broglie dikembangkan oleh Erwin Schrodinger dan Warner Heisenberg melahirkan Teori Cantlet Modern (Mekanika Gelombang/Mekanika Kuantum).

Menurut Heisenberg,“elektron yang bergerak menimbulkan perubahan dalam posisi dan momentum setiap saat sehingga posisi dan kecepatan elektron yang bergerak secara bersama-sama tidak dapat dilakukan secara tepat”.

Heisenberg juga menambahkan bahwa

“keberadaan elektron dalam lintasan tidak dapat ditentukan dengan pasti, yang dapat ditemui hanyalah kebolehjadian ditemukannya elektron”


yang dikenal sebagai asas ketidakpastian Heisenberg.

Oleh sebab itu, teori atom modern memiliki kelebihan dan kekurangan yang dikemukakan sebagai berikut:

Kelebihan Teori Cantlet Modernistic.
Mampu membuktikan bahwa adanya lintasan elektron untuk atom hidrogen.

Kelemahan Teori Atom Modernistic.
Hanya dapat menerangkan cantlet-atom yang memiliki elektron tunggal seperti gas hidrogen tetapi tidak dapat menerangkan spektrum warna dari atom yang memiliki banyak elektron.

Teori Atom Mekanika Kuantum

Teori Atom Mekanika Kuantum didasarkan pada dualisme sifat elektron yaitu sebagai gelombang dan sebagai partikel.



Menurut de Broglie
, cahaya dapat berperilaku sebagai materi dan berperilaku sebagai gelombang (dikenal dengan istilah dualisme gelombang partikel).



Menurut Heisenberg
, tidak mungkin menentukan kecepatan dan posisi elektron secara bersamaan, tetapi yang dapat ditentukan hanyalah kebolehjadian menemukan elektron pada jarak tertentu dari inti.

Erwin Schrodinger mengajukan teori yang disebut teori atom mekanika kuantum ”Kedudukan elektron dalam atom tidak dapat ditentukan dengan pasti yang dapat ditentukan adalah kemungkinan menemukna elektron sebagai fungsi jarak dari inti atom”.

Baca :   Jumlah Tiga Bilangan Sama Dengan 45

Daerah dangan kemungkinan terbesar ditemukan elektron disebut orbital. Orbital digambarkan berupa awan, yang tebal tipisnya menyatakan besar kecilnya kemungkinan ditemukan elektron di daerah tersebut.

Elektron bergerak mengelilingi inti pada orbital. Orbital menggambarkan daerah kebolehjadian ditemukannya elektron.

Kemudian Werner Heisenberg mengemukakan bahwa metode eksperimen yang digunakan untuk menemukan posisi atau momentum suatu partikel seperti elektron dapat menyebabkan perubahan, baik pada posisi, momentum atau keduanya.

Teori Schrodinger dan prinsip ketidakpastian Heisenberg melahirkan model atom mekanika kuantum sebagai berikut:

1. Posisi elektron dalam atom tidak dapat ditentukan dengan pasti.

ii. Cantlet mempunyai kulit elektron.

3. Setiap kulit elektron memiliki subkulit elektron.

4. Setiap subkulit elektron memiliki sub-sub kulit elektron.

Kesimpulan Mengenai Model Atom Mekanika Kuantum

Model atom mekanika kuantum didasarkan pada:

one. elektron bersifat gelombang dan partikel, oleh Louis de Broglie (1923).

two. persamaan gelombang elektron dalam cantlet, oleh Erwin Schrodinger (1926).

3. asas ketidakpastian, oleh Werner Heisenberg (1927).

Menurut teori atom mekanika kuantum, elektron tidak bergerak pada lintasan tertentu. Berdasarkan hal tersebut maka model atom mekanika kuantum adalah sebagai berikut:

a) Atom terdiri atas inti atom yang mengandung proton dan neutron, dan elektronelektron mengelilingi inti atom berada pada orbital-orbital tertentu yang membentuk kulit atom, hal ini disebut dengan konsep orbital.

b) Dengan memadukan asas ketidakpastian dari Werner Heisenberg dan mekanika gelombang dari Louis de Broglie, Erwin Schrodinger merumuskan konsep orbital sebagai suatu ruang tempat peluang elektron dapat ditemukan.

c) Kedudukan elektron pada orbital-orbitalnya dinyatakan dengan bilangan kuantum.

Kelebihan dan Kekurangan Model Atom Mekanika Kuantum

Teori dan model atom mekanika kuantum yang diajukan oleh Erwin Schrodinger berhasil menyempurnakan beberapa kelemahan yang ada dalam teori cantlet Niels Bohr sekaligus membuka pemahaman baru mengenai struktur atom dan pergerakan elektron di dalam atom.

Baca :   Tentukan Luas Bangun Datar Berikut Dengan Teliti

Berikut ini beberapa keunggulan atau kelebihan teori atom mekanika kuantum (modern):

1. Dapat menjelaskan posisi kebolehjadian ditemukannya elektron.

2. Dapat menjelaskan posisi elektron saat mengorbit.

3. Dapat mengukur perpindahan energi eksitasi dan emisinya.

4. Mengidentifikasi proton dan neutron pada inti sedangkan elektron pada orbitalnya.

Teori cantlet mekanika kuantum didukung dengan rumusan persamaan gelombang yang ditemukan oleh Schrodinger, yaitu persamaan berupa fungsi suatu ruang tiga dimensi (3D). Kelemahannya, yaitu sebagai berikut.

1. Rumusan persamaan gelombang hanya dapat diterapkan secara eksak untuk partikel dalam kotak dan atom dengan elektron tunggal.

2. Model atom mekanika kuantum sulit diterapkan untuk sistem makroskopis (skala lebih besar) dengan kumpulan atom misalnya pada tumbuhan, hewan dan manusia.

Teori Atom Mekanika Kuantum Menurut Para Ahli

Terdapat beberapa ahli serta ilmuwan yang mengeluarkan pendapat mereka mengenai teori atom mekanika kuantum, berikut beberapa penjelasannya.

ane. Louis Victor de Broglie

Ahli yang pertama yaitu Louis Victor de Broglie mengungkapkan pendapatnya mengenai teori atom mekanika kuantum dengan mengatakan bahwa gerakan partikel seperti elektron yang memiliki berbagai sifat panjang gelombang, yang membuat berlakunya hukum gelombang sebagai berikut.

Hukum Gelombang: λ = h/p = h/(k.five)

Kelemahan Teori Atom Mekanika Kuantum

Source: https://apaartidari.com/kelebihan-dan-kelemahan-mekanika-kuantumgelombang

Check Also

Contoh Soal Perkalian Vektor

Contoh Soal Perkalian Vektor. Web log Koma – Setelah mempelajari beberapa operasi hitung pada vektor …