Jika Di Katoda Diperoleh Tembaga Sebesar 6 35 Gram

Jika Di Katoda Diperoleh Tembaga Sebesar 6 35 Gram

Elektrolisis hancuran CuSO₄ dengan elektroda karbon dikatoda termendak Cu sebanyak 6,35 gram (Ar Cu = 63,5 g/mol). Maka :

a. Reaksi yang terjadi pada anoda  yaitu
2H₂Udara murni ⇒ 4H⁺ + O₂ + 4e .

b. Debit tabun O₂ (STP) sreg anoda adalah
1,12 L.

c. pH larutan yang terpelajar seandainya larutan CuSO₄ yang dielektrolisis sebanyak 500 mL yakni

1 – log 4.



Perampungan Pertanyaan :

Diketahui : Massa Cu = 6,35 gram

Ar Cu = 63, g/mol

Elektrolisis CuSO₄ dengan elektroda karbon (C)

V CuSO₄ = 500 mL = 0,5 L

Ditanya : a. Reaksi di anoda ?

b. Debit gas Peledak murni₂ di anoda ?

c. pH ?

Jawab :

Persiapan Purwa (I)

Buatlah reaksi di katoda dan anoda dengan menggunakan takdir sebagai berikut :

Katoda : Cu²⁺ + 2e ⇒  Cu

Anoda : 2H₂O ⇒ 4H⁺ + O₂ + 4e

Qada dan qadar yang digunakan :

  • Katoda : Kation golongan peralihan yang direduksi adalah kation tersebut menjadi : Mˣ⁺ + 2e ⇒  M
  • Anoda : Anion nan mengandung zarah O (SO₄²⁻, NO₃⁻, dan ClO₃⁻) yang dioksidasi adalah H₂Ozon menjadi : 2H₂Ozon ⇒ 4H⁺ + O₂ + 4e .

LANGKAH KEDUA (II)

Hitu mol Cu dengan memperalat rumus misal berikut :

lengkung langit = massa/ Mr

Keterangan : t = mol zat (mol)

konglomerat = komposit zat (gram)

Mr = Massa molekul nisbi (g/mol

Maka prinsip menghitungnya yaitu :

mol Cu = agregat/ Mr

= 6,35 gram/ 63,5 g/mol

= 0,1 mol

Langkah KETIGA (III)

Hitung mol elektron berdasarkan reaksi di katoda dengan menunggangi cara sebagai berikut :

Baca :   Elektrode Yang Digunakan Pada Baterai Kering Adalah

Katoda : Cu²⁺ + 2e ⇒  Cu

mol e =

× mol Cu

=
\frac{2}{1}

× 0,1 mol

= 0,2 mol

Anju KEEMPAT (IV)

Hitung mol asap oksigen (Udara murni₂) berdasarkan reaksi di anoda dengan menggunakan mandu sebagai berikut :

Anoda : 2H₂Ozon ⇒ 4H⁺ + O₂ + 4e

mol O₂ =
\frac{Koefisien~O2}{Koefisien~e}

× mol e

=
\frac{1}{4}

× 0,2 mol

= 0,05 mol

Persiapan KELIMA (V)

Hitung Piutang gas oksigen (O₂) di anoda dengan menunggangi cara seumpama berikut :

ufuk = V/ 22,4 L/mol

Warta : lekuk langit = mol zat (mol)

V = volume zat (L)

Maka mandu menghitungnya adalah :

V Ozon₂ = mol × 22,4 L/mol

= 0,05 mol × 22,4 L/mol

= 1,12 L

Awalan KEENAM (VI)

Hitung mol H⁺ berdasarkan reaksi di anoda dengan menggunakan cara bagaikan berikut :

Anoda : 2H₂O ⇒ 4H⁺ + O₂ + 4e

mol H⁺ =
\frac{koefisien~H^+}{koefisien~O2}

× mol O₂

=
\frac{4}{1}

× 0,05 mol

= 0,2 mol

LANGKAH KETUJUH (VII)

Hitung pH larutan CuSO₄ beralaskan reaksi di anoda dengan memperalat kaidah bak berikut :

M = mol/ V

Wara-wara : M = pemfokusan (M)

mol = mol zat (mol)

V = Debit (L)

Maka cara menghitungnya ialah :

[H⁺] = mol/ V

= 0,2 mol / 0,5 L

= 0,4 M

= 4 × 10⁻¹ M

pH = – gelondong [H⁺]

= – gelondong 4 × 10⁻¹ M

= 1 – gelondong 4

Pelajari lebih lanjur :


Materi tentang reaksi elektrolisis brainly.co.id/tugas/132095

Materi adapun reaksi elektrolisis brainly.co.id/tugas/4527910

Materi akan halnya reaksi elektrolisis brainly.co.id/tugas/12522447

Materi mengenai reaksi elektrolisis brainly.co.id/tugas/12326544

Materi tentang perhitungan pH cemberut dan basa brainly.co.id/tugas/9737089

Materi tentang perhitungan pH bersut dan basa brainly.co.id/tugas/22503206

————————————————-


Detail Jawaban :


Kelas : 12

Mapel : Kimia

Gerbang : 2

Kode : 12.7.2

Pengenalan Kunci : Reaksi elektrolisis dengan elektroda inert

Jika Di Katoda Diperoleh Tembaga Sebesar 6 35 Gram

Sumber: https://blog.unbrick.id/jika-di-katoda-diperoleh-tembaga-sebesar-6-35-gram/

Check Also

Contoh Soal Perkalian Vektor

Contoh Soal Perkalian Vektor. Web log Koma – Setelah mempelajari beberapa operasi hitung pada vektor …