Jelaskan Mengapa Kesetimbangan Kimia Disebut Kesetimbangan Dinamis

Jelaskan Mengapa Kesetimbangan Kimia Disebut Kesetimbangan Dinamis

Akses instan ke jawaban di aplikasi kami

Dan jutaan jawaban atas pertanyaan lain tanpa iklan

Lebih pintar, unduh sekarang!

atau

Lihat beberapa iklan dan buka blokir jawabannya di situs

Lihat Foto

Ilustrasi kimia

KOMPAS.com
– Dalam ilmu kimia ada yang disebut dengan kesetimbangan kimia yang berarti berhentinya suatu reaksi.

Kesetimbangan terjadi saat tidak ada reaktan yang bereaksi, sehingga tidak ada produk yang dihasilkan.

Kesetimbangan kimia terbagi menjadi dua yaitu kesetimbangan dinamis dan kesetimbangan statis. Kali ini kita akan mempelajari kesetimbangan dinamis.

Pengertian Kesetimbangan Dinamis

Dilansir dari BBC, kesetimbangan dinamis adalah kesetimabangan kimia yang bersifat reversible atau dapat dibalikkan.

KOMPAS.com/SILMI NURUL UTAMI
Persamaan reaksi bolak-balik

Reaksi reversible ini reaktannya dapat menghasilkan produk. Namun produknya dapat kembali menghasilkan reaktan dengan laju reaksi yang sama.

Baca juga: Persamaan Reaksi Kimia

Kesetimbangan dinamis hanya dapat tejadi pada reaksi kimia bolak-balik. Kesetimbangan dinamis tidak dapat terjadi pada reaksi yang tidak bisa dikembalikan seperti reaksi pembakaran kayu.

Kayu yang dibakar akan berubah menjadi abu dan arang dan tidak bisa dikembalikan menjadi kayu.

Kesetimbangan dinamis pada reaksi bolak-balik terjadi secara terus-menerus. Reaktan menjadi produk, dan produk menjadi reaktan.

Dilansir dari Chemguide, kesetimbangan dinamis hanya dapat terjadi pada sistem tertutup di mana tidak ada energi yang dikurangi atau ditambahkan pada sistem.

KOMPAS.com/SILMI NURUL UTAMI
Perbedaan reaksi pada sistem tertutup dan terbuka

Pada gambar terlihat bahwa pada sistem terbuka gas iodin akan keluar dan Kristal iodin akan terus berubah menjadi gas hingga habis.

Pernahkah kalian memperhatikan air yang mendidih di dalam panci? Air yang direbus melewati titik didihnya akan berubah menjadi uap. Kalau kita meletakkan penutup di atas panci, uap tersebut akan terperangkap dan terkondensasi kembali menjadi air. Kondisi ketika jumlah molekul yang meninggalkan cairan sama dengan jumlah uap yang kembali menjadi cair disebut dengan kondisi setimbang. Singkatnya, kondisi setimbang diperoleh ketika laju evaporasi sama dengan laju kondensasi. Lalu, apa yang dimaksud dengan kesetimbangan kimia?

Kesetimbangan kimia merujuk kepada keadaan ketika konsentrasi reaktan dan produk tidak berubah seiring waktu. Keadaan ini bersifat reversibel, yaitu dapat bereaksi balik membentuk reaktan. Ini dapat terjadi ketika laju reaksi maju sama dengan laju reaksi balik.

Kesetimbangan kimia didapat dalam proses kimia, contohnya adalah reaksi antara hidrogen dan iodin. Bagaimana karakteristiknya dan apa saja jenis-jenisnya? Ayo kita bahas di artikel berikut ini.

Baca :   Suatu Pabrik Kertas Dengan Bahan Dasar Kayu

Karakteristik

Ada beberapa karakteristik dari kesetimbangan kimia. Pertama, konsentrasi masing-masing reaktan dan produk menjadi konstan di titik keseimbangan. Kedua, bersifat dinamis. Artinya, kesetimbangan pada laju reaksi maju sama dengan laju reaksi mundur.

(Baca juga: Mengenal 5 Hukum Dasar Kimia, Ada Apa Saja?)

Ketiga, ini hanya dapat diperoleh di wadah tertutup. Keempat, katalis tidak mengubah keadaan setimbang, tapi mengubah waktu yang diperlukan untuk mencapai kesetimbangan.

Karakteristik yang terakhir adalah kesetimbangan kimia dapat dicapai dari dua arah.

Jenis-Jenis

Kesetimbangan dapat dibagi menjadi dua, yaitu kesetimbangan statis dan kesetimbangan dinamis.

Kesetimbangan statis
terjadi ketika semua gaya yang bekerja pada objek bersifat seimbang, yaitu tidak ada gaya yang dihasilkan. Sementara itu,
kesetimbangan dinamis
diperoleh ketika semua gaya yang bekerja pada objek bersifat seimbang, tapi objeknya sendiri bergerak.

Kesetimbangan kimia sendiri termasuk ke dalam kategori dinamis karena terdiri dari reaksi maju, ketika reaktan menghasilkan produk, dan reaksi balik, ketika produk menghasilkan reaktan. Selain itu, perbandingan relatif dari setiap zat kimia yang terlibat juga tidak berubah. Sama seperti kesetimbangan kimia, kesetimbangan dinamis hanya dapat terjadi dalam sistem tertutup pada suhu yang konstan.

Berdasarkan keadaan fisik reaktan dan produknya, terdapat dua kelompok kesetimbangan, yaitu kesetimbangan homogen dan kesetimbangan heterogen.

Kesetimbangan homogen
terjadi ketika semua reaktan dan produk berada dalam fase yang sama. Contohnya dapat dilihat pada reaksi di bawah ini.

Kebalikannya,
kesetimbangan heterogen
terjadi ketika reaktan dan produk tidak dalam fase yang sama. Contohnya dapat dilihat pada reaksi di bawah ini.

Halo Sobat Zenius! Bagi elo yang lagi duduk di bangku kelas 11 pasti sedang belajar materi kimia yang satu ini, ya? Yap, materi kesetimbangan kimia bisa dibilang susah-susah gampang, nih. Elo bisa belajar selengkapnya dalam artikel ini!

Kalau dilihat dari segi bahasa, “kesetimbangan” dalam KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) didefinisikan sebagai hal (keadaan, sifat) setimbang, sementara kata ‘kimia” dalam KBBI didefinisikan sebagai ilmu tentang susunan, sifat, dan reaksi suatu unsur zat.

Terdengar simpel mungkin, ya? Akan tetapi, konsep dari materi yang satu ini nggak sesederhana itu, lho!

Supaya Sobat Zenius dapat memahaminya dengan baik, gue akan coba memberikan gambaran mengenai materi kesetimbangan kimia dalam artikel ini.

Di sini, elo akan belajar banyak hal, mulai dari rumus kesetimbangan kimia, tetapan kesetimbangan, kesetimbangan dinamis, dan masih banyak lagi.

Penasaran seperti apa? Simak artikelnya sampai selesai, yuk!

Kesetimbangan Dinamis

Ilustrasi Mahasiswa jurusan kimia (Dok. Shaiith/Getty Images via ThoughtCo.com)

Sebelum membahas lebih lanjut mengenai materi yang satu ini, gue mau ngajak elo semua buat tahu pengertian kesetimbangan kimia.

Secara sederhana, kesetimbangan kimia adalah suatu keadaan dimana kecepatan dapat berlangsung dari kiri ke kanan dan sebaliknya, dengan kecepatan yang sama baik dari kiri maupun dari kanan pada suhu tertentu.

Baca :   Rangkaian Hambatan 1

Kesetimbangan kimia hanya terjadi pada reaksi balik atau yang sering disebut reaksi reversibel

Buat yang belum tahu pengertian reaksi reversibel, reaksi ini merupakan
salah satu reaksi kimia, di mana reaksinya dapat berlangsung dalam dua arah alias tidak hanya reaktan yang dapat menjadi produk, tapi produk juga bisa berubah jadi reaktan kembali atau biasa disebut terjadi pada reaksi tertutup, dimana tidak ada perpindahan materi.

Meskipun terlihat seakan-akan tidak terjadi perubahan secara makroskopis, namun secara mikroskopis, sebenarnya terjadi reaksi yang terus berlangsung bolak-balik, fenomena ini disebut sebagai kesetimbangan dinamis.

Kesetimbangan dinamis adalah keadaan berlangsungnya dua proses yang berlawanan pada kecepatan yang sama serta total konsentrasi senyawa tidak mengalami perubahan seiring berjalannya waktu.

Meskipun terlihat rumit, sebenarnya fenomena ini mungkin sering kita temui dalam kehidupan sehari-hari.

Misalnya, saat elo masak air di panci dalam keadaan tertutup. Pada saat kita masak pasti akan muncul uap-uap air di tutup pancinya kan? Nah, sebenarnya tanpa kita sadari

kecepatan pengembunan uap sama dengan kecepatan penguapan cairan
.

Meskipun molekul secara terus menerus bergerak bolak balik di antara keadaan cair dan gas, yaitu proses dinamis, keadaan akan tercapai kalau tekanan uap tidak berubah atau tetap dengan berjalannya waktu.

Tekanan uap cairan adalah sifat yang berkaitan dengan keadaan setimbang dan merupakan contoh tetapan kesetimbangan. Itulah mengapa lambang atau simbol dari kesetimbangan adalah panah dua arah (⇄)
atau biasa disebut simbol reaksi bolak balik.

Tetapan Kesetimbangan

Ilustrasi zat-zat kimia (Dok. Unsplah.com)

Setelah mengetahui pengertian kesetimbangan dinamis dan kesetimbangan kimia, kita lanjut ke pembahasan berikutnya, yaitu tetapan kesetimbangan kimia.

Tetapan kesetimbangan sendiri dibagi menjadi 2 (dua) yaitu tetapan kesetimbangan konsentrasi atau Kc, dan tetapan kesetimbangan tekanan parsial atau Kp.

Tetapan Kesetimbangan Konsentrasi (Kc)

Secara matematis, tetapan kesetimbangan konsentrasi atau Kc adalah perbandingan hasil kali konsentrasi dari produk yang dipangkatkan koefisiennya dengan hasil kali konsentrasi dari reaktannya yang dipangkatkan koefisiennya. Tetapan yang satu ini dibagi lagi menjadi 2 (dua), yaitu:

1. Kesetimbangan Homogen

Sesuai dengan namanya yang mengandung kata “homogen”, kesetimbangan ini merupakan jenis kesetimbangan yang terjadi pada saat produk dan juga reaktan nya berasal dari fase yang sama, yaitu seluruhnya gas (g) atau seluruhnya cairan (aq), seperti dibawah ini.

aA(g) + bB(g)  ⇄ cC(g) + dD(g)

  (Reaktan)         (Produk)

Maka, nilai kesetimbangan konsentrasinya disusun sebagai berikut:

Di mana,

Kc
= tetapan kesetimbangan

A
= Molaritas zat A
(M)

B
= Molaritas zat B
(M)

C
= Molaritas zat C
(M)

D
= Molaritas zat D
(M)

2. Kesetimbangan Heterogen

Setelah memahami mengenai kesetimbangan homogen, kalian pasti udah bisa nebak dong mengenai kesetimbangan Heterogen? Yap, Kesetimbangan heterogen merupakan jenis kesetimbangan yang terjadi pada saat produk dan reaktan memiliki fase yang berbeda. Di mana yang hanya mempengaruhi tetapan kesetimbangan hanya unsur yang berwujud gas (g) dan cairan (aq). Misalnya sebagai berikut:

Baca :   1 1 1 1 1 1

aA(aq) + bB(s)  ⇄ cC(s) + dD(g)

  (Reaktan)             (Produk)

Maka, nilai kesetimbangan disusun sebagai berikut:

Di mana,

Kc
= tetapan kesetimbangan

A
= Molaritas zat A

(M)

D
= Molaritas zat D
(M)

Tetapan Kesetimbangan Tekanan Parsial (Kp)

Ilustrasi orang dan zat kimia (Dok. Arsip Zenius)

Berbeda dengan kesetimbangan konsentrasi atau Kc, pada tetapan kesetimbangan kimia tekanan parsial atau Kp hanya fase dalam wujud gas yang diperhitungkan mempengaruhi tetapan keseimbangannya.

Untuk menentukan tekanan parsial suatu zat dari tekanan parsial totalnya digunakan persamaan sebagai berikut:

Kenapa diperlukan nilai P suatu zat? Karena akan digunakan untuk mencari Kp-nya.

Sama halnya dengan tetapan kesetimbangan konsentrasi, tetapan kesetimbangan tekanan parsial juga dibagi menjadi 2 (dua) yaitu reaksi homogen dan heterogen. Dengan susunan persamaan sebagai berikut:

Reaksi Homogen

Reaksi Heterogen

Karena reaksi heterogen hanya memperhitungkan fase berwujud gas (g) yang mempengaruhi tetapan kesetimbangan, maka susunan Kp terhadap reaksi heterogen adalah sebagai berikut:

Hubungan Kc dan Kp

Lalu, apa hubungan antara Kc dan Kp? Secara matematis, hubungan keduanya tersusun sebagai berikut:

Di mana,

R
= konstanta 0,082 L atm/mol K

T
= suhu
Kelvin (K)

Contoh Soal Kesetimbangan Kimia dan Jawabannya

Ilustrasi siswa ujian (Dok Freepik.com)

Prinsip Le Châtelier

Seorang kimiawan asal Perancis yaitu Henri Louis Le Chatelier pada 1884 mengungkapkan yang saat ini terkenal dengan sebutan Prinsip Le Chatelier atau asas Le Chatelier yaitu yang berbunyi sebagai berikut:

“Apabila pada suatu sistem kesetimbangan dilakukan gangguan dalam bentuk perubahan temperatur, tekanan, atau konsentrasi spesies yang terlibat dalam reaksi, maka sistem akan bereaksi sedemikian rupa, yang akan sedikit mengganggu kesetimbangan, dalam rangka mencapai kesetimbangan yang baru.”

Artinya, bila pada suatu sistem yang setimbang mengalami gangguan atau terganggu maka sistem akan menyesuaikan sedemikian rupa agar dampak dari perubahan tersebut dibatalkan.

Di mana prinsip ini digunakan untuk memanipulasi reaksi reversibel dan meningkatkan rendemen reaksi.

Kurang lebih begitulah pembahasan mengenai materi kesetimbangan kimia kelas 11. Semoga setelah membaca artikel ini Sobat Zenius jadi semakin paham, ya dan nggak  kesulitan lagi saat mengerjakan soal tentang materi yang satu ini.

Jika Sobat Zenius tertarik untuk menyimak pembahasan di atas melalui video yang dibawakan oleh tutor Kimia Zenius, elo bisa akses secara gratis di


Materi Kesetimbangan Kimia

.

Selain ada pembahasan berupa

whiteboard

video, juga ada contoh soal, loh! Semoga artikel ini membantu ya, guys. Selamat belajar!

Baca Juga Artikel Lainnya


Ikatan Kimia

Macam-macam Zat dan Perubahannya

Sistem Periodik Unsur

Originally published:February 18, 2021

Updated by:Maulana Adieb

Jelaskan Mengapa Kesetimbangan Kimia Disebut Kesetimbangan Dinamis

Sumber: https://apaartidari.com/jelaskan-mengapa-kesetimbangan-kimia-disebut-kesetimbangan-dinamis

Check Also

Contoh Soal Perkalian Vektor

Contoh Soal Perkalian Vektor. Web log Koma – Setelah mempelajari beberapa operasi hitung pada vektor …