Hasil Pengukuran Diameter Sebuah Kelereng Dengan Menggunakan Mikrometer Sekrup

Hasil Pengukuran Diameter Sebuah Kelereng Dengan Menggunakan Mikrometer Sekrup

Hasil pengukuran tebal sebuah buku fisika menggunakan jangka sorong seperti diperlihatkan pada gambar di atas adalah. Hasil ukur = skala utama + skala nonius = 4,10 cm + 0,07 cm = 4,17 cm.

Alat Ukur Yang Cocok Digunakan Untuk Mengukur Diameter

Alat untuk mengukur diameter sebuah kelereng yang paling tepat adalah.

Seorang siswa mengukur diameter kelereng menggunakan jangka sorong. Nilai 0,05 mm tersebut merupakan setengah dari tingkat keakuratan atau ketelitian jangka sorong yakni 0,1 mm. Siswa dapat menentukan massa jenis zat dengan menggunakan mikrometer jangka sorong, gelas ukur dan neraca. Penggaris digunakan untuk mengukur panjang benda dengan skala terkecil 1 mm atau 0,1 cm.

Seorang siswa mengukur diameter kelereng menggunakan jangka sorong, hasilnya seperti pada gambar. Seorang siswa akan mengukur jarak dari rumah ke sekolahnya dengan melakukan pengukuran langsung, yaitu mengukur jalan yang menghubungkan kedua tempat tersebut dengan menggunakan suatu alat ukur. Seorang siswa mengukur diameter sebuah kelereng menggunakan jangka sorong seperti terlihat pada gambar berikut:diameter kelereng tersebut adalaha.

Siswa tersebut melakukan percobaan dengan mengukur massa dan diameter kelereng tersebut dan data dicatat dalam tabel seperti di bawah ini. Seorang siswa mengukur diameter kelereng menggunakan jangka sorong, hasilnya seperti pada gambar. Soal tantangan fisika smp kelas 7 tentang pengukuran dan alat ukurnya.

4 jangka sorong perhatikan gambar berikut! Soal un 20052006 hasil pengukuran diameter sebuah kelereng dengan menggunakan mikrometer sekrup ditunjukkan oleh gambar di bawah tentukan besar dari diameter kelereng. Seorang siswa mengukur diameter sebuah pipa menggunakan jangka sorong seperti terlihat pada gambar berikut.

6,46 cm pembahasan membaca jangka sorong, bisa ya. Kemudian, saya sangat menyarankan anda untuk membaca pertanyaan selanjutnya yaitu urutanalat yang memiliki ketelitian dari yang rendah ke tinggi. Dilansir dari encyclopedia britannica, perhatikan gambar berikut!

Keuntungan penggunaan jangka sorong adalah dapat digunakan untuk mengukur diameter sebuah. Ketelitian atau ketidakpastian dari penggaris 0,5 mm atau 0,05 cm. Seorang siswa mengukur diameter sebuah pipa menggunakan jangka sorong seperti terlihat pada gambar.

Jangka sorong digunakan untuk mengukur panjang benda maksimum 10 cm. Soal un 2005/2006 hasil pengukuran diameter sebuah kelereng dengan menggunakan mikrometer sekrup, ditunjukkan oleh gambar di bawah, tentukan besar dari diameter kelereng tersebut! Pengukuran panjang dengan jangka sorong.

Baca :   Sudut Yang Besarnya 180 Derajat Disebut Sudut

Jangka sorong merupakan sebuah alat ukur yang digunakan untuk mengukur diameter suatu benda, baik diameter dalam maupun diameter luar. Suatu balok kayu diukur menggunakan jangka sorong dengan hasil pengukuran seperti gambar dibawah. Jangka sorong terdiri dari dua bagian yaitu rahang tetap dan rahang geser.

La melakukan enam kali pengukuran dengan hasil sebagai berikut: 9,28 mm pembahasan mikrometer skrup menggunakan satuan milimeter dan skala terkecilnya adalah. Seorang siswa mengukur diameter sebuah pipa menggunakan jangka sorong seperti terlihat pada gambar berikut.

Seorang remaja dapat melakukan pengukuran tebal benda menggunakan mikrometer sekrup. Kemudian, seorang temannya yaitu tanjung ditugaskan membuat laporan hasil pengukuran. 4 jangka sorong perhatikan gambar berikut!

Jangka sorong (vernier caliper) adalah suatu alat ukur panjang yang dapat digunakan untuk mengukur panjang suatu benda dengan ketelitian hingga 0,1 mm. Seorang siswa mengukur diameter kelereng menggunakan jangka sorong, hasilnya seperti pada gambar. Contoh soal ini terdiri dari beberapa model soal tentang pengukuran yang umum seperti menentukan ketidakpastian pengukuran, ketelitian alat ukur, menentukan hasil pengukuran, melaporkan hasil pengukuran, cara membaca skala mikrometer skrup, cara membaca skala jangka sorong, mengukur panjang dan diameter suatu benda menggunakan.

Jangka sorong digunakan pula untuk mengukur panjang benda maksimum 20 cm. Tino, seorang siswa sma ditugaskan mengukur diameter sebuah kelereng dengan menggunakan jangka sorong. Seorang siswa mengukur diameter kelereng menggunakan jangka sorong, hasilnya seperti pada gambar.

Oleh karena itu, dalam menyajikan laporan dari pengukuran menggunakan jangka sorong harus ada nilai ketidakpastiannya sebesar 0,05 mm. Hasil ukur = skala utama + skala nonius = 4,10 cm + 0,07 cm = 4,17 cm. Timbanglah kelereng dengan neraca (m).

Diameter kelereng adalah 5,65 cm. L = x ± δ x. Keuntungan penggunaan jangka sorong adalah dapat dipergunakan untuk mengukur diameter sebuah kelereng diameter dalam sebuah tabung atau cincin maupun kedalam sebuah tabung.

Jadi, cara pelaporan data hasil pengukuran alat ini mengikuti pola berikut: Hasil pengukuran jangka sorong merupakan penjumlahan dari pembacaan kedua skala tersebut. Jangka sorong memiliki dua skala yaitu skala utama dan skala nonius.

Baca :   Operasi Hitung Yang Sesuai Dengan Garis Bilangan Tersebut Adalah

Ukur diameter kelereng dengan menggunakan mikrometer dan jangka sorong (d). Skala utama jangka sorong berada di atas.

Seorang siswa mengukur diameter sebuah kelereng

tentukan besar torsi atau momen gaya bila poros di titik O

Alat Untuk Mengukur Diameter Sebuah Kelereng Yang Paling

tentukan besar torsi atau momen gaya bila poros di titik O

T8/07/2017

Mikrometer sekrup adalah salah satu alat ukur yang bisa mengukur ketebalan benda – benda yang sangat tipis. Jadi pastinya alat ini punya ketelitian pengukuran yang jauh lebih baik dibandingkan jangka sorong atau alat ukur lainnya. Nah, karena sangat jarang digunakan dalam kehidupan sehari – hari, kita perlu belajar tentunya bagaimana cara menggunakan alat ukur mikrometer sekrup ini. Sebelum kita belajar langkah – langkah pengukuran menggunakan mikrometer sekrup, ada baiknya kita belajar mengenai bagian – bagian dari mikrometer sekrup.




Bagian – Bagian Mikrometer Sekrup

Mikrometer sekrup terdiri dari :
1. Dua selubung yang disebut dengan selubung ulit dan selubung putar. Disbut dengan selubung putar karena posisinya memang bisa diubah – ubah sesuai dengan ukuran benda dengan cara diputar. 2. Dua skala yaitu skala utama dan skala nonius (skala putar). Kedua skala dimulai dari titik 0 dimana skala utama dan skala nonius memiliki satuan mm.

Bagaimanan Melakukan Pengukuran dengan Mirkometer Sekrup?

Untuk melakukan pengukuran dengan mirkometer sekrup, ikutilah langkah – langkah berikut ini : 1. Jepit benda yang akan diukur diameternya diantara selubung ulir dan selubung putar. Pastikan benda yang akan diukur tersebut benar – benar terjepit oleh kedua selubung. Kita bisa menyesuaikannya dengan cara memutar selupung putar. 2. Setelah pas, kuncilah meikrometer sekrup agar hasil pengukuran tidak bergeser – geser. Misalnya kita dapat hasil pengukurannya adalah sebagai berikut :

3. Kemudia kita akan membaca skala yang ditunjukkan oleh mkrometer sekrup. Pertama baca skala utama. Untuk membaca skala utama, lihat garis yang mendekati tepi skala nonius. Berdasarkan gambar diatas, skala utamanya adalah = 5,5 mm 4. Menentukan skala nonius. Caranya sama dengan jangka sorong dimana kita cari garis pada skala nonius yang tepat berhimpitan dengan skala utama. Perhatikanlah gambar berikut : Skala nonius berdasarkan gambar diatas adalah 0,27 mm 5. Untuk menentukan ukuran beda digunakan rumus : Ukuran benda = skala utama + skala nonius

Baca :   Bunyi Sebuah Mesin Menghasilkan Taraf Intensitas Bunyi Sebesar 30 Db


= 5,5 mm + 0,27 mm


= 5,77 mm Oke, sampai disini paham ya bagaimana cara kita mengukur ukuran suatu benda dan membaca skalanya menggunakan mikrometer sekrup. Ayao kita coba seklai lagi agar semakin paham.

Contoh Soal 1

Sebuah kelereng diukur menggunakan mikrometer sekrup dan memiliki hasil pengukuran seperti ditunjukkan oleh gambar berikut ini!

Berapakah diameter kelereng tersebut?

Pembahasan :

Besar skala utama yang ditunjukkan oleh gambar diatas adalah 3,5 mm. Skala nonius yang tepat berhimpitan dengan skala utama berdasarkan gambar diatas adalah 0,15 mm. Dengan begitu diamter kelereng adalah = skala utama + skala nonius


= 3,5 mm + 0,15 mm


= 3,65 mm

Contoh Soal 2

Sebuah kelereng akan diukur diameternya menggunakan mikrometer sekrup. Hasil pengukuran yang didapatkan ditunjukkan oleh gambar berikut!

Berapakah diameter dari kelereng tersebut?

Pembahasan :

Pertama, kita tentukan terlebih dahulu berapa dimeter kelereng tersebut! Skala utama = 7 mm Skala nonius = 0 mm Diameter kelereng = skala utama + skala nonius = 7 + 0 = 7 mm

Catatan Penting

  • Skala terkecil mikrometer sekrup adalah 0,01 mm. jadi tingkat ketelitian pengukuran dengan mikrometer sekrup adalah 0,01 mm.
  • Mikrometer sekrup sering digunakan untuk mengukur benda – benda yang ukurannya sangat tipis seperti pelat logam.
  • Walaupun mikrometer sekrup memiliki tingkat ketelitian yang jauh lebih tinggi dibandingkan jangka sorong, tetapi mikrometer sekrup hanya bisa digunakan untuk mengukur diameter luar benda.

Berdasarkan penjelasan – penjelasan dan soal yang sudah kalian kerjakan diatas, tentunya kalian akan semakin paham dalam menyelesaikan dan melakukan pengukuran menggunkan mikrometer sekrup serta menyatakan hasil pengkurannya.

Jika kalian suka dengan artikel ini, jangan lupa dishare ya dan jika masih punya pertanyaan silahkan tuliskan di kolom komentar.

Bantu Orang Untuk Temukan Artikel Ini Lewat Tombol Share Di Bawah Ini

Hasil Pengukuran Diameter Sebuah Kelereng Dengan Menggunakan Mikrometer Sekrup

Sumber: https://mempelajari.com/hasil-pengukuran-diameter-sebuah-kelereng-dengan-menggunakan-mikrometer-sekrup

Check Also

Contoh Soal Perkalian Vektor

Contoh Soal Perkalian Vektor. Web log Koma – Setelah mempelajari beberapa operasi hitung pada vektor …