Hambatan Total Dari Ketiga Resistor Adalah

Hambatan Total Dari Ketiga Resistor Adalah



Unduh PDF



Unduh PDF

Ada dua cara bikin merangkai komponen-komponen elektronik. Kawin seri merintih onderdil tanpa cabang, tentatif jalinan paralel menghubungkan suku cadang secara berdahan. Cara perangkaian resistor menentukan berapa hambatan total di dalam korespondensi.

  1. 1

    Kenali hubungan seri.

    Rangkaian kurat adalah sebuah asosiasi tanpa cabang. Semua resistor dan komponen lainnya dirangkai dalam satu jalur.

  2. 2

    Tambahkan semua kredit hambatannya.

    Di dalam rangkaian seri, kendala total sekelas dengan besaran seluruh hambatannya.[1]

    Setiap resistor dialiri besaran aliran yang proporsional sehingga setiap resistor berkarya seperti nan kita harapkan.

    • Misalnya, sebuah gayutan seri memiliki sebuah resistor 2 Ω (Ohm), sebuah resistor 5 Ω, dan sebuah resistor 7 Ω. Kendala total dari perantaraan tersebut adalah 2 + 5 + 7 = 14 Ω.
  3. 3

    Hitung bermula lautan diseminasi atau tegangan.

    Seandainya Dia lain mengetahui besar rintangan masing-masing resistor, gunakan Hukum Ohm: V = IR, atau tekanan listrik = arus x hambatan. Langkah pertama adalah menentukan besaran revolusi dan tegangan kuantitas n domestik rangkaian:

    • Segara sirkulasi pada sebuah perikatan binar setara pada setiap titik pada aliansi.[2]

      Jika Anda mengerti besar sirkulasi pada titik mana pun, gunakan nilai tersebut pada persamaan ini.
    • Tegangan total seperti mana tekanan listrik dari catu daya (aki). Besar tegangan total lain seperti samudra voltase pada satu komponen.[3]
  4. 4

    Masukkan besaran-total ini ke dalam Hukum Ohm.

    Ubah rumus V = IR lakukan mencari kendala: R = V / I (hambatan = tegangan / arus). Masukkan total yang Anda temukan ke dalam rumus ini bakal mencari hambatan total.

    • Misalnya, sebuah rangkaian seri dipasangkan baterai 12 V, dan sirkulasi nan terukur merupakan 8 Ampere. Kendala total di seluruh pergaulan adalah RTepi langit

      = 12 V / 8 A = 1,5 Ohm.

    Iklan

  1. 1

    Pahami pertautan paralel.

    Sebuah sangkutan dikatakan paralel apabila bertangkai sebelum beraduk kembali. Arus mengalir sreg saban cabang interelasi.

    • Sekiranya perantaraan Anda mempunyai beberapa resistor plong jalur utama (sebelum maupun selepas cabang), alias ada suatu atau lebih resistor pada sebuah cabang, langsung lihat rangkaian hubungan.
  2. 2

    Hitung obstruksi total kerjakan per simpang.

    Oleh karena tiap resistor cuma mengurangi arus saat melewati satu silang, tiap resistor secara keseluruhan hanya berdampak katai pada rintangan total seluruh rangkaian. Rumus buat hambatan jumlah RCakrawala

    adalah












    1



    R



    T









    =





    1



    R



    1









    +





    1



    R



    2









    +





    1



    R



    3









    +

    .

    .

    .





    1



    R



    n













    {\displaystyle {\frac {1}{R_{T}}}={\frac {1}{R_{1}}}+{\frac {1}{R_{2}}}+{\frac {1}{R_{3}}}+…{\frac {1}{R_{cakrawala}}}}




    , di mana R1

    adalah obstruksi total sreg cabang pertama, R2

    adalah hambatan besaran pada cabang kedua, dan lebih jauh hingga cabang bontot Rn.

  3. 3

    Hitung dari aliran atau voltase total.

    Takdirnya Sira tak mengarifi total per hambatan, mulailah dari besaran arus dan tegangan:

    • Internal rangkaian paralel, besar tegangan pada satu cabang seperti mana lautan voltase kuantitas seluruh sangkut-paut.[4]

      Selama Kamu memafhumi lautan voltase untuk satu silang, Sira bisa mulai menotal. Tegangan besaran seperti mana tegangan berbunga catu sosi, seperti baterai.
    • Dalam pertalian paralel, besaran arus boleh kaprikornus farik plong masing-masing cabang. Ia harus tahu rotasi
      kuantitas, atau Engkau tidak akan boleh mencari hambatan total.
  4. 4

    Masukkan besaran-jumlah ini ke dalam Hukum Ohm.

    Jika Anda memaklumi aliran dan tekanan listrik total kerjakan seluruh rangkaian, Anda bisa berburu hambatan kuantitas menggunakan Hukum Ohm: R = V / I.

    • Misalnya, sebuah perkariban paralel diberi tegangan 9 V dan arus kuantitas 3 Ampere. Obstruksi totalnya adalah RT

      = 9 V / 3 A = 3 Ω.
  5. 5

    Perhatikan cabang dengan hambatan nol.

    Jika ada sebuah simpang nan tidak memiliki hambatan sama sekali, seluruh arus akan bersirkulasi menerobos silang itu. Hambatan berpokok kombinasi ini adalah 0 Ohm.

    • Intern penerapan praktik, ini berarti ada resistor yang rusak alias mengalami persebaran pendek (korsleting), dan aliran nan besar boleh destruktif fragmen enggak pada rangkaian.[5]

    Iklan

Baca :   Gerak Lurus Yang Mempunyai Kecepatan Tetap Adalah
  1. 1

    Pecah rangkaian menjadi sejumlah bagian seri dan paralel.

    Sebuah rangkaian relasi punya beberapa komponen yang dihubungkan secara cerah, dan sejumlah yang lain secara paralel (plong cabang yang berbeda). Tatap pada diagram putaran mana yang bisa disederhanakan menjadi satu adegan kurat atau paralel. Lingkari masing-masing bagian tersebut kendati gampang dikerjakan.

    • Misalnya, sebuah rangkaian n kepunyaan sebuah resistor 1 Ω dan sebuah resistor 1,5 Ω nan dihubungkan secara kilap. Setelah resistor kedua, kekeluargaan memecah menjadi dua, satu dengan resistor 5 Ω dan yang lain dengan resistor 3 Ω.
      Lingkari kedua cabang paralel lakukan memisahkannya berasal keseluruhan rangkaian.
  2. 2

    Cari hambatan bagi bagian paralel.

    Gunakan rumus kendala paralel












    1



    R



    T









    =





    1



    R



    1









    +





    1



    R



    2









    +





    1



    R



    3









    +

    .

    .

    .





    1



    R



    n













    {\displaystyle {\frac {1}{R_{Falak}}}={\frac {1}{R_{1}}}+{\frac {1}{R_{2}}}+{\frac {1}{R_{3}}}+…{\frac {1}{R_{n}}}}

    untuk mencari hambatan total dari episode paralel pada rangkaian.

  3. 3

    Sederhanakan diagram.

    Serupa itu Anda menemukan hambatan jumlah pada putaran paralel, coret putaran itu dari tabulasi. Anggap bagian itu sebagai satu komponen dengan besar hambatan sebagai halnya besaran yang telah Sira temukan.

    • Intern contoh di atas, abaikan dua cagak tersebut dan perlakukan seperti sebuah resistor dengan rintangan 1,875 Ω.
  4. 4

    Tambahkan obstruksi secara kilauan.

    Begitu Beliau menukar episode paralel menjadi sebuah resistor khusus, tabel menjadi sederhana adalah sebuah rangkaian seri. Hambatan kuantitas dari rangkaian seri sama dengan besaran seluruh hambatan, jadi jumlahkan semuanya cak bagi mendapatkan jawaban.

    • Diagram yang telah disederhanakan memiliki satu resistor 1 Ω, suatu resistor 1,5 Ω, dan bagian dengan kendala 1,875 Ω seperti nan sudah lalu kita hitung sebelumnya. Semua rangkaian ini tersambung secara sorot, kaprikornus









      R



      Falak





      =

      1

      +

      1

      ,

      5

      +

      1

      ,

      875

      =

      4

      ,

      375





      {\displaystyle R_{T}=1+1,5+1,875=4,375}




      Ω.


  5. 5

    Gunakan Hukum Ohm bikin berburu total nan bukan diketahui.

    Seandainya Anda tidak mengetahui hambatan salah satu komponen pada rangkaian, carilah cara buat mencarinya. Jikalau Anda mengetahui tegangan V ataupun sirkuit I lega komponen, cari hambatannya menggunakan hukum Ohm: R = V / I.

    Iklan

  1. 1

    Pelajari rumus kancing.

    Pokok adalah laju pengusahaan energi pada rangkaian, dan dengan laju itu energi disalurkan pada pertautan untuk menyalakan sesuatu (misalnya bola lampu).[6]

    Daya total pada sebuah rangkaian seperti mana perkalian tegangan total dengan arus total. N domestik rencana persamaan: P = VI.[7]

    • Ingat bahwa serta merta mencari hambatan total Anda harus mencerna gerendel total dari ikatan. Anda tidak sepan doang mengetahui rahasia yang mengalir pada salah satu komponen.
  2. 2

    Cari hambatan menggunakan pokok dan arus.

    Jika Anda memahami dua kuantitas ini, Ia bisa menggabungkan dua rumus untuk berburu hambatan.

    • P = VI (kunci = tegangan x arus)
    • Berpangkal Syariat Ohm kita mengetahui bahwa V = IR.
    • Substitusikan IR ke dalam V pada rumus pertama: P = (IR)I = I2R.
    • Saling rumus buat mendapatkan rumus hambatan: R = P / I2.
    • Intern interelasi seri, kuantitas sirkulasi pada suatu komponen sepadan dengan arus total. Situasi ini enggak berlaku pada rangkaian paralel.
  3. 3

    Cari rintangan menggunakan kunci dan tegangan.

    Jika Engkau namun mengetahui daya dan tegangan, Beliau bisa menunggangi pendekatan yang sama untuk berburu obstruksi. Bangun bosor makan untuk menggunakan tegangan kuantitas seluruh sangkutan, ataupun tegangan dari baterai yang dipasang puas rangkaian:

    • P = VI
    • Ubah sangkut-paut Hukum Ohm dalam I: I = V / R.
    • Substitusi V / R ke dalam I bagi rumus kunci: P = V(V/R) = V2/R.
    • Ubah rumus untuk mendapatkan hambatan: R = V2/P.
    • Dalam rangkaian paralel, kuantitas tegangan dari satu cabang sama dengan voltase total. Hal ini tidak berlaku untuk rangkaian binar: ki akbar tegangan dari satu komponen tidak setinggi dengan tekanan listrik total.

    Iklan

  • Sosi diukur dalam satuan watt (W).
  • Tekanan listrik diukur dalam rincih volt (V).
  • Sirkuit diukur intern satuan ampere (A). 1 mA =







    1





    10





    3









    {\displaystyle 1*10^{-3}}

    A = 0,001 A.


  • Total gerendel P yang digunakan di dalam rumus ini mengacu pada daya sesaat, maupun daya lega periode tertentu. Seandainya pertalian menggunakan sumber pusat AC, dayanya selalu berubah. Juru kelistrikan memperalat daya AC umumnya saat memakai rumus Pbiasanya

    = VI cosθ, di mana cosθ adalah faktor daya dari rangkaian.[8]

Iklan

Tentang wikiHow ini

Halaman ini mutakadim diakses sebanyak 505.758 mungkin.

Apakah artikel ini membantu Dia?

Hambatan Total Dari Ketiga Resistor Adalah

Sumber: https://asriportal.com/hambatan-total-dari-ketiga-resistor-adalah/

Check Also

Harga Beras 10 Kg Di Pasar

Harga Beras 10 Kg Di Pasar 4 menit Kamu pasti sudah sering sekali mendengar ungkapan, …