Gradasi Warna Hijau Crayon

Gradasi Warna Hijau Crayon.

Daftar Isi:

Baca :   Perhatikan Jaring Jaring Kubus Di Bawah Ini

Olaa.. pa kabar semua hari ini saya mau coba bikin tutorial membuat pohon dengan teknik overlaying, blending dan gradasi warna menggunakan media crayon kenapa crayon? karena ini media yg uncomplicated ga ribet tapi memiliki kemampuan maupun teknik pewarnaan yang hampir sama dengat cat lukis (tapi hampir lo ga sama-sama banget).Oke sebelum dimulai bahan yang diperlukan saat ini adalah crayon dan kertas (elementary kan?) oya diusahakan crayonnya yang lebih dari 12 warna ya biar ga susah bikin warna yang kita inginkan. Nah dibawah ini hasil dari overlaying, blending dan gradasi dengan crayon gmana lumayan kan? maaf kalau hasil foto kurang yoi maklum hasil jepretan photographic camera handphone lowend era lawas.


Oke untuk yang mau coba-coba silahkan! ya setidaknya bisa jadi bahan persiapan untuk tes gambar ujian psikotes esok hari… yuk dimulai maang.


start with numbere uno…

dinsnusantara.blogspot.com

gambar 1.a – i.b – 1.c



1.a. buat sketsa batang pohon dengan warna coklat paling tua(VANDYKE BROWN) dengan bentuk seperti di foto 1a. buat goresan garis pada pinggir-pingir dengan penekanan yang sedikit keras sehinnga terlihat jelas dan isi bagian dalamnya dengan penekanan arsiran yang sedikit ringan dengan tarikan naik turun memanjang dan tidak rapat. Buatlah dahan-dahan pohon yang pendek tidak panjang kecuali kalau kita mau membuat pohon tersebut tampa warna daun.



1.b. setelah terbentuk seperti batang pohon di foto 1a. berilah warna isi oranye muda(YELLOW Orangish) seperti di foto 1.b. sehingga rapat menutupi semua bagian dalam batang pohon tersebut, jika masih terlihat ada bintik-bintik putih dalam batang tersebut diarsir ulang hingga warna rapat dan teknik pewarnaan secara searah naik turun, tidak mencla-mencle kearah samping, atas, bawah, kiri, kanan hasilnya bisa berantakan disebabkan alur torehan crayon yg tidak searah.


1.c. Setelah itu buat sketsa bentuk pola rimbunan daun sesuka hati sebagai penanda pewarnaan. gunakanlah warna hijau yang paling tua(BLUE GREEN).


Selanjutnya untuk no ii

dinsnusantara.blogspot.com
gambar no ii.a – 2.b – 2.c
Baca :   Soal Matematika Logaritma

ii.a Setelah batang pohonya jadi beserta skets rimbunan daun kita mulai mewarnai daunnya dengan warna biru dongker(PRUSIAN BLUE) kalau tidak ada boleh biru tua laut(COBALT Blueish), sedikit tips jika mewarnai dengan crayon gunakan warna yang lebih tua terlebih dahulu agar nanti jika mengunakan warna lain yang lebih muda dapat tercampur sempurna.

2.b Warnai bagian bawah terlebih dahulu karena pada umumnya pohon gelap dibagian bawahnya karena tidak terkena cahaya langsung. Warnai bagian-bagian yang menurut perkiraan saudara saudari akan terlihat gelap agar terlihat dinamis sebarkan ke bagian-bagia lain. Persiapkan warna hijau dari yang muda sampai warna hijau tua.

2.c Lapisi warna biru dongker(PRUSIAN Bluish) yang awal dengan warna hijau paling tua(Blueish GREEN) (teknik ini disebut teknik overlayng atau melapisi). Agar warna dapat membaur dengan baik lakukan teknik pewarnaan dengan cara memutar crayon sehingga warna hijau dan biru bercampur memunculkan warna yang berbeda(disebut blending). Melakukan teknik blending ini dapat juga menggunakan media bantu dengan tisue, kain, kapas dan tangan dengan cara mengosok-gosok dua warna yang berbeda secara perlahan perlahan hingga warna berubah.

Nomor 3.

dinsnusantara.blogspot.com
gambar no 3.a – 3.b – iii.c

3.a  Babak selanjutnya ialah mewarnai daun dengan cara gradasi warna turunan hijau setelah kita tadi menggunakan hijau tua(BLUE GREEN) lalu pakai warna hijau tua sedang(Dark-green). Buat warna hijau ini bersentuhan sedikit dengan warna hasil blending Blue Light-green. Gerakan crayon secara spontanitas naik turun namun tetap padat terutama pada bagian pinggiran daun pohon dan sisakan warna putih pada kertas untuk diisi dengan warna yang lebih muda(GRASS Light-green).

3.b Isi sisa putih kertas pada daun dengan warna GRASS Green coba torehkan crayon dengan gerakan yg berbeda-beda dengan memutar, zig-zag, titik-titik maupun naik turun untuk memberikan hasil akhir  tekstural yang berbeda. Jangan takut untuk terus berekplorasi untuk mendapatkan visual effect bentuk maupun warna yng berbeda

3.c Berikan warna hijau lime(Yellowish GREEN) pada bagian sisi luar dedadunan untuk efek yg lebih cerah karena biasanya sisi bagian luar lebih terkena cahaya. Isi kembali dengan teknik blending warna GRASS GREEN dengan warna YELOW Dark-green agar terlihat lebih cerah.

Baca :   Sudut Antara Vektor a Dan B

Nomor iv.

dinsnusantara.blogspot.com
gambar 4.a – 4.b

iv.a Untuk menambahkan nuansa highlights goreskan warna putih pada bagian ujung warna gelap dedaunan. Berikan goresan acak hingga memberikan perbedaan warna yang cukup jelas.

4.b Begitu pula pada bagian batang pohon arsir dengan warna putih pada salah satu bagian yang menurut bro or sis terkena dampak cahaya.

Nomor five

dinsnusantara.blogspot.com
gambar 5.a – 5.b

5.a Setelah highlights  dengan warna putih, untuk itensitas kedalaman warna juga kesan dramatis berikan arsiran warna hitam pada bagian bawah dedaunan seperti contoh diatas jangan terlalu rapat sisakan warna background untuk kita olah lagi nanti. Oya pada bagian batang kembali di arsir lapisi warna coklat(Dark-brown) pilih di salah satu sisi saja yang dominan, saya memilih bagian sebelah kiri gambar.

5.b   Pada bagian batang pohon berikan juga arsiran dengan warna hitam arahkan garis-garis vertikal untuk memberikan nuansa tekstural bayangan pohon ( shading) yang tidak terkena cahaya.

Nomor 6

dinsnusantara.blogspot.com
gambar half dozen.a

6.a Setelah tadi di berikan arsiran hitam pada batang pohon kini kembali lapisi arsiran hitam yang tadi dengan coklat tua(VANDYKE Brownish), hingga warna hitam tadi menyatu dengan warna coklatnya seperti contoh gambar diatas.  Teknik ini mirip seperti melukis menggunakan cat minyak atau cat air karena sifat intensitas warna true cat minyak atau air yang transparan hingga dapat dilapisi warna secara terus menerus untuk mendapatkan kepadatan warna yang kita ingnkan.

dinsnusantara.blogspot.com
gambar 6.b

6.b Kembali pada bagian dedaunan yang tadi telah kita berikan arsiran hitam, lapisi kembali dengan warna hijau tua(BLUE GREEN). Gunakan teknik mengarsir crayon secara menyebar dan acak baik dengan memutar-mutar, zig-zag maupun teknik garis-garis hingga perubahan warna terbentuk dan memberikan kesan tekstural yang berbeda.

Setelah itu selesai sudah hasil gambar pohon kita berikan garis-garis warna untuk rerumputan di bagian bawah pohon serta warna-warna tanah, selesai sudah trus dibingkai deh… lumayan untuk di pejeng depan rumah buat memperindah nuansa seni di bagian taman. Sampai jumpa lagi ya dilain kesempatan dan terima kasih buat yang telah sudi mampir…salam Olah Raga!! eh salah salam Seni Rupa!!

dinsnusantara.blogspot.com
gamabar Concluding

Gradasi Warna Hijau Crayon

Source: http://dinsnusantara.blogspot.com/2015/03/membuat-pohon-dengan-crayon-menggunakan.html

Check Also

Contoh Soal Perkalian Vektor

Contoh Soal Perkalian Vektor. Web log Koma – Setelah mempelajari beberapa operasi hitung pada vektor …