Penyakit tulang dan sendi. Pergerakan merupakan salah satu ciri yang terdapat pada organisme atau makhluk hidup. Dimana secara keseluruhan hal ini didukung oleh dua organ, yakni tulang dan otot yang saling bekerja sama. Sementara antara tulang yang satu dan lainnya dihubungkan oleh sendi atau persendian.

Dalam prosesnya, sendi bertindak sebagai titik tumpul dimana bagian yang saling terhubung bergerak sebagai tuas. Sendi tersusun atas beberapa komponen yang terdiri dari kapsul sendi, ligamen, tendon, minyak sinovial dan tulang rawan hialin.

Kapsul sendi merupakan suatu lapisan berserabut yang melapisi sendi. Ligamen merupakan jaringan ikat yang menghubungkan tulang dengan tulang. Tendon merupakan bagian yang menghubungkan tulang dengan otot. Sedangkan Minyak sinovial merupakan suatu pelumas sendi.

Seperti bagian tubuh lainnya, sendi dan tulang juga bisa mengalami gangguan. Diantara beberapa gangguan atau penyakit yang dapat terjadi pada tulang antara lain Osteoporosis, osteosarkoma, rakhitis, kifosis, hingga layuh semu. Apa yang membedakan semua penyakit ini?

Osteoporosis
adalah pengeroposan tulang yang disebabkan oleh kekurangan kalsium.

Osteosarkoma
merupakan penyakit yang disebabkan oleh tumor menular yang muncul secara langsung dalam tulang atau persendian yang disebut sarkoma.

Rakhitis
adalah gangguan yang terjadi pada pembentukan tulang karena kekurangan vitamin D.

Kifosis
merupakan kelainan dimana tulang belakang membengkok ke depan sehingga membuat penderita terlihat bongkok.

Lordosis
adalh kelainan dimana tulang belakang membengkok ke belakang.

Skoliosis
yaitu kelainan dimana tulang belakang membengkok ke kanan dan kiri seperti huruf S.

Fraktura
adalah patah tulang yang dapat disebabkan karena terjadinya benturan yang keras. Fraktura dibedakan menjadi 3, yakni fraktura sederhana/tertutup yang merupakan suatu patah tulang yang tidak sampai merobek bagian kulit; fraktura kompleks/terbuka yang merupakan patah tulang yang merobek otot bahkan bagian kilit; dan fraktura sebagian/greenstick yang merupakan patah tulang yang tidak membagi tulang menjadi dua bagian.

Baca :   Peristiwa Yang Tidak Terjadi Pada Perubahan Kimia Adalah Perubahan

Nekrosa
merupakan suatu kerusakan yang terjadi pada periosteum tulang dan dapat menyebabkan kematian tulang.

Layuh semu,
yakni kerusakan pada cakra epifise tulang akibat infeksi bakteri pada saat anak masih berada dalam kandungan. Akibatnya tulang menjadi tidak bertenaga.

TBC tulang, yakni suatu penyakit yang disebabkan oleh bakteri TBC yang menyerang tulang.

(Baca juga: Fungsi Organ Gerak pada Makhluk Hidup)

Sementara itu, beberapa gangguan atau penyakit yang terjadi pada sendi diantaranya Ankilosis, dislokasi, gout atau asam urat hingga lupus eritematosus. Apa ini?

Ankilosis
merupakan suatu kondisi dimana persedian tidak dapat digerakkan karena kondisinya menyatu dengan tulang.

Dislokasi
merupakan kondisi pergeseran atau perubahan kedudukan sendi yang dapat mengakibatkan sobeknya ligamen.

Gout atau asam urat
adalah radang atau pembengkakan pada sendi akibat penumpukan asam urat, terutama pada ruas-ruas jari.

Rematik, yaitu radang sendi yang disebabkan pengapuran pada tulang rawan sendi sehingga membatasi pergerakan dan menimbulkan nyeri saat bergerak.

Arthritis
merupakan kondisi peradangan pada sendi akibat adanya penipisan tulang rawan (osteo-arthritis), penumpukan asam urat (arthritis rheumatoid) atau infeksi bakteri (arthritis sika dan eksudatif).

Lupus eritematosus
merupakan kondisi terkait radang sendi yang menyebabkan deamam, ruam, dan bengkak di surface area persendian.

Please follow and like us: