Diagram Sel Yang Berlangsung Spontan Adalah

KlikBelajar.com – Diagram Sel Yang Berlangsung Spontan Adalah

Tabel sel volta yaitu jalinan sel elektrokimia yang memiliki kemampuan bagi mengubah energi kimia menjadi energi listrik. Sel elektrokimia menghampari dua macam yaitu sel elektrolisis dan lokap volta/galvani. Kedua varietas sel elektrokimia tersebut memiliki hubungan nan saling berkebalikan. Contoh penerapan sel volta terletak plong aki (sel basah) dan baterai alkalin (interniran kering).

Energi ilmu pisah pada reaksi kerangkeng volta berasal dari dua reaksi yaitu reaksi reduksi dan oksidasi






(reaksi redoks)





. Wadah berlangsungnya reaksi redoks gemuk di elektroda yang terdiri atas


katoda



(tempat terjadi reduksi) dan


anoda



(tempat terjadinya oksidasi). Prinsip kerja hotel prodeo volta dalam menghasilkan rotasi listrik terjadi melalui sirkuit transfer elektron dari reaksi oksidasi di anoda ke reaksi reduksi di katoda melintasi rangkaian asing. Sehingga dapat dikatakan bahwa sirkulasi elektron pada sengkeran volta terjadi berpokok logam anoda sebagai kutub negatif (‒) ke ferum katoda laksana kutub positif (+).

Potensial listrik yang dihasilkan melalui diagram sel volta disebut dengan






potensial bui (E









udara murni









)





 yang besarnya dapat dihitung melalui rumus potensial sengkeran.

Apa rumus bagi menotal potensial sel? Bagaimana susunan interniran volta? Bagaimana penulisan notasi atau diagram sel volta? Sobat idschool boleh mengejar tahu jawabannya melampaui ulasan tabel sel volta di bawah.

Table of Contents

  • Struktur/Susunan Diagram Terungku Volta
  • Rumus Potensial Sel (Eo)
  • Penulisan Notasi Kerangkeng Volta
  • Hipotetis Soal dan Pembahasan

    • Abstrak 1 – Soal Notasi/Digaram Sel Volta
    • Contoh 2 – Pertanyaan Diagram Sel Volta
    • Abstrak 3 – Soal Diagram Sel Volta

Struktur/Susunan Tabel Sengkeran Volta

Secara umum grafik interniran volta terdiri berasal elektroda (anoda dan katoda), larutan elektrolit, rangkaian setrum bagian luar, dan jembatan garam.







  • Elektroda:







    Anoda



    = elektrode wadah terjadinya reaksi oksidasi
    (padanan negatif)



    Katoda



    = elektrode tempat terjadinya reaksi reduksi
    (padanan positif)







  • Cair elektrolit:





     zat yang boleh menghantarkan listrik, contohnya adalah ZnSO4 dan CuSO4






  • Rangkaian luar:





     kawat konduktor yang menghubungkan anode dengan katode






  • Keretek garam:





     pipa berbentuk U yang berisi elektrolit kerumahtanggaan susuk gel seperti NaNO3/KNO3/NaCl bikin menetralkan guna muatan positif (di anoda) dan pikulan merusak (di katoda).

Pola tabulasi sel volta terdapat pada kontak yang terdiri berasal besi Zn dicelupkan n domestik larutan ion Zn2+ (missal: ZnSO4/seng sulfat) dan logam Cu dicelupkan dalam enceran ion Cu2+  (missal CuSO4/tembaga (II) sulfat).

Baca :   Cara Mengobati Bintik Putih Di Bibir

Pada contoh rangkaian tersebut, elektroda yang mengalami oksidasi adalah Zn dan elektroda nan mengalami rabat merupakan Cu. Sehingga dapat ditentukan bahwa anoda dan katoda pada rangkaian tangsi vota berentetan merupakan Zn dan Cu.

Bayangan rangkaian diagram sel volta yang sesuai dengan kondisi di atas sesuai dengan rang berikut.

diagram sel volta

Baca Juga: Cara Menghitung Lampias Reaksi Kimia dan Faktor-Faktor nan Mempengaruhinya

Rumus Potensial Sel (Eudara murni)

Besar potensial lokap sreg suatu diagram kamp volta dapat ditentukan melangkaui suatu percobaan/eksperimen menggunakan voltmeter maupun dihitung berdasarkan data potensial diskon standar. Pada kurungan volta, reaksi berlanjut serta merta saat nilai potensial sel bernilai konkret (Eudara murni).

Ferum nan mengalami reduksi plong rangkaian diagram sel volta biasanya punya potensial sel makin raksasa. Alias bisa dikatakan bahwa potensial sel katoda (Eudara murni katoda) makin osean berpokok potensial sel anoda (Eo anoda).

Potensial terungku barometer dapat dihitung dengan penjumlahan rumus Eudara murni

kamp = Eo

oksidasi + Eo

reduksi. Karena setengah reaksi oksidasi mempunyai logo yang antagonistis, maka potensial kerangkeng menjadi  Eo

rumah tahanan = Eo reduksi ‒ Eudara murni oksidasi = Eudara murni katoda ‒ Eo anoda. Satuan untuk potensial pengasingan seperti runcitruncit tarikan listrik yaitu


volt (V)

.

Nilai potensial sengkeran dapat digunakan untuk menentukan berlangsungnya atau tidaknya suatu reaksi redoks. Jika potensial sel hasil perhitungan bertanda positif maka reaksi berlanjut (spontan). Jika potensial bui hasil perhitungan bertanda negatif maka reaksi lain berlantas (tidak spontan).

Contoh hasil skor potensial sel untuk mengetahui berlangsung atau tidaknya suatu reaksi redoks ditunjukkan seperti plong persoalan berikut.







Pertanyaan:





Diketahui data potensial elektroda standar untuk Zn dan Ag sebagai berikut:
Zn2+ (aq) + 2e → Zn (s)    E° = ‒0,76 volt
Ag+ (aq) + e → Ag (s)       E° = +0,80 volt







Tanya:





Apakah reaksi AgSO4 + Zn → Ag + ZnSO4 berikut bisa berlangsung?







Penyelesaian:



















Terbit dara potensial elektroda standar yang diberikan boleh diketahui bahwa E°Ag makin ki akbar berpokok E°Zn. Sehingga bisa disimpulkan bahwa katoda = Ag dan anoda = Zn.

Menghitung potensial sel:
Eo

tangsi = Eo

katoda – Eo

anoda
Eo

sel = 0,80 – (–0,76) = 0,80 + 0,76 = +1,56 volt

Diperoleh hasil hitung Eo bernilai positif (Eo > 0), sehingga dapat disimpulkan bahwa reaksi AgSO4 + Zn → Ag + ZnSO4 berlangsung spontan.

Baca Kembali: Persamaan Laju Reaksi dan Kaidah Menentukan Besar Orde Reaksi

Penulisan Notasi Sel Volta

Notasi maupun diagram kurungan volta memuat makrifat mengenai reaksi nan terjadi pada anoda dan katoda. Reaksi oksidasi pada anoda dituliskan di sisi kiri, sedangkan reaksi reduksi plong katoda dituliskan di arah kanan.

Setiap rekasi pada anoda atau katoda memuat ion dan metal. Pada anoda, logam dituliskan terlebih dahulu yang diikuti maka itu ion dengan dipisahkan sebuah garis lurus. Sedangkan puas katoda, ion dituliskan malah suntuk kemudian diikuti logam yang diantaranya dipisahkan oleh sebuah garis verbatim.

Baca :   Pembentukan Bayangan Pada Cermin Dan Lensa Menggunakan

Antara reaksi yang terjadi anoda dan katoda dipisahkan maka itu tanda dua garis lurus. Penulisan notasi sel volta sesuai dengan bentuk berikut.

Contoh kaidah penulisan digram interniran volta ditunjukkan sama dengan pada penyelesian cak bertanya berikut.







Soal:





Diketahui data potensial elektroda standar buat Zn dan Ag sebagai berikut:
Zn2+ (aq) + 2e → Zn (s)    E° = ‒0,76 volt
Ag+ (aq) + e → Ag (s)       E° = +0,80 volt







Penyelesaian:





Berpunca data yang diberikan boleh diketahui bahwa






katoda = Ag





 dan






anoda = Zn





 karena potensial pengasingan elektroda Ag lebih besar dari Zn.

Sehingga, notasi lokap volta puas pertanyaan dapat dituliskan seperti mana berikut.

Cara Penulisan Notasi/Diagram Sel Volta

Baca Juga: Rumus q Reaksi dan Hubungannya dengan Transisi Entalpi

Contoh Soal dan Pembahasan

Beberapa contoh tanya di sumber akar boleh sobat idschool gunakan untuk meninggi kesadaran bahasan notasi/tabel sel volta di atas. Setiap contoh soal yang diberikan dilengkapi dengan pembahasan tabel sel volta. Sobat idschool bisa menggunakan pembahasan tersebut sebagai tolak ukur keberhasilan mengerjakan soal. Selamat Berlatih!

Contoh 1 – Soal Notasi/Digaram Sel Volta

Diketahui notasi lokap volta: Mg | Mg2+ || Sn2+ | Sn  E = 2,23 volt. Gambar sel volta berdasarkan notasi sel tersebut adalah ….

Sel Volta

Bagan Sel Volta

Sel Volta atau Sel Galvani

Pembahasan:

Semenjak soal dapat diperoleh informasi notasi kurungan volta: Mg | Mg2+ || Sn2+ | Sn  E = +2,23 volt. Dari notasi sel tersebut dapat diketahui bahwa elektroda yang menjadi






anoda








(



)















=







 Mg





 dan






katoda (+)








=







 Sn





. Di mana aliran elektron lega sel volta terjadi berasal anoda menuju ke katoda.

Gambar sel volta yang terdiri dari Mg perumpamaan anoda (‒), Sn andai katoda (+), dan aliran elektron dari anoda ke katoda terdapat lega pilihan A.

Jawaban: A

Contoh 2 – Pertanyaan Tabulasi Sel Volta

Diketahui harga potensial pengasingan dari:
2H+ + 2e → H2     Eozon = 0 volt
Al3+ + 3e → Al     Eo = ‒1,66 volt
Zn2+ + 2e → Zn     Eo = ‒0,76 volt
Mg2+ + 2e → Mg     Eo = ‒2,37 volt
Cu2+ + 2e → Cu     Eo = +0,34 volt

Notasi rumah tahanan yang berlangsung spontan adalah ….
A. Cu/Cu2+//H+/H2

B. Mg/Mg2+//Cu2+/CuC. Ag/Ag2+//Al3+/AlD. H2/2H+//Al3+/AlE. Zn/Zn2+//Mg2+/Mg

Pembahasan:

Notasi lembaga pemasyarakatan yang berlantas kontan terdapat plong sel volta yang ditandai dengan biji Eudara murni reaksi bernilai






nyata (+)





. Berpunca data dan beberapa seleksian yang diberikan berwujud tabulasi sel volta akan diselidiki mana diagram terungku volta yang  n kepunyaan nilai potensial listrik positif.

Baca :   Ada Berapa Jenis Tanaman Miana

A. Cu/Cu2+
[anoda] // H+/H2
[katoda]

Eo

rumah tahanan = Eozon

katoda ‒ Eo

anoda
Eudara murni

interniran = 0 ‒ (+0,34) = ‒0,34

B. Mg/Mg2+//Cu2+/Cu

Eozon

sel = Eozon

katoda ‒ Eo

anoda
Eo

tangsi = +0,34 ‒ (‒2,37) = +2,71

C. Ag/Ag2+//Al3+/Al

Eozon

hotel prodeo = Eudara murni

katoda ‒ Eozon

anoda
Eo

penjara = ‒1,66 ‒ (+0,80) = ‒2,46

D. H2/2H+//Al3+/Al

Eo

sel = Eudara murni

katoda ‒ Eo

anoda
Eo

kurungan = ‒1,66 ‒ 0 = ‒1,66

E. Zn/Zn2+//Mg2+/Mg

Eudara murni

sel = Eozon

Mg ‒ Eo

Zn
Eozon

kurungan = ‒2,37 ‒ (‒0,76) = ‒1,61

Dari hasil perhitung dapat diketahui bahwa potensial sel (Eo) yang memiliki skor maujud terletak pada terungku volta Mg/Mg2+//Cu2

+/Cu. Jadi, notasi sel yang berlagsung bersama-sama adalah Mg/Mg2+//Cu2+/Cu.

Jawaban: B

Baca Juga: Cara Menentukan Reaksi yang Terjadi di Anoda/Katoda pada Sel Elektrolisis

Model 3 – Tanya Grafik Sengkeran Volta

Perhatikan rencana sel volta berikut!

Diketahui harga potensial reduksi berikut.
Cu2+
(aq) + 2e → Cu
(s)     Eo = +0,34 V
Fe2+
(aq) + 2e → Fe
(s)     Eo = ‒0,44 V

Pernyataan nan bermoral akan halnya bui volta tersebut adalah ….
A. Reaksi yang terjadi di anode: Cu
(s) → Cu2+
(aq) + 2e

B. Elektrode Fe sebagai katode dan Cu perumpamaan anode
C. Elektron mengalir bersumber elektrode Cu menuju Fe
D. Reaksi yang terjadi berlangsung spontan
E. Potensial selnya sebesar +0,10 V

Pembahasan:

Puas sel volta, elektroda dengan dagi berupa adalah katoda dan  elektroda dengan oponen destruktif merupakan anoda. Sehingga dapat disimpulkan bahwa sel volta plong soal yang diberikan memilki






katoda = Cu





 dan






anoda = Fe






(saringan B lain tepat). Diketahui bahwa aliran elektron terjadi berusul anoda ke katoda dari Fe ke Cu (seleksian C tidak tepat).

Rekasi yang terjadi puas anoda yakni reaksi oksidasi, sedangkan reaksi yang terjadi pada katoda adalah reaksi reduksi. Sehingga reaksi sel vota yang sesuai dengan rajah dinyatakan seperti berikut.

Reaksi pada Sel Volta

Dari hasil estimasi dipeorleh bahwa poin potensial sel Eo = +0,78 volt di mana nilai Eo > 0 yang menunjukkan bahwa






reaksi berlangsung spontan





.

Jadi, pernyataan nan benar mengenai sel volta tersebut adalah reaksi yang terjadi berlangsung sambil.

Jawaban: D

Demikianlah tadi ulasan diagram sel volta yang membentangi struktur sel volta rumus Eo sel, prinsip penulisan notasi/diagram tangsi volta, serta beberapa komplet tanya tabel kurungan volta dalam tentamen. Terima kasih sudah mengunjungi idschool(dot)net, seharusnya bermanfaat!

Baca Juga: Ciri-Ciri dan Contoh Reaksi Eksoterm/Endoterm

Diagram Sel Yang Berlangsung Spontan Adalah

Sumber: https://asriportal.com/diagram-sel-yang-berlangsung-spontan-adalah/

Check Also

Contoh Soal Perkalian Vektor

Contoh Soal Perkalian Vektor. Web log Koma – Setelah mempelajari beberapa operasi hitung pada vektor …