Contoh Tanda Lebih Besar Dan Lebih Kecil

KlikBelajar.com – Contoh Tanda Lebih Besar Dan Lebih Kecil

Pengertian dan Contoh Bilangan Bulat | Matematika Kelas 7




Yuk, kita belajar tentang bilangan bulat, mulai dari pengertian, contoh, cara membandingkan, hingga cara mengurutkan bilangan bulat!

Dalam pelajaran Matematika, kamu pasti
udah nggak
asing lagi dengan istilah “bilangan”,
kan?
Bilangan
merupakan suatu konsep matematika yang memberikan
nilai jumlah
terhadap sesuatu yang dihitung. Hal ini yang membuat bilangan digunakan dalam pengukuran dan pencacahan.
Nah, suatu bilangan punya yang namanya simbol atau lambang. Simbol ini, kita sebut sebagai angka.

Misalnya
nih, bilangan enam dapat kita lambangkan menggunakan angka “6” atau “VI” dalam
angka romawi.

sejarah bilangan

Bilangan itu banyak sekali macamnya. Ada bilangan kompleks, real, imajiner, rasional, irasional, bulat, pecahan, cacah, asli, dan masih banyak lagi, ya.

Baca Juga: Jenis-Jenis Bilangan Pecahan dan Contohnya


Nah, di artikel kali ini, kita akan fokus membahas mengenai bilangan bulat. Seperti apa
sih
bilangan bulat itu? Bagaimana ya cara membandingkan dan mengurutkan bilangan bulat?
Yuk, kita cari
tau
sama-sama jawabannya lewat artikel ini!


Pengertian Bilangan Bulat

Bilangan bulat bukan berarti kumpulan atau himpunan bilangan yang bentuknya bulat, ya. Tapi, nilainya yang bulat.
Bilangan bulat terdiri dari bilangan cacah dan bilangan bulat negatif. Himpunan bilangan bulat dalam matematika dilambangkan dengan
Z. Lambang ini berasal dari bahasa Jerman, yaitu Zahlen yang berarti bilangan.

Baca juga: Pengertian & Rumus Menghitung Bruto, Netto, Tara

Nah,
bilangan cacah
sendiri merupakan himpunan bilangan yang terdiri dari bilangan nol dan bilangan bulat positif.
Bilangan bulat positif
bisa juga disebut sebagai bilangan asli, merupakan himpunan bilangan bulat yang bernilai positif. Sementara itu,
bilangan bulat negatif
merupakan himpunan bilangan bulat yang bernilai negatif.

Baca :   Pada Percobaan 1 Dan 3 Laju Reaksi Dipengaruhi Oleh

pembagian bilangan bulat pada garis bilangan

Nah, bilangan asli terbagi lagi menjadi bilangan ganjil, genap, prima, dan komposit.
Bilangan ganjil
merupakan himpunan bilangan yang bukan kelipatan dua atau nilainya
nggak
habis jika dibagi 2. Kebalikannya,
bilangan genap
merupakan himpunan bilangan kelipatan 2 atau nilainya akan habis jika dibagi 2.

Contohnya
nih, 8 merupakan bilangan genap karena
kalo
kita bagi dengan 2, nilainya akan habis atau
nggak
punya sisa. Beda lagi dengan 13. Coba, 13 bisa dibagi 2
nggak? Jawabannya bisa, tapi nilainya
nggak
habis. Berarti, 13 bukan kelipatan 2. Itu tandanya, 13 termasuk bilangan ganjil.

Bilangan ganjil = {…, -7, -5, -3, -1, 1, 3, 5, 7, 9, …}

Bilangan genap = {…, -6, -4, -2, 0, 2, 4, 6, 8, 10, …}

Lalu, bagaimana dengan bilangan prima dan komposit, ya?

Bilangan prima
merupakan himpunan bilangan yang lebih besar dari 1 dan hanya bisa dibagi oleh 1 atau bilangan itu sendiri. Contohnya
nih, 2 merupakan bilangan prima karena hanya bisa dibagi 1 dan bilangan itu sendiri, yaitu 2. Sedangkan, 4 bukan bilangan prima karena selain bisa dibagi 1 dan 4, 4 juga bisa dibagi 2. Contoh bilangan prima lainnya adalah sebagai berikut:

Bilangan prima = {2, 3, 5, 7, 11, 13, …}

Nah,
kalo
bilangan yang nilainya lebih besar dari 1 dan bukan termasuk bilangan prima, berarti bilangan tersebut merupakan
bilangan komposit. Contohnya, 4 tadi. Bilangan 4 lebih besar dari 1 dan bukan bilangan prima karena bisa dibagi 1, 2, dan 4. Jadi, 4 termasuk bilangan komposit. Contoh lainnya ada 6. Bilangan 6 juga termasuk bilangan komposit karena nilainya lebih dari 1 dan bukan bilangan prima (bisa dibagi 1, 2, 3, dan 6).

Bilangan komposit = {4, 6, 8, 9, 10, 12, …}

Perlu kamu perhatikan ya, bilangan prima dan komposit juga bisa merupakan bilangan ganjil dan genap. Contohnya 3, selain termasuk bilangan prima, 3 juga termasuk bilangan ganjil. Tapi,
nggak
semua bilangan ganjil itu termasuk
bilangan prima,
lho!

Oke, sekarang, kamu
udah tau
ya apa itu bilangan bulat dan contoh-contohnya. Coba
deh
kamu tebak, himpunan bilangan di bawah ini termasuk ke dalam bilangan apa, ya?

Baca :   Pembahasan Un Fisika 2009


Membandingkan Bilangan Bulat

Membandingkan bilangan bulat, berarti
menentukan apakah suatu bilangan bulat memiliki nilai lebih besar, lebih kecil, atau sama dengan bilangan bulat yang lain. Dalam membandingkan bilangan bulat, kita bisa menuliskannya menggunakan lambang-lambang berikut ini:

Misalkan, a dan b merupakan bilangan bulat.

  • Jika a
    lebih besar
    dari b, maka bisa ditulis a
    >
    b
  • Jika a
    lebih kecil
    dari b, maka bisa ditulis a
    <
    b
  • Jika a
    sama dengan
    b, maka bisa ditulis a
    =

    b


Mengurutkan Bilangan Bulat

Mengurutkan bilangan bulat, berarti
menuliskan bilangan bulat tersebut secara urut
dari nilai terkecil ke nilai terbesar atau sebaliknya. Pada garis bilangan, semakin ke kanan letak suatu bilangan, maka nilainya akan semakin besar. Sebaliknya, semakin ke kiri letak suatu bilangan, nilainya akan semakin kecil.

contoh bilangan bulat positif dan negatif

Itu tandanya,
kalo
pada bilangan bulat negatif, semakin besar bilangannya, berarti akan semakin kecil ya nilainya. Sementara itu, pada bilangan bulat positif, semakin besar bilangannya, semakin besar juga nilainya.

Baca juga: Apa Saja Bagian-Bagian dari Properti Sudut?

Nah, supaya kamu semakin paham, coba kita kerjakan beberapa soal di bawah ini bersama-sama, ya!

Contoh Soal Bilangan Bulat

Urutkan bilangan-bilangan bulat berikut dari yang terkecil ke yang terbesar.

-3, 8, 13, -15, 1

Pembahasan:

Untuk memudahkan menjawab soal di atas, kamu harus ingat
kalo
bilangan positif nilainya selalu lebih besar dari bilangan negatif. Jadi, -3 dan -15 nilainya
udah
pasti lebih kecil dari 8, 13, dan 1, ya.
Nah, karena yang diminta soal adalah urutan bilangan dari yang terkecil, berarti kita tentukan
nih, antara -3 dan -15, bilangan mana yang nilainya paling kecil. Kamu bisa buat garis bilangannya supaya
nggak
bingung.

bilangan bulat

Ternyata, -15 terletak jauh di sebelah kiri -3. Itu tandanya, -15 lebih kecil dari -3, atau bisa kita tulis -15 < -3.
Kalo
kita buat urutannya, berarti begini:

Baca :   Rumus Luas Permukaan Limas Segitiga Sama Sisi

-15 < -3 < … < … < …

Kemudian, kita lihat pada garis bilangan, 13 terletak paling kanan. Berarti, 13 merupakan bilangan yang paling besar.

-15 < -3 < … < … < 13

Tinggal cari
deh
perbandingan antara 1 dan 8. Ternyata, 1 lebih kecil dari 8, berarti 1 < 8.

-15 < -3 < 1 < 8 < 13

Jadi, urutan bilangan bulat dari yang terkecil ke yang terbesarnya adalah -15, -3, 1, 8, 13.

Gimana, paham sampai sini? Sekarang, coba kamu kerjakan soal di bawah ini sendiri.
Kalo udah
ketemu hasilnya, share di kolom komentar, ya!

Latihan Soal Bilangan Bulat

Urutkan bilangan bulat di bawah ini dari yang terbesar ke yang terkecil.

22, 67, 31, -28, -11, 0

Oke, itu dia penjelasan mengenai pengertian dan contoh bilangan bulat. Jadi, bilangan bulat itu terdiri dari bilangan bulat negatif dan bilangan cacah, yang mencakup bilangan nol dan bilangan asli. Nah,
kalo
kamu mau pelajari materi bilangan lainnya, bisa baca-baca materi Matematika kelas 7 di blog Ruangguru, ya. Atau,
k
alo
kamu mau
tau
materi bilangan bulat ini lebih lengkap lagi, bisa banget
kok
belajar dari
ruangbelajar. Penasaran?
Yuk, buruan gabung dengan klik
banner
di bawah ini!





ruangbelajar


Referensi:

As’ari A.R, Tohir M, Valentino E, Imron Z, Taufiq I. (2017) Matematika SMP/MTs Kelas VII Semester I. Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang, Kemendikbud

Artikel ini telah diperbarui pada 22 Juni 2022.

Profile

Hani Ammariah

Anaknya seneng ngitung, tapi nggak perhitungan. Dulu pernah kuliah di Institut Pertanian Bogor jurusan Matematika. Sekarang jadi tukang nulis a.k.a Content Writer di Ruangguru.

Contoh Tanda Lebih Besar Dan Lebih Kecil

Sumber: https://www.ruangguru.com/blog/pengertian-dan-contoh-bilangan-bulat

Check Also

Contoh Soal Perkalian Vektor

Contoh Soal Perkalian Vektor. Web log Koma – Setelah mempelajari beberapa operasi hitung pada vektor …