Contoh Penerapan Induksi Elektromagnetik Dalam Kehidupan Sehari Hari

KlikBelajar.com – Contoh Penerapan Induksi Elektromagnetik Dalam Kehidupan Sehari Hari

Penerapan aplikasi medan elektromagnetik dalam kehidupan sehari-hari , yaitu

1. Trafo

2. Generator

3. Induktor

adapun penjelasannya, yaitu

Trafo

Transformator atau trafo merupakan alat untuk mengubah (memperbesar atau memperkecil) tegangan AC berdasarkan prinsip induksi elektromagnetik yaitu memindahkan energi listrik secara induksi melalui kumparan primer ke kumparan skunder. Trafo menimbulkan GGL pada kumparan skunder karena medan magnet yang berubah-ubah akibat aliran arus listrik bolak-balik pada kumparan primer yang diinduksikan oleh besi lunak ke dalam kumparan skunder.

Trafo ada dua jenis, yaitu trafo step-up dan step-down. Trafo step-up berfungsi untuk menaikkan tegangan AC sumber, jumlah lilitan kumparan skunder lebih banyak dibandingkan jumlah lilitan primer. Trafo step-down berfungsi untuk menurunkan tegangan AC sumber, jumlah lilitan skundernya lebih sedikit.

Generator

Generator adalah alat yang dapat merubah energi gerak menjadi energi listrik. Prinsip yang digunakan adalah perubahan sudut berdasarkan hukum Faraday sehingga terjadi perubahan fluks magnetik. Pada induksi elektromagnetik terjadi perubahan bentuk energi gerak menjadi energi listrik. Induksi elektromagnetik digunakan pada pembangkit energi listrik. Pembangkit energi listrik yang menerapkan induksi elektromagnetik adalah generator dan dinamo.

Di dalam generator dan dinamo terdapat kumparan dan magnet. Kumparan  atau  magnet  yang  berputar  menyebabkan  terjadinya perubahan jumlah garis-garis gaya magnet dalam kumparan. Perubahan  tersebut  menyebabkan  terjadinya  GGL  induksi  pada kumparan.

Energi  mekanik  yang  diberikan  generator  dan  dinamo diubah ke dalam bentuk energi gerak rotasi. Hal  itu menyebabkan GGL  induksi  dihasilkan  secara  terus-menerus  dengan  pola  yang berulang secara periodic.

 Induktor

Induktor adalah salah satu komponen yang cara kerjanya berdasarkan induksi magnet. Induktor biasa disebut juga spul dibuat dari bahan kawat beremail tipis. Induktor dibuat dari bahan tembaga, diberi simbol L dan satuannya Henry disingkat H. Fungsi pokok induktor adalah untuk menimbulkan medan magnet. Induktor berupa kawat yang digulung sehingga menjadi kumparan. Kemampuan induktor untuk menimbulkan medan magnet disebut konduktansi.

Satuan induktansi adalah henry (H) atau milihenry (mH). Untuk memperbesar induktansi, didalam kumparan disisipkan bahan sebagai inti. Induktor yang berinti dari bahan besi disebut elektromagnet. Induktor memiliki sifat menahan arus AC dan konduktif terhadap arus DC.

Baca :   Sebuah Amperemeter Mempunyai Hambatan 18 Ohm

You’re Reading a Free Preview

Pages

7

to

16

are not shown in this preview.

You’re Reading a Free Preview

Pages

20

to

22

are not shown in this preview.

You’re Reading a Free Preview

Pages

26

to

32

are not shown in this preview.

Contoh induksi elektromagnetik dalam kehidupan sehari-hari antara lain adalah generator, dinamo AC-DC, dan transformator.

1. Generator

Generator image via pixabay.com

Generator adalah alat yang digunakan untuk mengubah energi gerak menjadi energi listrik. Generator terbagi menjadi generator AC (Alternating Current) dan generator DC (Direct Current).  Generator AC menghasilkan arus listrik bolak – balik, sedangkan generator DC menghasilkan arus listrik searah.

2. Dinamo AC-DC

Dinamo Sepeda image via pixabay.com

Dinamo adalah alat yang digunakan untuk mengubah energi gerak menjadi energi listrik dalam skala relatif kecil. Cara kerja dinamo hampir mirip dengan cara kerja generator, yaitu sama sama menggunakan Alternating Current (AC) dan Direct Current (DC). Perebedaan dinamo dan generator terletak pada dua komponen utama dinamo, yaitu rotor (bagian yang bergerak) dan stator (bagian yang diam).

3. Transformator

Transformator image via pixabay.com

Transformator adalah alat yang dapat menaikkan atau menurunkan tegangan listrik arus bolak – balik. Berdasarkan penggunaanya, transformator dibagi menjadi dua jenis, yaitu transformator step-down dan transformator step-up. Transformator step-down berfungsi untuk menurunkan tegangan listrik, sedangkan transformator step-up berfungsi untuk menaikkan tegangan listrik.

Pada transformator ideal, energi listrik yang masuk ke dalam kumparan primer akan dipindahkan seluruhnya ke dalam kumparan sekunder. Hal ini mengakibatkan besar efisiensi transformator menjadi 100% atau secara matematis dituliskan sebagai berikut:

VP : Vs = Np : Ns = Is : IP

Keterangan:

VP = tegangan lilitan primer (V)

VS = tegangan lilitan skunder (V)

NP = jumlah lilitan primer

NS = jumlah lilitan skunder

IP = kuat arus primer (A)

IS = kuat arus skunder (A)

Baca :   Contoh Soal Pertidaksamaan Rasional Dan Irasional

Pada transformator step-down : VP : Vs = Np : Ns = Is : IP

Itulah 3 contoh induksi elektromagnetik dalam kehidupan sehari-hari yang telah kita pelajari bersama.

Sebutkan contoh penerapan induksi elektromagnetik dalam kehidupan sehari hari

  • Generator AC.
  • Generator DC.
  • Dinamo Sepeda.
  • Transformator/Trafo.
  • Induktor Rhumkorff.


Jadi, jawaban yang benar adalah Generator AC, Generator DC dll.

Penerapan Induksi ElektromagnetikDalam Kehidupan Sehari-hari
– Pada topik sebelumnya kalian telah belajar tentang GGL induksi yaitu peristiwa induksi elektromagnetik (medan magnet dapat menimbulkan arus listrik dan arus listrik dapat menimbulkan medan magnet yang kemudian juga menghasilkan arus listrik).

Pada topik ini kalian akan belajar tentang penerapan induksi elektromagnetik dalam kehidupan sehari-hari. Apa saja itu ? simak baik-baik contoh penerapannya berikut ini

Generator

Generator adalah alat yang dapat mengubah energi gerak (energi kinetik) menjadi energi listrik. Generator dibedakan menjadi dua jenis, yaitu generator arus bolak-balik dan generator arus searah. Perbedaan antara keduanya akan kalian pelajari sebagai berikut.

Generator Arus Bolak Balik

Generator arus bolak-balik (AC atau alternating current ) disebut juga alternator yang terdiri dari magnet, kumparan yang berinti besi, cincin luncur, dan sikat karbon. Prinsip kerjanya adalah ketika kumparan berputar, akan terjadi perubahan fluks magnet yang dilingkupi oleh kumparan tersebut, sehingga timbul arus listrik.

Kemudian, arus listrik yang dihasilkan akan terhubung dengan cincin sikat karbon pada rangkaian di luar generator untuk didistribusikan ke rumah-rumah. Generator arus bolak-balik ini biasanya digunakan pada pembangkit listrik tenaga air dan pembangkit listrik tenaga angin.

Generator Arus Searah

Generator arus searah (DC atau direct current) juga bekerja dengan prinsip GGL induksi. Bedanya dengan generator arus bolak-balik adalah generator arus searah memiliki satu cincin yang dibelah sehingga dinamakan cincin belah atau komutator.

Kedua sikat karbon bersentuhan dengan kedua cincin belah secara bergantian, sehingga salah satu sikat karbon selalu berpolaritas positif dan yang lain berpolaritas negatif. Hal ini menyebabkan arus listrik induksi yang mengalir adalah searah (DC).

Dinamo Sepeda

Dinamo sepeda juga berperan sebagai generator. Magnet di dalam dinamo berperan sebagai rotor (bagian yang berputar), sedangkan kumparan berperan sebagai stator. Magnet yang berputar di dekat kumparan, akan menyebabkan perubahan garis gaya magnet, akibatnya, timbul GGL induksi pada ujung-ujung kumparan.

Baca :   Pasang Perbani Terjadi Saat Bulan Berada Pada Fase

Arus induksi yang mengalir dapat menyalakan lampu sepeda. Semakin kencang perputaran roda, maka semakin besar perubahan fluks magnet pada kumparan sehingga semakin besar pula arus induksi yang dihasilkan.

Transformator

Penerapan induksi elektromagnetik dalam kehidupan sehari-hari berikutnya yang sering kit a temukan adalah pada transformator. Transformator atau sering disebut trafo adalah komponen untuk menaikkan atau menurunkan tegangan arus bolak-balik.Ingat, trafo hanya bekerja untuk arus bolak-balik (AC), tidak untuk arus searah (DC). Transformator hanya dapat mengubah besarnya tegangan, bukan mengubah dayanya.
Transformator terdiri atas sebuah inti besi, kumparan primer dan kumparan sekunder. Prinsip kerjanya adalah sebagai berikut.

  1. Kumparan primer dihubungkan kepada sumber tegangan yang akan diubah besarnya. Tegangan primer yang terdapat di dalam trafo adalah tegangan bolak-balik, sehingga besar dan arah tegangan itu berubah-ubah.
  2. Dalam inti besi timbul medan magnet yang besar dan arahnya berubah-ubah pula. Perubahan medan magnet ini akan menginduksi tegangan bolak-balik pada kumparan sekunder, sehingga besarnya tegangan pada kumparan sekunder berbeda dengan besarnya tegangan mula-mula (pada kumparan primer).

Dari sebuah percobaan didapatkan kesimpulan bahwa:

  • Perbandingan antara tegangan primer (Vp), dengan tegangan sekunder (Vs) sama dengan perbandingan antara jumlah lilitan primer (Np), dan lilitan sekunder (Ns).
  • Perbandingan antara kuat arus primer (Ip), dengan kuat arus sekunder (Is), sama dengan perbandingan jumlah lilitan sekunder (Ns) dengan jumlah lilitan primer (Np).

Perbandingan-perbandingan tersebut dapat dituliskan sebagai persamaan berikut.

Vp/Vs = Np/Ns

Ns = Vs/Vp x Np

Pada umumnya, transformator berfungsi untuk menurunkan tegangan listrik PLN sebelum masuk ke peralatan elektronik. Beberapa alat yang menggunakan transformator adalah catu daya (power supply), adaptor, dan transmisi daya listrik jarak jauh.

Latihan Soal penerapan induksi elektromagnetik dalam kehidupan sehari-hari

Untuk meningkatkan pemahaman, silakan kalian kerjakan soal-soal yang telah tersedia berikut ini.

https://quizizz.com/join/quiz/5f933fcee63275001b8603ad/start

Sekian dulu ya bahasan kita mengenai penerapan induksi elektromagnetik dalam kehidupan sehari-hari. Selamat Belajar ! (maglearning.id).

Contoh Penerapan Induksi Elektromagnetik Dalam Kehidupan Sehari Hari

Sumber: https://mempelajari.com/contoh-penerapan-induksi-elektromagnetik-dalam-kehidupan-sehari-hari

Check Also

Contoh Soal Perkalian Vektor

Contoh Soal Perkalian Vektor. Web log Koma – Setelah mempelajari beberapa operasi hitung pada vektor …