Bunyi Pantul Yang Mengganggu Bunyi Asli Disebut

KlikBelajar.com – Bunyi Pantul Yang Mengganggu Bunyi Asli Disebut

Ilustrasi – Simak perbedaan gaung dan gema, beserta contohnya.

TRIBUNNEWS.COM
– Berikut ini penjelasan terkait perbedaan gaung dan gema.

Gaung dan gema merupakan jenis bunyi pantul.

Bunyi sendiri merupakan gelombang yang dihasilkan oleh benda yang bergetar.

Sebelum mencari tahu perbedaan gaung dan gema, simak sifat-sifat bunyi terlebih dahulu.

Sifat-sifat bunyi pada dasarnya sama dengan sifat-sifat gelombang longitudinal, yaitu dapat dipantulkan (refleksi), dibiaskan (refraksi), dipadukan (interferensi), dilenturkan (difraksi), dan dapat diresonansikan.

Baca juga: Pengertian Akronim dan Contohnya, Beserta Penggunaan Akronim

Berikut sifat-sifat gelombang bunyi dikutip dari sumberbelajar.belajar.kemdikbud.go.id:

a. Gelombang bunyi memerlukan medium dalam perambatannya

Karena gelombang bunyi merupakan gelombang mekanik, maka dalam perambatannya bunyi memerlukan medium.

Hal ini dapat dibuktikan saat dua orang astronout berada jauh dari bumi dan keadaan dalam pesawat dibuat hampa udara, astronout tersebut tidak dapat bercakap-cakap langsung tetapi menggunakan alat komunikasi seperti telepon.

Meskipun dua orang astronout tersebut berada dalam satu pesawat.

Soal dan Jawaban TVRI: Jenjang SD Kelas 4-6 dan Sederajat Selasa 5 Mei 2020, Gaya dan Sifat-sifatnya

TRIBUNNEWS.COM
– Kunci jawaban untuk empat pertanyaan materi ‘X-SAINS: Gaya dan Sifat-sifatnya’ untuk siswa SD kelas 4-6.

Peserta Belajar dari Rumah diminta untuk menjawab soal-soal pertanyaan yang diberikan.

Jawablah dengan mempelajari materi yang telah disampaikan dalam tayangan.

Ada empat pertanyaan yang diberikan dalam program Belajar dari Rumah yang tayang di TVRI, Selasa (5/5/2020).

Baca: Soal dan Jawaban TVRI: Jenjang SD Kelas 1-3 dan Sederajat Selasa 5 Mei 2020, Mengukur Berat Benda

Baca: Jadwal dan Link TVRI Belajar dari Rumah 5 Mei 2020: Mengukur Berat Benda hingga Film Guru Sahabatku

Berikut empat pertanyaan yang diberikan soal materi X-SAINS: Gaya dan Sifat-sifatnya

  • Jelaskan 3 contoh aktivitas kalian yang menggunakan sifat gaya ketika membantu ibu di rumah!
  • Lakukan percobaan! Jatuhkan dua buah batu dengan ukuran berbeda secara bersamaan dari ketinggian yang sama. Apa yang akan terjadi? Tuliskan hasil percobaanmu!
  • Tuliskan pengamatanmu dalam bentuk laporan sederhana terhadap percobaan Menara Mur Hexagonal!
  • Mengapa kita dapat mendengar gaung dan gema? Jelaskan perbedaan keduanya melalui ilustrasi berupa perbedaan dimensi ruangnya!

Berikut jawaban dari keempat soal diatas, simak penjelasan berikut:

Baca :   Penjumlahan Bilangan Ganjil Ditambah Bilangan Ganjil

1. Gaya merupakan tarikan atau dorongan yang menyebabkan suatu benda bergerak.

Contoh aktivitas menggunakan sifat gaya ketika membantu ibu di rumah adalah:

– Mengangkat lemari atau perlengkapan lainnya (gaya otot)

– Menyapu lantai (gaya gesek)

– Memindahkan meja dengan mendorong (gaya dorong)

Lihat Foto

Ilustrasi gelombang suara yang dikeluarkan oleh menusia

KOMPAS.com
– Bunyi adalah sesuatu yang tidak bisa dipisahkan dari manusia. Setiap hari kita mendengar bunyi baik yang berasal dari manusia, hewan, maupun berbagai macam benda.

Kamu pasti sering mendengar suara yang memantul. Namun tahukah kamu tentang bunyi pantul?

Bunyi pantul adalah bunyi yang dihasilkan akibat pemantulan gelombang bunyi. Terdapat tiga jenis bunyi pantul yaitu gaung, gema, dan bunyi pantul yang menguatkan bunyi sumber aslinya.

Gaung adalah kumpulan suara yang dipantulkan sebelum suara asli selesai diucapkan dalam suatu ruangan yang kecil. Saat suatu ruangan kecil, suara akan dengan cepat memantul kembali dengan sangat cepat. Pantulan kembali ini menganggu suara asli sehingga suara menjadi tidak terdengar dengan jelas.

Misalkan kamu mengatakan “ ha lo ka li an”, pada gaung akan terdengar seperti “ha hao lian an”. Bunyi menjadi tidak jelas karena pemantulan yang terlalu cepat sehingga frekuensi bunyi pantul dan bunyi asli saling melemahkan.

Baca juga: Mengapa Kita dapat Mendengar Gaung dan Gema? Jawaban Soal TVRI 5 Mei

Dilansir dari HyperPhysics Concept, gema adalah kumpulan suara pantulan yang terdengar sama dengan suara asli namun mengalami peluruhan. Gema terjadi dalam ruangan besar yang tertutup.

Saat suara asli diucapkan, gelombang suaranya akan melesat ke semua arah dan terpantul kembali berkali-kali dengan kekuatan bunyi yang semakin rendah.

Misalkan kalian berteriak “halo”, gema akan terdengar seperti “halo halo halo halo halo” namun dengan suara yang makin kecil dan perlahan menghilang.

  • Bunyi Pantul yang Menguatkan Sumber Asli

Bunyi pantul ini kebalikan dari gaung. Jika gaung melemahkan bunyi asli dan membuatnya menjadi tidak terdengar, maka bunyi pantul menguatkan frekuensi sehingga bunyi asli terdengar semakin keras dan jelas.

Saat suara dikeluarkan, jarak yang pas akan membuat suara terpantul dengan frekuensi yang sesuai dengan frekuensi suara asil. Akibatnya terjadi intermferensi maksimum dimana frekuensi suara asli dikuatkan, menjadi terdengar lebih keras dengan kualitas yang baik.

Baca :   Tentukan Empat Kelipatan Pertama Dari Bilangan 6

Kompas.com/SILMI NURUL UTAMI
Pemantulan bunyi dalam teater

Bunyi pantul yang menguatkan suara asli ini dipergunakan dalam teater pertunjukkan agar suara aktris atau aktor terdengar jelas hingga ke ujung bangku penonton. Bunyi pantul ini bersifat menguntungkan karena dapat meningkatkan kualitas suara.Dapatkan update
berita pilihan
dan
breaking news
setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca berikutnya



Jenis-jenis speaker berdasarkan tipe (sumber: Pixabay)

Bola.com, Jakarta –
Gema dan gaung
merupakan dua jenis pantulan suara yang bisa ditangkap telinga manusia. Kedua istilah tersebut sering dikenal dalam pelajaran fisika.

Tak sedikit orang yang menganggap kedua istilah tersebut mempunyai arti sama. Padahal, ada beberapa faktor yang menjadikan istilah tersebut mempunyai perbedaan.

Gema ialah terdengarnya bunyi pantul setelah bunyi asli selesai diucapkan. Gema biasanya terjadi saat bunyi dibuat dari jarak jauh yang di di depannya terdapat tebing atau gedung tinggi.

Sementara, gaung merupakan suatu bunyi pantul yang datang sebelum bunyi asli selesai dibuat. Terjadinya gaung disebabkan karena penghalang gelombang memiliki jarak yang dekat dengan sumber suara.

Dari pengertian tersebut menunjukkan adanya perbedaan antara
gema dan gaung.
Kendati demikian, masih ada beberapa hal yang menjadi pembeda gaung dan gema.

Apa saja perbedaan lain antara gaung dan gema yang perlu diketahui?

Berikut ini rangkuman, mengenai perbedaan antara
gema dan gaung, seperti disadur dari Liputan6, Senin (4/1/2021).

Seperti penjelasan di atas, perbedaan gema dan gaung terjadi karena jarak sumber suara dan penghalangnya. Gema terjadi ketika jarak sumber suara jauh dari penghalang gelombang suara.

Jeda waktu diterimanya gema sebanding dengan jarak dibagi dengan kecepatan suara. Gema bisa terjadi ketika kamu berteriak di ruangan yang sangat luas, tebing, gunung, atau perbukitan.

Jika kamu berteriak pada area luas, suara yang dikeluarkan akan lebih terdengar jelas.

Sementara gaung terjadi ketika jarak sumber suara lebih dekat dari penghalang gelombang suara. Ini bisa terjadi saat kamu berteriak atau bersuara di ruangan sempit. Suara pantulan tersebutlah membentuk gaung.

Baca :   Suatu Segitiga Siku Siku Memiliki Panjang Hipotenusa 17 Cm

Selain jarak, perbedaan antara gema dan gaung terletak pada asal bunyi pantulan. Gema akan muncul setelah sumber suara atau suara dikeluarkan. Suara yang terdengar akan lebih jelas dan terulang dua kali.

Sementara, gaung muncul saat sumber suara atau suara belum selesai dikeluarkan. Pantulan suara yang dihasilkan juga tidak terlalu jelas karena akan bertumpuk dengan suara asli.

Perbedaan gema dan gaung juga bisa terjadi dari hasil pantulan bunyinya. Pada gema, bunyi yang muncul akan terdengar lebih jelas. Hal tersebut dikarenakan pantulan suara akan datang setelah sumber suara selesai diucapkan atau diteriakkan.

Sementara, pada gaung suara pantulan akan terdengar kurang jelas karena suara pantul datang sebelum sumber suara selesai dikeluarkan. Jadi, suara akan bertabrakan dan menjadi kurang jelas.

Perbedaan gema dan gaung selanjutnya terletak pada kecepatan pantulan suara. Gema memiliki kecepatan pantulan yang lebih lambat.

Kondisi tersebut terjadi karena letak sumber suara dengan penghalang suara yang jauh. Jauhnya jarak membuat pantulan akan keluar lebih lambat.

Sementara gaung pantulan suara akan lebih cepat muncul karena letak sumber suara dengan penghalang suara yang dekat. Dekatnya jarak sumber suara dengan penghalang membuat suara lebih cepat terpantul.

Selain karakteristiknya, perbedaan antara gema dan gaung terletak pada manfaatnya. Gema dan gaung tak hanya sekadar menghasilkan pantulan suara semata. Pantulan-pantulan ini bisa memberi manfaat dan kerugian.

Dalam kehidupan sehari-hari, gema lebih bermanfaat. Gema biasanya dimanfaatkan untuk mengukur kedalaman laut.

Mengukur kedalaman laut dengan gema dilakukan dengan mengirim gelombang suara ke dalam laut. Gelombang yang terpantul akan terdengar dan menjadi dasar kedalaman laut.

Contoh gema

– Pantulan suara saat berteriak di ketinggian, gunung atau tebing.

– Pantulan suara saat berteriak di gedung yang luas dan kosong.

– Penggunaan radar

Contoh gaung

– Suara pantulan pada studio musik tanpa peredam suara.

– Suara pantulan pada gedung bioskop tanpa peredam suara.

Disadur dari:
Liputan6.com (Reporter: Anugerah Ayu Sendari, Editor: Rizky Mandasari. Published: 7/8/2020)

Bunyi Pantul Yang Mengganggu Bunyi Asli Disebut

Sumber: https://apamaksud.com/bunyi-pantul-yang-mengganggu-bunyi-asli-karena-datang-sebelum-bunyi-asli-selesai-disebut

Check Also

Harga Beras 10 Kg Di Pasar

Harga Beras 10 Kg Di Pasar 4 menit Kamu pasti sudah sering sekali mendengar ungkapan, …