Apa Yang Dimaksud Dengan Induksi Magnetik

KlikBelajar.com – Apa Yang Dimaksud Dengan Induksi Magnetik

Apa itu fluks magnetik? Apa yang menyebabkan terjadinya fluks magnetik? Serta bagiaman terjadinya fluks magnetik ini? Untuk menjawab semua pertanyaan tersebut coba sahabat perhatikan gambar di bawah.

Dengan memperhatikan gambar di atas maka pada saat sebuah listrik tercipta dari sebuah generator magnet yang digerakkan oleh kumparan ataupun sebuah kumparan yang sedang bergerak di dalam sebuah medan magnet maka pada kumparan tersebut akan terjadi sebuah perubahan terhadap waktu dari sebuah gaya magnetik.

Pada ilustrasi gambar di atas ketika besarnya gaya dari magnet (B) menembus luasan dari bidang (A) secara tegak lurus maka hal tersebut dinamakan sebagai fluks magnetik.

Maka dari itu fluks magnetik merupakan ukuran total dari sebuah medan magnetik yang menembus bidang. Kemudian secara matematis fluks magnetik bisa diartikan sebagai perkalian skala antara induksi dari magnetik (B) dengan luas dari bidang yang tegak lurus yang berada pada induksi magnetik tersebut.


f = B A cos q

f = flukss magnetik
B = induksi magnetik
A = luas bidang yang ditembus oleh garis gaya magnetik
q = sudut antara arah garis normal dari bidang A dan arah B

Pengertian Dari Induksi Magnetik

Induksi magnetik merupakan kuat medan sebuah magnet yang diakibatkan oleh adanya arus listrik yang mengalir di dalam konduktor.

Yang mengindikasikan pertama kali tentang adanya kuat dari medan magnet di sekitar konduktor yang berarus listrik adalah Hans Cristian (1774-1815) seorang ilmuan berkebangsaan Denmark.

Induksi magnetik ini dapat digambarkan dengan cara apabila ada sebuah jarum kompas yang diletakkan sejajar dengan sebuah konduktor maka hal yang akan terjadi berikutnya adalah konduktor tersebut akan dialiri oleh listrik.

Akan tetapi apabila arah arus tersebut kemudian dibalik maka penyimpangannya akan terbalik juga.

Baca :   Alat Yang Mengubah Data Digital Ke Sinyal Analog Adalah

Pada perkembangan selanjutnya, secara teoritis Iaplace (1749-1827) mengemukakan bahwasanya kuat sebuah medan magnet atau induksi magnet yang berada di sekitar arus listrik adalah:

  • Akan berbanding lurus pada arus listrik
  • Berbanding lurus pada panjang kawat penghantarnya
  • Berbanding terbalik pada kuadrat arah dari suatu titik dari kawat penghantarnya
  • Arah dari induksi magnet akan menjadi tegak lurus dengan bidang yang telah dilalui oleh arus listrik.

Untuk lebih jelasnya perhatikan gambar di bawah ini.

induksi magnetik

Sedangkan untuk menciptakan magnet dengan menggunakan cara induksi ini dapat kamu lakukan dengan cara menempelkan atau juga mendekatkan sebuah logam yang terkandung sebuah partikel besi pada magnet yang ada.

Selanjutnya seorang ilmuan berkebangsaan Inggris yang bernama Michel Farady (1791-1967) membuat sebuah hipotesis bahwasanya sebuah medan magnet seharusnya dapat menimbulkan sebuah arus listrik.

Untuk membuktikan hipotesis ini berdasarkan dari percobaan dapat ditunjukkan bahwasanya sebuah gerakan magnet di dalam sebuah kumparan dapat menyebabkan jarum galvanometer menjadi menyimpang ke arah kanan.

Akan tetapi apabila magnet tersebut diam di dalam kumparan maka jarum galvanometer tersebut tidak menyimpang.

Kemudian apabila kutub utara dari magnet tersebut digerakkan mejauhi kumparan maka yang akan terjadi adalah jarum galvanometer akan meyimpang ke kiri.

Maka dari itu dapat disimpulkan bahwa penyimpangan dari jarum galvanometer itu sendiri mengindikasikan adanya arus listrik yang terdapat pada kedua ujung kumparan tersebut.

Peristiwa dari timbulnya arus listrik seperti peristiwa di atas tadi itulah yang dinamakan sebagai induksi elektromagnetik.

Sedangkan beda potensial yang muncul pada ujung kumparan itu sendiri dinamakan dengan gaya gerak listrik (GGL) induksi.

Adapun tejadinya GGL induksi ini bisa terjadi dikarenakan adanya kutub utara dari magnet yang didekatkan dengan kumparan.

Baca :   Dua Molekul Cuka Ch3cooh Terdiri Dari

Dengan didekatkannya kutub utara magnet pada kumparan maka jumlah dari garis gaya yang kemudian masuk ke kumparan menjadi semakin banyak.

Dan perubahan dari jumlah garis gaya itulah yang sebenarnya menjadi penyebab terjadinya penyimpangan dari jarum galvanometer.

Sebenarnya situasi yang sama juga akan terjadi manakala magnet tersbeut kamu gerakkan keluar dari kumparan. Akan tetapi arah simpangan dari jarum galvanometer tersebut akan berlawanan dengan penyimpangan semula.

Maka dari itu dapat ditarik kesimpulan bahwasanya timbulnya GGL induksi ini terjadi akibat adanya perubahan dari gaya magnet yang terlingkupi oleh kumparan.

Faraday juga berpendapat bahwasanya besar dari GGL induksi yang terdapat pada kedua ujung kumparan akan sebanding dengan laju dari perubahan fluks magnetik yang dilingkupi oleh kumparan.

Maksudnya adalah semakin cepat terjadinya perubahan dari fluks magnetik maka akan semakin besar pula GGL induksi yang akan timbul.


Apa Yang Dimaksud Dengan Induksi Magnetik

Sumber: https://rumushitung.com/2016/08/06/fluks-magnetik-dan-induksi-magnetik/

Check Also

Contoh Soal Perkalian Vektor

Contoh Soal Perkalian Vektor. Web log Koma – Setelah mempelajari beberapa operasi hitung pada vektor …