Alat Yang Dipakai Untuk Mengukur Massa Jenis Cairan Disebut

KlikBelajar.com – Alat Yang Dipakai Untuk Mengukur Massa Jenis Cairan Disebut

Massa jenis merupakan besaran turunan yang diturunkan dari besaran pokok massa dan besaran turunan volume. Sedangkan volume juga merupakan besaran turunan yang diturunkan dari besaran pokok panjang. Massa jenis suatu benda didefinisikan sebagai massa persatuan volume. Dapat juga dikatakan bahwa massa jenis adalah perbandingan antara massa terhadap volumenya. Jika dituliskan dalam bentuk rumus matematis yakni:

ρ = m/V

dengan:

ρ = massa jenis benda

m = massa benda

V = volume benda

Jadi untuk mengukur massa jenis suatu benda dapat dilakukan dengan dua tahap yakni mengukur massa benda dan mengukur volume benda. Untuk mengukur massa benda dapat menggunakan neraca. Sedangkan untuk mengukur volume benda dapat menggunakan gelas pancuran. Gelas pancuran ini dapat digunakan untuk mengukur benda yang bentuknya beraturan maupun tidak beraturan misalnya batu. Setelah didapatkan massa dan volumenya, massa jenis dapat dicari dengan menggunakan rumus di atas.

Ilustrasi cara mengukur mass jenis benda tak beraturan

Bagaimana cara mengukur massa jenis benda yang bentuknya tidak beraturan misalnya batu?

Berikut admin langkah-langkah untuk mengukur massa jenis benda tak beraturan yakni:

  1. Ambilah sebuah batu, kemudian ukur massa batu dengan menggunakan neraca.
  2. Isi air gelas pancuran hingga mencapai bibir pancuran
  3. Masukan batu ke dalam gelas pancuran, kemudian air yang tumpah melalui pancuran ditampung dengan menggunakan gelas ukur.
  4. Ukur volume air yang berada di gelas ukur (air yang tumpah ke gelas ukur
  5. Hitung massa jenis batu dengan cara membagi massa batu dengan volume batu.

Nah berdasarkan pemaparan di atas, maka dapat ditarik kesimpulan bahwa

contoh alat ukur massa jenis benda adalah kombinasi antara neraca dengan gelas pancuran
. Dapat dikatakan bahwa belum ada alat yang bisa mengukur secara langsung massa jenis benda tak beraturan. Jika teman-teman pembaca blog ini menemukan alat ukur yang bisa mengukur massa jenis benda tak beraturan secara langsung bisa berbagi informasi dengan cara menuliskannya di kolom komentar.


Contoh Soal Mengukur Massa Jenis Tak Beraturan

Contoh soal tentang mengukur massa jenis benda tak beraturan yang sering kita temukan dalam ujian di sekolah, baik itu ujian tengah semester, ujian akhir semester maupun ujian nasional.

“Sebuah batu memiliki massa 100 gr, dimasukan ke dalam gelas ukur yang berisi air dengan volume 100 cm3. Setelah dimasukan batu, volume air yang ada di gelas ukur menjadi 150 cm3. Hitunglah massa jenis batu tersebut”

Penyelesaian:

m = 100 gr

V2 = 150 cm3

V1 = 100 cm3

Cari terlebih dahulu volume batu yakni:

V = T2 – T1

V = 150 – 100

V = 50 cm3

Hitung massa jenis batu dengan rumus:

ρ = m/V

ρ = 100/50

ρ = 2 gr/cm3

Jadi, massa jenis batu tersebut adalah 2 gr/cm3.

Demikian artikel tentang contoh alat ukur massa jensi benda tak beraturan lengkap dengan gambar ilustrasi dan contoh soal serta penyelesaiannya.

Macam-macam alat ukur massa serta satuan dan fungsinya cukup beragam yang sering dimanfaatkan dalam pengukuran kuantitas benda. Dalam sudut pandang ilmu fisika, setiap benda memiliki besaran massa yang dapat diukur dan dinyatakan dengan angka.

Baca :   Himpunan Penyelesaian Dari X 1 X 2 Adalah

Macam Macam Alat Ukur Massa

Semakin besar nilai massa sebuah benda, maka semakin besar angka atau nilai berat benda tersebut. Buat Anda masih belum tahu, berikut macam-macam alat ukur massa serta satuan dan fungsinya yang umum dijumpai dalam sehari-hari.

1. Neraca Sama Lengan.

Alat ukur massa yang pertama ini mungkin Anda sudah pernah melihatnya di setiap toko emas yaitu neraca sama lengan. Fungsi neraca dengan tingkat ketelitian sebesar 0,001 gram untuk menimbang benda berukuran kecil berdasarkan prinsip kerja menyetarakan gaya gravitasi antara kedua lengannya.

Cara kerja neraca ini dengan meletakkan benda ukur pada satu piringan dan meletakkan anak timbangan pada piringan lainnya. Bila kedua lengan dalam posisi sejajar, artinya massa benda ukur sama dengan berat anak timbangan.

2. Neraca Ohauss.

Neraca Ohauss adalah alat ukur massa dengan tingkat ketelitian sebesar 0,01 gram. Fungsi neraca ini untuk mengukur massa benda penelitian dalam praktik laboratorium dengan kapasitas beban maksimal sebesar 311 gram.

Jenis Neraca Ohauss terbagi menjadi 2 yaitu berdasarkan jenis skala yaitu neraca Ohauss digital dan Ohauss manual. Sementara berdasarkan jumlah lengan, neraca Ohauss terdiri dari beberapa jenis seperti Neraca Ohauss 2 lengan, 3 lengan, dan 4 lengan.

Prinsip kerja Neraca Ohauss tetap sama yaitu menggunakan asas kesetimbangan benda tegar. Secara sederhana, massa benda ukur akan dibandingkan dengan anak timbangan yang digeser menjauh atau mendekati poros neraca.

3. Neraca Pegas.

Pengertian Neraca pegas adalah alat ukur untuk mengetahui massa dan berat benda yang sering digunakan di laboratorium fisika karena cara kerja cukup sederhana. Neraca ini memiliki skala satuan gram untuk mengukur massa benda dan skala satuan newton untuk mengukur berat benda.

Prinsip kerja neraca pegas memanfaatkan sifat elastisitas pegas dalam hukum Hooke yang mana pertambahan panjang pegas sebanding dengan gaya tariknya. Gantung benda yang akan ditimbang pada bagian pengait, dan angka yang ditunjukkan oleh skala penunjuk neraca adalah nilai massa benda yang diukur.

4. Neraca Lengan Gantung.

Neraca lengan gantung adalah alat ukur untuk menimbang massa surat yang dikirim melalui jasa kantor pos. Sementara tingkat ketelitian neraca ini sebesar 1 gram yang mana cukup jauh dibandingkan nilai akurasi jenis neraca lainnya.

Cara kerja neraca ini relatif sederhana, benda ukur diletakkan menggantung pada wadah dan nilai massa diukur menggunakan prinsip tuas. Untuk mengetahui massa benda ukur, tuas harus dalam kondisi sejajar dengan menggeser beban pemberat sepanjang lengan neraca hingga mencapai keadaan setimbang.

Baca juga: Cara pengujian Korosi dengan Weight Loss

5. Neraca Digital.

Untuk neraca digital atau neraca elektronik adalah alat ukur massa suatu benda atau zat dengan sistem kerja otomatis dan hasil ukur lebih presisi. Terbukti tingkat ketelitian neraca ini sebesar 0,001 gram dan bahkan pada beberapa model neraca digital mencapai tingkat ketelitian hingga 0,1 mg.

Tidak heran bila neraca ini banyak digunakan dalam aktivitas laboratorium yang harus mengukur massa benda penelitian yang memiliki ukuran sangat kecil. Cara kerja neraca terbilang praktis, cukup meletakkan benda ukur di atas piringan dan hasil ukur massa otomatis muncul pada layar.

Baca :   Lensa Cekung Pada Penderita Miopi Membantu Dalam

Demikian penjelasan singkat terkait macam-macam alat ukur massa serta satuan dan fungsinya. Dengan beragam jenis neraca yang tersedia, Anda bisa dengan mudah mengukur besaran massa suatu benda dengan tingkat ketelitian yang berbeda. Jika Anda membutuhkan jasa pengujian material, Anda dapat menghubungi kami, semoga bermanfaat.

Terdapat beberapa alat ukur massa jenis, mulai dari yang paling sederhana sampai yang kompleks. Instrumen alat ukur tersebut diklasifikasikan berdasarkan zat yang diukurnya.

Artikel akan memberikan beberapa contoh alat ukur massa jenis. Namun sebelum mengetahui beberapa macam alat ukur tersebut, kalian perlu mengetahui terlebih dahulu definisi dari massa jenis, simak!

Apa itu Massa Jenis?

Massa jenis yang biasa juga disebut densitas (density)mengacu pada perbandingan antara massa dan volume sebuah zat. Dengan kata lain, massa jenis adalah ukuran massa tiap satuan volume. Kedua satuan ini saling berpengaruh satu sama lain. Semakin besar massa maka semakin besar juga satuan volume dan sebaliknya. Selain itu massa jenis juga mengukur kerapatan dan kepadatan molekul suatu zat.

Ketiga jenis zat yaitu padat, cair dan udara dapat diukur massa jenisnya. Dalam Sistem Internasional, massa jenis dapat diukur dengan satuan kg/m3. Sedangkan dalam satuan CGS atau centimetre–gram–second system of units, massa jenis diukur dalam satuan g/cm3 .

Meski demikian, beberapa zat sudah memiliki nilai densitas pada kondisi tertentu. Contohnya, air yang memiliki massa jenis sekitar 1000 kg/m3 di bawah tekanan 1 atm. Jika tekanan atau suhu di sekitar air berubah, maka densitas air juga dapat berubah.

Untuk dapat mengukur massa jenis dengan bentuk yang berbeda, kita perlu alat ukur yang sesuai dengan zatnya. Mengingat bahwa sifat setiap zat yang berbeda-beda.

Alat Ukur Massa Jenis Zat Padat

Setidaknya terdapat dua alat yang dapat mengukur massa jenis atau kerapatan dari zat padat. Yaitu untuk mengukur benda padat yang bentuknya teratur dan tidak teratur.

1. Neraca dan Gelas Ukur

Kombinasi neraca dan gelas ukur

Kalian dapat menghitung massa jenis benda padat menggunakan kombinasi neraca dan gelas ukur. Yang perlu kalian lakukan adalah menghitung massa benda dengan menimbangnya di neraca atau timbangan.

Sedangkan gelas ukur berfungsi untuk menghitung volume benda tersebut. Yaitu dengan memasukkan benda ke dalam gelas ukur yang sudah terisi dengan air. Volume dapat kita ketahui dengan menghitung selisih antara jumlah cairan sebelum dengan sesudah benda terdapat di dalamnya.

Terakhir, gunakan rumus dengan membagi massa benda dengan volume benda. Maka akan kita dapatkan ukuran massa jenis atau kerapatannya.

2. Neraca atau Timbangan

Neraca untuk mengukur massa benda

Jika bentuknya teratur (kubus, b0la, balok), kalian dapat menggunakan timbangan atau neraca. Sebab setelah menimbang benda padat dan mengetahui massanya, kalian hanya perlu menghitungnya menggunakan rumus volume yang disesuaikan dengan masing-masing bentuk dari bendanya.

Baca :   19 17 20 16 21 15 22

Setelah mengetahui volumenya, kalian dapat menghitung massa jenis atau densitas benda padat tersebut dengan rumus massa jenis. Dengan begitu ukuran massa jenis dapat diketahui.

Baca juga: Pengertian Alat Ukur Massa, Fungsi, Prinsip Kerja dan Jenis-jenisnya

Pengukur Massa Jenis Zat Cair

Berikut adalah beberapa alat untuk mengukur massa jenis zat cair dengan molekul yang agak renggang:

1. Hidrometer

Hidrometer pengukur kerapatan zat cair

Hidrometer adalah salah satu alat yang berfungsi untuk mengukur massa jenis zat cair. Bentuk alat ini terbuat dari kaca dan batang silinder. Yang di tengahnya terdapat bola atau pelampung pembobotan dengan merkuri atau timah yang dapat membuatnya mengapung.

Untuk menggunakannya, kalian perlu mencelupkan hidrometer ke dalam wadah yang sudah terisi zat cair. Lalu tekan pipet di atasnya dan cairan akan masuk ke dalam hidrometer. Sehingga kalian dapat melihat massa jenis pada indikator yang terdapat pada pelampung.

2. Piknometer Air

Ilustrasi piknometer

Piknometer merupakan alat yang dapat mengukur nilai densitas dari suatu fluida. Bentuknya mirip seperti gelas ukur dengan tutup di atasnya.

Untuk mengukur massa zat cair adalah dengan menghitung selisih berat piknometer sebelum dan setelah terisi dengan zat cair. Sedangkan volume dapat kita ketahui lewat berapa banyak cairan yang dituangkan ke wadah piknometer.

Lalu gunakan rumus untuk menghitung massa jenis dan jumlah ukuran kerapatan dan densitas dari fluida cair kita dapatkan.

Alat Ukur Massa Jenis Zat Gas

Berikut adalah beberapa alat yang berfungsi untuk mengukur kerapatan dan massa jenis dari zat gas:

1. Gas Density Meter

Gas density meter sebagai alat ukur massa jenis

Gas density meter merupakan alat yang dapat kita gunakan untuk mengukur massa jenis benda gas secara langsung. Karena cara penggunaannya adalah dengan menancapkan density meter pada bagian tutup dari ruang vakum yang telah terisi dengan gas. Untuk mengetahui massa jenisnya, hasil pengukuran dapat langsung terlihat pada indikator yang tersedia pada bagian depan gas density meter.

2. Piknometer Gas

Piknometer sebagai alat ukur massa jenis fluida

Karena piknometer merupakan alat untuk mengukur massa jenis fluida, maka piknometer juga dapat berfungsi untuk mengukur kerapatan atau massa jenis gas. Prinsip kerjanya pun sama seperti cara mengukur piknometer untuk zat cair di atas.

3. Bola Kaca

Selain dua alat di atas, kita dapat mengetahui massa jenis gas melalui bola kaca atau siring yang terisi dengan gas. Caranya, siapkan bola kaca yang kosong dan ukur massanya melalui timbangan.

Lalu masukkan gas ke dalam ruang hampa atau siring pada bola kaca dan timbang dengan neraca. Hitung selisih bola kaca sesudah dan sebelum dimasukkan gas. Maka kalian akan mengetahui massa. Sedangkan volume dapat kita ukur melalui volume ruang hampa yang terdapat pada bola kaca.

Passionate with engineering, equipped with problem solving skills and would like to give value to others

Alat Yang Dipakai Untuk Mengukur Massa Jenis Cairan Disebut

Sumber: https://termasyhur.com/alat-yang-dapat-digunakan-untuk-mengukur-massa-balok-adalah

Check Also

Harga Beras 10 Kg Di Pasar

Harga Beras 10 Kg Di Pasar 4 menit Kamu pasti sudah sering sekali mendengar ungkapan, …