Zat-zat yang berbahaya

Zat adiktif adalah zat-zat kimia yang dapat mengakibatkan kecanduan atau ketagihan pemakainya. Contoh kayak narkoba, obat psikotropika, dan zat adiktif lainnya yang sudah lebih dikenal dengan sebutan NAPZA yaitu (Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya).

Beberapa zat adiktif yang tergolong NAPZA yaitu ::
1.   Narkotika
Banyak Jenis-jenis narkotika itu antara lain sebagai berikut :
a.    Narkotika alami, seperti, opium, morfin, dan kodein.
b.    Narkotika semisintetis, seperti, heroin dan hidromorfin.
c.    Narkotika sintetis, seperti, metadone dan petidin.

2.    Alkohol
Berdasarkan kadarnya, minuman keras atau berbau alkhohol dikelompokkan menjadi 3 yaitu:
a.    Golongan A, yaitu dengan kadar etanol antara 1-5%, misalnya bin
b.    Golongan B, yaitu dengan kadar etanol antara 5-20%, misalnya anggur dan whisky.
c.    Golongan C, yaitu dengan kadar etanol antara 20-55%, misalnya arak, Mansion House, dan brandy.
3.    Inhalan
Inhalan itu berupa:
a.    Larutan yang mudah menguap, misalnya lem dan aerosol.
b.    Larutan gas, misalnya penghilang cat kuku, pengencer cat, dan spidol.
c.    Larutan pembersih, misalnya cairan dry cleaning dan penghilang noda.
d.    Gas, misalnya butana, kloroform, dan eter.
4.    Rokok
Di dalam rokok terdapat salah satu zat yang bernama nikotin. Nikotin adalah merupakan bahan kimia dalam rokok yang mampu membuat orang kecanduan. Selain nikotin, di dalam rokok juga mengandung tar, karbon monoksida, zat-zat karsinogen, dan bahan kimia pengganggu (iritan).

Psikotropika
Menurut UU Rl Nomor 5 tahun 1997 tentang Psikotropika:
Psikotropika adalah zat atau obat, baik alamiah maupun sintetis, bukan narkotika,
yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh sedikit pada susunan saraf pusat, yang
menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku. Psikotropika juga dapat mempengaruhi aktivitas mental dan prilaku seseorang. Psikotropika dapat digolongkan menjadi tiga golongan sebagai berikut.

1. Stimulan
Stimulan adalah obat-obatan yang dapat merangsang saraf pusat dan meningkatkan
gairah. Stimulan lebih dikenal sebagai obat penenang. Yang termasuk obat stimulan
adalah:
a.    Amfetamin (party drug atau dance drug), mengakibatkan kekacauan pikiran,
perilaku ganas, halusinasi, stroke, dan serangan jantung.
b.    Kokain, yang dihasilkan dari tanaman Erythroxylon coca yang banyak tumbuh di Peru dan Bolivia. Secara medis digunakan sebagai anestesi (obat bius).

2.    Antidepresan
Antidepresan fungsinya untuk memperlambat aktivitas sistem saraf pusat yang mengakibatkan turunnya tingkat kesadaran seseorang. Dan inilah Macam-macam obat antidepresan  sebagai berikut :
a.    Morfin, obat-obatan ini dapat diperoleh dari tumbuhan Papaver somniverum. Yang Berfungsi untuk menghilangkan rasa sakit.
b.    Barbital obat-obatan ini digunakan untuk obat tidur, mengurangi kecemasan, ketegangan, dan frustasi.
c.    Heroin
3.    Halusinogen
Halusinogen merupakan obat alamiah atau sintetik yang dapat menyebabkan penyimpangan persepsi, termasuk halusinasi, seperti contohnya mendengar atau melihat sesuatu tanpa adanya rangsangan. Contohnya kayak ganja, LSD, kecubung, mescaline (berasal dari kaktus), psilocybin (berasal dari jamur).

Berdasarkan besarnya efek yang ditimbulkan, obat psikotropika dapat dikelompokkan menjadi:
a.    Golongan I memiliki potensi yang sangat kuat dalam hal menyebabkan ketergantungan serta dapat dinyatakan sebagai barang terlarang, misalnya itu kayak ekstasi.
b.    Golongan II menyebabkan ketergantungan, misalnya kayak fleksiklidine (PCP).
c.    Golongan III menyebabkan ketergantungan misalnya seperti rohipnol, magadon dan flunitrazepam.
d.    Golongan IV berpotensi paling ringan dalam ketergantungan, misalnya seperti Valium (diazepam) dan bromazepam (lexotan).

Dampak Negatif Penyalahgunaan Psikotropika dan Zat Adiktif
1.    Menyebabkan ketergantungan pada fisik serta psikologis.
2.    Dapat Memicu terjadinya kriminalitas karena biasanya orang yang berada di bawah pengaruh atau pemakai psikotropika dan zat adiktif secara berlebihan sering kali tidak sadar akan tindakan yang sudah mereka lakukan.
3.    Menyebabkan timbulnya berbagai penyakit, seperti contohnya jantung, kanker paru-paru, iritasi, gangguan pencernaan, mual, dan sulit tidur.
4.    Dapat Merusak sistem kerja pada otak dan jantung kita .
5.    Dapat mengakibatkan kematian karena terlalu banyak memakai obt-obatan atau disebut juga dengan over dosis.
6.    Kemungkinan dapat tertular virus HIV/AIDS karena pemakaian jarum suntik yang digunakan secara bergantian.
7.    Penyalahgunaan ekstasi dalam jangka waktu yang panjang dan dapat mengakibatkan gangguan jiwa.

Gejala/Tanda-Tanda Penyalahgunaan Psikotropika
1.    Tanda-tanda fisik:
a.    Berat badan menurun secara drastis.
b.    Mata cekung dan berwarna merah, muka pucat, dan bibir kehitaman.
c.    Tangan penuh bintik-bintik merah.
d.    Goresan dan perubahan warna kulit di tempat bekas suntikan.
e.    Buang air besar/kecil kurang lancar.
f.    Sering menguap.
g.    Mengalami nyeri kepala.

Tanda-tanda secara emosi dan perilaku:
a.    Sensitif sekali dan cepat sekali bosan.
b.    selalu Membangkang bila dimarahi.
c.    mereka Cenderung bersikap tidak peduli.
d.    Emosinya juga tidak stabil.
e.    selalu Malas dan sering kali melupakan tanggung jawabnya .
f.    Selalu kehabisan uang atau boros.
g.    Takut air , Mengapa…?? karena jika terkena air akan terasa sakit. Oleh karena itu, mereka menjadi malas mandi.

Upaya Penanggulangan Ketergantungan NAPZAdan Psikotropika
Ketergantungan NAPZA dan psikotropika dilakukan dalam dua tahap berikut.
1.    Tahap pertama adalah dengan melakukan terapi (pengobatan) yang terbagi lagi menjadi dua tahapan, yaitu detofikasi dan pasca detofikasi. Detofikasi adalah proses untuk menghilangkan racun dari tubuh dengan cara menghentikan total atau seluruhnya pemakaian semua zat adiktif yang pernahdipakai atau dengan penurunan dosis obat pengganti. Setelah detofikasi, dilakukanlah tes urine untuk menguji apakah seseorang sudah terbebas dari zat adiktif.
2.    Tahap kedua, yaitu rehabilitasi. Seseorang yang sudah bebas dari tahap detofikasi diharapkan bisa mendapat proteksi dari lingkungan agar mereka tidak tergoda lagi untuk mencoba ataupun memakai lagi psikotropika. Berikut ini adalah beberapa langkah pencegahan penyalahgunaan NAPZA dan psikotropika.
a.    Meningkatkan keimanan kita kepada yang maha kuasa.
b.    Menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
c.    Tidak merokok atau berhenti merokok.
d.    Selalu berperilaku positif terhadap sesama.
e.    Rajin berolahraga setiap hari.
f.    Melakukan pengembangan diri melalui berbagai program dan hobi kita.
g.    Selektif dalam memilih teman.
h.     Serta Jangan pernah sekali-kali berpikir untuk mencoba, meskipun  hanya sekali.

erikut ini beberapa pusat rehabilitasi NAPZA yang ada di Indonesia.
1.    Balai Kasih Sayang Pamardisiwi
Jl. MT. Haryono No. 11, Cawang, Jakarta Timur 021-8008881
2.    Rumah Sakit Marzuki Makhdi
Jl. Dr. Semeru No. 112, Bogor, Indonesia (0251) 382952 (0251) 382052-3
3.    Wisma Adiksi
Jl. Jati Indah I No. 23 Pondok Labu, Jakarta Selatan, Indonesia (021)7690455
(021) 7540604
4.    RS. Ketergantungan Obat
Jl. Fatmawati, Jakarta Selatan
5.    FAN Campus
Jl. Jurong No.28, Cisarua Indonesia (0251) 255502 (021) 330989

Manfaat Zat Adiktif dan Psikotropika dalam Bidang Kesehatan
1.    Dapat Menghilangkan rasa sakit, contohnya seperti penggunaan morfin dalam pengobatan.
2.    Kodein yang merupakan turunan morfin yang dapat digunakan sebagai penekan batuk (antitusiv).
3.    Valium, lexotan, dan activan, yang digunakan untuk mengobati orang sakit jiwa agar penderita dapat menenangkan diri.
4.    Morfin yang berguana untuk menurunkan tekanan darah.
5.    Sebagai obat bius.
6.    Ganja berfungsi untuk dapat mengurangi rasa sakit dan mual selama kemoterapi, mengurangi rasa sakit pada penyakit tulang dan rematik, serta memperlancar pernapasan, dan mengobati insomnia.

Penulis :
Telah menulis sebanyak 49 artikel
Mendapatkan 558 komentar
  Rating tulisan 0 dari 5

10 Comments

  1. sumpri

    September 15, 2010 at 9:12 am

    Lucu
    Lucu
    Lucu
    Lucu
    Lucu

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  2. sumpri

    September 15, 2010 at 9:19 am

    aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa ????????????????????

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  3. nurul chotimah

    December 2, 2010 at 8:38 am

    bagus3333…………….

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  4. octa

    octa

    January 9, 2011 at 4:03 pm

    thank’s.. :wink:

    VN:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  5. Muhamad

    January 24, 2011 at 1:39 pm

    :!: Rokok dapat menyebabkan ke gantengan

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  6. j-on

    February 6, 2011 at 2:11 pm

    @muhammad: memang soalnya mati muda :D

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  7. octa

    octa

    June 20, 2011 at 2:41 pm

    :D ..

    VN:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  8. Muhammad Rifky Fikrullah

    June 5, 2013 at 12:07 pm

    mantap coi

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  9. Muhammad Rifky Fikrullah

    June 5, 2013 at 12:09 pm

    jangan memakai narkotika.itu berbahaya!

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  10. Ma 125 el

    June 12, 2013 at 7:13 pm

    Gw mau rehab!!^~^

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>