Best Author
sangdedi

743,613
octa

486,247
fitrotinnikm

456,615
idjah

445,157
dwi

313,549
adit

310,096
resta-andara

275,123
benedict

261,583
rahadian

240,910
bara

228,942
nabilalalala

216,882
kurnitap_

154,132
kuswanto

140,175
suranto

100,765
admin

98,998
iwan

80,055
kupukupu

78,106

Pola Hidup Sehat

Manusia pada dasarnya menginginkan dirinya selalu dalam kondisi yang sehat, baik secara fisik ataupun psikis, karena hanya dalam kondisi yang sehatlah manusia akan dapat melakukan segala sesuatu secara optimal. Tetapi pada kenyataannya selama rentang kehidupannya, manusia selalu dihadapkan pada permasalahan kesehatan dan salah satunya berupa penyakit yang diderita. Jenis penyakit yang diderita bentuknya beraneka ragam, ada yang tergolong penyakit ringan di mana dalam proses pengobatannya relatif mudah dan tidak terlalu menimbulkan tekanan psikologis pada penderita. Tetapi, ada juga penyakit yang tergolong penyakit berat yang dianggap sebagai penyakit yang berbahaya dan dapat mengganggu kondisi emosional.
Menurut hasil dari penelitian Holmes dan Rahe tahun 1967 dengan menggunakan Live Even Scale atau biasa dikenal sebagai Holmes and Rahe social readjustment rating scale yang mengukur stres dalam perubahan hidup, terbukti bahwa sakit merupakan kondisi yang menimbulkan tekanan secara psikologis dengan angka cukup tinggi yaitu 53 poin, angka ini menunjukkan banyaknya perubahan kehidupan yang harus dilakukannya.

A. Faktor-Faktor Yang Memengaruhi Perkembangan
Secara umum terdapat dua faktor utama yang berpengaruh terhadap perkembangan.
1.    Faktor Genetik
Faktor genetik merupakan modal dasar dalam mencapar hasil akhir proses tumbuh kembang anak. Faktor ini juga merupakan faktor bawaan anak, yaitu potensi anak yang menjadi ciri khasnya. Melalui genetik yang terkandung di dalam sel telur yang telah dibuahi, dapat ditentukan kualitas dan kuantitas pertumbuhan. Ditandai dengan intensitas dan kecepatan pembelahan, derajat sensitivitas jaringan terhadap rangsangan, umur pubertas, dan berhentinya pertumbuhan tulang.
2.    Faktor Lingkungan
Lingkungan merupakan faktor yang sangat menentukan tercapai atau tidaknya potensi bawaan. Faktor ini disebut juga milieu yaitu tempat anak tersebut hidup, dan berfungsi sebagai penyedia kebutuhan dasar anak. Lingkungan yang cukup baik akan memungkinkan tercapainya potensi bawaan,  sedangkan yang kurang baikakan menghambatnya. Lingkungan “bio-fisiko-psiko-sosial” memengaruhi individu setiap hari, mulai dari konsepsi sampai akhir hayatnya.
Faktor lingkungan ini secara garis besar dibagi menjadi dua:
a.    Faktor yang memengaruhi anak pada waktu masih di dalam kandungan (faktor pranatal)
b.    Faktor lingkungan yang memengaruhi tumbuh kembang anak setelah lahir (faktor postnatal)
Lingkungan postnatal yang memengaruhi tumbuh kembang anak secara umum dapat digolongkan
menjadi empat.
1)    Lingkungan biologis
Lingkungan biologis yang dimaksud adalah ras/suku bangsa, jenis kelamin, umur, gizi,, perawatan kesehatan, kepekaan terhadap penyakit, penyakit kronis, fungsi metabolisme, dan hormon.
2)    Faktor fisik
Termasuk faktor fisik antara lain yaitu cuaca, musim, keadaan geografis suatu daerah, sanitasi, keadaan rumah baik dari struktur bangunan, ventilasi, cahaya dan kepadatan hunian, serta radiasi.
3)    Faktor psikososial
Stimulasi merupakan hal penting dalam tumbuh kembang anak, selain itu motivasi belajar dapat ditimbulkan sejak dini, dengan memberikan lingkungan yang kondusif untuk belajar, ganjaran atau hukuman yang wajar merupakan hal yang dapat menimbulkan motivasi yang kuat dalam perkembangan kepribadian anak kelak di kemudian hari. Dalam proses sosialisasi dengan lingkungannya, anak memerlukan teman sebaya. Stres juga sangat berpengaruh terhadap anak, selain sekolah, cinta dan kasih sayang. Kualitas interaksi anak-anak dan orang tua dapat memengaruhi proses tumbuh kembang anak.
4)    Faktor keluarga dan adat istiadat
Faktor keluarga yang berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak yaitu pekerjaan atau pendapatan keluarga yang memadai akan menunjang tumbuh kembang anak karena orang tua dapat menyediakan semua kebutuhan anak baik yang primer maupun sekunder. Pendidikan ayah/ibu yang baik dapat menerima informasi dari luar terutama tentang cara pengasuhan anak yang baik, menjaga kesehatan, dan pendidikan yang baik pula. Jumlah saudara yang banyak pada keluarga yang keadaan sosial ekonominya cukup akan mengakibatkan berkurangnya perhatian dan kasih sayang yang diterima anak. Jenis kelamin dalam keluarga seperti pada masyarakat tradisonal masih banyak wanita yang mengalami malnutrisi sehingga dapat menyebabkan angka kematian bayi meningkat. Stabilitas rumah tangga, kepribadian ayah/ibu, adat-istiadat, norma-norma, tabu-tabu, agama, urbanisasi yang banyak menyebabkan kemiskinan dengan segala permasalahannya. Kehidupan politik dalam masyarakat memengaruhi prioritas kepentingan anak, anggaran, dan Iain-Iain.

B. Ciri-ciri Perkembangan
Tumbuh kembang anak yang sudah dimulai sejak konsepsi sampai dewasa itu mempunyai ciri-ciri tersendiri, sebagai berikut.
1.    Tumbuh kembang adalah proses yang kontinu sejak dari konsepsi sampai maturitas/dewasa, yang dipengaruhi oleh faktor bawaan dan lingkungan.
2.    Terdapat masa percepatan dan masa perlambatan, serta laju tumbuh kembang yang berlainan organ-organ.
3.    Pola perkembangan anak adalah sama pada semua anak, tetapi kecepatannya berbeda antara anak satu dengan lainnya.
4.    Perkembangan erat hubungannya dengan maturasi sistem susunan saraf.
5.    Aktivitas seluruh tubuh diganti respon individu yang khas.
6.    Arah perkembangan anak adalah sefalokaudal.
7.    Refleks primitif seperti refleks memegang dan berjalan akan menghilang sebelum gerakan volunter tercapai.

C. Pola Hidup Sehat

Pola kesehatan pribadi adalah daya upaya setiap orang untuk memelihara dan mempertinggi derajat kesehatan sendiri. Usaha tersebut dapat dilakukan dengan kegiatan antaralain :

1.    Memelihara kebersihan Memelihara kesehatan pribadi dapat dilakukan dari menjaga kebersihan badan, pakaian, rumah dan lingkungannya. Biasakan untuk mandi setiap hari, pakaian dicuci dan disetrika, tidak membuang sampah sembarangan, menyapu ,dan lain – lain.
2.    Makanan yang sehat Makanan yang sehat bukan berarti makanan yang mahal. Makanan yang sehat adalah makanan yang mengandung cukup gizi. Selain itu makanan tersebut juga bebas dari penyakit.
3.    Cara hidup yang teratur Lakukan kegiatan sehari-hari dengan teratur. Jika memang tidak mampu untuk melakukan suatu kegiatan karena kondisi fisik yang tidak memungkinkan, sebaiknya ditunda dulu hingga keadaan kembali baik.
4.    Meningkatkan daya tahan tubuh Daya tubuh dapat ditingkatkan dengan berolahraga secara teratur. Vaksinasi untuk mendapatkan kekebalan terhadap penyakit tertentu juga dapat dilakukan untuk meningkatkan daya tubuh kita.
5.    Menghindari sumber penyakit Untuk menghindari terjangkitnya penyakit di tubuh kita, sebaiknya kita juga mengadakan pencegahan sebelum terlambat. Hindari kontak langsung dengan sumber penyakit, baik yang berasal dari penderita maupun sumber sumber lainnya. Kita juga harus dapat menghindari pergaulan yang tidak baik, berusaha untuk selalu berpikir dan berbuat baik, membiasakan diri untuk mematuhi aturan-aturan kesehatan.
6.    Meningkatkan taraf kecerdasan rohaniah Menaati ajaran agama merupakan salah satu cara untuk memelihara kesehatan pribadi. Meningkatkan pengetahuan, baik dengan membaca buku-buku ilmu pengetahuan, menuntut ilmu di bangku sekolah ataupun dengan belajar dari pengalaman hidup.
7.    Melengkapi rumah dengan fasilitas yang menjamin hidup sehat Melengkapi rumah dengan sumber air yang baik, MCK yang sehat, tersedianya tempat pembuangan sampah dan air limbah yang baik, perlengkapan PPPK untuk menanggulangi kecelakan/sakit yang mendadak.
8.    Pemeriksaan kesehatan Secara periodik adakan pemeriksaan kesehatan walaupun tidak merasa sakit atau bahkan dalam keadaan sehat untuk mendeteksi lebih dini kemungkinan penyakit yang ada di tubuh kita dan segera memeriksakan diri jika merasa sakit.

Penulis :
Telah menulis sebanyak 39 artikel
Mendapatkan 143 komentar
  Rating tulisan 5 dari 5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>