Best Author
sangdedi

743,217
octa

484,209
fitrotinnikm

456,603
idjah

444,759
dwi

312,787
adit

309,690
resta-andara

273,649
benedict

261,561
rahadian

240,254
bara

228,914
nabilalalala

216,580
kurnitap_

154,132
kuswanto

139,117
suranto

100,765
admin

98,826

Perbedaan pendidikan di sekolah negeri, swasta, dan internasional

Kali ini saya mau berbagi pengetahuan saya tentang bedanya pola pendidikan dan pengajaran yang ada di sekolah negeri, sekolah swasta, dan sekolah internasional yang ada di Indonesia.
Semua yang ditulis disini didasarkan pada pengalaman saya sendiri sebagai seseorang yang mengenyam pendidikan di sekolah negeri sekaligus pengalaman saya yang pernah mengajar privat murid di sekolah swasta dan murid di sekolah internasional.

(Maaf sebelumnya, nama sekolah tidak akan saya sebutkan demi menjaga privasi dan kenyamanan. Hal-hal yang terdapat pada tulisan ini tidak serta merta dapat digunakan sebagai ukuran secara umum untuk pola pendidikan di semua sekolah :-) )

1. Tingkat perhatian guru terhadap murid di kelas

Untuk hal ini, sekolah negeri akan kalah jauh dibandingkan sekolah swasta dan internasional dikarenakan jumlah murid yang sangat banyak dalam satu kelasnya untuk sekolah negeri. Rata-rata murid di setiap kelas untuk sekolah negeri berkisar antara 40-45 orang (sewaktu saya sekolah malah sampai 48 orang :D ) Hal ini mengakibatkan guru tidak dapat memperhatikan tiap muridnya secara baik, sehingga apabila ada murid yang mempunyai masalah yang unik dalam memahami pelajaran, maka hal ini tidak dapat diakomodir oleh guru yang bersangkutan dengan baik.

2. Pola Pengajaran

Sekolah negeri memakai pola pengajaran yang sangat statis, tidak seperti sekolah swasta dan internasional yang biasanya memakai pola pengajaran secara dinamis. Materi yang diberikan oleh guru dari sekolah negeri cenderung disampaikan dalam format satu arah, artinya guru berceramah kepada murid-murid dan tidak ada timbal balik yang terjadi antara murid dan guru. Hal ini akan sangat berbeda sekali dengan sekolah swasta apalagi internasional yang penyampaian materi pelajaran biasanya disampaikan dalam bentuk diskusi antara guru dengan murid.

3. Buku ajar (Buku yang digunakan siswa dan guru dalam belajar)

Untuk hal ini sekolah internasional yang biasanya menggunakan buku buatan luar negeri (menurut pendapat saya pribadi) lebih unggul dibanding sekolah swasta dan negeri yang menggunakan buku ajar buatan Indonesia. Perbedaan paling mencolok adalah pada buku dalam negeri apabila kita mencari pengertian tentang (misal) “GAYA GRAVITASI”  maka di buku buatan dalam negeri akan dengan mudah kita temukan secara nyata suatu kalimat tersurat yang memberikan pengertian tentang “GAYA GRAVITASI”,
contoh :

“Gaya gravitasi adalah gaya tarik yang dimiliki oleh setiap benda yang memiliki massa.”

sedangkan bila kita membaca buku buatan luar negeri maka biasanya saat kita mencari pengertian tentang “GAYA GRAVITASI” maka kita hanya akan mendapat pengertian secara tersirat.
contoh :

“setiap benda yang ada di bumi ketika terjatuh pasti akan terjatuh ke bawah, sama halnya ketika peristiwa ini disadari oleh sir isaac newton pada saat dia merenung dibawah pohon apel, dia menyadari bahwa setiap benda akan terjatuh kebawah dikarenakan adanya gaya tarik oleh bumi, gaya tarik ini yang sekarang kita kenal dengan nama gaya gravitasi”

Dengan demikian setiap murid dibebaskan untuk memberi pengertian tentang suatu hal yang terdapat pada materi yan diajarkan.

4. Bahasa yang digunakan dalam mengajar

Sekolah internasional menggunakan bahasa Inggris, sementara sekolah swasta dan negeri menggunakan bahasa Indonesia. Tetapi, kebanyakan murid sekolah internasional tidak dapat berbahasa Indonesia sebaik murid sekolah negeri dan swasta. Misalnya mereka kebanyakan tidak tahu arti kata :
-menyokong
-kendala, dan lain-lain.

5. Wawasan Nusantara

Berdasarkan pengamatan saya, wawasan mengenai Indonesia yang didapatkan dari sekolah internasional tidak terlalu baik, makanya banyak murid-murid sekolah internasional yang tidak mengetahui tentang kebudayaan Indonesia. Ironisnya hal ini mengikis rasa nasionalisme mereka. :(

6. Tujuan setiap murid dalam melanjutkan pendidikan

Murid sekolah internasional pada umumnya cenderung ingin melanjutkan sekolah ke luar negeri, sementara biasanya murid sekolah negeri dan swasta ingin melanjutkan pendidikannya di Indonesia (walaupun ada beberapa yang ingin melanjutkan ke luar negeri)

7. Cara belajar

Murid sekolah internasional dan swasta banyak melakukan diskusi dengan guru, presentasi di depan kelas, berdebat dan beradu argumentasi, sementara murid sekolah negeri belajar dengan cara menghafal dan memahami materi dengan mendengarkan guru dan membaca textbook. Hal ini menyebabkan murid sekolah swasta pandai dalam menyampaikan pendapatnya sedangkan murid sekolah negeri susah menyampaikan pendapatnya dikarenakan cenderung pasif dalam belajar.

8. Materi ajar

Sekolah negeri dan swasta memiliki materi yang jauh lebih sulit dibandingkan materi sekolah internasional, sehingga seringkali banyak murid sekolah negeri maupun swasta yang mengalami perasaan tertekan dalam belajar. Berbeda dengan sekolah internasional, mereka belajar pelajaran yang mudah dan mendasar (perbandingannya pelajaran SMA sekolah internasional = pelajaran SMP sekolah negeri) sehingga mereka merasa nyaman dan senang dengan pelajaran yang sedang dipelajari.
misal : sekolah negeri mempelajari segitiga kongruen dan sudut-sudut istimewa pada lingkaran saat SMP sedangkan sekolah internasional mempelajari hal yang sama saat SMA sewaktu ingin melanjutkan ke college (pre-university).

Sehingga secara garis besar dapat disimpulkan bahwa :

1. Untuk murid yang pandai, ingin menguasai banyak pelajaran dan materi, sebaiknya memilih sekolah negeri dikarenakan materi ajarnya yang sangat padat dan berbobot.
2. Untuk murid yang tertarik ingin melanjutkan pendidikan ke luar negeri dapat memilih sekolah internasional.
3. Untuk murid yang memiliki masalah dalam memahami pelajaran, dapat memilih sekolah swasta maupun internasional untuk mendapatkan bimbingan yang lebih baik dan intensif dari guru pengajar.
4. Untuk murid yang memiliki bakat sebagai seorang public speaker sebaiknya mengambil pendidikan di sekolah swasta ataupun internasional dikarenakan pola pengajaran di sekolah tersebut sangat memungkinkan seorang murid untuk mengemukakan pendapatnya.
5. Untuk murid yang ingin mempelajari materi secara mendalam dan paham konsep dari materi yang diajarkan sebaiknya mengambil pendidikan di sekolah internasional dikarenakan mereka menggunakan metode belajar deep learning dimana materi dijelaskan secara sederhana agar murid mengerti konsep dari permasalahan mendasar dari materi yang diajarkan.

Mungkin sekian dulu dari saya, sekali lagi tulisan ini berdasarkan pengalaman pribadi saya dan tidak bisa dijadikan tolak ukur secara umum untuk semua sekolah. Apabila ada yang kurang harap ditanyakan pada kolom komentar dibawah ini.

Semoga dapat berguna bagi pengunjung klibelajar.com dalam menentukan pilihan untuk melanjutkan pendidikan. :-)

Apabila berkenan mohon di rate agar bisa menambah poin saya sebagai penulis terbaik di klikbelajar.com :oops:

Perbedaan pendidikan di sekolah negeri, swasta, dan internasional, 1.0 out of 5 based on 1 rating

Penulis :
Telah menulis sebanyak 59 artikel
Mendapatkan 1,643 komentar
  Rating tulisan 4 dari 5

40 Comments

  1. raka

    February 4, 2010 at 7:40 pm

    wahh keren.. pengalaman banget kayaknya :!:

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  2. rayman.1983@yahoo.co.id

    June 12, 2010 at 2:44 am

    ok,,bangat tuh,,,

    VN:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  3. willi

    July 13, 2010 at 8:18 am

    kamu cerdas!

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  4. sangdedi

    sangdedi

    September 20, 2010 at 5:46 am

    terima kasih :)

    VN:F [1.9.22_1171]
    Rating: +1 (from 1 vote)
  5. nova

    September 23, 2010 at 4:27 pm

    wow,,,
    saya suka tulisan anda,,,
    pemikiran yang sangat bagus,,, :P
    :D :D :D
    :-) :-) :-)

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  6. sangdedi

    sangdedi

    September 24, 2010 at 2:45 am

    terima kasih Nova.. :-)

    VN:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  7. rehalex

    September 26, 2010 at 12:00 pm

    bagaimana dengan peraturannya?
    mana yang lebih ketat?

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  8. Hafizh

    September 28, 2010 at 3:41 am

    ak jadi banyak tau nihh.. Thx..,,
    Saya adalah murid yang berpengalaman di sekolah Swasta dan negeri
    SD 1- 6 sampai SMP 1-3 = Swasta di SAB (Sekolah Alam Bandung)
    sekarng sekolah negeri SMKN 11 BDG msh kls X
    perbedaanya memang beda jauh….
    ak tetep suka skul di SWASTA lhoo… krna d swasta FUN..!
    drpada d negeri.. :) :-)

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
    • rinie

      January 22, 2014 at 7:59 am

      Klo menurutku sih sd sampai dg smp pilih swasta terpadu sdit or smpit buat karena rata2 peringkat 10 besar ujian nasional emang kebanyakan diraih swasta klo smu sampai kuliah usahakan masuk negri karena emang rata2 peringkatnya dirata2 unnya banyak yg negeri apalagi kuliah kenyataannya klo kuliah usahakan masuk negeri di negeri mudah dapat kerjaan trus yg masuk 300 besar dunia di indonesia universitasnya negeri yg masuk…http://klikbelajar.com/konten/plugins/wp-monalisa/icons/wpml_smile.gif

      VA:F [1.9.22_1171]
      Rating: 0 (from 0 votes)
  9. jagadkomputer

    September 29, 2010 at 2:18 am

    blog nya bagus mas..theme nya bikin betah..

    salam kenal

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  10. sangdedi

    sangdedi

    October 1, 2010 at 7:39 am

    @reha : lebih ketat sekolah negri :lol:
    @hafizh : salam kenal.. iya keliatannya memang seperti itu
    @jagadkomputer : bukan blog saya mas.. ini situs orang, saya cuma daftar aja :-)

    VN:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  11. Whie

    October 20, 2010 at 6:43 am

    artikel qm menambah info bwt q….:-)
    kebetulan ckrg q ngajar d skul swasta tp yg msh kyk negeri cz milik yayasan pgri…:D :D :D :D :D

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  12. sangdedi

    sangdedi

    October 28, 2010 at 1:54 am

    @whie : terimakasih, semoga berguna yah :-)

    VN:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  13. Inda Christie SP.

    October 29, 2010 at 9:57 am

    oke dech..!!??? :!: :!: :o :lol:

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  14. rie chan

    January 9, 2011 at 1:18 pm

    :( teman saya berminat akan mengajar di SMA swasta,,, tapi dia selalu ragu, karena maav tidak semuanya, tapi beberapa murid bukannya bertanya ato mengungkapkan pendapat saat belajar,tapi hanya ingin menantang & mengetahui apakah gurunya pintar ato tidak, bisa ato ga… ada yang mau share,,, mohon maav bila ada yang tersinggung,,, cuma pengen share… :P
    thanx

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
    • Umar Puja Kesuma

      June 16, 2013 at 2:39 pm

      Asalkan memiliki persiapan yang matang, saya kira tidak masalah. Justru di situlah guru ditantang untuk meningkatkan kompetensinya.

      VA:F [1.9.22_1171]
      Rating: 0 (from 0 votes)
  15. yeni

    January 31, 2011 at 10:21 am

    :!: :-) aku suka banget artikelnya amat bermanfaat bwt ak yang lg bingung nyariin sekolah bwt anakku… 8O oh ya boleh nanya kan..??? mengenai kualitas guru2 sekolah swasta..kebtlan tadi aku survey di sebuah sd swasta yang mengusung “interanktif dan inklusif”, ketika ak bertanya latar belakang pendidikan guru2nya, mereka ternyata sebagian kecil saja bisa dibilang hanya 1 orang saja yang benar2 berasal dari fakultas keguruan… selebihnya berasal dari berbagai fakultas sprt pertanian (mengajar sains), sosial (mengajar bhs indonesia), perpustakaan (mengajar bhs inggris, dan lain2)…
    pertanyaan saya.., seberapa pentingnya kualifikasi pengajar2 seklh swasta untuk kualitas pengajaran mereka..? :roll: tlg ya share infonya.. :-) :-) :-) :-) tq

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  16. bambang

    February 17, 2011 at 4:19 am

    keren mas sharingnya :!: TOP
    seharusnya tulisan ini bisa dipahami oleh para kepala sekolah,
    sehingga mereka bisa membuat pendidikan di negeri ini menjadi semakin maju 8)

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  17. yuki

    March 13, 2011 at 11:38 am

    kalo dari segi fasilitas yang disediakan internasional school sama ga dengan sekolah negri atau swasta???
    jumlah murid sekolah suasta berapa sich perkelasnya???

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  18. geng manis manja grup

    March 24, 2011 at 5:35 am

    ARTIKELNYA oKKEH BNGET TUH… :!:

    bisa membntu berfikir scra luas ntuk mmlih skolhan.. :-)

    truz berkarya ya ka… :wink:

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  19. fadhli

    March 29, 2011 at 2:05 pm

    kebetulan dari tk-kuliah skrg saya belajar di swasta, kuliah di luar negri. smu kebetulan di sekolah internasional. menurut pengalamanku, guru di smu internasional kebetulan perhatian sekali pada muridnya, ada feedback antara murid dan guru. bahkan guru mengadakan program khusus buat mantepin pelajaran tertentu dan mengerjakan tugas. untuk sekolah swasta biasa, guruku sangat perhatian pada muridnya, bahkan kesannya bisa jadi seperti sahabat selain guru

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  20. stella

    May 11, 2011 at 3:28 pm

    halo kak salam kenal, aku stella, mau tanya2 sdikit nih..
    kurikullum international school sm swasta sama ga sih?
    aku ditawarin ngelesin anak kls 5 sd international, aku takut ga mampu krn materinya lbh susah.. i’m looking forward fr your psitive reply kak. thanks. :-)

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  21. kaisar mujahid

    May 22, 2011 at 2:51 pm

    wah, lumayan. tapi kalo dipikir2, sekolah swasta di Indonesia dan mungkin juga di negara lain pada umumnya ada yang berlabel swasta nasional dan swasta internasional. Dan bedanya tentu sangat jauh apalgi dari segi kualitas. Kelulusan salah satu SMA swasta nasional di Jakarta di berita kemarin nol persen. mungkin pemerintah perlu memebenahi regulasi yang ada. Semangat

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  22. Fiddina

    June 16, 2011 at 12:08 pm

    i like it, artikelnya bagus :D :!:

    tapi sayangnya banyak anak” di indonesia yang belum mendapatkan haknya untuk memperoleh pendidikan :?

    VN:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  23. delta

    July 4, 2011 at 6:28 am

    hahah bagus ceritanya jadi udah tau perbedaan dari negri,swasta,internasional…jadi gak perlu malu kalo masuk swasta hahah aib :D

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  24. jimmy

    July 7, 2011 at 6:53 am

    kenapa anak-anak di indonesia kebanyakan ingin bersekolah di negri dari pada di sawasta? kalo menurut kalian mendingan yang mana?

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  25. Jojo

    July 24, 2011 at 7:21 am

    wah keren Bos……
    sy lom pernah bikin penelitian soal ini, tp thx bgt bwt ilmu’a y…. :!:
    masuk ke bahan research sy nich,,,,thank you

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  26. AminHidayat

    July 29, 2011 at 12:13 pm

    Sy ckup bgga dgn artikel anda,,my coment is mnurut sya dilihat dri segi apapun pasti ada plus minusx dri sklah swasta ,negeri,ataupun internasinal(SBI),skrang yg pnting sekolah akn dan bs maju & bhkn berkualitas jk dgn ditunjang personal teacher yg profesional yg berahlakul karimah/mulia..bgi sya byk sekrang org pintar tpi sedikit org yg maw bekrja kras..,this is of share ,I’m sorry n Thanks before..

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  27. sangkil

    August 17, 2011 at 1:02 pm

    jujur saya sedikit ketawa pas bacanya soalnya saya pernah sekolah di sekolah swasta ama di sekolah negri, dan emang bener nih kaya gini makasih dah menyampaikan informasinya saya ad tugas suruh buat argumentasi tentang ginian

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  28. Pich

    September 7, 2011 at 2:14 pm

    Artikel yang bener-bener keren :!: , saat ini saya mendapat amanah untuk mengajar di sekolah negeri.
    Dan saya setuju dengan tulisan bang Dedi :-)
    Memang saya sendiri sebagai pendidik di sekolah negeri sangat menyayangkan hal ini ,
    namun saat ini sekolah negeri mulai menggeliat dan berusaha menjadi lebih baik melalui program PAIKEM :-)
    Dan untungnya untuk pelajaran yang saya ampu 80% nya praktik :-) jadi peserta didik diajak untuk lebih aktif :!:

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  29. airin

    September 13, 2011 at 3:48 am

    izin share ya

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  30. tristan

    November 19, 2011 at 1:54 am

    saya tidak pernah suka sekolah, karena tak ada perhatian dari sistem pendidikan kita yang memperhatikan sastra. tapi bisa jadi di international school, ada perhatian kali ya, haha.. coba aku sekolah di international so cool itu, hehe.. walau aku tidak sekolah disana,.. rasa-rasanya anak2 international school itu memang kebanyakan cool, enggak selalu shoc
    ‘cool

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  31. mia

    November 25, 2011 at 11:26 am

    infonya bermanfaat.. :o thanks,,, karena selama ini aku bingung dengan sistem pendidikan negeri yang kujalani,, hanya sebatas materi yang sebenarnya abstrak,, tak bisa kugambarkan jika ingin melakukannya di dunia nyata

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  32. Tannia

    December 5, 2011 at 12:25 pm

    artikelnya bagus…
    sy butuh banget infonya untuk bikin karya tulis…
    @ yeni: kl dibilang pnting sih penting, tp itu jg kmbali pd kbijakan msg2 skolah dlm mencari tenaga pngajar. menurut sy kembali lg ke gurunya msg2. ada yg aplikatif, bs menyesuaikan dgn anak didik dan bisa ngembangin teknik ngajar yang menarik, meskipun bukan berasal dari PGRI atau jurusan keguruan. tp ada juga guru yg statis, kaku. sy prnah ngobrol dgn guru SMA sy. beliau sndiri mnyayangkn hal ini. krn guru yg berasal dari PGRI memang pada dsrnya disiapkan utk menjadi pengajar dan pendidik, bukan hanya sekedar menyampaikan ilmu. sygnya, kl sy perhatikan skrg sedikit skali guru yg mampu mendidik secara karakter. kebanyakan hny mementingkan ilmu bs tersampaikan, kurang mempedulikan anak didiknya apakh menjadi pelajar dengan pribadi yg baik. memang agak disayangkan kalau ada guru yg pinter, tp kurang bisa ngajar. jd, semua kembali ke diri (guru) msg2, apakah tujuannya memang ingin mendidik generasi penerus yg lebih baik atau ada 7an lain. buat mbak yeni smg jwbn sy bs jd referensi dan mmbuka pikiran mbak serta bermanfaat…

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  33. mim

    May 22, 2013 at 8:41 am

    artikel yang sudah anda tulis ini terbilang sangat bagus dan tetapi disini saya ingin menambahkan sedikit tentang pengalaman saya yang pernah bersekolah di sekolah bertaraf international di bali selama 5 tahun dan pernah juga sekolah di sekolah swasta maupun national plus

    1. kurikulum yang di berikan di sekolah international
    Umumnya kurikulum yang mereka pakai adalah kurikum International baccalaureate dan cambridge, siswa akan mendapatkan ujian IGSCE dari cambridge yang berlokasi di inggris, pada usia kira-kira 16 tahun. Di kurikulum ini, siswa di ajarkan untuk mengembangkan critical thinking mereka dengan menjawab soal-soal yang merupakan essay. Dan juga pada saat ulangan maupun ujian kenaikan kelas, anda pasti lebih banyak menemukan soal-soal essay daripada pilihan ganda. Menjawab soal-soal essay yang diberikan berarti kita juga mendeskripsikan dan menjelaskan dari apa yang sudah kita pelajari menurut pendapat kita sendiri. Walaupun pada saat kita ujian, bertanya pada teman (menyontek) untuk jawaban saja sudah sulit. Karena jawaban yang sama akan mudah untuk dicurigai. Sifat-sifat soal yang di berikan juga bersifat penelitian. Jadi dengan kata lain, kita akan mempunyai wawasan yang luas. Program cambridge ini dapat memudahkan siswa yang ingin melanjutkan sekolah di luar negeri karena program ini sudah berada di lebih dari 100 negara di dunia.
    2. Jumlah pelajaran
    Nah, kalau membahas tentang jumlah pelajaran,Kurikulum IB dan cambridge hanya memiliki sekitar 10 sampai 13 pelajaran saja. Tetapi dalam sehari durasi untuk setiap pelajaran hanya 40 menit. Tetapi di sekolah saya yang dulu, saya mendapatkan pelajaran matematika,ipa,bahasa inggris dan bahasa indonesia setiap hari. Sedangkan pelajaran seperti sejarah,geografi, seni, musik, dan olahraga saya hanya mendapat 2 sampai 3 kali dalam seminggu. Di sekolah saya yang dulu kita sudah ikut penjurusan sejak kelas 9 atau 3 smp, kita bisa memilih-milih pelajaran yang kita minati secara lebih mendalam. Belajar nya terbilang santai, tetapi kita akan mendapat kan banyak sekali pekerjaan rumah (homework).
    3. Art & Design
    Dulu saya sempat mengikuti kelas art & design. Kita di dorong untuk meneliti sebuah seni dan menyampaikan riset kita kepada sang guru. Tidak hanya itu, kita juga di ajarkan design grafis dan membuat illustrasi di komputer. Sehingga membimbing siswa untuk lebih kreatif.
    4.Peraturan di sekolah
    Tadi saya sempat melihat salah satu komentar di atas tentang bagaimanakah peraturan sekolah negeri. Menurut pengalaman saya nih, sekolah negeri memang terbilang ketat. Berbeda jauh dengan sekolah international yang kurang patuh akan peraturan yang ada dan guru-guru tidak menegur siswa-siswa nya. Contoh kecil seperti memakai baju yang kusut, asesoris berlebihan, mengecat rambut, maupun boleh tidak nya memakai piercing (tindik) lebih dari dua. Kalau saya boleh jujur, dulu saya memakai piercing di telinga kanan lebih dari dua. Pada saat orang tua saya bertanya kenapa di sekolah ini di perbolehkan si guru hanya berkata, “Disini kita membebaskan murid-murid untuk berekspresi untuk menampilkan apa yang mereka suka, asalkan di perbolehkan oleh orang tua nya, bagi kita itu tidak masalah. Sebab, orang-orang memiliki keunikan dan warna-warna tersendiri”. Begitulah kata guru kepada orang tua saya. Sebab, keuntungan maupun kerugian dari apa yang kita lakukan, akan kita tanggung sendiri. Untuk itu mereka mengajarkan pikirlah dulu sebelum bertindak apakah efek nya akan berjangka waktu panjang atau pendek.
    5. Pengajar yang berkualitas
    Sekolah international memang banyak menggunakan guru-guru asing. Selain berwawasan luas, mereka juga terbilang ramah dan cepat bergaul dengan para siswa. Mereka tidak memikirkan tentang nilai yang kita dapatkan, tetapi lebih mementingkan proses kita untuk belajar. Sang guru memaklumi apabila ada seorang siswa yang tidak menyukai pelajaran sang guru, karena guru berpendapat, siswa pasti memiliki kesukaan lain yang menjadi panutan nya dia untuk belajar. Guru juga sangat memerhatikan kekurangan siswa. Pada saat belajar, disana mereka akan bekerja keras agar seorang siswa setidak nya bisa mengikuti pelajaran yang di ajarkan.

    Semoga pengalaman saya bermanfaat. Unutk keterangan lebih lanjut tentang international baccalaureate dan cambridge, silahkan liat di wikipedia. Mohon maaf apabila ada kesalahan penulisan atau salah berpendapat. Ini hanya sekedar pengalaman hidup saya yang saya jalani. Cheers!

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  34. desktop wallpaper for mac os x

    June 25, 2013 at 4:51 am

    Good write-up. I certainly love this site. Thanks!

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  35. css background color transparent png

    July 3, 2013 at 8:26 am

    I must thank you for the efforts you’ve put in penning this website. I’m hoping to see
    the same high-grade blog posts from you later on as well.

    In truth, your creative writing abilities has encouraged
    me to get my own blog now ;)

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  36. http://Badminton.Asta-Fhb.de/

    July 13, 2013 at 8:28 pm

    Very good article. I definitely appreciate this website. Keep
    it up!

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  37. Amik

    November 21, 2013 at 3:19 am

    Very good article,,,it’s very helpful for me to understand the curriculum in international school.

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  38. indah

    December 31, 2013 at 3:46 am

    wah bermanfaat sekali kak… tidak hanya untuk yang ingin melanjutkan sekolah tapi juga untuk evaluasi para guru….jadi bisa tau bagaimana cara yang baik untuk mengajarkan materi kepada peserta didik… :D :)
    makasih kak :)

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>