Best Author
sangdedi

743,613
octa

486,265
fitrotinnikm

456,615
idjah

445,167
dwi

313,549
adit

310,096
resta-andara

275,123
benedict

261,583
rahadian

240,910
bara

228,942
nabilalalala

216,882
kurnitap_

154,132
kuswanto

140,175
suranto

100,765
admin

99,000
iwan

80,055
kupukupu

78,106

Pengertian dan langkah-langkah penelitian sosial budaya

Pengertian Penelitian Sosial
Penelitian sosial adalah penelitian yang mengkaji dan mengungkap fenomena-fenomena sosial atau yang menyangkut segi kemanusiaan, seperti pada dunia kesehatan, pendidikan, ekonomi, politik, seni budaya, dan  sebagainya, termasuk ketimpangan-ketimpangan yang ada pada masyarakat, seperti pengangguran, kebodohan, kriminalitas, kenakalan remaja, masalah penggunaan narkoba, prostitusi hingga radikalisme dan terorisme.

1.    Langkah-langkah Penelitian Sosial Budaya
Pendekatan dalam penelitian etnografi yang seperti digambarkan di atas dinamakan pendekatan kualitatif, artinya data yang diharapkan bersifat kualitatif. Pendekatan ini mengutamakan kualitas data bukan kuantitasnya. Metode penelitian ini disebut juga field work (kerja atau penelitian lapangan). Menurut Jerome Kerk dan Marc L. Miller,  field work dilakukan melalui empat tahap (fase), yaitu pertama finding the field, kedua working discovery getting data, ketiga reading interpretation getting straight, dan keempat leaving explanation getting out and getting over.

a.    Fase pertama
Fase pertama disebut dengan finding the field atau memilih masyarakat sasaran (objek) penelitian.Pada fase ini, harus dituntaskan mengenai cara-cara masukke lapangan sedemikian rupa sehingga dapat diterima dengan baik oleh masyarakat sasaran. Untuk itu,si peneliti harus mencari sebanyak mungkin informasi tentang masyarakat tersebut. Misalnya, mengenai kebiasaan, tata krama, pantangan, atau larangan, dan sebagainya. Langkah pertama ini sangat menentukan kesuksesan langkah berikutnya.

b.    Fase kedua
Pada fase inilah kita mulai bekerja untuk menemukan (discovery) dan mengumpulkan (getting) data. Sebelum melakukan kerja lapangan (field work) terlebih dahulu disusun perencanaan yang rapi dan matang. Si peneliti harus mampu mengatur bagaimana dan dari mana (siapa) data harus didapatkan jangan sampai salah sasaran. Kesalahan akan mengakibatkan pemborosan waktu, tenaga, dan uang. Selama pengumpulan data berlangsung, si peneliti harus senantiasa waspada dan meneliti kembali setiap data yang diperoleh. Peneliti juga harus mampu mengatur dan mengecek data sedemikian rupa sehingga data yang dikumpulkan cukup memadai sesuai dengan tujuan, serta diyakini kebenarannya. Ada satu hal lagi yang harus diperhatikan oleh seorang peneliti, yaitu peneliti harus mau dan mampu mengakhiri penelitian pada waktu yang tepat tanpa ada data yang tercecer.

c.    Fase ketiga
Fase ini dikenal dengan reading, interpretation, and getting straight. Pada fase ini disebut fase membawa dan menafsirkan data secara tepat. Dari segi ilmiah, fase ini sangat penting karena data yang diperoleh harus dapat dipertanggungjawabkan.
Pertama, pengecekan validitas data, yaitu menguji data yang didapatkan melalui evaluasi pengambilan data. Hal yang perlu diperhatikan antara lain situasi pengambilan data, waktu, tempat, sumber (informasi), dan alat-alat yang dijadikan sebagai pengumpulan data.
Kedua, pengecekan rehabilitasi data, yaitu pengujian terhadap data, apakah data yang diperoleh dapat diandalkan dan apakah hasilnya akan sama apabila kita mengambil data yang sama pada saat yang berlainan.

d.    Fase keempat
Fase keempat, yaitu leaving, explanation, getting out, and getting over. Fase ini adalah penjelasan untuk pamit dari lapangan. Seperti pada saat ke lapangan, saat berpamitan pun peneliti harus melakukan dengan baik dengan semua pihak yang membantu mulai dari anggota masyarakat, sumber data (informasi), jajaran birokrasi, dan sebagainya. Peneliti harus mengatur sedemikian rupa sehingga masyarakat yang menjadi sasaran penelitian tidak merasa dikecewakan. Perlu juga diperhatikan, peneliti harus meninggalkan kesan baik sehingga apabila ada keperluan lagi untuk masa mendatang tidak mendapat hambatan apa pun.

Pengertian dan langkah-langkah penelitian sosial budaya, 1.0 out of 5 based on 2 ratings

Penulis :
Telah menulis sebanyak 49 artikel
Mendapatkan 588 komentar
  Rating tulisan 0 dari 5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>