Best Author
sangdedi

743,613
octa

486,297
fitrotinnikm

456,615
idjah

445,181
dwi

313,549
adit

310,096
resta-andara

275,157
benedict

261,583
rahadian

240,940
bara

228,942
nabilalalala

216,884
kurnitap_

154,132
kuswanto

140,191
suranto

100,765
admin

99,004
iwan

80,055
kupukupu

78,106

parafrasa, jenis paragraf dan pola paragraf

A. Percakapan melalui saluran telekomunikasi
Adapun persiapan wawancara secara teknis lainnya, meliputi:
1. mengetahui identitas yang akan diwawancarai secara umum;
2. menghubunginya;
3. mempersiapkan pertanyaan;
4. mempelajari permasalahan;
5. mempersiapkan alat tulis atau alat perekamnya.

Pada dasamya wawancara terjadi karena adanya kesenjangan informasi atau pengetahuan. Si pewawancara belum mengetahui suatu informasi atau pengetahuan dan orang yang diwawancarai dianggap dapat memberikan penjelasan.
Hal-hal yang perlu diperhatikan pada waktu wawancara, antara lain:
1. sopan santun;
2. penggunaan bahasa yang baik dan benar;
3. tidak mendebat narasumber;
4. pembicaraan tetap pada permasalahan atau topik;
5. mencari hal-hal penting;
6. tidak menyela;
7. tepat waktu;
8. berterima kasih.

B. Membuat Parafrasa dan Artikel

Sebelum kamu mengungkap kembali secara lisan, terlebih dahulu perhatikan beberapa petunjuk membuat parafrasa secara lisan berikut.
1. Wacana dibaca secara keseluruhan dan dipahami.
2. Ambil inti pokok dari wacana tersebut.
3. Tidak perlu mencari kosakata yang sukar diartikan.
4. Diungkapkan menggunakan bahasa sendiri.
5. Teknik pengungkapan harus jelas dan mudah diterima orang lain.

C. Pola Perbandingan, Sebab-Akibat, dan Contoh

1. Pola perbandingan, yaitu paragraf yang membandingkan dua hal untuk dijabarkan.Contoh:Buah durian adalah sejenis buah yang mahal harganya dibanding dengan melon. Walaupun harganya mahal tetapi banyak peminatnya. Jika dibandingkan dengan buah melon sangat jauh rasanya. Buah durian digemari banyak orang, khususnya mereka yang punya uang. Sedang buah melon diminati mereka yang kehidupannya sederhana.
2. Pola sebab-akibat, yaitu paragraf yang dimulai dengan pernyataan sebab kemudian berakhir dengan suatu akibat.Contoh:Anak itu malas belajar. Tiap malam sering ke luar rumah. Nasihat orang tua tidak pernah dihiraukan. Pada akhir tahun temyata tidak naik kelas akibat ulahnya yang tidak dapat diatur.
3. Pola contoh, yaitu paragraf yang memaparkan penjeiasan contoh suatu benda.Contoh:Pohon pisang merupakan pohon yang banyak fungsinya. Selain buahnya, daun dan batangnya dapat dimanfaatkan. Daun pisang digunakan untuk membungkus, sedangkan batangnya dimanfaatkan untuk membuat hiasan dalam pernikahan.

Selain jenis paragraf di atas, masih ada jenis paragraf lain, yaitu:

1. Paragraf deduktif, yaitu paragraf yang kalimat utamanya terletak di awal paragraf.Contoh:Melihat kedatangan polisi, puluhan buruh yang ada di luar pabrik iangsung kabur. Namun buruh yang terlanjur masuk akhirnya terjebak. Polisi Iangsung menutup pintu pabrik. Oleh karena itu, mereka tidak bisa berkutik. Dengan mudah polisi menciduk mereka.
2. Paragraf induktif, yaitu paragraf yang kalimat utamanya terletak di akhir paragraf.Contoh:Aparat polisi, yang sejak pagi ditempatkan di beberapa titik, mulanya hanya mengingatkan para siswa agar mematuhi peraturan lalu lintas dan tak mengganggu pengguna jalan lain. Namun bukannya menurut, mereka terkesan malah melawan. Polisi yang mencoba membubarkan anak-anak di Jalan dr. Soepomo dan Jalan Yosodipura bahkan ditabrak sekelompok pelajar.
3. Paragraf naratif/deskriptif, yaitu paragraf yang isinya hanya penjabaran atau penjelasan saja.Contoh:Siswa yang kehilangan sekolah, bisa mendaftarkan diri ke sekolah lain yang diingini. Semua biaya ditanggung pemerintah, jadi bebas uang pendaftaran. Tinggal daftar Iangsung esok harinya masuk. Siswa-siswa yang bernasib malang ini jadi perhatian masyarakat. Pemerintah selalu memerhatikan terutama masalah sekolah, tetapi sebagai siswa harus rajin belajar.

D. Memparafrasakan Sebuah Puisi
Cara membuat parafrasa puisi, yaitu:

1. bacalah puisi secara keseluruhan,
2. pahami isi puisi tersebut,
3. hindari pengertian per kata,
4. gunakan kata-kata denotatif, dan
5. hindari pemakaian kata konotatif.

E. Mendiskusikan informasi dari surat kabar

Berdasarkan sebuah informasi, kita dapat memberikan tanggapan. Tanggapan tersebut dapat berupa pendapat, gagasan, kritik, atau saran. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menyampaikan tanggapan dalam diskusi, antara lain;
1. Menyiapkan bahan yang akan didiskusikan.
2. Menyebutkan satu per satu pokok-pokok pendapat yang didiskusikan.
3. Menyampaikan pendapat menggunakan bahasa yang efektif dan santun.
4. Menggunakan bahasa percakapan (bahasa Indonesia) yang baik dan benar.
5. Harus disertai rasa percaya diri dan juga ketenangan, jangan emosional.
6. Pengucapan harus jelas.
7. Hendaknya mempergunakan istilah-istilah yang sudah umum.
8. Sebaiknya disertai dengan fakta-fakta yang dapat dipertanggungjawabkan nantinya (dari hasil observasi, pengalaman, dan eksperimen).

parafrasa, jenis paragraf dan pola paragraf, 2.5 out of 5 based on 2 ratings

Penulis :
Telah menulis sebanyak 49 artikel
Mendapatkan 588 komentar
  Rating tulisan 0 dari 5

4 Comments

  1. andrian

    April 24, 2011 at 8:58 am

    :!:

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  2. octa

    octa

    June 20, 2011 at 2:47 pm

    thanks jempolnya..

    VN:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  3. az

    August 4, 2011 at 11:31 am

    siiiiiiiip :!: 8)

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: +1 (from 1 vote)
  4. contoh paragraf

    May 15, 2014 at 9:45 am

    Great article. I was looking at continuously your blog with this particular encouraged! Very helpful information exclusively the eventual section :) My partner and i look after similarly info a great deal. I’d been trying to find that specified info for an extended time. Many thanks in addition to all the best.

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>