Best Author
sangdedi

743,975
octa

487,527
fitrotinnikm

456,625
idjah

445,585
dwi

314,003
adit

310,328
resta-andara

276,173
benedict

261,617
rahadian

241,236
bara

228,950
nabilalalala

217,066
kurnitap_

154,132
kuswanto

140,907
suranto

100,765
admin

99,188
iwan

80,055
kupukupu

78,106

Menentukan Topik Penelitian

Persyaratan Penelitian
Ada tiga persyaratan penting dalam mengadakan kegiatan penelitian, yaitu:
1.    Sistematis
Sistematis artinya dilaksanakan menurut pola tertentu, dari yang paling sederhana sampai yang kompleks untuk mencapai tujuan secara efektif dan efisien.
2.    Berencana
Berencana artinya dilaksanakan dengan adanya unsur kesengajaan dan sebelumnya sudah dipikirkan langkah-langkah pelaksanaannya.
3.    Mengikuti konsep ilmiah
Mengikuti konsep ilmiah artinya mulai awal sampai akhir kegiatan penelitian mengikuti cara-cara yang sudah ditentukan, yaitu prinsip yang digunakan untuk memperoleh ilmu pengetahuan.

Menentukan Topik Penelitian
Topik artinya pokok permasalahan yang dibahas, dikaji, dibicarakan, atau diteliti. Topik penelitian berarti pokok permasalahan yang menjadi objek penelitian atau penyelidikan.
Memilih topik penelitian tentunya harus disesuaikan dengan tujuan penelitian yang ingin dicapai. Apakah peneliti ingin menyelidiki gejala-gejala alam, gejala-gejala sosial, atau gejala-gejala budaya? Dalam penelitian sosiologi tentunya yang menjadi objek penelitiannya adalah gejala atau masalah-masalah sosial yang timbul dalam kehidupan sehari-hari, sedangkan gejala-gejala alam menjadi objek penelitian ilmu pengetahuan alam.
Beberapa langkah yang dapat ditempuh untuk memudahkan memilih topik penelitian yang tepat adalah  sebagai berikut.
a.  Topik atau masalah yang dipilih harus sejalan dengan tujuan penelitian yang ingin dicapai.
b. Topik penelitian yang dipilih sebaiknya masalah- masalah yang baru dan belum diteliti oleh orang
lain sehingga menarik minat orang lain untuk mengetahuinya.
c. Topik yang dipilih harus dikonsultasikan dulu dengan guru pembimbing.
d. Topik yang  kita  pilih  hendaknya tidak bertentangan dengan nilai-nilai dan norma- norma yang berlaku, seperti Pancasila dan UUD 1945 serta peraturan-peraturan yang berlaku sehingga tidak meresahkan
masyarakat.
e. Menghindari untuk memilih topik penelitian yang mengandung emosi, prasangka, atau unsur-unsur yang tidak ilmiah.
Setelah berhasil menentukan topik penelitian yang akan diteliti, kita akan memperoleh gambaran tentang masalah yang akan diteliti. Bahkan, topik penelitian dapat dikembangkan menjadi judul penelitian atau judul karya tulis ilmiah. Pemnasalahan dalam penelitian sering disebut problem atau problematik yang harus
diselesaikan oleh peneliti menggunakan metode yang telah ditetapkan.

Merumuskan dan Memilih Pertanyaan-pertanyaan Penting Penelitian
Manusia dalam hidupnya senantiasa mengamati keadaan alam sekitarnya, termasuk memerhatikan kehidupan makhluk hidup di alam. Gejala-gejala alam tersebut menarik perhatian manusia untuk menjadikannya sebagai masalah yang perlu diteliti. Kemudian timbulah pertanyaan, mengapa matahari itu terbit dan terbenam? Apa sebabnya bintang-bintang di langit bercahaya? Apa penyebabterjadi gempa bumi, gunung merapi meletus, hujan turun, dan musibah banjir?
Keingintahuan itulah yang mendorong ahli-ahli ilmu pengetahuan alam menyelidiki gejala-gejala tersebut. Demikian pula dengan peristiwa-peristiwa yang terjadi dalam kehidupan masyarakatnya, seperti terjadinya wabah penyakit, kelaparan, perkelahian, pencurian, dan masalah-masalah sosial lainnya. Peristiwa-peristiwa tersebut merupakan masalah yang menarik perhatian manusia untuk diteliti sebab-sebab serta akibatnya. Kemudian timbul pertanyaan, apa sebabnya manusia terserang penyakit, apa sebab terjadinya kelaparan, urbanisasi, pencurian, dan sebagainya?

Tujuan dan Jenis-jenis Penelitian

1.     Tujuan Penelitian
Secara umum tujuan penelitian adalah sebagai berikut.
a.    Untuk mencari, menemukan, mengumpulkan, dan menganalisis fakta-fakta berdasarkan kenyataan-kenyataan dari proyek penelitian guna menyelesaikan masalah yang akan dicari pemecahannya.
b.    Untuk menemukan, mengembangkan, dan menguji kebenaran suatu pengetahuan yang dilakukan dengan menggunakan metode- metode ilmiah.
c.    Fungsi developmental (pengembangan), yaitu untuk mengembangkan pengetahuan atau teknologi yang sudah ada agar baik atau lebih sempurna.

2.    Jenis-jenis Penelitian
a.    Penelitian berdasarkan hasil yang diperoleh
1.   Penelitian dasar (basic research) atau penelitian murni
Penelitian dasar atau mumi dilakukan untuk memperluas dan memperdalam pengetahuan secara teoretis tanpa memikirkan segi-segi terapan dan kegunaannya bagi masyarakat.
Perhatian utamanya adalah kesinambungan, kesempurnaan, integritas terhadap ilmu pengetahuan dan filosofi. Penelitian ini bisa juga untuk menentukan suatu generalisasi atau berusaha menemukan teori atau dalil-dalil yang berlaku untuk umum.
2.   Penelitian terapan (applied research)
Penelitian ini diarahkan untuk kepentingan praktis di bidang kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian terapan ini biasanya sangat diharapkan oleh masyarakat, baik untuk kepentingan politik, ekonomi, sosial, atau budaya. Penelitian terapan dilakukan dengan cermat, hati-hati, sistematik, dan terus-menerus terhadap suatu masalah untuk dicari jalan pemecahannya.

b.    Penelitian berdasarkan bidang yang diteliti
1. Penelitian bidang sosial
Objek penelitian ilmu sosial adalah manusia dan fenomena-fenomena atau gejala-gejala sosial. Penelitian sosial dapat dilakukan pada bidang pendidikan, ekonomi, politik, hukum, psikologi, sosial budaya, dan sebagainya.

2. Penelitian bidang eksakta
Objek penelitian bidang eksakta adalah dunia yang riil materiil atau dunia objektif. Dalam penelitian ini, yang dicari adalah fakta dan pembuktian-pembuktian dari kenyataan. Orang menggunakan rasio atau pikiran guna menembus hakikat kenyataan dan alat indra dipakai untuk mengadakan pengecekan serta verifikasi terhadap suatu kebenaran.

c.    Penelitian berdasarkan tempat penelitian
1.    Penelitian laboratorium
Penelitian laboratorium adalah penelitian yang dilakukan di dalam tempat khusus (laboratorium) dengan berbagai percobaan.
2.    Penelitian kepustakaan
Penelitian kepustakaan adalah penelitian yang dilakukan di perpustakaan dengan mengumpulkan data-data atau informasi dari berbagai literatur.
3.    Penelitian lapangan atau kancah
Penelitian lapangan atau kancah adalah penelitian yang dilakukan pada masyarakat atau objek-objek tertentu di masyarakat. Peneliti harus terjun langsung ke objek yang ditelitinya.

d.    Penelitian berdasarkan cara pembahasannya
1.    Penilaian deskriptif
Penelitian ini hanya melukiskan, memaparkan, menuliskan, dan melaporkan, suatu keadaan objek atau suatu peristiwa fakta apa adanya dan berupa ungkapan fakta.
2.    Penelitian inferensial
Penelitian ini tidak hanya melukiskan saja, tetapi juga menarik kesimpulan umum dari masalah yang sedang diteliti. Hasil kesimpulan dapat dija’dikan dasar deduktif dan dasar prediktif guna memperkirakan peristiwa-peristiwa yang akan datang serta untuk memikirkan berbagai tindakan praktis pada waktu yang akan datang.

Menentukan Topik Penelitian, 3.2 out of 5 based on 5 ratings

Penulis :
Telah menulis sebanyak 41 artikel
Mendapatkan 101 komentar
  Rating tulisan 0 dari 5

1 Comment

  1. Error: Unable to create directory konten/uploads/2017/12. Is its parent directory writable by the server?

    kuswanto

    June 19, 2011 at 4:49 pm

    makasih ya..

    VN:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>