Best Author
sangdedi

743,613
octa

486,285
fitrotinnikm

456,615
idjah

445,167
dwi

313,549
adit

310,096
resta-andara

275,133
benedict

261,583
rahadian

240,910
bara

228,942
nabilalalala

216,884
kurnitap_

154,132
kuswanto

140,191
suranto

100,765
admin

99,000
iwan

80,055
kupukupu

78,106

Linux

Linux adalah sebuah sistem operasi komputer mirip seperti UNIX, yang merupakan implementasi independen dari standar IEEE untuk sistem operasi POSIX (Portable Operating System Interface). Linux memiliki kemampuan basis standar POSIX yang meliputi true-multitasking, virtual memory, shared libraries, demand-loading, memory management, dan multiuser. Linux seperti halnya OS UNIX lainnya, mendukung banyak software dari TEX, X Windows, GNU C/C++ sampai Ke TCP/IP

Perkembangan Linux dimulai pada tahun 1991 oleh mahasiswa Finlandia, Linus Torvalds. Tanggal 14 Maret 1994, Linux versi 1.0 diluncurkan. Versi ini merupakan tonggak bersejarah perkembangan Linux. Pada peluncuran ini fitur baru terbesaryang tersedia adalah jaringan. Versi 1.0 mampu mendukung protokol standard jaringan TCP/IP. Dukungan perangkat keras juga dimasukkan dalam rilis ini, antara lain floppy disk, CD-ROM, sound card, berbagai mouse dan keyboard internasional.

Pada bulan Juni 1996 Linux 2.0 dirilis. Versi 2.0 memiliki dua kemampuan baru yang penting, yaitu dukungan terhadap multiple architecture dan multiprocessor architecture, file system catching dikembangkan ke networked file system, writable memory mapped regions juga sudah didukung.
Komponen sistem Linux terbagi menjadi 3 (tiga) bagian kode penting, yaitu:
1. Kernel, bertanggung jawab memelihara semua abstraksi penting dari  sistem operasi, termasuk hal seperti proses-proses dan  memori virtual.
2. Perpustakaan sistem, menentukan kumpulan fungsi standar dimana aplikasi dapat berinteraksi dengan kernel dan mengimplementasi hampir semua     fungsi sistem operasi yang tidak memerlukan hak penuh    atas kernel.
3. Utilitas sistem, yaitu program yang melakukan manajemen secara individu dan khusus.

Logo Linux adalah sebuah pinguin bernama Tux yang memperlihatkan sikap santai dari gerakan pinguin. Riwayat Tux diawali saat Linus berlibur ke daerah selatan. Di sanalah ia bertemu seekor pinguin dan Linus digigit jarinya hingga dia mengalami demam.

Kejadian yang lucu ini merupakan awal terpilihnya pinguin sebagai logo Linux. Tux ialah hasil karya seniman Larry Ewing pada waktu para pengembang merasa bahwa Linux sudah memerlukan sebuah logo (1996), dan nama yang terpilih ialah dari usulan James Hughes yaitu Torvalds UniX – TUX.

Saat ini, Linux merupakan salah satu sistem operasi yang perkembangannya paling cepat. Sejumlah kelompok programmer-programmer yang selalu bahu-membahu untuk memperbaiki segala fiturnya, ikut membantu kemajuan sistem operasi Linux. Jika melihat ke depan, kemungkinan Linux akan menjadi sistem operasi yang paling dominan bukanlah suatu hal yang mustahil. Karena semua kelebihan yang dimilikinya, setiap hari semakin banyak orang di dunia yang mulai berpaling ke Linux.

Penulis :
Telah menulis sebanyak 31 artikel
Mendapatkan 438 komentar
  Rating tulisan 0 dari 5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>