Best Author
sangdedi

743,801
octa

486,887
fitrotinnikm

456,625
idjah

445,293
dwi

313,773
adit

310,250
resta-andara

275,741
benedict

261,599
rahadian

241,086
bara

228,950
nabilalalala

216,928
kurnitap_

154,132
kuswanto

140,661
suranto

100,765
admin

99,102
iwan

80,055
kupukupu

78,106

Kisah-Kisah Yang Merubah Dunia

*KISAH KERTAS LEKAT CATATAN ” POST-IT “*

Arthur Fry sering kehilangan catatan kerja. Pekerjaannya amat tidak
teratur sehingga catatan yang di tulisnya sendiri tidak dapat diingat.
Pada suatu hari dia mendapati bahwa perusahaan tempat kerjanya – 3M -
telah menciptakan sejenis lem tetapi sayangnya tidak dapat melekat
dengan baik. Dengan kata lain, lem gagal berfungsi.

Lem tersebut hanya dapat menempel pada sehelai kertas saja dan mudah
tanggal. Rupanya itulah yang di perlukan Fry supaya catatan lebih
tersusun rapi. Dia kemudian mendapat sebuah ide dan mengemukakannya
kepada pihak manajemen. Produk ini dinamai Post-it. Untuk idenya itu, ia
menerima royalti satu persen dari setiap penjualan Post-it sepanjang
hayat. Setiap tahun, hasil penjualan yang di edarkan oleh 3M adalah
lebih dari US$100 juta. Oleh karena itu, Arthur Fry menerima US$1 juta
setiap tahun.

*KISAH NOVEL THE SCARLET LETTER*

Ketika ada pergantian jabatan di pejabat Kastam Boston, Massachusetts,
Nathaniel Hawthorne yang bekerja di situ diberhentikan. Malam itu ia
pulang ke rumah dengan penuh rasa kecewa dan sakit hati. Dia bimbang,
bagaimana keluarganya, terutama istri, akan menerima berita tersebut..
Sebaliknya, istri Nathaniel Hawthorne tidak berkata apa-apa ketika
berita itu disampaikan kepadanya. Istrinya Cuma mengambil sebatang pen
dan sebotol tinta lalu meletakkannya di atas meja di depan Nathaniel
Hawthorne. Dia lalu menyalakan api penerang dan merangkul Nathaniel
Hawthorne dengan penuh kemesraan seraya berkata ” Abang sekarang
tentunya punya waktu untuk menulis buku. ” Nathaniel Hawthorne mendapat
semangat baru dari motivasi dan dorongan istrinya. Nathaniel Hawthorne
kemudian terus menulis dan menghasilkan sebuah novel yang termashur di
seluruh dunia, berjudul The Scarlet Letter..

*KISAH UNITED PARCEL SERVICE*

James E. Casey, penggagas UPS (United Parcel Service) terpaksa berhenti
sekolah ketika berusia 11 tahun guna membantu keluarganya karena ayahnya
tidak sehat. Pekerjaan pertama yang diperoleh adalah mengantar
pembungkus ke sebuah gudang serba ada dengan gaji bulan sebesar US$2,50.
Selain itu, dia juga bekerja sebagai pengantar telegraf di perusahaan
telegraf. Ketika beusia 15 tahun, James E.Casey dan 2 orang rekannya
yang bekerja sebagai pengantar telegraf memulai usaha sendiri yang
kemudian teryata menjadi berhasil. Dari pengantar berjalan kaki, naik
sepeda, dan sepeda motor, ia berkembang menggunakan truk. Saat ini,
United Parcel Service mempunyai lebih dari 340.00 karyawan di seluruh
dunia dengan omset per tahun lebih dari US$22 milyar.

*KISAH HOTEL HILTON*

Conrad Nicholson Hilton – anak kedua dari 8 orang kakak beradik
dilahirkan pada tahun 1887 di San Antonio, wilayah Meksiko. Ayahnya
seorang pendatang dari Norway, seorang yang tekun barusaha tetapi telah
mengalami beberapa kerugian dalam bisnis. Bisnis utamanya adalah sebuah
toko kelontong. Keuntungan yang di peroleh memungkinkan mereka membangun
sebuah rumah besar dengan beberapa kamar. Semasa resesi pada tahun 1907,
uang sulit di peroleh. Dengan uang simpanan, Conrad pergi ke stasiun
kereta api untuk mengiklankan bisnisnya. Dengan tarif US $ 1 para
penginap diberikan layanan ramah dengan sebuah kamar yang bersih dan
hidangan makanan yang di masak oleh Nyonya Mary Hilton ( ibunya ).
Akhirnya Conrad sukses mengelola hotelnya sendiri dan selepas era resesi
ekonomi, Hilton terus terlibat dalam bisnis apa saja yang bisa diceburi,
membangun jaringan Hotel Hilton sehingga menjadi sebuah organisasi yang
dihormati dalam memberikan layanan ramah dan paling baik di dunia.

*KISAH KFC (KENTUCKY FRIED CHIKEN)*

Kolonel Harland D. Sanders lahir pada tahun 1890 di sebuah ladang yang
berdekatan dengan Hendryville, Indiana. Ayahnya meninggal ketika ia
berusia enam tahun. Itu menyebabkan ibunya harus bekerja sebagai tukang
jahit baju sedangkan ia juga terpaksa menjaga adik – adiknya yang masih
kecil. Pada saat itulah ibunya mengajarkan seni masakan daerah. Tidak
berapa lama setelah ibunya kawin lagi, Harland D. Sanders yang pada saat
itu berusia 12 tahun telah berhenti sekolah. Dia keluar rumah untuk
mulai bekerja. Di antara pekerjaan awalnya termasuk bertani, penyelia
pekerjaan landasan kereta api, kondektur, penjual asuransi, masinis,
kapal uap, dan masih banyak lagi. Akhirnya, Harland D. Sanders membuka
sebuah terminal layanan yang sukses di mana dia menyediakan masakan
istimewa kepada para pelanggan – ayam goreng, semeja 6 orang.

Nampaknya nasib malang merupakan teman setia Sanders. Pada tahun 1939, bisnisnya terpuruk dan nyaris bangkrut. Tanpa rasa putus asa, Sanders
mendirikan sebuah restoran dan motel dengan gaya baru. Siapa pun yang
ingin mengunakan telepon umum atau hendak ke toilet wanita harus melalui
replika kamar motelnya yang terdapat di situ. Iklan ini sukses untuk
mengembangkan bisnis motelnya. Ketika pendapatan yang di peroleh agak
bagus, satu masalah lain muncul. Ada jalan raya baru yang membuat semua
pelanggan lebih suka lewat jalan baru itu sehingah tidak melewati
motelnya. Tingkat hunian motel mulai merosot, dan Sanders melelang semua
bisnisnya. Namun hasil jualannya hanya cukup untuk membayar hutang yang ada.

Meski Harland D. Sanders sudah berusia 66 tahun ketika itu, ia tidak
mempunyai apa-apa yang dapat dibanggakan. Dengan hidup di bawah
tanggungan dinas sosial, Sanders berencana mencari segmen pasar baru
yang sesuai. Satu-satunya harta paling bernilai yang dimilikinya adalah
resep rahasia yang diberi nama “ayam goreng kentucky”. Menjelang tahun
1956, Sanders telah berhasil meyakinkan belasan restoran guna memasak
dan menjual ayam goreng Kentucky; dan memberinya US 4 sen sebagai
royalti untuk setiap potong ayam goreng yang terjual. Gembira dengan
kesuksesan yang di peroleh, Sanders lalu memuati mobil pikap model 1946
miliknya dengan 50 resep ramuan bumbu dan sebuah periuk untuk ditawarkan
kepada beberapa orang yang mau membeli waralaba resepnya. Menjelang
tahun 1960, sebanyak 400 buah restoran di Amerika dan Kanada telah
meyediakan ayam goreng Kentucky. Dalam waktu 4 tahun, jumlah tempat
jualan ayam goreng Kentucky telah meningkat menjadi 650 restoran dengan
omset penjualan per tahun bernilai US$37 juta. Saat ini terdapat hampir
10.000 restoran ayam goreng kentucky di seluruh dunia dengan lebih dari
200.000 karyawan dan omset penjualan per tahun lebih dari US$8.2 milyar..

*SI BUDAK FRED DOUGLAS*

Fred Douglas benar-benar memulai hidupnya tanpa apa-apa. Bahkan dirinya
bukan lagi miliknya pada saat masih dalam kandungan ibunya. Sebagai anak
budak belian, ia sudah dijadikan jaminan untuk melunasi hutang majikan
orang tuanya. Ia jarang bertemu ibunya kecuali pada malam hari dimana
ibunya harus berjalan sejauh dua belas kilometer hanya untuk bertemu
anaknya selama satu jam. Ia tidak mempunyai kesempatan belajar, karena
pada jaman itu, para budak belian tidak diperbolehkan belajar menulis
dan embaca. Namun, tanpa diketahui siapa pun, ia belajar membaca dan
menulis. Dalam waktu singkat, ia sudah membuat malu teman-temannya yang berkulit putih dalam hal pelajaran.

Pada usia 21 tahun, ia melarikan diri dari perbudakan dan bekerja
sebagai seorang pesuruh di New York dan New Bedford. Di Nantucket, ia
berpidato, mendesak dihapuskannya perbudakan. Kesan yang ditimbulkannya
sedemikian baik sehingga ia diangkat menjadi agen Lembaga Anti
Perbudakan di Massachussetts. Sementara ia berpindah-pindah dari satu
tempat ke tempat lainnya untuk memberikan ceramah, ia tetap belajar. Ia
kemudian dikirim ke Eropa untuk berpidato dan menjalin persahabatan
dengan beberapa orang Inggris yang kemudian memberinya 750 dolar untuk
menebus kebebasannya sebagai seorang budak. Ia menerbitkan surat kabar
di Rochester dan kelak memimpin New Era di Washington. Bertahun-tahun
lamanya ia menjadi kepada District of Columbia dan bisa menandingi
setiap orang kulit putih mana pun. Apakah keadaan Anda lebih buruk dari
Fred Douglas pada waktu dilahirkan?

*KISAH MICHAEL FARADAY*

Di atas sebuah kandang kuda di London menetap seorang pemuda melarat,
Michael Faraday, yang tujuh tahun lamanya menjadi tukang jilid dan
penjual buku. Suatu hari, ketika ia sedang menjilid Encyclopedia
Brittanica, perhatiannya tertarik pada karangan tentang listrik dan ia
membacanya sampai habis. Ia membeli botol kecil, panci tua, dan
alat-alat sederhana lainnya untuk melakukan percobaan-percobaan . Salah
seorang pembeli buku menaruh perhatian pada pemuda itu dan mengajak ia
mendengarkan ceramah tentang ilmu kimia oleh Sir Humphry Davy. Faraday
mengumpulkan semua keberaniannya dan menulis sepucuk surat kepada
sarjana besar itu. Pada suatu malam, sebelum Michael tidur, kereta Sir
Humphry berhenti di depan rumahnya yang reyot itu. Seorang kurir
memberikan undangan kepada Faraday untuk berkunjung ke rumah sarjana
itu. Michael hampir-hampir tidak mempercayai hal itu. Esoknya, ia
menerima usul Sir Humphry Davy dan bekerja pada ahli kimia itu. Ia
membersihkan alat-alat laboratorium dan membawanya ke ruang kuliah.
Dengan penuh minat dan perhatian, ia mengikuti semua gerak-gerik Davy
saat yang disebut terakhir itu mengenakan topeng kaca dan mengadakan
percobaan-percobaan berbahaya dengan zat-zat yang bisa meletus. Michael
pun dengan rajin belajar dan melakukan percobaan-percobaan . Tak lama
kemudian, pemuda miskin ini diminta untuk memberikan ceramah di depan
Lembaga Ilmu Alam Inggris dan diangkat menjadi profesor di Akademi
Kerajaan di Woolwich. Ia menjadi ahli ilmu alam terbesar di jamannya.
Apabila ada orang yang bertanya kepada Sir Humphry Davy, apakah
penemuannya yang terbesar, maka jawabannya adalah: Michael Faraday.

“*MEREKA YANG BERHASIL ADALAH YANG MAMPU MEMBUAT SEBUAH PONDASI YANG KOKOH DARI BATU BATA YANG DILEMPARKAN OLEH ORANG LAIN KEPADANYA*”.

MOTTO: “*Saya melewati hari ini hanya sekali; karenanya setiap perbuatan
baik yang dapat saya lakukan atau kebaikan apapun yang bisa saya perbuat
kepada siapapun, biarlah saya melakukannya sekarang. Jangan biarkan saya
mengabaikannya, karena pasti saya tidak akan melewati hari ini lagi*.”

Penulis :
Telah menulis sebanyak 9 artikel
Mendapatkan 28 komentar
  Rating tulisan 0 dari 5

5 Comments

  1. ardisragen

    January 30, 2009 at 1:03 am

    koq kisah gw ga ada ya… :( :( :( :(

    VN:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  2. Error: Unable to create directory konten/uploads/2017/08. Is its parent directory writable by the server?

    Saleh Iskandar

    January 30, 2009 at 3:11 am

    :D
    sen tulisan kaskus jgn di bawa2 kemar i hihi
    entar diblg repost loh..
    haha… :!:   sep gak?
    tapi gpp sih bagus juga 8)

    saleh
    -cool gak seh gaya gw?-

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  3. Error: Unable to create directory konten/uploads/2017/08. Is its parent directory writable by the server?

    zuwi50

    January 30, 2009 at 3:22 am

    ibaratnya kalau orang tua mendidik anak, terus anaknya mendidik anaknya, bisa dibilang si cucu ngomong sama si bapak: “Repost Pak!
    kakek kan udah ngajarin yang sama ke bapak”

    VN:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  4. Tomo

    February 1, 2009 at 8:36 pm

    Wah keren2, bagus banget ceritanya :!:
    Fred Douglas aja bisa, masa kita enggak :o

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  5. Zuwi50

    February 2, 2009 at 6:18 am

    cerita2nya bagus yah,,,
    gw sendiri belum baca :D

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>