Best Author
sangdedi

743,975
octa

487,523
fitrotinnikm

456,625
idjah

445,575
dwi

314,001
adit

310,328
resta-andara

276,167
benedict

261,617
rahadian

241,226
bara

228,950
nabilalalala

217,066
kurnitap_

154,132
kuswanto

140,903
suranto

100,765
admin

99,188
iwan

80,055
kupukupu

78,106

Indonesia Digital Community Didik Guru TI

Telkom dan Dinas Pendidikan bekerjasama menggelar program bertajuk Indonesia Digital Community (Indigo). Program ini melibatkan 100 guru TI dari berbagai sekolah di kota Medan.

Deputi EGM Telkom Sumatra Budisuranto berharap, program ini dapat memperkecil kesenjangan digital serta meningkatkan kualitas dan kreativitas proses belajar dan mengajar di sekolah.

“Perkembangan dunia ICT yang demikian pesat seharusnya dimanfaatkan oleh lembaga pendidikan untuk mendorong percepatan kuaitas belajar dan mengajar di sekolah,” ujarnya melalui keterangan tertulis pada detikINET, Minggu (30/3/2008).

Budisuranto menambahkan, Telkom di Sumatra kemudian menggelar program Education for Tomorrow untuk memintarkan 1 juta pelajar di Sumatra agar paham dan mengerti Internet. Untuk mendorong misi besar itu, dikembangkanlah akses jaringan layanan pita lebar secara besar-besaran di Sumatra.

Ketersediaan infrastruktur yang memadai dan memenuhi standar untuk menopang ICT berupa tersedianya akses Speedy maupun broadband wireless access di 252 kota dan kabupaten. Selain itu, demi memberikan wahana edukasi yang makin cepat, Telkom juga meluncurkan program 5.000 hotspot yang sampai dengan saat ini terealisasi sekitar 725 hotspot yang di tempatkan di area-area publik.

Selain pengembangan infrastruktur, Telkom juga melakukan pengembangan komunitas. Selain komunitas pendidikan, Telkom juga melakukan pengembangan kepada komunitas terpusat lainya, seperti masyarakat di Kampung Digital, Kampung Wisata Digital, Komunitas Ibadah Digital, Integrated School Network, Jaringan Nagari Desa, UKM digital dan lainnya.

“Saat ini ada enam komunitas center yang dikembangkan. Ke depan, direncanakan pengembangan sebanyak 612 telecenter di seluruh Sumatra,” tandas Budisuranto.

Aspek pengembangan lain yang tak kalah pentingnya, lanjut dia, adalah konten yang dalam implementasinya dapat berupa portal, website, blogsite, e-service dan e-aplication seperti e-goverment, e-police, e-health dan lain-lainnya.

diambil dari detikinet

Penulis :
Telah menulis sebanyak 26 artikel
Mendapatkan 517 komentar
  Rating tulisan 0 dari 5

1 Comment

  1. Coralie

    December 19, 2011 at 3:43 pm

    Superior thinking demonstreatd above. Thanks!

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>