Best Author
sangdedi

743,613
octa

486,247
fitrotinnikm

456,615
idjah

445,157
dwi

313,549
adit

310,096
resta-andara

275,123
benedict

261,583
rahadian

240,910
bara

228,942
nabilalalala

216,882
kurnitap_

154,132
kuswanto

140,175
suranto

100,765
admin

98,998
iwan

80,055
kupukupu

78,106

Analisis Media Massa

Media massa dapat dijadikan sumber dalam pengumpulan data. Media massa tersebut, antara lain: radio, televisi, majalah, dan buletin. Akan tetapi, tidak semua berita yang ada di media massa dapat dijadikan data penelitian. Berita-berita tersebut harus dipilih dan dianalisis sesuai dengan kebutuhan penelitian.
Berita yang dapat dijadikan data, antara lain:
1.    berita yang objektif,
2.    tidak memihak sehingga tidak menyesatkan pengumpul data,
3.    mengandung wawasan ilmiah,dan
4.    beritanya aktual.

Dalam teknik ini, cara pengumpulan datanya bisa direkam atau ditulis isi beritanya, kemudian ditulis kapan berita itu disiarkan dan sumber beritanya. Apabila datanya telah terkumpul, kemudian dilakukan inventarisasi data dengan pemberian kode data, pembuatan matriks data, pembuatan tabulasi data, dan penganalisisan data.

Keuntungan dari teknik media massa terletak pada ruang lingkup dan isi media massa, yaitu:
1.    Ruang lingkupnya sangat luas dan meliputi soal-soal dari yang lokal, nasional, sampai internasional.
2.    Isinya mencakup berbagai sektor kehidupan sosial.
3.    Sebagai sumber informasi yang tidak hanya menunjukkan fakta saja tetapi juga opini dan interpretasi.

Kelemahannya, yaitu penggunaan fakta dalam media massa sering kurang teliti. Hal ini karena:
1.    singkatnya waktu bagi wartawan untuk mengolah informasi yang mereka dapat, dan
2.    adanya desakan untuk segera memuat berita untuk pembaca.

Berikut ini, gambaran langkah-langkah pengumpulan data melalui analisis isi media massa, khususnya surat kabar, majalah, dan karya tulis atau skripsi.

1.    Analisis Isi Surat Kabar
Perkembangan surat kabar di Indonesia dewasa ini makin meningkat, baik kuantitasnya maupun kualitasnya. Hal ini sejalan dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi dan komunikasi. Surat kabar merupakan salah satu media komunikasi dan informasi cetakan (media cetak) selain majalah, buletin, dan sebagainya. Surat kabar berisi beraneka ragam informasi termasuk menyajikan artikel-artikel yang di dalamnya memuat gagasan, ide, pendapat, pemikiran-pemikiran pejabat, atau beberapa ahli di berbagai bidang sehingga merupakan sumber informasi yang faktual bagi setiap orang termasuk peneliti.
Beberapa bahan surat kabar dapat dimanfaatkan untuk melengkapi dan mendukung kesimpulan penelitiannya. Bahkan, seperti halnya buku-buku perpustakaan, maka surat kabar yang baik dapat dijadikan sumber penulisan karya tulis terutama tentang kajian teoretis suatu penelitian. Apalagi bagi peneliti sosial, surat kabar banyak menyajikan informasi berbagai aspek kehidupan masyarakat sehingga surat kabar merupakan sumber data sekunder yang efektif.

2.    Analisis Isi Majalah Ilmiah
Hampir semua instansi, organisasi, atau departemen baik pemerintah maupun swasta telah menerbitkan majalah sebagai media komunikasi dan informasi dengan masyarakatnya. Isi majalah pada umumnya memuat tentang berbagai hal yang berhubungan dengan kegiatan, program, dan kebijaksanaan masing-masing instansi tersebut.
Untuk menemukan berbagai macam majalah ilmiah, kita tinggal mengunjungi perpustakaan sekolah atau wilayah. Seperti halnya dalam menemukan buku-buku yang diperlukan, maka untuk menemukan majalah ini lebih mudah daripada menemukan buku, karena biasanya majalah-majalah itu digelar paling depan dan terbuka di perpustakaan tersebut.
Apabila majalah yang diperlukan tidak atau belum tersedia di perpustakaan, maka kita dapat memesan langsung kepada instansi, organisasi, atau lembaga yang menerbitkan majalah ilmiah tersebut. Jika kita membutuhkan majalah ilmu pengetahuan dan teknologi, kita bisa memesan langsung ke LIPI atau memesan ke Departemen Pendidikan Nasional jika kita memerlukan data tentang perkembangan atau kegiatan pendidikan. Dari sumber majalah itu, kita salin hal-hal yang penting dan berkaitan dengan permasalahan yang sedang kita teliti.

3. Analisis Studi Kepustakaan
Pengumpulan data melalui studi kepustakaan adalah kegiatan mengumpulkan data-data penelitian sekunder dengan cara menelaah buku-buku kepustakaan, seperti buku-buku, surat kabar, majalah, dan bahan dokumentasi lainnya.
Dari sumber-sumber kepustakaan kita akan memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai topik penelitian yang akan diteliti. Manfaat yang dapat diperoleh dari studi kepustakaan, antara lain:
1.    Untuk mengetahui apakah topik penelitian yang kita piiih sebelumnya telah diselidiki oleh orang lain sehingga pekerjaan kita bukan merupakan duplikasinya.
2.    Untuk mengetahui hasil penelitian orang lain dalam bidang penyelidikan kita sehingga dapat memanfaatkannya untuk mendukung penelitian atau digunakan sebagai rujukan dan teori penunjang tentang generalisasi penelitian.
3.    Untuk memperoleh bahan-bahan yang dapat mempertajam atau membenarkan orientasi dan dasar teoretis tentang topik atau masalah penelitian kita.
4.    Untuk memperoleh informasi tentang teknik penelitian yang telah diterapkan terhadap pokok persoalan penelitian kita.
5.    Untuk dijadikan bahan rujukan atau daftar kepustakaan dalam penulisan laporan karya tulis ilmiah, kecuali hasil penelitian kita sehingga menjadi suatu karya tulis yang dapat dipertanggungjawabkan kebenaran dan keilmiahannya.
Pada saat penulisan laporan hasil penelitian dalam bentuk karya tulis ilmiah, semua bahan dari sumberbacaan itu dijadikan bahan untuk menyusun bab tentang dasar-dasar teoretis dari isi karya ilmiah. Karya tulis yang dilengkapi dengan pembahasan dasar-dasar teori tentang topik penelitian itu merupakan karya tulis yang baik. Biasanya, bab tentang teori ini disimpan sebagai bab II setelah bab I pendahuluan, sedangkan bab III berisi hasil penelitian dan bab IV merupakan bab penutup yang mencakup kesimpulan dan saran.

4.    Analisis Isi Karya Tulis atau Skripsi
Data-data sekunder penelitian dapat pula diperoleh dari hasil karya ilmiah orang lain yang telah ada sebelumnya. Melalui analisis isi karya tulis ilmiah orang lain, kita akan mengetahui teknik-teknik penelitian yang diterapkan terhadap topik penelitian yang akan diteliti. Dengan demikian, kita akan memperoleh bahan-bahan yang mempertajam atau melengkapi teori penelitian. Apabila topik penelitian kita sudah ada yang meneliti, tentunya kita akan melakukan perubahan-perubahan atau penyempurnaan terhadap cara penyajian dan pembahasannya sehingga hasilnya akan lebih baik. Namun, harus dihindari usaha menjiplak atau meniru isi karya tulis hasil penelitian orang lain, karena selain tidak banyak manfaatnya juga merupakan pelanggaran keilmuan yang berlaku dalam penelitian ilmiah.

Analisis Media Massa, 4.0 out of 5 based on 1 rating

Penulis :
Telah menulis sebanyak 35 artikel
Mendapatkan 442 komentar
  Rating tulisan 0 dari 5

1 Comment

  1. ria agustina

    October 31, 2011 at 12:24 pm

    baguz” :!:

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>