Best Author
sangdedi

743,613
octa

486,265
fitrotinnikm

456,615
idjah

445,167
dwi

313,549
adit

310,096
resta-andara

275,123
benedict

261,583
rahadian

240,910
bara

228,942
nabilalalala

216,882
kurnitap_

154,132
kuswanto

140,175
suranto

100,765
admin

99,000
iwan

80,055
kupukupu

78,106

Pembentukan ASEAN

Pada 8 Agustus 1967 lima negara kawasan Asia Tenggara menandatangani sebuah deklarasi pembentukan Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara (Perbara) atan Association of South East Asian Nations (ASEAN). Organisasi regional ini dibentuk dengan bertitik tolak dari kesadaran bangsa-bangsa Asia Tenggara akan perlunya solidaritas dan kerja sama di antara mereka. Melalui kebersamaan sikap dan tindakan itu, diharapkan akan tercipta suatu perdamaian, kemajuan, dan kemakmuran di kawasan Asia Tenggara.

Terbentuknya ASEAN didukung adanya kesamaan dalam beberapa hal, yaitu:
a. persamaan letak geografis di kawasan Asia Tenggara,
b. persamaan budaya, yakni Melayu Austronesia,
c. persamaan nasib dalam sejarahnya, yaitu sama-sama bekas jajahan bangsa asing, dan
d. persamaan kepentingan untukmenjalin hubungan dan kerja sama di bidang ekonomi,sosial, dan budaya.

Adapun tokoh-tokoh yang menandatangani Deklarasi Bangkok pada tahun 1967 itu ialah sebagai berikut.
a. Menteri Luar Negeri Indonesia Adam Malik
b. Wakil Perdana Menteri Malaysia Tun Abdul Razak
c. Menteri Luar Negeri Filipina Narciso Ramos
d. Menteri Luar Negeri Singapura Sinatambi Rajaratnam
e. Menteri Luar Negeri Thailand Thanat Khoman

Sebagai suatu organisasi regional, ASEAN memiliki tujuan sebagai berikut.
a. Mempercepat pertumbuhan ekonomi, kemajuan sosial dan perkembangan kebudayaan dari wilayah ini melalui usaha-usaha bersama, berdasarkan semangat persamaan, persekutuan dan hidup damai di kalangan bangsa-bangsa Asia Tenggara.
b. Memajukan perdamaian dan stabilitas regional dengan jalan saling menghormati keadilan dan tata tertib hukum dalam hubungan antarnegara di wilayah ini, selain menaati prinsip-prinsip dari Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa.
c. Meningkatkan kerja sama secara aktif dan saling bantu dalam hal-hal yang menjadi kepentingan bersama di bidang ekonomi, sosial, kebudayaan, teknik, ilmu pengetahuan dan administrasi.
d. Memberikan bantuan satu sama lain dalam fasilitas-fasilitas latihan dan penelitian di sektor-sektor pendidikan, profesi, teknik, dan administrasi.
e. Bekerja sama secara lebih efektif dalam memanfaatkan lebih besar bidang-bidang pertanian dan industri, perluasanperdagangan termasukstudi-studi masalah-masalah perdagangan komoditi internasional, perbaikan fasilitas-fasilitas angkutan dan komunikasi, serta dalam memajukan taraf hidup rakyat masing-masing.
f. Meningkatkan studi mengenai Asia Tenggara.
g. Memelihara kerja sama yang erat dan menguntungkan dengan organisasi-organisasi internasional dan regional yang maksud dan tujuannya sama, serta mengikhtiarkan segala jalan untuk lebih mempererat lagi kerja sama antara negara-negara itu sendiri.
Untuk mencapai tujuan-tujuan tersebut, ASEAN telah beberapa kali menyelenggarakan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT). Para delegasi KTT ASEAN bersama-sama me-rumuskan rencana program kerja sama ASEAN yang menguntungkan semua pihak dan menilai sejauh mana keberhasilan pencapaian program-program tersebut.

Sampai tahun 1998 ASEAN telah menyelenggarakan enam kali KTT.
a. KTT ASEAN I di Denpasar Bali, Indonesia 23-24 Februari 1976
b. KTT ASEAN II di Kualalumpur, Malaysia 4-5 Agustus 1977
c. KTT ASEAN III di Manila, Filipina 14-15 Desember 1987
d. KTT ASEAN IV di Singapura 27-28 Januari 1992
e. KTT ASEAN V di Bangkok, Thailand 14-15 Desember 1995 .
f. KTT ASEAN VI di Hanoi, Vietnam pada tahun 1998

KTT ASEAN telah melahirkan beberapa konsep, misalnya ZOPFAN (Zone of Freedom, Peace, and Neutrality) dan SEANWFZ (Southeast Asian Nuclear Weapon Free Zone). Kelahiran kedua konsep ini didasari kesadaran perlunya menciptakan keamanan dan kedamaian hidup bertetangga di antara negara-negara di kawasan Asia Tenggara.Keberadaan ASEAN telah menguntungkan negara-negara di kawasan Asia Tenggara.

Kerja sama yang dilakukan negara-negara Asia Tenggara, yakni sebagai berikut.

a. Kerja sama ekonomiKerja sama ASEAN di bidang ekonomi meliputi,
1) membuka pusat promosi ASEAN untuk perdagangan, investasi, dan pariwisata di Tokyo,
2) menyediakan cadangan pangan (terutama beras) untuk keperluan darurat,
3) membangun proyek-proyek industri ASEAN, seperti
a) Proyek pabrik pupuk urea/amoniak di Indonesia dan Malaysia,
b) Proyek industri tembaga di Filipina,
c) Proyek pabrik mesin disel di Singapura, dan
d) Proyek pabrik superfosfat di Thailand.
4) menciptakan Prefence Trading Arrangement (PTA) yang bertugas menentukan tarif rendah untuk beberapa jenis barang komoditi produk ASEAN, dan sebagainya.

b. Kerja sama sosialKerja sama ASEAN di bidang sosial meliputi
1) pencegahan narkotik dan penanggulangannya,
2) penanggulangan bencana alam,
3) perlindungan terhadap anak cacat, dan
4) pemerataan kesejahteraan sosial masyarakat dan sebagainya.

c. Kerja sama budaya Kerja sama ASEAN di bidang budaya meliputi
1) tukar menukar pelajar dan mahasiswa,
2) pemberantasan buta huruf,
3) program tukar menukar acara televisi ASEAN,
4) temu karya pemuda ASEAN,
5) festival lagu ASEAN, dan sebagainya.Masuknya Indonesia ke dalam ASEAN merupakan langkah maju dalam menata kembali pelaksanaan politik luar negeri bebas aktif. Sejak menjadi anggota ASEAN,

Indonesia memperoleh manfaat yang besar bagi kemajuan negara. Manfaat itu antara lain, yaitu
a. eratnya persahabatan dengan negara-negara anggota ASEAN,
b. lancarnya proses pembangunan nasional,
c. tumbuhnya sikap saling bantu terhadap negara anggota yang menghadapi krisis ekonomi dan politik, sertad. meningkatnya stabilitas negara dan kawasan Asia Tenggara.

Penulis :
Telah menulis sebanyak 45 artikel
Mendapatkan 102 komentar
  Rating tulisan 0 dari 5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>