Best Author
sangdedi

743,801
octa

486,887
fitrotinnikm

456,625
idjah

445,293
dwi

313,773
adit

310,250
resta-andara

275,741
benedict

261,599
rahadian

241,086
bara

228,950
nabilalalala

216,928
kurnitap_

154,132
kuswanto

140,661
suranto

100,765
admin

99,102
iwan

80,055
kupukupu

78,106

sifat fisis lemak

lemak pada suhu kamar berupa cairan. Minyak umumnya berasal dari tumbuhan, seperti minyak kelapa, minyak jagung, dan minyak zaitun.

Wujud lemak berkaitan dengan asam lemak. Lemak yang berwujud cair (minyak) banyak mengandung asam lemak tak jenuh, sperti asam oleat (C17H33COOH), asam linoleat (C17H31COOH), dan asam linolenat (C17H29COOH) . Sedangkan lemak yang berbentuk padat lebih banyak mengandung asam lemak jenuh, seperti asam strearat (CC17H35COOH), dan asam palmitat (C15H31COOH). Asam lemak jenuh mempunyai titik cair yang lebih tinggi daripada asam lemak tak jenuh

REAKSI-REAKSI

1. Hidrolisis

lemak dan minyak dapat mengalami hidrolisis karena pengaruh asam kuat atau enzim lipase membentuk gliserol dan asam lemak. Misalanya, hidrolisis gliseril tristrearat akan menghasilkan gliserol dan asam stearat. Hasil hidrolisis akan memisah karena gliserol larut dalam air, sedangkan asam lemak tidak larut.

2. Penyabunan

reaksi lemak atau minyak dengan suatu basa kuat seperti NaOH atau KOH menghasilkan sabun. Oleh karena itu, reaksinya disebut reaksi penyabunan (saponifikasi). Reaksi penyabunan menghasilkan gliserol sebagai hasil sampingan

3. Hidrogenasi minyak

minyak dapat dipadatkan melalui hidrogenasi (adisi hidrogen). Reaksi ini dapat dikatalisis oleh serbuk nikel. Minyak mempunyai titik leleh relatif rendah karena mengandung asam-asam lemak tak jenuh. Dengan menjenuhkan ikatan rangkatnya, yaitu dengan hidrogenasi, maka titik leleh minyak akan meningkat dan menjadi padat. Reaksi ini digunakan sebagai pembuatan margarin dan minyak sawit

FUNGSI LEMAK

lemak dalam tubuh berfungsi sebagai sumber energi dan cadangan makanan. Lemak merupakan bahan makanan yang kaya energi. Pembakaran 1 gram lemak menghasilkan 9 kilo kalori.

lemak dalam tubuh diperoleh dari makanan yang berlemak, daging, susu, keju, dan kacang-kacangan. Dalam sistem pencernaan, lemak terlebih dahulu mengalami pemecahan (hidrolisis) sehingga dapat diserap. Hidrolisis lemak menghasilkan gliserol dan asam lemak. Gliserol dan asam lemak diserap ke dalam dalam bidang industri minyak digunakan untuk membuat sabun dan margarin. Berbagai jenis minyak nabati, seperti minyak jarak dan minyak sawit, diubah menjadi bahan bakar yang disebut biodisel. Dalam proses ini, minyak dihidrolisis terlebih dahulu, sehingga diperoleh asam karboksilat mempunyai ikatan hidrogen sehingga titik didih relatif tinggi. Untuk menurunkan titik didihnya, maka asam lemak tersebut direaksikan dengan metanol sehingga diperoleh metil ester yang tiik didihnya jauh lebih rendah.pembuluh getah bening, dan didistribusikan ke seluruh tubuh jaringan yang membutuhkan untuk dibentuk kembali menjadi lemak tubuh.

Penulis :
Telah menulis sebanyak 4 artikel
Mendapatkan 3 komentar
  Rating tulisan 0 dari 5

2 Comments

  1. yoonly

    September 1, 2012 at 8:47 am

    Nice response in return of this question with solid arguments and
    explaining the whole thing about that.

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  2. hanung setya

    January 31, 2017 at 4:39 pm

    terimakasih infonya mungkin sedikit tambahan agar melengkapi artikel bisa ditambahkan pengertian dan fungsi lemak agar lebih bermanfaat lagi :) http://www.klikpengetahuan.com/pengertian-lemak-dan-fungsinya/

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: +1 (from 1 vote)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>