Seri Belajar Matematika : Mengenal satuan waktu dan konversinya

Sebagaimana kita ketahui bersama, bahwa satuan waktu itu ada macam-macam
mulai dari detik, menit, jam, hari, minggu, bulan, tahun, dan lain-lain.
Kali ini kita hanya akan membahas satuan detik, menit, dan jam.
Pasti kamu sudah tahu kan bahwa :

1 jam = 60 menit
1 menit = 60 detik

Sehingga

1 jam = 60 x 60 detik = 3600 detik

Kita dapat membuat tangga satuan sebagai berikut :

satuan waktu dan konversinya

Jadi setiap turun satu anak tangga DIKALI 60 tetapi jika naik satu anak tangga DIBAGI 60.

Sebagai contoh :
23 jam = … menit ??
23 jam = 23 x 60 menit = 138 menit.

43 menit = … detik ??
43 menit = 43 x 60 detik = 258 detik.

7 jam = … detik ??
7 jam = 7 x 60 x 60 detik = 25200 detik. (Lihat dari jam ke detik turun DUA kali anak tangga, sehingga harus dikalikan dengan nilai 60 sebanyak 2 kali juga).

Lalu,

45 detik = … menit ??
45 detik = 45 : 60 menit = 0,75 menit.

15 menit = … jam ??
25 menit = 15 : 60 jam = 0.25 jam.

3000 detik = … jam ??

8000 detik = 8000 : 60 : 60 jam = 2,22 jam. (Lihat dari detik ke jam naik DUA kali anak tangga, sehingga harus dibagi dengan nilai 60 sebanyak 2 kali juga).

Gmn ?? Sudah mengerti belum ?? :-)

32 thoughts on “Seri Belajar Matematika : Mengenal satuan waktu dan konversinya

  1. Bara Sukaton

    filosofis sekali :!: , nilai 60 itu sebenarnya ditemukan oleh bangsa Sumeria (hehe, sejarah ni) karena angka 60 itu sendiri membpunyai banyak faktor sehingga untuk membagi dalam bagian yang lebih kecil menjadi mudah. Nama lain untuk sistem ini adalah Base-60 dan digunakan juga dalam sistem pengukuran sudut.

    Reply
  2. THE ROCK

    BEGINI SEJARAHNYA MENGAPA SATU HARI 24 JAM

    Pada awalnya, istilah second dalam bahasa Inggris dikenal sebagai
    “second minute” (menit kedua), yang berarti bagian kecil dari satu jam.
    Bagian yang pertama dikenal sebagai “prime minute” (menit perdana)
    yang sama dengan menit seperti yang dikenal sekarang.

    Besarnya pembagian ini terpaku pada 1/60, yaitu, ada 60 menit di dalam satu jam
    dan ada 60 detik di dalam satu menit.
    Ini mungkin disebabkan oleh pengaruh orang-orang Babylonia,
    yang menggunakan hitungan sistem berdasarkan sexagesimal (basis 60).

    Istilah jam sendiri sudah ditemukan oleh orang-orang Mesir
    dalam putaran bumi sebagai 1/24 dari mean hari matahari.
    Ini membuat detik sebagai 1/86.400 dari mean hari matahari.

    Di tahun 1956, International Committee for Weights and Measures (CIPM)
    dibawah mandat yang diberikan oleh General Conference on Weights and Measures (CGPM)
    ke sepuluh di tahun 1954, menjabarkan detik dalam periode putaran bumi disekeliling matahari di saat epoch.

    Karena pada saat itu telah disadari bahwa putaran bumi di sumbunya tidak cukup seragam
    untuk digunakan sebagai standar waktu.
    Gerakan bumi itu digambarkan di Newcomb’s Tables of the Sun (Daftar matahari Newcomb),
    yang mana memberikan rumusan untuk gerakan matahari pada epoch di tahun 1900
    berdasarkan observasi astronomi dibuat selama abad ke delapanbelas dan sembilanbelas.

    Dengan demikian detik didefinisikan sebagai
    1/31.556.925,9747 bagian dari tahun matahari di tanggal 0 Januari 1900 jam 12 waktu ephemeris.
    Definisi ini diratifikasi oleh General Conference on Weights and Measures ke sebelas di tahun 1960.

    Referensi ke tahun 1900 bukan berarti ini adalah epoch dari mean hari matahari yang berisikan 86.400 detik.
    Melainkan ini adalah epoch dari tahun tropis yang berisi 31.556.925,9747 detik dari Waktu Ephemeris.
    Waktu Ephemeris (Ephemeris Time – ET) telah didefinisikan sebagai ukuran waktu yang memberikan
    posisi obyek angkasa yang terlihat sesuai dengan teori gerakan dinamis Newton.

    Dengan dibuatnya jam atom, maka ditentukanlah penggunaan jam atom
    sebagai dasar pendefinisian dari detik, bukan lagi dengan putaran bumi.

    Dari hasil kerja beberapa tahun, dua astronomer di United States Naval Observatory (USNO)
    dan dua astronomer di National Physical Laboratory (Teddington, England)
    menentukan hubungan dari hyperfine transition frequency atom caesium dan detik ephemeris.

    Dengan menggunakan metode pengukuran common-view berdasarkan sinyal yang diterima dari stasiun radio WWV,
    mereka menentukan bahwa gerakan orbital bulan disekeliling bumi
    Yang dari mana gerakan jelas matahari bisa diterka, di dalam satuan waktu jam atom.

    Sebagai hasilnya, di tahun 1967, General Conference on Weights and Measures mendefinisikan detik dari waktu atom
    dalam International System of Units (SI) sebagai Durasi sepanjang 9.192.631.770
    periode dari radiasi sehubungan dengan transisi antara dua hyperfine level dari ground state dari atom caesium-133.

    Ground state didefinisikan di ketidak-adaan (nol) medan magnet.
    Detik yang didefinisikan tersebut adalah sama dengan detik ephemeris.
    Definisi detik yang selanjutnya adalah disempurnakan di pertemuan BIPM untuk menyertakan kalimat

    Definisi ini mengacu pada atom caesium yang diam pada temperatur 0 K.
    Dalam prakteknya, ini berarti bahwa realisasi detik dengan ketepatan tinggi harus mengkompensasi efek dari radiasi sekelilingnya
    untuk mencoba mengextrapolasikan ke harga detik seperti yang disebutkan di atas.

    Semoga berguna.

    Reply
  3. rozikullah

    ketika pengawal ratu balkis menantang nabi sulaiman untuk membuat istana dalam waktu tidak lebih dari lamanya berdiri tegak dari posisi duduk, kemudian nabi sulaiman memberikan pembuktian lamanya membuat istana hanya dengan lamanya mata berkedip.

    satuan waktu yang berlaku adalah …
    adakah komparasi satuan waktu di alam saghir dengan satuan waktu di alam kabir?

    bilakah satu millenium di alam kabir sama atau berbeda dengan satu millenium di alam kabir?

    Reply
  4. Wahyu

    :arrow:
    waahh…. good looking bgt cara menampilkan materinya, jadi mudah dimengerti anak-anak, kalau gak keberatan, tolong buat yg mengenai satuan hari jga ya.. :!: :arrow:

    Reply
  5. ragiel

    salam kenal, ni mau tny q nemuin masalah…
    di tempat kerjaku da alat uji yg hasilnya berupa satuan waktu,
    pada awalnya setting waktunya ms alias mili second..
    tp q ma tmn q bikin kesalahan setting waktunya jd berubah menjadi ‘cy’ dan hal itu baru diketahui di kemudian hari..
    karena itu q pengen bngt ngerti apa sih ‘cy’ itu n bs gak di konversi ke ms?
    plis yg bs tolong jelasin..

    Reply
  6. nisa

    wow, kerenz juga rumusnya. klu bagi yang pintar mudah umtuk di mengerti. dan jika klu sudah mengerti caranya pasti akan sangat mudah mengerjakan matematika. oke :!:

    Reply
  7. Bayu

    Mas web sitenya oke tapi, jawaban konversinya kayaknya kurang 0 nya
    :x

    kalau engga salah
    23 jam = 23 x 60 menit = 1380 menit.

    43 menit = 43 x 60 detik = 2580 detik.

    salam bayu dan fira :arrow: :arrow:

    Reply
  8. Hadi Penandio

    Mas mhn bantuannya.
    konversi dari 0,52 s =…….ms
    konversi dari 1,4675 ms =……us
    ini satuan pengukuran apa ? dan apa arti dari s, us dan ms.
    trims bantuannya, smg sukses

    Reply
  9. yohanna

    mohon maaf aku ada pr di buku paket
    3/4 jam + 1/2 menit + 20 detik = berapa detik
    karena di pilihannya a. 1600 b. 1650 c. 1700 d. 1750
    ini bukan komentar mohon maaf ya terima kasih

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>