Best Author
sangdedi

743,603
octa

486,235
fitrotinnikm

456,615
idjah

445,157
dwi

313,549
adit

310,096
resta-andara

275,123
benedict

261,583
rahadian

240,910
bara

228,942
nabilalalala

216,882
kurnitap_

154,132
kuswanto

140,175
suranto

100,765
admin

98,982
iwan

80,055
kupukupu

78,106

my opinion

Ku rasa anak kecil yang
belum dewasa belumlah pantas pacaran, tahukah anda mengapa???

Yach Karena usia anak
yang masih Sekolah Menengah Pertama adalah usia dimana mereka masih membutuhkan
kasih sayang orang tua. Apabila mereka memiliki pacar terlebih dahulu maka yang
ada ia akan selalu di dalam  kamarnya
atau mungkin jarang berkomunikasi dengan keluarganya. Buat mereka yang paling
nyaman adalah bersama teman atau pacarnya. Padahal keluarga ada setiap saat
yang akan selalu menemani hidupnya dari ia di alam kandungan hingga akan
meninggalkan alam dunia. Sementara pacar saat mereka awal jadian mereka
bersenang-senang terkadanga ada yang dengan memamer-mamerkan pacarnya ke
teman-temannya mungkin itu karena pacarnya personel band yang biasanya di gilai
banyak orang lawan jenis. Tak ketinggalan mereka pun harus rela nilainya turun
saat ada permasalahan denagn pacarnya padahal mereka sebagai pelajar hendaknya
mencari ilmu, tidak berfikiran macam-macam agar sekolahnya menjadi bermanfaat.
Namun ada yang positif saat pacaran, mungkin pacarnya dapat memberinya semangat
untuk belajar. Namun hal itu terjadi hanya 0.3%. Sementara sisanya adalah
menurunkan nilai akibat pacaran. Itu disebabkan waktu mereka tersita oleh jam
pacaran mereka. Biasanya anak yang pacaran itu karena tak ada yang
memperhatikan????bukan berarti orang tuanya cuek bebek tetapi, karena mereka
kurang dekat dengan orang tua hal itu di sebabkan karena kurangnya komunikasi
antara anak denagn keluarganya. Sebenarnya kita dapat perhatian dari keluarga
yang  justru akan selalu di samping kita
di saat kita sedih maupun senang, dan keluargapun juga berlapang dada memaafkan
kesalahan kita selama kita minta maaf dengan tulus. Dan berjanji takkan
mengulangi. Untuk anak pacaran biasanya mereka mereka merasa senang saat ia di
suru makan oleh pacarnya, yup itu tandanya sang pacar perhatian????ngapain sich
cari perhatian sampai cari ke orang lain yang baru dikenal tak tahu denag jelas
asal-usulnya??? apa lagi menceritakan semua masalah keluarga atau privasi ke
pacar????setelah putus apa kamu rasa akan aman privasimu di
tangannya????kemungkinan itu hanyalah 20% kalau pacarmu tidak bermult ember.
Sebenarnya kita bercerita kepada keluarga dengan saling terbuka akan membuat
kita kan merasa nyaman dan tahu solusinnya, pacar atau teman kita jauh kurang
berpengalaman dari orang tua kita. Makanya saat punya masalah tempat yang
paling nyaman dan terasa hangat adalah mencerittakan masalah sama orang tua.
Kalaupun merasa kurang perhatian kita coba tuk memperhatikan orang tua dulu,
seberapa besarkah kita telah memperhatikan orang tua????tidak munafik, saya
sendiri mengakui bisa di bilang tak perhatian sama orang tuaku karena perhatian
orang tuaku tak terukur sehingga aku balas seberapapun tak kan dapat sama
dengan kasih saying orang tuaku padaku. Mereka adalah tempat bersandingku
selama ini. Mereka yang telah mengajarkanku banyak hal dari yang aku salah
menjadi benar, dari aku yang tak mengerti apa-apa menjadi mengerti. Mereka
hanya ingin anaknya pintar dan berakhlak yang mulia seperti nabi Muhammad SAW.
Tak perlu harta yang banyak, tetapi mereka hanya ingin anak-anaknya menjadi orang
yang berguna bagi orang lain, tak perlu jauh-jauh dulu ke bangsa dan Negara,
yang terpenting anak memiliki jiwa keikhlasan dalam berbagai hal yang ia lakukan,
mereka tak minta yang aneh-aneh. Namun, mereka meminta sesuatu yang erbaik juga
untuk kita ku rasa hal itu tak ada mudharatnya bias di bilang itu adalah hal
yang baik selama menjalankannya dengan ikhlas, ikhlas???tidak semua orang dapat
ikhlas saya ssendiri mengakui bahwasannya saya sendiripun susah untuk memiliki
sifat yang seperti itu??? Lalu bagaimana kalau ada masalah dengan pertemanan,
masak ia harus menceritakan pada keluarga???kan 
malu!!memang hal yang benar bercerita kepada keluarga yang lebih utama
yang kedua  meminta solusi kepada orang
yang jauh lebih berpengalaman dari kita dan seseorang yang dapat menjaga
rahasia kita. Untuk mendapatkan orang yang seperti itu di dunia ini mungkin
hanya 10%. Jarang sekali kita dapatkan seorang teman atau sahabat yang seperti
itu, ku rasa hal yang tepat adalah menyerhkan semuanya kepada Allah. Berdo’a
dan meminta petunjuk. Bukankah ada sholat yang khusus untuk kita saat bingung
dalam memilih suatu hal. Bukankah kita mendekat kepada Allah, Allahpun akan
mendekati dengan 10x dari kita??? Dan bukankah saat kita bercerita suatu
masalah kepada orang tua, orang tu akan tahu permasalahan kita???dan kita kan
merasakan kedekatan bersama keluarga, yang membuat kita nyaman???semuanya
bergantung pada orangnya, ni hanyalah pandangan saya, jika ada salah kat-kata
saya meminta maaf yang sebanyak-banyaknya. Mungkin banyak diantara kita yang
merasa malu, atau takut orang tua memikirkan juga tentang masalah yang kita
hadapi. Sebenarnya ada banyak hikmah yang terpendam selama kita dapat dekat
dengan orang, kita juga akan merasakan kasih sayang yang tek pernah terukur
nilainya dan tak kan bias terganti walaupun sang pacar perhatian tak kan ada
yang bisa bandinginlah pokoknya kasih sayang orang tua itu.

Penulis :
Telah menulis sebanyak 20 artikel
Mendapatkan 9 komentar
  Rating tulisan 0 dari 5

2 Comments

  1. agustus

    October 31, 2011 at 10:23 am

    iya, setuju.. males jg jaman skrg banyak yg pacaran2 gak jelas itu.. sekolah aja blm becus :x

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  2. fitrotin nikma

    fitrotin nikma

    November 1, 2011 at 9:15 am

    hehehehhehehe……makasih….tapi mau gimana lagi…anak sekarang gak pacaran malu…..semua tergantung pada pendirian tiap2 orang…. :D :D

    VN:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>