Best Author
sangdedi

743,259
octa

484,417
fitrotinnikm

456,613
idjah

444,779
dwi

312,891
adit

309,762
resta-andara

273,837
benedict

261,571
rahadian

240,306
bara

228,914
nabilalalala

216,608
kurnitap_

154,132
kuswanto

139,189
suranto

100,765
admin

98,850
iwan

80,055
kupukupu

78,090

STRUKTUR DATA

PENDAHULUAN

Struktur data adalah suatu koleksi atau kelompok data yang dapat dikarakterisasikan oleh organisasi serta operasi yang didefinisikan terhadapnya.

Data secara umum dapat dikategorikan atas :
- Tipe data sederhana
1. Tunggal : Integer, Real, Boolean, Karakter
2. Majemuk : String

- Struktur data
1. Sederhana : Array, Record
2. Majemuk :
- Linier : Linier Linked List, Stack, Queue
- Non Linier : Binary Tree, Binary Search Tree, General Tree, Tree, Graf

INTEGER
Suatu integer adalah anggota dari himpunan bilangan :
{…, -(n+1), -n, …, -2, -1, 0, 1, 2, …, n, n+1, …}

Operasi dasar yang ada dalam integer yaitu : +, -, *, /, ^

Pembagian Integer (DIV)
Hasil dari pembagian integer DIV adalah sebuah integer (menghilangkan bagian pecahan dari hasil pembagian)
Contoh : 17 DIV 3 = 5
Selain itu terdapat operasi MOD (Modulo) : sisa dari pembagian
Contoh : 17 MOD 3 = 2

Masing-masing operator pada operasi di atas, yang bekerja terhadap sepasang integer (operand) disebut sebagai Binary Operator. Sedangkan operator yang hanya bekerja terhadap satu operand saja disebut sebagai Unary Operator. Contoh dari unary operator adalah negasi.

REAL
Data numerik yang bukan termasuk integer, digolongkan dalam jenis data real. Jenis data ini ditulis menggunakan titik desimal (atau koma desimal). Bilangan real dimasukkan ke dalam memori komputer memakai sistem floating point, merupakan versi yang disebut Scientific Notation. Di sini penyajiannya terdiri atas dua bagian, yaitu : mantissa (pecahan) dan eksponen.
Contoh :
Di dalam sistem desimal, 123000 = 0.123 * 106
di sini 0.123 adalah mantissa atau pecahan, sedangkan 6 adalah eksponennya.

Secara umum suatu bilangan real X dituliskan M * RE
di sini: M dijadikan pecahan, R adalah radixnya dan E merupakan eksponennya.

BOOLEAN
Jenis data ini disebut juga jenis data logical. Elemen dari jenis data ini mempunyai nilai salah satu dari true atau false.

Operator yang dikenal pada boolean, yaitu :
A. Operator Logika, yaitu : AND, OR, NOT
• Operator AND akan menghasilkan nilai true, jika kedua operand bernilai true.
• Operator OR akan menghasilkan nilai true, jika salah satu operand bernilai true
• Operator NOT merupakan “precedence” dari operator AND dan OR.
Dalam suatu ekspresi yang tidak menggunakan tanda kurung, operator NOT harus dievaluasi sebelum operator AND dan OR.

B. Operator Relasional, yaitu : >, <, >=, <=, <> dan =
Contoh : 6 < 8 = True
9 > 8 = False

KARAKTER
Jenis data karakter merupakan elemen dari suatu himpunan yang terdiri atas bilangan, abjad dan simbol khusus.
(0,1,…,8,9, A, B, …, Y,Z, +, -,*,, …}

STRING
Barisan hingga karakter yang dibentuk oleh suatu kumpulan dari karakter.
Karakter yang digunakan untuk membentuk suatu string disebut alfabet. Dalam penulisannya, suatu string berada dalam tanda “aphosthrope”.
Contoh :
Misal diberikan himpunan alfabet A = {C,D,1}.
String yang dapat dibentuk dari alfabet di atas antara lain :
‘CD1’,’CDD’,’DDC’,’CDC1’,.

.. dan sebagainya, termasuk “null string” atau “empty string”
Himpunan tak hingga dari string yang dibentuk oleh alfabet A disebut VOCABULARY, Notasi : VA atau A*
Jika suatu string dibentuk dari alfabet {0,1}, maka string yang terbentuk disebut dengan “Bit String”.

OPERASI Operator
1. Jumlah karakter dalam string LENGTH
2. Gabungan 2 buah string CONCAT
3. Sub bagian dari string SUBSTR
4. Menyisipkan string kedalam string yang lain INSERT
5. Menghapus karakter dalam string DELETE

LENGTH
Nilai dari operasi ini adalah suatu integer yang menunjukkan panjang dari suatu string .
Notasi : LENGTH(S) = N (integer)
di sini S = String, N = integer
Contoh:
A. Jika diberikan string S =‘a1a2 … aN’
Maka LENGTH(S) = N
B. Jika diberikan string S =“MANAJEMENINFORMATIKA”
Maka LENGTH(S) = 20
C. Jika diberikan string S = “ABCD20”, maka LENGTH(S) = 6

CONCAT
Operasi ini bekerja terhadap dua string dan hasilnya merupakan resultan dari kedua string tersebut.
Jika S1 dan S2 masing-masing adalah suatu string, maka bentuk operasi CONCATENATION dinotasikan dengan : CONCAT(S1, S2).
Contoh :
Misal S1 = ‘a1a2 … aN’ dan S2 =‘b1b2 … bM’
Maka CONCAT(S1,S2) = ‘a1a2 … aNb1b2 … bM’
Jika diberikan string sebagai berikut :
S1 = “MANAJEMEN”
S2 = “INFORMATIKA”, maka CONCAT(S1,S2) = “MANAJEMENINFORMATIKA”

Panjang dari string yang baru (resultan) merupakan jumlah panjang dari masing-masing string atau :
LENGTH(CONCAT(S1,S2)) = LENGTH(S1) + LENGTH(S2)

SUBSTR
Operasi ini adalah operasi membentuk string baru, yang merupakan bagian dari string yang diketahui.
Notasi : SUBSTR(S, i, j)
di sini : S = string yang diketahui
i dan j = integer
i = posisi awal substring 1 i LENGTH(S)
j = banyak karakter yang diambil
0 j LENGTH(S) dan 0 i+j-1 LENGTH(S)
Contoh :
Diberikan S = ‘a1a2 … aN’ ; I = 2 ; j= 4
Maka SUBSTR(S,i,j) = SUBSTR(S,2,4) =‘a2a3a4a5’

Catatan :
1. LENGTH(SUBSTR(S,i,j)) = j
2. SUBSTR(CONCAT(S1,S2),1,LENGTH(S1)) = S1
3. SUBSTR(CONCAT(S1,S2),LENGTH(S1)+1,LENGTH(S2)) = S2

INSERT
Operasi ini adalah untuk menyisipkan suatu string ke dalam string lain.
Bentuk umumnya adalah : INSERT(S1,S2,i). S1 dan S2 masing-masing adalah suatu string dan i adalah posisi awal S2 pada S1.
Contoh :
Misalkan : S1 = ‘a1a2 … aN’
S2 = ‘b1b2 … bM’
INSERT(S1, S2,3) = ‘a1a2b1b2 … bMa3a4… aN’

DELETE
Operasi ini digunakan untuk menghapus sebagian karakter dalam suatu string.
Bentuk umumnya adalah :
DELETE(S,i,j) menghapuskan sebagian karakter dalam string S, mulai dari posisi i dengan panjang j.

Contoh :
Diberikan string S = ‘a1a2 … aN’
DELETE(S,3,4) = ‘a1 a2 a7a8 … aN’

DEKLARASI DALAM BAHASA PEMROGRAMAN
PASCAL
Var Count : integer;
Switch : boolean;
Betha : char;
Alamat : packed array [1..25] of char;

COBOL
DATA DIVISION
01 Count PICTURE S999.
01 Flda PICTURE X.
88 Switch VALUE ‘Y’.
01 Betha PICTURE X.
01 Alamat PICTURE X(25).

MAPPING KE STORAGE

INTEGER
Bentuk mapping ke storage dari integer dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu :
1. Skema Sign and Magnitude
2. Skema One’s Complement
3. Skema Two’s Complement

SKEMA SIGN AND MAGNITUDE
Cara ini merupakan bentuk konvensional yang digunakan manusia untuk menyatakan suatu bilangan dalam bentuk biner. Di sini representasi bilangan positif dan negatif hanya dibedakan dengan tanda saja. Biasanya tanda positif atau negatif ditunjukkan oleh digit terdepan dari bentuk binernya, untuk representasi dengan jumlah digit tertentu.
Contoh :
+5 → + 101 atau 5 → 101
-5 → – 101
Catatan : tanda + biasanya diabaikan
Dengan cara ini kita akan mendapatkan kesulitan dalam menentukan tanda pada saat melakukan operasi terhadap dua bilangan yang berbeda tandanya.

SKEMA TWO’S COMPLEMENT
Jika x bilangan bulat non negatif maka x’ bilangan binary negatif dari x sedemikian sehingga x + x’ = R
R = 2N
N = jumlah digit maksimum
x’ = R – x
Contoh :
Bila N = 4, maka R = 24 = 16
x = 5 → 0101
x’ = R – x
= 16 – 5 = 11 1011 (-5)
SKEMA ONE’S COMPLEMENT
Jika x bilangan bulat non negatif maka x’ bilangan binary negatif dari x sedemikian sehingga x + x’ = R
R = 2N – 1
N = jumlah digit maksimum
x’ = R – x
Contoh :
Bila N = 4, maka R = 24 – 1= 15
x = 5 → 0101
x’ = R – x
= 15 – 5 = 10 → 1010 (-5)

Catatan
Untuk R = 2N dan R = 2N – 1, bilangan bulat yang dapat disimpan dalam storage untuk ke-2 cara ini adalah :
2 (N-1) – 1

Untuk R = 24, bilangan bulat terbesar = 23 -1, maka r = 24 merepresentasikan bilangan dari -7 sampai dengan +7

INTEGER SIGN &
MAGNITUDE TWO’S
COMPLEMENT ONE’S
COMPLEMENT
-7 -111 1001 1000
-6 -110 1010 1001
-5 -101 1011 1010
-4 -100 1100 1011
-3 -011 1101 1100
-2 -010 1110 1101
-1 -001 1111 1110
0 000 0000 0000
1 001 0001 0001
2 010 0010 0010
3 011 0011 0011
4 100 0100 0100
5 101 0101 0101
6 110 0110 0110
7 111 0111 0111

KARAKTER

Ada banyak skema yang digunakan untuk merepresentasikan karakter dalam storage. Pada umumnya skema yang paling banyak digunakan adalah :
1. Extended Binary Coded Decimal Interchange (EBCDIC)
Digunakan kode 8 bit untuk menyatakan sebuah karakter. Jika dihitung, kemungkinan kombinasi seluruhnya : 28 = 256.

2. American Standard Code for Information Interchange (ASCII)
Digunakan kode 7 bit untuk menyatakan sebuah karakter. Jika dihitung, kemungkinan kombinasi seluruhnya : 27 = 128.

STRING

Untuk mengetahui bentuk mapping pada storage dari suatu string, perlu diketahui beberapa hal yang menyangkut ruang untuk string yang bersangkutan antara lain :
- letak posisi awal (start) dan posisi akhir (terminal)
- suatu pointer yang menunjukkan lokasi pada storage

Ada tiga cara yang umum digunakan untuk mapping suatu string ke dalam storage.
Misal diberikan dua string, yaitu :
S1 = ‘ABCDEFG’ dan S2 = ‘BCD’

CARA 1
Menggunakan tabel informasi :
- nama string (NAME)
- alamat awal (START)
- panjang string (LENGTH)

NAME START LENGTH

STRING1 PTR1S 7
STRING2 PTR2S 3

Format penyimpanannya dapat berupa :
ABCDEFGBCD atau ABCDEFG

PTR2S

PTR1S PTR2S PTR1S

CARA 2
Menggunakan tabel informasi :
- nama string (NAME)
- alamat awal (START)
- alamat akhir (TERM)

NAME START TERM

STRING1 PTR1S PTR1T
STRING2 PTR2S PTR2T

Format penyimpanannya dapat berupa :
ABCDEFGBCD atau ABCDEFG

PTR1T PTR2T PTR2T PTR1T
PTR2S

PTR1S PTR2S PTR1S

CARA 3
Menggunakan tabel informasi :
- nama string (NAME)
- alamat awal (START)
- suatu tanda yang menunjukkan batas string

NAME START
STRING1 PTR1S
STRING2 PTR2S

Penyimpanannya :

ABCDEFG#BCD#

PTR1S PTR2S

Cara lain yaitu : 1. Packed
2. Unpacked
Suatu string yang direpresentasikan dalam bentuk packed terbagi atas beberapa word. Banyaknya karakter untuk masing-masing word tergantung dari kode yang digunakan oleh mesin (bit-nya).
Secara umum jumlah word yang digunakan untuk merepresentasikan string S dalam storage dengan K karakter per word adalah :

LENGTH(S)

K

Contoh :
Misal diberikan string S =“ManajemenInformatika”, direpresentasikan dalam 4 karakter per word dalam bentuk packed. Maka secara fisik dapat digambarkan :

Mana jeme nInf orma tika

Jumlah word : 5
Jumlah karakter/word : 4

Sedangkan cara unpacked, setiap word terdiri hanya satu karakter, berarti jumlah word yang diperlukan untuk merepresentasikan suatu string S adalah : LENGTH(S)
Contoh :
Diberikan string S = “Gunadarma”. Representasinya dalam bentuk unpacked adalah : LENGTH(S) = 9

G u n a d a r m a

FILOSOFI STRUKTUR DATA

1. Pengantar

Sebelum kita masuk ke materi utama struktur data, maka alangkah baiknya jika kita menerangkan filosofi dari struktur data itu sendiri. Filosofi yang dimaksud di sini adalah yang mencakup:
- Pengertian berdasarkan nama mata kuliah
- Pengertian mengenai tujuan dari mata kuliah ini
- Pengertian hal-hal yang dibutuhkan untuk mempelajari materi ini
- Pengertian mengenai hubungannya dengan materi-materi lain.

Struktur dapat diartikan dengan ”susunan”, ”bangunan”, ”komposisi”, dan sebagainya. Kata struktur juga mengartikan bahwa elemen-elemen pembentuk ”susunan”, ”bangunan” dan ”komposisi” di atas saling terkait sebagaimana jika kita mengartikan kata ”sistem.”
Kata “data” dalam bahasa Inggris berasal dari kata “datum” dari bahasa Latin yang berarti fakta. Kata tersebut bersifat plural, sebagaimana kata air, udara, dan semacamnya. Karenanya, kata “data” akan salah jika disebut atau ditulis dengan “data-data,” “banyak data,” dan semacamnya.
Bagi manusia, data dapat merupakan segala sesuatu (stimulus) yang dapat ditangkap oleh indera manusia. Berbeda dengan manusia, data bagi komputer adalah segala sesuatu yang dapat dilambangkan, dikodekan, atau didigitalisasikan ke dalam lambang-lambang atau kode-kode yang dimengerti oleh komputer.

Data is information that has been translated into a form that is more convenient to move or process. Relative to today’s computers and transmission media, data is information converted into binary digital form.
(http://searchstorage.techtarget.com/sDefinition/0,,sid5_gci211894,00.html)

Di komputer, secara kasar dapat dikatakan bahwa data dapat berupa angka-angka, huruf-huruf, gambar-gambar, atau simbol-simbol apapun yang dapat diberikan (input) ke komputer, dan dikeluarkan (output) dari komputer. Karena komputer itu benda mati yang tidak memiliki kemampuan apapun, termasuk kemampuan untuk mengenali mana huruf, mana angka, mana data, mana informasi, dan sebagainya, maka berikut ini penjelasan mendasar tentang bagaimana data bagi komputer itu “diciptakan” oleh daya nalar manusia.

2. Bit (Binary Digit)

Bit merupakan unit terkecil informasi di komputer, atau dapat disebut bit adalah satuan data terkecil di komputer digital. Istilah ini digunakan oleh John W. Tukey (1946), dan Claude E. Shannon (1948). Setiap bit hanya dapat bernilai sebuah dari dua buah nilai, 0 atau 1, tidak ada bilangan lain.
Bit adalah sebuah digit dari sistem bilangan binar (binary numeral system), yaitu sistem bilangan yang berbasis 2. Binary digits ini hampir selalu digunakan sebagai dasar perhitungan kemampuan menampung pada media penyimpan data (storage), perhitungan secara digital dan pembelajaran teori informasi secara digital. Sebagai contoh, kemampuan transfer data dari sebuah jaringan komputer dihitung berdasarkan bit per second (bps), atau prosesor komputer yang digunakan oleh komputer X adalah prosesor 32 bit. Pada kemampuan grafis di monitor, setiap titik (dot) akan direpresentasikan oleh banyaknya bit yang digunakan. Monitor monochrome menggunakan 1 bit, sedangkan yang menggunakan 8 bit bisa menghasilkan 256 warna atau disebut dengan grayscales, dan yang menggunakan 24 atau 32 bit, dapat menghasilkan grafis yang sempurna (true color).

Sebuah bit dari storage adalah laksana sebuah saklar lampu (light switch) yang bisa dihidupkan dan dimatikan. Bila saklar dihidupkan (on) dilambangkan dengan 1, dan bila saklar dimatikan (off) dilambangkan dengan 0. Dua perbedaan yang jelas, hitam atau putih, benar atau salah, yang membuat Gregory Bateson mendefinisikan sebuah bit adalah “a difference that makes a difference.”
Tentu saja, dunia ini yang bersifat analog (sebagai contoh, di antara 0 dan 1 saja terdapat sejumlah bilangan yang tidak terhingga) menjadi begitu menarik dipelajari (di ilmu komputer), agar, bagaimana (analog tadi) dijadikan digital (hanya ada 0 dan 1) saja.

A bit refers to a digit in the binary numeral system (base 2). For example, the number 10010111 is 8 bits long. Binary digits are almost always used as the basic unit of information storage and communication in digital computing and digital information theory. (http://en.wikipedia.org/wiki/Bit)

Jadi, karena komputer tidak memiliki kemampuan apapun, maka untuk “memperkenalkan” data kepada komputer adalah dengan membuat rangkaian digital (elektronis) yang, bila dialiri arus listrik (sebesar +3,3 Volt atau +5,0 Volt) akan dilambangkan dengan 1 (on), dan bila tidak dialiri listrik (0 Volt) akan dilambangkan dengan 0 (off).

3. Byte

Untuk lebih memberi arti, bit di atas selanjutnya digabung (dikombinasikan nilai-nilainya) dan saling bertalian (correspondence) yang disebut dengan byte. Sederhananya, kumpulan bit yang membentuk sebuah informasi disebut dengan byte. Istilah byte juga digunakan sebagai satuan terkecil alamat (address) di mikroprosesor.
Sebelum istilah byte tersebut muncul, dulu dinamakan dengan “bite,” karena hampir mirip dengan kata “bit”, maka oleh Werner Buchholz (1957) mulai digunakan istilah byte pada fase awal mendesain komputer IBM Stretch. Byte merupakan kependekan dari Binary Tuple, namun beberapa sumber mengatakan bahwa byte merupakan kependekan dari Binary Table. Tidak perlu diperdebatkan.
Masalahnya, berapa banyak bit penggabungan itu dilakukan. Pada umumnya, sebuah byte terdiri atas 8 bit yang disebut dengan octet yang dapat merepresentasikan 256 nilai (dari perhitungan : 28 dengan nilai 0 sampai 255). Seperti halnya standar yang digunakan untuk komputer IBM System/360. Ada juga yang menggunakan 4 bit (disebut nibble, nybble, semioctet, atau hex digit), ada pula yang menggunakan 2 bit (disebut crumb).
Istilah lain selain byte yang digunakan dari sekumpulan bit adalah kata (word). Hanya, pada word tidak ada standar besaran banyaknya bit. Besaran itu tergantung dari ukuran sebuah register di dalam CPU (Central Processing Unit) komputer. Sebagai contoh, di dalam arsitektur komputer IA-32 (prosesor Intel 8086) digunakan 16 bit untuk sebuah word, sehingga 32 bit disebut dengan double word atau dword. Ada juga arsitektur komputer lain yang menyatakan sebuah word terdiri atas bit sebanyak 4, 8, 32, 64, dan sebagainya.
Dalam hal lain, ada standar penyebutan untuk ukuran bit yang besar, misalkan kilobit (Kbit), megabit (Mbit), gigabit (Gbit), dan sebagainya. Di ilmu komputer, byte juga digunakan sebagai ukuran dari storage (tempat menyimpan data), dan dijadikan dasar dari penetapan tipe data di berbagai bahasa pemrograman. Tipe data itu antara lain, numeric (dan lebih spesifik lagi integer atau real), character atau string, boolean, dan sebagainya.
A byte is a collection of bits, originally variable in size but now almost always eight bits. Eight-bit bytes, also known as octets, can represent 256 values (28 values, 0 – 255). A four-bit quantity is known as a nibble, and can represent 16 values (24 values, 0 – 15) (http://en.wikipedia.org/wiki/Bit).

Pada Tabel 1. diperlihatkan penamaan dari ukuran byte :

Tabel 1.
Ukuran byte

Besaran dari byte
SI prefixes
Binary prefixes

Nama
(Simbol) Pemakaian
Umum Standar
SI
Nama
(Simbol) Nilai
kilobyte (KB)
210 103 kibibyte (KiB)
210
megabyte (MB)
220 106 mebibyte (MiB)
220
gigabyte (GB)
230 109 gibibyte (GiB)
230
terabyte (TB)
240 1012 tebibyte (TiB)
240
petabyte (PB)
250 1015 pebibyte (PiB)
250
exabyte (EB)
260 1018 exbibyte (EiB)
260
zettabyte (ZB)
270 1021 zebibyte (ZiB)
270
yottabyte (YB)
280 1024 yobibyte (YiB)
280
SI-prefix (juga dikenal sebagai metrix prefix adalah suatu asosiasi yang menentukan
ukuran suatu simbol, dengan nama asli Système International d’Unités (dari Perancis).
Binary prefix adalah simbol yang ditetapkan oleh International Electrotechnical Commision.

Dalam pemberian nama singkatan dari besaran data antara “bit” dan “byte” juga kadang membingungkan. Oleh beberapa badan standardisasi, misalkan IEEE 1541 dan Metric-Interchange-Format, sepakat untuk “byte” digunakan huruf “B” besar, seperti MB untuk megabyte. Sedangkan untuk “bit,” IEEE 1541 menggunakan “b” huruf kecil, tetapi Metric-Interchange-Format dan IEC 60027 menggunakan kata yang lengkap “bit” jadi IEEE 1541 menuliskan Mb untuk megabit, sedangkan Metric-Interchange-Format dan IEC 60027 menuliskan dengan Mbit.

Pada Tabel 2. berikut adalah duapuluh ukuran dari SI prefixes.

Pengkodean Byte

Satu byte dapat dikatakan sebagai sebuah karakter (seperti sebuah huruf, sebuah angka, atau sebuah tanda baca). Tetapi, karena satu byte merupakan sekumpulan dari bit, maka, kombinasi yang seperti apa dari bit yang akan membentuk sebuah byte ?. Tentu saja, hal ini memerlukan kesepakatan dari beberapa pengguna (pihak yang terkait).
Salah satunya, menghasilkan kesepakatan yang memunculkan kode ASCII (American Standard Code for Information Interchange) yaitu sistem pengkodean yang berbasis pada alpabet Inggris. ASCII disepakati pada tahun 1964 oleh American Standard Assosiation, dan dipublikasi sebagai standar pada tahun 1967, dan terakhir kali dimodifikasi pada 1986.

Tabel 2.
Duapuluh ukuran dari SI prefixes.

SI prefixes
1000n 10n Prefix Symbol Short scale
Long scale
Decimal equivalent in SI writing style

10008 1024 yotta
Y Septillion
Quadrillion
1 000 000 000 000 000 000 000 000
10007 1021 zetta
Z Sextillion
Trilliard
1 000 000 000 000 000 000 000
10006 1018 exa
E Quintillion
Trillion
1 000 000 000 000 000 000
10005 1015 peta
P Quadrillion
Billiard
1 000 000 000 000 000
10004 1012 tera
T Trillion
Billion
1 000 000 000 000
10003 109 giga
G Billion
Milliard
1 000 000 000
10002 106 mega
M Million
1 000 000
10001 103 kilo
k Thousand
1 000
10002/3 102 hecto
h Hundred
100
10001/3 101 deca
da Ten
10
10000 100 (none) (none) One
1
1000−1/3 10−1 deci
d Tenth 0.1
1000−2/3 10−2 centi
c Hundredth 0.01
1000−1 10−3 milli
m Thousandth 0.001
1000−2 10−6 micro
µ (u) Millionth 0.000 001
1000−3 10−9 nano
n Billionth Milliardth 0.000 000 001
1000−4 10−12 pico
p Trillionth Billionth 0.000 000 000 001
1000−5 10−15 femto
f Quadrillionth Billiardth 0.000 000 000 000 001
1000−6 10−18 atto
a Quintillionth Trillionth 0.000 000 000 000 000 001
1000−7 10−21 zepto
z Sextillionth Trilliardth 0.000 000 000 000 000 000 001
1000−8 10−24 yocto
y Septillionth Quadrillionth 0.000 000 000 000 000 000 000 001

ASCII mengkodekan sebuah byte atas 7 bit (seven-bit code), sehingga banyak karakter yang dikodekan adalah 27 = 128 buah (nilainya dari 0 sampai 127 desimal), 33 buah merupakan karakter kontrol (non printable), dan 95 buah karakter umum (printable characters). Contoh karakter kontrol misalkan penekanan pada tombol Enter (Carriage Return), Esc, Delete, dan sebagainya (yang tidak tercetak). Karakter kontrol di ASCII bernilai dari 0 hingga 31 desimal dan 177 desimal. Lihat di Tabel 3.

Pada Tabel 4, dapat dilihat printable characters dari kode ASCII. Dapat dilihat bahwa pada nilai desimal (Des) 32 adalah spasi (meski tidak tampak ketika dicetak, tetapi ini termasuk karakter yang dapat dilihat ketika dicetak, yaitu karakter kosong).
Penggunaan kode ASCII ini banyak dijumpai di komputer-komputer desktop di Indonesia ini (yang menggunakan sistem operasi DOS atau Windows). Kita bisa menampilkan kode ASCII dengan menekan tombol Alt dan angka yang ada di keypad-number, misalkan kita tekan tombol Alt dan angka 65, maka akan tampil huruf A.
Kini, standar kode ASCII yang menggunakan 7-bit telah diperbaharui dengan menggunakan 8-bit sehingga banyaknya kombinasi karakter yang bisa dikodekan adalah 28 = 256 (0 sampai 255). Perluasan itu disebut dengan Extended ASCII atau High ASCII, karakter yang ditambahkan berupa karakter matematis, grafik, dan tambahan spesial karakter lainnya. Agar terdapat kesinambungan dengan tabel ASCII sebelumnya, maka nilai standar ASCII tidak diubah, penambahan dilakukan pada nilai 128 sampai 255.
.
Tabel 3.
Tombol kontrol di ASCII

Binary Oct Dec Hex Abbr PR CS CEC Description
0000 0000 000 0 00 NUL ␀ ^@
Null character
0000 0001 001 1 01 SOH ␁ ^A Start of header
0000 0010 002 2 02 STX ␂ ^B Start of text
0000 0011 003 3 03 ETX ␃ ^C
End of text
0000 0100 004 4 04 EOT ␄ ^D
End of transmission
0000 0101 005 5 05 ENQ ␅ ^E Enquiry
0000 0110 006 6 06 ACK ␆ ^F Acknowledgment
0000 0111 007 7 07 BEL ␇ ^G
\a Bell
0000 1000 010 8 08 BS ␈ ^H
\b Backspace

0000 1001 011 9 09 HT ␉ ^I
\t Horizontal Tab

0000 1010 012 10 0A LF ␊ ^J
\n Line feed

0000 1011 013 11 0B VT ␋ ^K \v Vertical Tab
0000 1100 014 12 0C FF ␌ ^L \f Form feed

0000 1101 015 13 0D CR ␍ ^M
\r Carriage return

0000 1110 016 14 0E SO ␎ ^N Shift Out

0000 1111 017 15 0F SI ␏ ^O Shift In

0001 0000 020 16 10 DLE ␐ ^P Data Link Escape
0001 0001 021 17 11 DC1 ␑ ^Q Device Control 1 (oft. XON)
0001 0010 022 18 12 DC2 ␒ ^R Device Control 2
0001 0011 023 19 13 DC3 ␓ ^S Device Control 3 (oft. XOFF)
0001 0100 024 20 14 DC4 ␔ ^T Device Control 4
0001 0101 025 21 15 NAK ␕ ^U Negative Acknowledgement

0001 0110 026 22 16 SYN ␖ ^V Synchronous Idle
0001 0111 027 23 17 ETB ␗ ^W End of Trans. Block
0001 1000 030 24 18 CAN ␘ ^X Cancel

0001 1001 031 25 19 EM ␙ ^Y End of Medium
0001 1010 032 26 1A SUB ␚ ^Z
Substitute

0001 1011 033 27 1B ESC ␛ ^[ \e Escape

0001 1100 034 28 1C FS ␜ ^\ File Separator
0001 1101 035 29 1D GS ␝ ^] Group Separator
0001 1110 036 30 1E RS ␞ ^^ Record Separator
0001 1111 037 31 1F US ␟ ^_ Unit Separator
0111 1111 177 127 7F DEL ␡ ^? Delete

Perluasan itu dibedakan antara untuk sistem operasi DOS dan sistem operasi Windows. Kode 8-bit ASCII ini digunakan di komputer IBM-PC dan yang kompatibel dengannya. Yang dikatakan kompatibel adalah komputer yang dirancang berdasarkan desain IBM-PC asli dari perusahaan International Business Machines (IBM). Mereka menggunakan produk Intel dengan arsitektur x86. Kini, yang dikatakan kompatibel bisa berarti “dapat dioperasikan dengan system operasi Windows yang terbaru.”

Di Tabel 5. ditampilkan tabel perluasan tersebut (untuk yang menggunakan sistem operasi DOS). Selain perluasan, ada pula beberapa varian dari kode ASCII (dengan perubahan beberapa kode printable-nya), antara lain : ATASCII (Atari Standard Code for Information Interchange), dan YUSCII (Yugoslav Standard Code for Information Interchange).
Selain ASCII, ada banyak standar lain yang ditetapkan. Mengapa tidak disepakati saja untuk semua pelaku pembuat teknologi informasi dan komunikasi?, tentu ada banyak alasan, satu yang mungkin adalah alasan persaingan merebut pasar. Dua standar kode lain di antaranya adalah BCD (Binary-Coded Decimal), EBCDIC (Extended Binary-Coded Decimal Interchange Code).

BCD mengkodekan sebuah byte dengan 6 karakter, dan EBCDIC menggunakan 8-bit untuk mengkodekan satu buah karakternya. Standar EBCDIC ini biasa digunakan di mesin IBM-mainframe operating system, seperti z/OS, OS/390, VM, dan VSE. Mini komputer IBM operating system seperti OS/400 dan i5/OS menggunakan kode ini juga.

Tabel 4.
Printable ASCII Characters

Binary Dec
Hex
Glyph
0010 0000 32 20 SP

0010 0001 33 21 !

0010 0010 34 22 ”

0010 0011 35 23 #

0010 0100 36 24 $

0010 0101 37 25 %

0010 0110 38 26 &

0010 0111 39 27 ‘

0010 1000 40 28 (

0010 1001 41 29 )

0010 1010 42 2A *

0010 1011 43 2B +

0010 1100 44 2C ,

0010 1101 45 2D -

0010 1110 46 2E .

0010 1111 47 2F /

0011 0000 48 30 0

0011 0001 49 31 1

0011 0010 50 32 2

0011 0011 51 33 3

0011 0100 52 34 4

0011 0101 53 35 5

0011 0110 54 36 6

0011 0111 55 37 7

0011 1000 56 38 8

0011 1001 57 39 9

0011 1010 58 3A :

0011 1011 59 3B ;

0011 1100 60 3C <

0011 1101 61 3D =

0011 1110 62 3E >

0011 1111 63 3F ?

Binary Dec
Hex
Glyph
0100 0000 64 40 @

0100 0001 65 41 A

0100 0010 66 42 B

0100 0011 67 43 C

0100 0100 68 44 D

0100 0101 69 45 E

0100 0110 70 46 F

0100 0111 71 47 G

0100 1000 72 48 H

0100 1001 73 49 I

0100 1010 74 4A J

0100 1011 75 4B K

0100 1100 76 4C L

0100 1101 77 4D M

0100 1110 78 4E N

0100 1111 79 4F O

0101 0000 80 50 P

0101 0001 81 51 Q

0101 0010 82 52 R

0101 0011 83 53 S

0101 0100 84 54 T

0101 0101 85 55 U

0101 0110 86 56 V

0101 0111 87 57 W

0101 1000 88 58 X

0101 1001 89 59 Y

0101 1010 90 5A Z

0101 1011 91 5B [

0101 1100 92 5C \

0101 1101 93 5D ]

0101 1110 94 5E ^

0101 1111 95 5F _

Binary Dec
Hex
Glyph
0110 0000 96 60 `

0110 0001 97 61 a

0110 0010 98 62 b

0110 0011 99 63 c

0110 0100 100 64 d

0110 0101 101 65 e

0110 0110 102 66 f

0110 0111 103 67 g

0110 1000 104 68 h

0110 1001 105 69 i

0110 1010 106 6A j

0110 1011 107 6B k

0110 1100 108 6C l

0110 1101 109 6D m

0110 1110 110 6E n

0110 1111 111 6F o

0111 0000 112 70 p

0111 0001 113 71 q

0111 0010 114 72 r

0111 0011 115 73 s

0111 0100 116 74 t

0111 0101 117 75 u

0111 0110 118 76 v

0111 0111 119 77 w

0111 1000 120 78 x

0111 1001 121 79 y

0111 1010 122 7A z

0111 1011 123 7B {

0111 1100 124 7C |

0111 1101 125 7D }

0111 1110 126 7E ~

Tabel 5.
Extended ASCII Characters

Bin Oct Dec Hex Char Bin Oct Dec Hex Char Bin Oct Dec Hex Char Bin Oct Dec Hex Char
00000 200 128 80 Ç 00000 240 160 A0 á 00000 300 192 C0 └ 00000 340 224 E0 α
00001 201 129 81 ü 00001 241 161 A1 í 00001 301 193 C1 ┴ 00000 341 225 E1 ß
00010 202 130 82 é 00010 242 162 A2 ó 00010 302 194 C2 ┬ 00000 342 226 E2 Γ
00011 203 131 83 â 00011 243 163 A3 ú 00011 303 195 C3 ├ 00000 343 227 E3 π
00100 204 132 84 ä 00100 244 164 A4 ñ 00100 304 196 C4 ─ 00000 344 228 E4 Σ
00101 205 133 85 à 00101 245 165 A5 Ñ 00101 305 197 C5 ┼ 00000 345 229 E5 σ
00110 206 134 86 å 00110 246 166 A6 ª 00110 306 198 C6 ╞ 00000 346 230 E6 µ
00111 207 135 87 ç 00111 247 167 A7 º 00111 307 199 C7 ╟ 00000 347 231 E7 τ
01000 210 136 88 ê 01000 250 168 A8 ¿ 01000 310 200 C8 ╚ 00000 340 232 E8 Φ
01001 211 137 89 ë 01001 251 169 A9 ⌐ 01001 311 201 C9 ╔ 00000 341 233 E9 Θ
01010 212 138 8A è 01010 252 170 AA ¬ 01010 312 202 CA ╩ 00000 342 234 EA Ω
01011 213 139 8B ï 01011 253 171 AB ½ 01011 313 203 CB ╦ 00000 343 235 EB δ
01100 214 140 8C î 01100 254 172 AC ¼ 01100 314 204 CC ╠ 00000 344 236 EC ∞
01101 215 141 8D ì 01101 255 173 AD ¡ 01101 315 205 CD ═ 00000 345 237 ED φ
01110 216 142 8E Ä 01110 256 174 AE « 01110 316 206 CE ╬ 00000 346 238 EE ε
01111 217 143 8F Å 01111 257 175 AF » 01111 317 207 CF ╧ 00000 347 239 EF ∩
10000 210 144 90 É 10000 260 176 B0 ░ 10000 320 208 D0 ╨ 00000 340 240 F0 ≡
10001 221 145 91 æ 10001 261 177 B1 ▒ 10001 321 209 D1 ╤ 00000 341 241 F1 ±
10010 222 146 92 Æ 10010 262 178 B2 ▓ 10010 322 210 D2 ╥ 00000 342 242 F2 ≥
10011 223 147 93 ô 10011 263 179 B3 │ 10011 363 211 D3 ╙ 00000 343 243 F3 ≤
10100 224 148 94 ö 10100 264 180 B4 ┤ 10100 324 212 D4 ╘ 00000 344 244 F4 ⌠
10101 225 149 95 ò 10101 265 181 B5 ╡ 10101 325 213 D5 ╒ 00000 345 245 F5 ⌡
10110 226 150 96 û 10110 266 182 B6 ╢ 10110 326 214 D6 ╓ 00000 346 246 F6 ÷
10111 227 151 97 ù 10111 267 183 B7 ╖ 10111 327 215 D7 ╫ 00000 347 247 F7 ≈
11000 230 152 98 ÿ 11000 270 184 B8 ╕ 11100 330 216 D8 ╪ 00000 340 248 F8 °
11001 231 153 99 Ö 11001 271 185 B9 ╣ 11101 331 217 D9 ┘ 00000 341 249 F9 ∙
11010 232 154 9A Ü 11010 272 186 BA ║ 11110 332 218 DA ┌ 00000 342 250 FA •
11011 233 155 9B ¢ 11011 273 187 BB ╗ 11111 333 219 DB █ 00000 343 251 FB √
11100 234 156 9C £ 11100 274 188 BC ╝ 11100 334 220 DC ▄ 00000 344 252 FC ⁿ
11101 235 157 9D ¥ 11101 275 189 BD ╜ 11101 335 221 DD ▌ 00000 345 253 FD ²
11110 236 158 9E ₧ 11110 276 190 BE ╛ 11110 336 222 DE ▐ 00000 346 254 FE ■
11111 237 159 9F ƒ 11111 277 191 BF ┐ 11111 337 223 DF ▀ 00000 347 255 FF

4. Field/ Attribute (Atribut)

Di computer science, data yang memiliki beberapa bagian dapat dibagi menjadi atribut. Sebagai contoh, data mahasiswa, dapat dibagi menjadi beberapa atribut yang berbeda, misalkan nama, alamat, tempat dan tanggal lahir, jenis kelamin, status, dan sebagainya. Jadi, atribut merupakan ciri atau karakteristik dari suatu data, dan ia menjadi bagian (sandangan) dari data tersebut. Atribut juga merupakan kumpulan dari byte (karakter). Bukankah nama mahasiswa merupakan kumpulan dari huruf atau karakter ?.
Ada beberapa istilah lain untuk field, selain attribute, ada juga yang menyebut dengan column (kolom), data member, dan variable (variabel), baik instance variable maupun class variable. Mengapa bisa berbeda-beda istilahnya ?, karena bidang kajian (ilmu)nya juga berbeda-beda. Misalkan, jika kita membuat program (dalam bahasa pemrograman tertentu), akan memasukkan suatu nilai data (data value) 90 untuk nilai mata pelajaran matematika, maka, jika data itu hanya digunakan sementara, ia dimasukkan dalam variabel internal memory (biasa disebut dengan variabel saja).

NM = 90

NM adalah nama variabel yang disingkat saja (dari kata “nilai matematika”), dan 90 adalah nilai datanya. Jika komputer dimatikan, maka nilai itu akan terhapus dari internal memory komputernya (tetapi tidak terhapus dari programnya, jika program itu sudah disimpan ke dalam external memory, misalkan disket). Istilah variabel ini umumnya digunakan dalam bahasa pemrograman (yang programnya akan disimpan ke dalam sebuah file program di dalam external memory).

Jika nilai data itu disimpan ke dalam external memory dengan aturan tertentu (akan dibahas di sub-materi database setelah ini), maka ia dinamakan atribut atau field, Jadi, atribut atau apapun sebutannya di atas, adalah karakteristik dari suatu data, atau sekumpulan (bisa juga satu) karakter yang sudah memiliki arti.
Contoh sebuah atribut yang nilai datanya hanya satu karakter, bisa karakternya berupa huruf seperti “A”, “B”, dan sebagainya untuk atribut nilai (di Perguruan Tinggi). Bisa karakternya berupa angka, misalkan 1, 2, hingga 9 untuk atribut jumlah anak, dan sebagainya.Bisa juga nilai datanya berupa kode, misalkan “P” untuk nilai data dari atribut jenis kelamin, yang diartikan dengan pria, dan “W” untuk wanita. Dan sebagainya.
Penjelasan mendalam tentang atribut, akan dibahas di bab tentang database.

5. Record/ Tuple (Tupel)

Sekarang, mari kita pandang di suatu lingkungan (enterprise), misalkan di kampus.Di sana (di dalam kampus), kita melihat beberapa objek yang kasat mata, seperti, ada orang-orang, dan ada bangunan. Kita identifikasi lagi, siapa (statusnya sebagai apa) orang-orang yang ada di dalam kampus tersebut. Ternyata ada yang sebagai dosen, ada yang sebagai mahasiswa, ada yang sebagai orang-tua, ada yang sebagai supir, ada yang sebagai pegawai kantin, ada yang sebagai pegawai tata usaha, dan sebagainya.
Kita pilih status mereka (hanya bagi mereka yang benar-benar berkaitan langsung dengan proses belajar-mengajar di kampus). Kita dapatkan, mahasiswa, dosen, dan pegawai tata usaha. Kita perkecil lingkupnya, pertanyaannya sekarang adalah, apa saja atribut yang berhak dimiliki oleh seorang mahasiswa ?.
Tentu saja, jika kita pandang seorang mahasiswa, ia pasti punya identitas diri seperti nama, alamat rumah, tempat dan tanggal lahir, jenis kelamin, dan jika kita lihat dari penampilannya, tentulah ia memiliki atribut tinggi badan, berat badan, warna rambut, warna kulit, bentuk muka, dan sebagainya, masih banyak lagi.
Tentu, tidak semua atribut yang ia miliki lantas harus kita masukkan ke dalam pendataan kita di komputer. Cukuplah atribut-atribut yang sangat diperlukan dalam kegiatan belajar-mengajar saja yang perlu didata. Misalkan nama, alamat rumah, tempat dan tanggal lahir, dan jenis kelamin. Tentu boleh ditambah lagi dengan identitas yang diperlukan, misalkan nomor induk mahasiswa (NIM), nomor telepon, dan sebagainya.
Satu rangkaian data identitas mahasiswa di atas (terdiri atas beberapa atribut yang dipilih) disebut dengan record.

6. Data File, Entity Set, Object, Table, atau Berkas Elektronik

Jika kita ingin menyimpan (save) data teman sekelas kita yang berjumlah 40 orang, maka kita akan memasukkan data tentang nama, alamat, kota dan tanggal kelahiran dari teman-teman kita itu ke dalam 40 record. Kumpulan record tersebut akan membentuk sebuah data file (biasa disebut dengan file saja). Dalam satuan file inilah, data bisa disimpan di media penyimpan elektronik external memory seperti disket, hard disk, flash disk, dan sebagainya.
Jadi, bila sebuah file kita gambarkan sebagai sebuah tabel, maka, record adalah barisnya (row), dan field adalah kolomnya (column). Selain data file, ada ribuan jenis file lain yang ada di sebuah hard disk misalnya. Kita bisa mengetahui sebuah file di hard disk merupakan jenis file apa, bisa kita lihat dari nama file-nya.

file name.extension file name

Umumnya, nama file terdiri atas dua bagian, yaitu nama file (file name), dan nama panjang dari file (extension file name). Nah, nama panjang dari file yang merupakan petunjuk jenis file apa dia. Misalkan, nama panjangnya adalah .BAS, maka ia merupakan program dari bahasa pemrograman BASIC, misalkan lagi .DBF, maka ia merupakan data file dari software dBase, dan sebagainya.
Seluruh file yang disimpan ke komputer, diatur oleh yang namanya File systems dan File managers. File systems adalah sebuah sistem (yang umumnya dibuat oleh pabriknya) yang menentukan cara, metode, atau prosedur komputer dalam mengorganisasi, memberikan (ketentuan) penamaan file (utamanya jika bila user tidak menuliskan nama panjang filenya), penyimpanan, dan pengaksesan file secara umum. Selah satu tujuan dari file system adalah agar para pengguna bisa kembali mendapatkan dan mengakses file yang pernah ia simpan, dengan mudah dan cepat. Fungsi lainnya adalah menjaga dan mengatur lokasi fisik dari file di media penyimpanannya (terhadap perubahan data yang dilakukan pemakai).
Ada dua file managers yang umum digunakan, yakni FAT pada sistem operasi MS-DOS (Microsoft Disk Operating System) tempo dulu, dan NTFS yang digunakan di sistem operasi Windows saat ini. Sedikit perbedaan yang jelas adalah, pada sistem FAT, nama file maksimum hanya bisa 8 karakter (ditambah dengan nama panjang sebanyak 3 karakter), tanpa spasi . Sedangkan di sistem NTFS, nama file bisa jauh lebih panjang (maksimum 255 karakter) dan boleh dengan spasi.

FAT (File Allocation Table), adalah metode yang digunaKan Microsoft operating systems untuk menjaga track dari isi sebuah disk. Di sini dibuat bagan yang menghubungkan ke cluster addresses di dalam sebuah hard drive. FAT juga mengalami berkali-kali perkembangan, mulai dari FAT12 (12-bit) yang hanya dapat menjangkau sekitar 16 MB (16,736,256) dari volume hard disk. Kalau hard disk kita sekarang berukuran Gigabyte, tentu tidak bisa, dianggap hard disk drive is corrupted, bad or has a computer virus. Selanjutnya diciptakan FAT16 (16-bit) dan digunakan pada masa Windows 3.x sampai Windows 95. FAT16, dan yang terakhir FAT32 (28-bit) yang digunakan pertama kali di Windows 95 hingga Windows 98.

Di Tabel 6. digambarkan karakteristik dari NTFS :

File manager (disebut juga dengan file browser) adalah program utilitas (utility program) yang menuntun kita dalam memanipulasi file. Kegiatan memanipulasi file antara lain : melakukan pemindahan file atau bahkan pemindahan folder dari satu directory (folder) ke directory (folder) lain, bisa di dalam satu media penyimpanan maupun ke media penyimpanan lain, membuat file (atau folder) baru, menghapus file (atau folder), mencetak, mengganti nama, mengcopy file, tetapi ia tidak dibuat untuk dapat melihat isi file kita tanpa software pendukung lain.Contoh file manager untuk sistem operasi Windows adalah Windows Explorer (WE). WE dilengkapi pula dengan fasilitas untuk melihat/ mengubah properties dari file, mencari file, mengirim file ke e-mail, dan sebagainya.

Pembagian Jenis Data File

Data file sendiri dibagi menjadi dua jenis, yaitu master file, dan transaction file. Bila kita kembali mengingat ke jaman baheula (dan sekarang juga mungkin masih ada), jaman di mana belum dikenal komputer, pegawai tata usaha di suatu sekolah memiliki data siswa yang ditulis di Buku Induk Siswa. Buku tersebut disimpan di dalam rak yang tersedia. Nah, yang disebut dengan master file serupa dengan itu, tetapi tempat menulis data dan tempat penyimpanannya sudah di dalam komputer. Buku Induknya adalah master file, dan tempat menyimpannya adalah database (penjelasan mengenai database akan dibahas berikutnya).
Secara prinsip dapat kita jabarkan bahwa master file adalah catatan mengenai objek-objek yang harus ada di suatu lingkungan (enterprise) yang bila objek-objek itu tidak ada, maka lingkungan itu tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Lingkungan itu bisa berupa sebuah bank, sebuah sekolah, sebuah kantor, dan sebagainya, atau bisa diperkecil lagi (sebagian) dari itu, misalkan di perpustakaannya saja, di bagian Personalianya saja, dan sebagainya.
Seberapa besar dan kecilnya lingkungan, tergantung seberapa besar dan kecilnya bagian yang (akan) dikomputerisasi. Misalkan, di lingkungan perpustakaan saja, pertanyaannya adalah “Master file apa saja yang dibutuhkan di perpustakaan ?.” Tentu jawabannya akan kita pikirkan dengan cara bertanya pada diri sendiri “Apa saja objek yang harus ada di suatu perpustakaan sehingga memang tempat itu pantas disebut sebuah perpustakaan.”

Tabel 6.
Karakteristik dari NTFS

NTFS Features
Developer
Microsoft
Dates recorded Creation, modification, POSIX change, access
Full name New Technology File System Date range 1 January 1601 – 28 May 60056

Introduced July 1993 (Windows NT 3.1)
Forks
Yes
Partition identifier
0×07 (MBR)
EBD0A0A2-B9E5-4433-87C0-68B6B72699C7 (GPT)
Attributes Read-only, hidden, system, archive
Structures File system permissions
ACLs

Directory contents B+ tree
Transparent compression Per-file, LZ77 (Windows NT 3.51 onward)

File allocation B+ tree
Transparent encryption
Per-file,
DESX (Windows 2000 onward),
Triple DES (Windows XP onward),
AES (Windows XP Service Pack 1, Windows Server 2003 onward)
Bad blocks Bitmap/Extents Supported operating systems
Windows NT family (Windows NT 3.1 to Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, Windows Vista)

Limits
Max file size 16 TiB with current implementation(16 EiB architecturally)

Max number of files 4,294,967,295 (232-1)
Max filename size 255 characters
Max volume size 256 TiB with current implementation (16 EiB architecturally)

Allowed characters in filenames any character except ” (NULL) and ‘/’[1]
Windows also excludes the use of \ : * ? ” < > and pipe

Jawaban pertama yang terpikir adalah “buku” (baik buku konvensional maupun buku elektronik), karena memang kalau di perpustakaan itu tidak ada buku, namanya bukan perpustakaan. Tetapi, apakah hanya dengan adanya buku, lantas suatu tempat pantas disebut perpustakaan ?, bagaimana dengan toko buku ?. Tentu, master file di perpustakaan bukan hanya buku, satu objek yang merupakan pembeda dengan toko buku adalah adanya peminjam atau anggota (di toko buku namanya pembeli). Objek lain yang merupakan master file adalah pegawai, rak penyimpanan buku, distributor buku, dan sebagainya.
Master file is a collection of records pertaining to one of the main subjects of an information system, such as customers, employees, products and vendors. Master files contain descriptive data, such as name and address, as well as summary information, such as amount due and year-to-date sales.
http://www.pcmag.com/encyclopedia_term/0,2542,t=master+file&i=46618,00.asp
Sedangkan transaction file adalah catatan mengenai transaksi-transaksi yang terjadi di lingkungan tersebut. Misalkan di perpustakaan di atas, maka transaksi yang terjadi adalah, bisa berupa “anggota meminjam buku,” maka data peminjaman tersebut harus dicatat. Bisa juga berupa transaksi “anggota mengembalikan buku,” atau “anggota mengganti buku,” atau “anggota membayar denda buku,” atau “distributor memberi buku,” dan sebagainya. Bisa kita tarik kesimpulan, bahwa transaction file adalah berelasinya (berhubungannya) satu atau lebih master file.
Apa contoh satu master file bisa berhubungan dengan dirinya sendiri untuk menghasilkan transaction file ?. Ada banyak, misalkan di lingkungan (enterprise) pemain sepak bola. Di sana terjadi transaksi pemilihan pemain yang akan menjadi kapten kesebelasan, maka transaksinya adalah “Pemain memilih kapten dari pemain.” Berbeda hal jika lingkungannya adalah sebuah klub sepak bola yang lengkap, ada pelatih, ada manajer, ada penyandang dana, dan sebagainya. Bisa saja transaksinya menjadi “Pelatih menentukan kapten dari pemain.”
Transaction file is a collection of transaction records. The data in transaction files is used to update the master files, which contain the data about the subjects of the organization (customers, employees, vendors, etc.). Transaction files also serve as audit trails and history for the organization. Where before they were transferred to offline storage after some period of time, they are increasingly being kept online for routine analyses.
http://www.pcmag.com/encyclopedia_term/0,2542,t=transaction+file&i=53075,00.asp

Master file itu sendiri terdiri atas dua jenis, yakni reference master file dan dynamic master file. Disebut dengan reference master file karena, jika terjadi suatu transaksi, nilai datanya tidak ada yang berubah sedikitpun (ia hanya dijadikan referensi saja), sedangkan disebut dengan dynamic master file karena, jika terjadi suatu transaksi, ada nilai datanya yang berubah.
Kita kembali mengingat di lingkungan perpustakaan di atas, jika terjadi transaksi “Anggota meminjam Buku,” ada atau tidak nilai data dari Anggota atau nilai data dari Buku yang berubah ?. Kita ingat bahwa nilai data adalah isi dari suatu atribut (field). Sepantas-nyalah setiap anggota memiliki fields : No_Ang (nomor anggota), Nama (nama anggota), Alamat (alamat rumah anggota), dan Telp (nomor telpon anggota). Adapun data file buku memiliki fields : Kd_Buku (kode buku), Jd_Buku (judul buku), Nm_Peng (nama pengarang), Jns_Buku (jenis buku), dan Jml_Buku (jumlah buku yang tersedia).
Mana isi field yang akan berubah ketika ada anggota meminjam buku ?, apakah nama anggota akan berubah ketika meminjam buku ?, tentu tidak. Apakah judul buku akan berubah ketika dipinjam anggota ?, tentu juga tidak. Ya, yang berubah adalah jumlah buku yang tersedia (Jml_Buku). Jika ada anggota yang meminjam buku, maka jumlah buku yang tersedia di perpustakaan itu akan berkurang, dan sebaliknya, jika ada anggota yang mengembalikan buku pinjamannya, maka jumlah buku yang tersedia akan bertambah. Dengan demikian, data file Buku adalah master file yang bersifat dynamic, dan data file Anggota adalah master file yang bersifat reference.
Mengapa disebut reference?, referensi buat siapa? Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan seperti ini akan lebih jelas jika kita sudah membahas database di bab tersendiri.
Mana yang lebih sering diubah datanya, master file atau transaction file ? Jika kita kembali ke sekolah, di sana ada transaksi “Murid mengikuti mata pelajaran,” atau “Murid diajar Guru,” dan sebagainya. Pertanyaan di atas bisa diperjelas dengan pertanyaan “mana yang lebih sering, Murid diajar Guru atau Pegawai menambah data Murid (karena ada murid baru) ?,” tentu, transaction file akan lebih sering diubah datanya ketimbang master file.

Contoh sebuah data file :

- NIM, NAMA, ALAMAT, dan TELP adalah nama-nama atribut (field name)
- 10199123, dan seterusnya ke bawah adalah nilai data (data value) dari atribut NPM
- Hesti Firtriani, Reni, Mardiana, Lidya Pratiwi, dan seterusnya ke bawah adalah nilai data (data value) dari atribut NAMA
- dan seterusnya.

Gambar 1. Contoh sebuah data file
7. Database atau Basis Data

Database yang dibicarakan di sub-bab ini adalah database dalam pengertian ukuran dari data (yang dimulai dari ukuran data terkecil di komputer, yaitu bit). Namun demikian, beberapa teori awal tetap diberikan di sini sebagai pendukung pengetahuan untuk pembahasan database di bab tersendiri.
Kumpulan dari data file di dalam suatu enterprise disebut dengan database. Jadi, jika dimisalkan sekolah itu adalah suatu enterprise (lingkungan), maka database Sekolah adalah kumpulan data file dari : data Murid, data Guru, data Karyawan, data Nilai murid, data Pembayaran uang sekolah, Gaji guru, dan sebagainya. Jadi, kesimpulannya adalah segala sesuatu catatan (data file) yang diperlukan dari suatu lingkungan, dibuat dan disatukan di dalam satu tempat (penyimpanan data eksternal), disebut dengan database. Pengertian ini akan lebih dikembangkan di pembahasan mengenai database di bab khusus tentang database.

8. Data Bank atau Bank Data

Jika di setiap sekolah telah memiliki database, maka Departemen yang mengurusi bidang pendidikan (sekarang Departemen Pendidikan Nasional/ Depdiknas) dapat mengumpulkan seluruh database tersebut dan disatukan di sana. Kumpulan dari database tersebut, selanjutnya disebut dengan bank data.
Tentu saja, untuk penyatuan tersebut diperlukan syarat-syarat yang tidak mudah, misalkan, penyediaan kapasitas memori eksternal yang sangat besar, penyeragaman seluruh tipe data dari seluruh sekolah yang ada (salah satu misal penyeragaman data adalah, semua sekolah harus menuliskan nama siswanya maksimal 25 karakter, tidak ada yang boleh lebih).
Contoh perusahaan yang menggunakan bank data saat ini adalah bank pengelola kartu kredit yang berlaku di berbagai negara di seluruh dunia, atau perusahaan jasa pengiriman barang yang memiliki cabang di banyak kota di seluruh dunia.

Soal-soal dan Tugas

1. Mengapa hampir di seluruh perusahaan menengah dan besar menggunakan komputer sebagai alat bantu dalam proses administrasinya ?
2. Buatlah 10 contoh data dan 10 contoh informasi dan berikan alasannya.
3. Mengapa data di komputer harus diberikan ukuran ?
4. Jika Anda berada di sebuah Departemen di dalam pemerintahan, tentukan beberapa data file, database, dan bank data yang harus ada.
5. Tentukan master file dan transaction file yang ada di sebuah supermarket ?
6. Catatlah beberapa extension file name yang berhubungan dengan database.
7. Catatlah beberapa kondisi di mana digunakan istilah bit atau byte.

Diambil dari buku ”Konsep Sistem Informasi: dari Bit sampai ke Database”
Bambang Wahyudi
Andi Offset
2007

STRUKTUR DATA

Jadi, struktur data adalah susunan data yang disusun sedemikian rupa agar:

1. Penyimpanan datanya menggunakan memori seefisien mungkin;
2. Data dapat diraih (retrieve) kembali dengan tepat.

Nanti, di materi struktur data, akan ada penggambaran bagaimana memori diibaratkan sebagai tumpukan (stack), antrean (queue), struktur kait (linked list), struktur pohon (tree), dan jejaring (graph). Pengibaratan/ perumpamaan tersebut dilakukan untuk memper-mudah penggambaran bagaimana proses dilakukan terhadap data yang akan dimasukkan atau dikeluarkan dari memori komputer.

Proses yang dilakukan harus memiliki ketentuan baku (pasti dan konsisten), sehingga dapat memiliki algoritma (aturan-aturan logis) yang diberlakukan terhadap prosesnya. Karenanya, materi struktur data sangat erat kaitannya dengan materi algoritma pemrograman.

MATERI-MATERI TERKAIT

Selain materi algoritma pemrograman, materi-materi lain yang sangat erat kaitannya dengan materi struktur data adalah : database, teknik kompilasi, berkas dan akses, dan lain sebagainya.

Penulis :
Telah menulis sebanyak 1 artikel
Mendapatkan 3 komentar
  Rating tulisan 0 dari 5

2 Comments

  1. rado

    May 28, 2010 at 3:26 am

    slam knl smoa :!: :-)

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)
  2. RosalieGILLIAM26

    June 25, 2011 at 10:37 am

    If you want to buy real estate, you would have to receive the loan. Furthermore, my brother usually takes a collateral loan, which occurs to be really firm.

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>