Best Author
sangdedi

743,613
octa

486,247
fitrotinnikm

456,615
idjah

445,157
dwi

313,549
adit

310,096
resta-andara

275,123
benedict

261,583
rahadian

240,910
bara

228,942
nabilalalala

216,882
kurnitap_

154,132
kuswanto

140,175
suranto

100,765
admin

98,998
iwan

80,055
kupukupu

78,106

Menjadwalkan suatu Proses

Dalam melaksanakan suatu pekerjaan`sehari-hari, terkadang kita pasti punya pekerjaan yang harus dikerjakan secara berkala atau rutin pada waktunya. Permasalahan yang paling mendasar dalam diri manusia pada umumnya adalah cenderung mengalami yang namanya lupa untuk mengerjakan, atau terlewat karena kesibukan.
Linux dan unix ini menyediakan fasilitas yang memungkinkan kita untuk menjadwalkan suatu proses yang sifatnya yaitu harus dikerjakan secara berkala, yang memungkinkan kita untuk mengoptimalkan komputer dalam menyelesaikan pekerjaan rutin kita yang menggunakan program komputer.
cron dan crontab
Apa itu cron???
cron adalah proses daemon yang bisa digunakan untuk menjalankan secara otomatis perintah-perintah tentang pekerjaan yang dikerjakan dengan sistem, yang akan dijadwalkan secara rutin dalam suatu sistem. Jadwal pelaksanaan perintah itu bisa dilakukan secara periodik per satuan waktu, dari menit, jam, hari, minggu, bulan, atau pun tahunan.
Sedangkan crontab itu apa???
crontab itu adalah file yang bisa digunakan untuk menyimpan daftar pekerjaan rutin yang harus dikerjakan, dan dijadwalkan untuk dijalankan secara otomatis oleh proses daemon. Lokasi file crontab untuk sistem ada pada direktori /etc.
Proses cron akan bangun setiap menit sekali untuk melihat dalam file crontab apakah ada perintah yang harus dijalankan. apabila ada maka proses daeomon cron akan secara otomatis menjalankan perintah tersebut. Proses cron merupakan proses yang aktif sejak pertama kali komputer dinyalakan.
Aplikasi yang dijalankan oleh cron harus aplikasi yang tidak interaktif, atau tidak membutuhkan input dari pemakai.
Daftar perintah pekerjaan yang disimpan dalarn /etc/crontab merupakan daftar yang harus dikerjakan oleh sistem secara otomatis dan rutin. Berikut ini adalah contoh isi dari file /etc/crontab
#    /etc/crontab: system-wide crontab
#    Unlike any other crontab you don’t have to run the “crontab1
#    command to install the new version when you edit this file.
#    This file also has a username field, that none of the other crontabs do.
SHELL=/bin/sh PATH=/usr/local/sbin:/usr/local/bin:/sbin:/bin:/usr/sbin:/usr/bin
# m h dom mon dow user command
25 6 * * * root test -e /usr/sbin/anacron I I run-parts -report
/etc/cron.daily
47 6** 7 root test-e/usr/sbin/anacron I I run-parts–report
/etc/cron.weekly
52 61 ** root test-e/usr/sbin/anacron I I run-parts–report
/etc/cron. monthly
at
at [option]‘waktu -f program
waktu merupakan waktu yang harus didefinisikan untuk pengerjaan program, dan dinyatakan HH:MM
program merupakan nama program yang harus dikerjakan pada waktu yang didefinisikan.
-f adalah option untuk mendefinisikan bahwa parameter berikutnya adalah file program.
Option yang dapat digunakan adalah -1, yang digunakan untuk menampilkan daftar perintah yang sudah masuk ke dalam antrian.
Pemakai harus memiliki program yang akan dijalankan. Apabila program yang kita definisikan tidak ditemukan, maka kita akan mendapatkan pesan kesalahan.
Pesan hasil dari pelaksanaan perintah dikirimkan kepada email kita, dan kita dapat membuka mail tersebut dengan menggunakan utilitas mail yang kita pelajari pada bagian komunikasi, kita akan mendapatkan pesan dari suatu sistem. Pesan yang dihasilkan berupa hasil dari pelaksanaan eksekusi program atau pesem kesalahan dari program yang kita jadwalkan untuk dijalankan.
Salah satu format waktu yang digunakan adalah untuk memberikan perintah at ini adalah HH:MM, yang menunjukkan jam serta menit, untuk menjalankan proses dari perintah yang diberikan.
Apabila jam serta menit yang kita tentukan telah lewat, maka jam serta menit pelaksanaan akan dilakukan pada esok harinya.
Contoh pemberian perintah dengan menggunakan at:
•    sebelumnya kita akan melihat jam berapa sekarang,
•    lalu kita jalankan program yang kita punya beberapa menit kemudian.

•    Kita akan menggunakan perintah at -1yang berguna untuk melihat daftar pekerjaan yang sedang kita jadwalkan untuk dikerjakan dengan menggunakan perintah at tersebut.

Dari tampilan di atas, kita akhirnya dapat melihat bahwa setiap kali perintah at diberikan, maka ada nomor job yang akan diinformasikan kepada kita. Pada saat kita berikan at -1, maka akan ditampilkan juga daftar antrian dengan diawali dengan nomor jobnya.
Perintah ini sangat berguna sekali sebagai alternatif dari penggunaan cron, Mengapa??? karena pekerjaannya yang akan dijadwalkan bukanlah pekerjaan yang sifatnya rutin harus dikerjakan.
Dengan Adanya at sangat membantu kita dalam bekerja, karena sering kali kita teringat pada suatu pekerjaan, tetapi waktunya untuk rnengerjakannya masih agak lama atau karena kita sedang tanggung mengerjakan tugas yang lain saat ini, maka dengan at kita bisa langsung menjalankan program untuk menjalankan aplikasi yang kita akan gunakan untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. Selesai sementara tugas untuk mengingat pekerjaan yang harus dilakukan dengan menjalankan program tersebut, karena kita sudah bisa untuk mendapatkan atau menunggu hasilnya.

Agar perintah at dikerjakan, maka daemon atd harus aktif. Jika tidak ada daemon atd maka perintah at tidak dapat dijalankan.

Mengelola Proses yang Sudah Dijadwalkan
Daftar proses yang dijadwalkan akan dieksekusi atau dikerjakan oleh linux dan unix dan masih dapat diatur pekerjaanya, termasuk membatalkan proses yang sudah dijadwalkan.
Berikut ini adalah perintah-perintah yang dapat digunakan untuk mengelola proses-proses yang sudah masuk ke dalam daftar penjadwalan untuk dieksekusi:
atq
atq (at queue) merupakan suatu perintah yang digunakan untuk melihat ke dalam daftar antrian (queue) dalam proses yang telah dijadwalkan dengan menggunakan perintah at.
Perintah:
atq
atrm
atrm (at remove) merupakan suatu perintah yang digunakan untuk membatalkan suatu antrian yang telah terjadwal. Perintah ini akan membutuhkan nomor job dari perintah yang akan dibatalkan.
Nomor job perintah yang akan dibatalkan dapat diperoleh pada saat kita memberikan perintah at atau dengan menggunakan perintah atq.
Perintah:
atrm nomorjob
Berikut ini adalah contoh pengelolaan proses terjadwal, bagaimana menjadwalkan, kemudian membatalkan proses yang sudah terjadwal dan belum dieksekusi:
at 20:00 -f ,/siapa.sh at21:00-f ,/siapa.sh atq
atrm nomorjobl -» nomorjob diisi berdasarkan perintah atq
atq
atrm nomorjob2 -> nomorjob untuk perintah kedua
atq

Tampilan di atas menunjukkan bahwa dalam suatu proses yang sudah masuk ke dalam antrian dapat dibatalkan dengan menggunakan atrm nomorjob.
atrun
atrun (at run) merupakan suatu perintah yang digunakan untuk segera melaksanakan suatu proses yang telah masuk ke dalam antrian. Perintah ini membutuhkan nomor job dari suatu perintah yang harus segera dieksekusi.
Perintah:
berikut ini adalah contoh dari at -c, pada contoh ini, pertama kali kita membuat file script siapa.sh, yang berisi perintah untuk menampilkan siapa saja yang sedang login pada jam serta menit yang ditentukan.
ISI dari shell script siapa.sh adalah sebagai berikut:
ECHO “Daftar Pemakai AKTIF saat ini:”
who
Kemudian kita jadwalkan agar dieksekusi pada jam 18:15 dengan
menggunakan perintah :
at. 18:15 -f ./siapa.sh
pada saat dijalankan pemakai dapat melihat berapa nomor jobnya.
berdasarkan nomor job yang kita dapat, kita berikan perintah at -c
NOMORjobnya

hasil dari perintah at-c di atas memperlihatkan, bahwa setiap perintah yang masuk ke dalam antrian secara otomatis akan diberi kelengkapan   perintah   tambahan   yang   memungkinkan   dalam proses
eksekusi dijalankan dengan menggunakan informasi varialoel environent yang berlaku pada saat perintah at dijalankan.
Kita melihat siapa.sh yang cuma dua baris menjadi panjang sekali. Banyak informasi variahel sistem ditambahkan pada job ya.ng menjalankan siapa.sh.

Penulis :
Telah menulis sebanyak 49 artikel
Mendapatkan 588 komentar
  Rating tulisan 0 dari 5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>