Best Author
sangdedi

743,613
octa

486,297
fitrotinnikm

456,615
idjah

445,181
dwi

313,549
adit

310,104
resta-andara

275,157
benedict

261,583
rahadian

240,940
bara

228,942
nabilalalala

216,884
kurnitap_

154,132
kuswanto

140,191
suranto

100,765
admin

99,004
iwan

80,055
kupukupu

78,106

Menggunakan standar input dan output

Komputer itu kayak alat bantu yang bisa berguna dalam menyelesaikan suatu pekerjaan kita, mulai dari mengetik, membuat gambar, sampai-sampai denagan mencetaknya pun juga bisa. Komputer itu juga dapat menerima perintah dari si pemakai komputer dengan menggunakan  suatu alat yang dinamakan keyboard. Apa si keyboard itu???
keyboard kayak standar alat masukan atau input yang gunanya itu dapat menuliskan perintah kita. Hasil pelaksanaan kita pada suatu perintah umumnya bisa ditampilkan pada layar monitor, nah layar monitor itu merupakan standar keluaran output yang berguna untuk menampilkan hasil proses dari perintah kita atau si pemakai.
Linux juga punya standar untuk menerima masukan serta dapat  menampilkan hasil dari suatu proses yang akan kita lakukan, standar yang berguna untuk masukan disebut dengan standar input, sedangkan  standar yang berguna untuk keluaran disebut dengan standar output, dan standar untuk menampilkan pesan dengan kesalahan disebut dengan standar error.
Standar Input
Standar input dalam Linux merupakan keyboard. Semua masukan selalu dianggap berasal dari keyboard apabila pemakai tidak mendefinisikan sumber yang lain sebagai masukan (lihat tentang subbab redirection, pengalihan).
Akhir dari masukan yang akan dimasukkan dari standar input ditandai dengan penekanan ^D dengan cara tekan kunci Ctrl, tahan, lalu tekan kunci D, kemudian lepaskanlah secara bersamaan. ^D bisa digunakan sebagai tanda akhir data masukan yang berasal dari standar input.
Berikut ini merupakan beberapa perintah adalah misalnya perintah yang mengasumsikan bahwa input berasal dari standar input; perintah ini akan menghitung jumlah huruf yang akan kita ketik, jumlah kata, serta jumlah barisnya.
$  wc   <enter>
A pakah yang terjadi?
Kursor diam saja, menunggu ada input yang diketikan dari keyboard. Untuk itu ketikkan tulisan berikut:
Ini data  tulisan  <enter>
yang akan  dihitung  oleh  perintah wc <enter>
perintah yang  mengasumsikan   input   berasal   dari
standar  input <enter>
standar  input  adalah  keyboard  <enter>
wc akan  menghitung  jumlah baris,  jumlah kata,  dan jumlah  huruf   <enter>
^D

Standar Output
Standar output dalam Linux merupakan layar monitor. Setiap kali hasil proses dari suatu perintah akan ditampilkan pada layar  monitor, apabila si pemakai tidak mendefinisikan piranti (device) untuk keluaran yang lain (lihat tentang subbab redirection, pengalihan).
Perhatikan pada tampilan yang akan menunjukkan contoh dari standar input, hasil dari perintah wc yang secara otomatis akan ditampilkan di layar monitor.
Hasil dari perintah wc pada contoh di atas, merupakan jumlah baris yang ditunjukkan oleh kelompok angka pertama, jumlah kata pada kelompok angka kedua, serta jumlah karakter pada kelompok kata yang ketiga.

Standar Error
apabila ada suatu pesan kesalahan yang dihasilkan dari suatu pelaksanaan perintah, maka pesan kesalahan dapat secara otomatis ditampilkan kepada standar piranti (device) nya, yaitu monitor. si Pemakai dapat mengalihkan pesan kesalahan agar tidak dapat menampilkan pada monitor lihat subbab tentang redirection, pengalihan.
contoh berikut akan menghasilkan pesan kesalahan, karena opsi tidak dikenali, bukan opsi yang benar untuk perintah Is.
$  1s  -9

Redirection
Redirection adalah Setiap perintah yang dijalankan dari shell akan selalu menggunakan default input keyboard, output monitor (terminal), error monitor (terminal), dan apabila kita tidak mendefinisikan sumber masukannya atau piranti untuk keluarannya.
Perintah Unix dapat menggunakan input yang berasal bukan dari
standar input, malahan dari suatu sumber input yang dapat didefinisikan
oleh penggunanya. Redirectionmerupakan  istilah yang dikenal secara
umum untuk mengalihkan sumber input atau tujuan output dari
standarnya.
Berikut  adalah  tanda  Atau  simbol yang digunakan untuk
mengalihkan standar input, output,dan error:
simbol    sintaks                               kegunaan
<            namaperintah<fileinput    mendefinisikan input berasal dari file dengan nama fileinput
>            namaperintah>fileout       mendefinisikan output diarahkan ke dalam file dengan nama fileout
>>          nama perintah>>fileout   mendefinisikan output diarahkan dan ditambahkan paa bagian akhir ke dalam file dengan nama fileout
2>          namaperintah2>fileerr       mendefinisikan pesan kesalahan diarahkan ke dalam file dengan nama fileerr
Dengan penggunaan redirection maka si pemakai dapat mengalihkan semua standar, dari keyboard menjadi dari file, atau keluaran yang dapat menggunakan monitor menjadi ke dalam file.
Ketiga tanda redirection, tanda pengalihan, bisa diberikan dalam satu baris perintah perintah, dengan urutan pengalihan untuk input, output, ataupun untuk error.
Berikut merupakan contoh-contoh bagaimana redirection dilakukan:
>>   Menyimpan daftar pemakai yang sedang login saat ini ke
dalam file da’ftarpemakailogin
$ who > daftarpemakailogin <enter>
daftar pemakai yang sedang login nggak akan ditampilkan di layar monitor tetapi malahan akan disimpan ke dalam file dengan nama daftarpemakailogin.
>>   Menghitung daftar pemakai yang sedang login saat ini yang
disimpan dalam file daftarpemakailogin.
$ wc < daftarpemakailogin <enter>
Perintah wc nggak lagi menunggu kita dalam memasukkan/mengetikkan data dari keyboard, tetapi akan langsung membaca dari file daftarpemakailogin, dan hasilnya akan ditampilkan pada layar monitor. Menyimpan pesan kesalahan dari perintah yang diberikan ke dalam file pesankesalahan.
$ is -9 2> pesankesalahan <enter>
Pesan kesalahan dari perintah di atas nggak akan ditampilkan pada layar monitor tetapi akan disimpan ke dalam file dengan nama pesankesalahan.
dengan adanya pemipaan ini maka kita dapat mengalihkan pesan kesalahan ke piranti /dev/null, piranti khusus dalam lingkungan *NIX yang memungkinkan pesan atau tulisan dapat dikirimkan ke piranti ini menjadi menghilang (di-null-kan).
$  Is   -9   2>   /dev/null   <enter>
Pesan  kesalahan dihilangkan, dengan mengirimkan pesan ke piranti
khusus/dev/null.
$ wc < daftarpemakailogin  > jumlahpemakailogin<enter>
perintah wc nggak lagi menunggu kita untuk memasukkan/mengetikkan  data  dari  keyboard,   tetapi  langsung

Pemipaan
Pemipaan (piping) merupakan suatu mekanisme yang berguna mengalirkan hasil (output) dari satu perintah untuk perintah (proses) yang lain.
Tanpa pemipaan, apabila seseorang dapat mengolah ataupun memanipulasi suatu data yang membutuhkan lebih dari satu perintah, dengan menggunakan perintah yang berikutnya membutuhkan data dari hasil pengolahan dari perintah yang sebelumnya, maka pada umumnya pengguna Linux akan menyimpan terlebih dahulu hasil dari perintah sebelumnya ke dalam file temporer, data pada file temporer tersebut lalu digunakandalam proses pada perintah berikutnya.
Secara sederhana dapat dijelaskan dengan contoh sebagai berikut: apabila kita ingin mengetahui ada berapa pemakai yang sedang login, maka kita akan menggunakan perintah who, kemudian seperti telah diketahui bahwa perintah ini akan dapat menghasilkan informasi dari daftar si pemakai yang dapat ditampilkan lebih dari satu baris, satu baris ini untuk informasi satu pemakai. Apabila tidak menggunakan fasilitas pemipaan yang ada dalam Linux, maka kita dapat menyimpan terlebih dahulu hasil dari perintah who ke dalam file temporer dengan menggunakan redirection, yang kemudian akan menghitung jumlah barisnya dengan menggunakan perintah wc
Berikut contohnya:
tee
$ who > listuser.login $ wc $ wc < listuser.login
Dengan adanya fasilitas pemipaan, maka si pengguna Linux nggak perlu lagi menyimpan hasil prosesnya ke dalam file temporer terlebih dahulu, tetapi bisa juga langsung dialirkan yang selanjutnya diproses dengan menggunakan perintah berikutnya.
Tanda untuk menunjukkan suatu proses pemipaan adalah ‘ |’.
Sintaks:
perintahl | perintah2 | perintah..Seterusnya.
Tanda | bisa digunakan dalam memisahkan antar perintah, yang berarti keluaran dari perintah sebelumnya yang akan dialirkan kepada perintah berikutnya.
Untuk contoh menghitung jumlah pemakai yang sedang login dapat menggunakan perintah sebagai berikut:
tee (pembunyian huruf T dalam bahasa Inggris) yang merupakan aplikasi yang memungkinkan data serta standar input yang dapat disimpan ke dalam lebih dari satu file.
Perintah:
tee   [opsi]    [FILE] |
opsi yang dapat digunakan adalah -a, yang berguna untuk memungkinkan data dapat ditambahkan ke dalam file-file keluaran.
FILE merupakan suatu daftar file yang akan menyimpan data dari standar input.
tee memungkinkan menerima input dari bukan standar,  dengan menggunakan tanda pengalihan untuk standar input (<).
Berikut contoh penggunaan tee:
$   tee   filel   file2   <enter>
$  who I wc -1

Ketikkan tulisan sebagai berikut:
Ini    adalah baris kesatu    <enter>
Ini    baris    kedua <enter>
Yang akan    disimpan    dengan menggunakan    tee    <enter>
Ke    dalam f    ilel dan    file 2    <enter>
ΛD
^D digunakan untuk mengakhiri pemasukan data dari keyboard untuk perintah tee.
Kita dapat mengubah standar input dari keyboard untuk dimasukkan ke dalam file. Berikut merupakan contoh untuk memasukkan data dari file hasil proses pada contoh pemipaan untuk dimasukkan ke dalam filel dan file2.
$   tee  <   listuser.login   filel   file2   <enter>
Jika kita lihat isi dari file1 dan file2 akan sama dengan isi file listuser.login,    jika maksud kita menambahkan isi dari file
listuser.login ke dalam filel dan file2, maka kita perlu menambahkan opsi -a ke dalam perintah tee.
$tee  -a  <   listuser.login   filel   file2   <enter>
Isi filel dan file2 akan ditambah dengan isi dari file listuser.login.

Tampilan di atas, hasil perintah who untuk melihat daftar pemakai yang sedang login disimpan ke dalam listuser.login, kemudian disalinkan ke dalam filel dan file2 dengan menggunakan perintah tee

Penulis :
Telah menulis sebanyak 31 artikel
Mendapatkan 438 komentar
  Rating tulisan 0 dari 5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>