Best Author
sangdedi

743,761
octa

486,741
fitrotinnikm

456,617
idjah

445,253
dwi

313,741
adit

310,216
resta-andara

275,659
benedict

261,599
rahadian

241,020
bara

228,942
nabilalalala

216,928
kurnitap_

154,132
kuswanto

140,581
suranto

100,765
admin

99,036
iwan

80,055
kupukupu

78,106

Mengenal Skema Ponzi (Ponzi Scheme)

ponzi scheme

Akhir2 ini banyak banget tawaran investasi yang menggiurkan, kita tinggal taruh uang untuk disertakan sebagai modal usaha terus si perusahaan tersebut ngasih return ke kita yang cukup oke.

Permisalan aja nih ya :

Kita disuruh menanam modal ke PT. A dengan nominal 100jt rupiah jk waktunya 2 tahun. Setiap bulan si PT. A berani menjanjikan return atau bagi hasil atau bunga atau kompensasi sebesar 5 persen dari uang yang kita tanam tersebut (berarti 60% setahun). Pada akhir periode (2thn) PT. A janji bakalan balikin modal awal kita yang sebesar Rp. 100jt.

Jadi yang kita dapat tiap bulan adalah 5% x 100jt  = 5jt sebulan.

Trus di akhir masa periode uang kita yang 100 juta dikembalikan utuh. hmmmm enak banget kan ya ?? cuma modal 100jt udah bisa dapet passive income 5jt per bulan.

Pertanyaannya adalah “emg kenapa si PT. A minjem modal ke kita para masyarakat ?? kok gak ke BANK aja yang mana lebih kecil bunga yang harus dibayar (FYI : bunga bank per tahun sekitar 11-13%)”

Jawaban versi 1 : PT. A males berurusan sama bank, karena proses peminjaman kredit di bank butuh waktu berbulan2 (bedain sama kredit KPR atau KKB yah yg sehari langsung cair :p)

Jawaban versi 2 : PT. A enggak punya agunan untuk dijaminkan ke bank

Jawaban versi 3 : PT. A mau beli investasi berupa tanah (bank gak bakal ngasih kredit untuk pembelian tanah)

Jawaban versi 4 : Skema Ponzi <— Nah apakah ini ??

Pengertian Skema Ponzi

charles ponzi
Pencetus ide busuk skema ponzi nih, namanya charles ponzi

Skema Ponzi adalah modus investasi palsu yang membayarkan keuntungan kepada investor dari uang mereka sendiri atau uang yang dibayarkan oleh investor berikutnya, bukan dari keuntungan yang diperoleh oleh individu atau organisasi yang menjalankan operasi. Skema Ponzi biasanya membujuk investor baru dengan menawarkan keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan investasi lain, dalam jangka pendek dengan tingkat pengembalian abnormal yang tinggi atau luar biasa konsisten. Kelangsungan dari pengembalian yang tinggi tersebut membutuhkan aliran yang terus meningkat dari uang yang didapat dari investor baru untuk menjaga skema ini terus berjalan.

Lima Elemen Kunci dalam Skema Ponzi

  1. MANFAAT:
    Iming iming janji bahwa modal akan kembali dalam jumlah besar diatas normal (ROI+Bonus). Tingkat pengembalian yang sudah ditetapkan (ROI Pasti). Tingkat pengembalian yang cukup tinggi dan memberi manfaat bagi investor tapi angkanya serealistis mungkin agar mudah dipercaya.
  2. SETUP:
    Adanya sebuah penjelasan tentang bagaimana caranya agar investor bisa mendapatkan ROI diatas normal.  Salah satunya triknya adalah, Investor awal mengaku memiliki cara tertentu atau memiliki akses informasi agar bisa menjalankan modal, atau investor awal menyebutkan bahwa ia memiliki akses investasi menguntungkan yang tidak ditawarkan pada publik.
  3. KREDIBILITAS AWAL:
    Orang yang menjalankan skema ini haruslah orang yang cukup dapat dipercaya dan mampu meyakinkan para investor agar mau menginvestasikan uangnya.
  4. ROI BERJANGKA BAGI INVESTOR :
    Paling tidak dalam beberapa kali putaran, investor dijanjikan mendapat pengembalian modal dalam jangka waktu tertentu.(Tanpa jangka waktu lebih baik…)
  5. INFO & BERITA TENTANG KEBERHASILAN :
    Investor lainnya harus mendengar paling tidak tentang keberhasilan pembayaran bonus serta keuntungan yang sudah didapat atau tentang pesatnya perkembangan mereka serta potensinya. Dan akhirnya uang yang masuk untuk investasi akan semakin besar berbanding yang telah dibayarkan.

Bingung ??? :D

Gampangnya gini aja nih ilustrasinya ya…

Tahun I :

PT. A bilang di koran2 dsb tentang investasi emas dengan return gede setiap bulan terjamin, jujur, terpercaya (iklannya lebay tingkat dewa deh yang penting org tertarik). Oke tahun pertama terjaring lah sekitar 1.000 orang dengan nominal investasi per masing2 orang 100jt, jadi total nominal investasinya sebesar Rp. 100 Miliar.

PT. A sesuai janji di koran2 bilang bahwa akan memberikan return sebesar 5% per bulan. Jadi dia harus membayarkan sebesar Rp. 5 miliar per bulan ke sejumlah 1.000 orang investornya. Jadi dalam setahun dia harus membayar return 60 Miliar ke 1.000 org investornya. Jadi sisa uang yang dipegang oleh PT. A masih tersisa sebesar Rp. 40 Miliar.

Ngerti kan sampe sini ?? kalo ngerti lanjut ke tahun II

Tahun II :

Pada tahun ini, banyak orang kan mulai tergiur, orang2 lain berdatangan karena testimoni dari investor yang awal menyebar dengan cepat, malah mungkin investor yang gabung di tahun pertama menambah modalnya lagi dengan berharap menambah keuntungan yang besar.

Kayak tahun sebelumnya PT. A menjaring lagi modal dari masyarakat, kali ini kita sebut aja dari investor tahun pertama yang masih bertahan dan memperpanjang investasinya cuma 500 orang (berarti 500 org minta dikembalikan modalnya yaitu senilai 50miliar).Kan si PT. A sisa uangnya tinggal 40 Miliar ?? sedangkan yang minta dilunasin nominalnya 50 Miliar, 10 Miliarnya lagi gmn ??

Dikarenakan prestasinya di tahun pertama yang okee banget, banyak masyarakat yang mau ikutan menanam investasi di PT. A, maka kekurangan 10 miliar tadi dibayar dari setoran dana masyarakat yang gabung di tahun kedua dan begitu seterusnya…

Jadi prinsipnya sama aja kayak MLM gitu deh..

Kok bisa sih skema ponzi berkembang pesat ??

Dalam investasi, sering muncul perilaku mengekor (herd behavior). Bahkan, di pasar modal yang begitu maju, terkadang keputusan beli atau jual saham hanya didasari sikap mengekor. Mengapa bursa kadang mengalami kenaikan atau penurunan terlalu tajam dari yang semestinya, tak lain adalah faktor sikap mengekor dari para investor. Apalagi kalo yang investasi orang2 yang gak paham investasi yang cuma berharap keuntungan besar aja. Inget yaaa High Risk High Return !!

Nah terus gmn caranya biar terhindar dari skema ponzi ??hmmm.. susah banget ini pertanyaannya.. hahaha… jawabannya yah cuma berdoa aja sama ALLAH :P

untuk antisipasinya (bukan terhindar ya) :

1. Baca baik2 laporan keuangan perusahaan yang mau kita tanami dana, skema ponzi berinvestasi di sesuatu yang bodong

2. Jangan tergiur dengan profit yang besar, apalagi kalo mulai gak masuk akal

3. Ambil jk waktu yang pendek2 aja, jadi seandainya kita terjebak di skema ponzi minimal uang kita udah kembali. Masa bodo amat sama orang setelah kita sih :P

4. Cari perusahaan yang bonafide. Liat asetnya apa aja, kalo gak punya aset mah mending jangan, berarti investasinya bodong. Kalo bisa perusahaannya sudah IPO masuk bursa saham.

5. Pelajari core bisnis dari perusahaan tersebut, akan lebih baik jika dia bergerak di sektor riil.

6. siap2 untuk rugi… gak ada investasi yang gak ada risikonya, bahkan taruh deposito di bank aja masih ada kemungkinan banknya di likuidasi.

Itu aja dulu kayaknya, kalo ada yang bingung silahkan ditanya di form komentar di bawah ini, semoga berguna

* PS : pertanyaan yang nanya “kalo investasi di PT. XXX kira2 gimana ??” <– dengan segala hormat gak bakalan saya jawab, hehe

Mengenal Skema Ponzi (Ponzi Scheme), 5.0 out of 5 based on 1 rating

Penulis :
Telah menulis sebanyak 59 artikel
Mendapatkan 1,675 komentar
  Rating tulisan 4 dari 5

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>