Category Archives: Sains

kategori ini berisi tentang segala hal yang membahas tentang pelajaran ilmu pengetahuan alam (Fisika, Kimia, Biologi).

listrik dinamis

LISTRIK DINAMIS
Pernahkah kalian berpikir bagaimana petir
atau kilat bisa terjadi sebelum hujan turun?

Apakah yang menyebabkan hal tersebut?
Petir atau kilat adalah salah satu contoh
listrik yang paling sederhana, yang paling dekat dengan kita. Petir dapat
terjadi karena molekul-molekul atau atom-atom di awan bergesekan dengan udara.
Elektron (partikel bermutan negatif) akan cenderung berkumpul di dasar awan,
sedangkan partikel bermuatan positif berkumpul di puncak awan. Jika sudah
terlalu banyak elektron yang berkumpul maka elektron akan meloncat ke bumi
sebagai kilat.

Kilat mengirimkan energi listrik yang
sangat besar ke bumi. Kilat merupakan arus listrik dalam ukuran besar. Beberapa
saat kemudian akan terdengar suara petir. Kilat dan petir tidak terjadi dalam
waktu yang tidak bersamaan karena cepat rambat bunyi dan cahaya berbeda.

EKSPLORASI
Arus Listrik Dan Tegangan Listrik
Jika sebuah soket lampu hanya dihubungkan
dengan salah satu kutup baterai, apa yang terjadi?

Kemudian hubungkan soket lampu yang
lainnya dengan kutup lain baterai. Apa yang terjadi?

Mengapa bisa terjadi?
Sambungkan lampu dengan baterai. Apa yang
akan terjadi? Mengapa hal tersebut bisa terjadi?

Apakah perbedaan kedua rangkaian di atas?
Bagaimanakah pemasangan ampermeter dan voltmeter?
Untuk berikutnya kalian akan melakukan percobaan untuk memperdalam pemahaman kalian tentang sub bab ini.
Langkah kerja dan
pengamatan:

  • Susunlah peralatan yang tersedia menjadi
    rangkaian seri.
  • Ukurlah besar kuat arus pada setiap resistor
    dengan menggunakan multimeter. Pastikan selektor multimeter mengarah pada
    mA DC.Tuliskan hasil pengamatanmu isikan pada tabel yang tersedia.
  • Ukurlah besar tegangan pada setiap resistor
    dengan menggunakan multimeter. Pastikan selektor multimeter mengarah pada
    V DC.Tuliskan hasil pengamatanmu isikan pada tabel yang tersedia
  • Ukurlah besar hambatan pada setiap resistor
    dengan menggunakan multimeter. Pastikan selektor multimeter mengarah pada
    W.Tuliskan hasil pengamatanmu isikan pada tabel
    yang tersedia
  • Susunlah peralatan yang tersedia menjadi
    rangkaian paralel.
  • Ulangi langkah 2 sampai langkah 4 di atas.
    Tuliskan hasil pengamatanmu isikan pada tabel yang tersedia
Rangkaian Jumlah R Besar I Besar V Besar R
Seri 1
2
3
Paralel 1
2
3

Pada nilai hambatan konstan, bagaimana hubungan antara kuat arus dan tegangan?

EKSPLANASI

Kalian telah mengetahui bahwa arus
listrik dihasilkan dari muatan listrik yang bergerak. Besarnya arus listrik
dinyatakan dalam kuat arus listrik yang diukur dengan menggunakan ampermeter. Kuat
arus listrik didefinisikan sebagai jumlah muatan listrik yang melewati
penampang kawat tiap detik.

Apa yang menyebabkan muatan dapat bergerak?
Muatan tersebut dapat bergerak karena
adanya beda potensial antara dua ujung sumber tegangan yang disebut tegangan listrik.

Dalam setiap rangkaian listrik penerima energi listrik mempunyai kemampuan untuk menghambat arus listrik yang
melewatinya. Komponen listrik yang dibuat untuk menghambat arus listrik tersebut
dinamakan hambatan listrik atau tahanan atau sering disebut resistor.

Dari percobaan resistor disusun seri didefinisikan
bahwa:

Kuat arus yang melalui tiap resistor sama dengan kuat arus hambatan

  • pengganti seri

I1=I2=I3=…=Iseri

  • Tegangan pada ujung-ujung hambatan pengganti seri sama dengan
    jumlah tegangan ujung-ujung tiap resistor.

Vseri = V1+V2+V3+…
Sedangkan untuk resistor yang disusun
paralel didefinisikan bahwa:

1. Tegangan
pada ujung-ujung tiap resistor sama dengan
tegangan pada ujung-ujung hambatan pengganti paralel

V1=V2=V3=
… =Vseri

2. Kuat arus yang melalui hambatan pengganti
paralel sama dengan jumlah kuat arus yang melalui tiap resistor.

Iparalel = I1 + I2
+ I3 +…

Untuk nilai hambatan konstan
akan diperoleh nilai kuat arus berbanding lurus dengan nilai tegangan.
Pernyataan ini disebut Hukum Ohm. 

ELABORASI
Pada rangkaian listrik di rumah-rumah
mempunyai sebuah sumber tegangan masukan dari PLN yang besarnya tertentu,
tetapi dapat menghasilkan keluaran yang berbeda-beda. Hal ini dipengaruhi oleh
hambatan masing-masing komponen yang terpasang pada rangkaian tersebut.

EVALUASI

  • Tiga resistor masing-masing besarnya adalah 3W, 5 W, 2W. Dipasang pada rangkaian dengan sumber tegangan
    esar 6 V. Hitunglah:

a. hambatan pengganti
b. kuatarus pada tiap resistor.

  • Bagaimana cara memasang dan membaca ampermeter dan voltmeter?

HAMBATAN LISTRIK
ENGAGEMENT

Pada suatu soket dipasangkan tiga lampu
secara paralel dengan daya berbeda, masing-masing adalah 5 watt, 10 watt dan 25
watt kemudian dihubungkan dengan stop kontak. Lampu mana yang menyala paling
terang? Mengapa demikian?

kimia lingkungan

DEFINISI
Bagian dari ilmu kimia yang mempelajari pengaruh dari bahan kimia terhadap lingkungan.

KETENTUAN
Kimia lingkungan mempelajari zat-zat kimia yang penggunaannya dapat menguntungkan dibidang kemajuan teknologi tetapi hasil-hasil sampingannya merugikan, serta cara pencegahannya.

MACAMNYA
1. Pencemaran udara
2. Pencemaran air
3. Pencemaran tanah

1. Pencemaran udara
a. Karbon monoksida (CO)
- tidak berwarna dan tidak barbau
- bersifat racun karena dapat berikatan dengan hemoglobin CO
+ Hb ®
COHb
- kemampuan Hb untuk mengikat CO jauh lebih besar dan O2,
akibatnya darah kurang berfungsi sebagai pengangkut 02
b. Belerangdioksida (SO2)
-
berasal dari: gunung api, industri pulp dengan proses sulfit dan
hasil pembakaran bahan bakar yang mengandung belerang (S)
- warna gas : coklat
- bersifat racun bagi pernafasan karena dapat mengeringkan
udara
c. Oksida nitrogen (NO dan NO2)
- pada pembakaran nitrogen, pembakaran bahan industri dan
kendaraan bermotor
- di lingkungan yang lembab, oksida nitrogen dapat membentuk
asam nitrat yang bersifat korosif
d. Senyawa karbon
- dengan adanya penggunaan dari beberapa senyawa karbon di
bidang pertanian, kesehatan dan peternakan, misalnya
kelompok organoklor
- organoklor tersebut: insektisida, fungisida dan herbisida
2. Pencemaran air
a. Menurunnya pH air memperbesar sifat korosi air pada Fe dan dapat mengakibatkan terganggunya
kehidupan organisme air.
b. Kenaikan suhu air mengakibatkan kelarutan O2 berkurang.
c. Adanya pembusukan zat-zat organik yang mengubah warna, bau dan rasa air.
Syarat air sehat:
- tidak berbau dan berasa
- harga DO tinggi dan BOD rendah
3. Pencemaran tanah
- Adanya bahan-bahan sintetik yang tidak dapat dihancurkan oleh
mikroorganisme seperti plastik.
- Adanya buangan kimia yang dapat merusak tanah.
4. Dampak polusi
JENIS POLUTAN D A M P A K
CO Racun sebab afinitasnya terhadap Hb besar
NO Peningkatan radiasi ultra violet sebab NO menurunkan kadar O3 (filter ultra violet)
Freon s d a
NO2 Racun paru
Minyak Ikan mati sebab BOD naik
Limbah industri Ikan mati sebab BOD naik
Pestisida Racun sebab pestisida adalah organoklor
Pupuk Tumbuhan mati kering sebab terjadi plasmolisis cairan sel

sifat fisis lemak

lemak pada suhu kamar berupa cairan. Minyak umumnya berasal dari tumbuhan, seperti minyak kelapa, minyak jagung, dan minyak zaitun.

Wujud lemak berkaitan dengan asam lemak. Lemak yang berwujud cair (minyak) banyak mengandung asam lemak tak jenuh, sperti asam oleat (C17H33COOH), asam linoleat (C17H31COOH), dan asam linolenat (C17H29COOH) . Sedangkan lemak yang berbentuk padat lebih banyak mengandung asam lemak jenuh, seperti asam strearat (CC17H35COOH), dan asam palmitat (C15H31COOH). Asam lemak jenuh mempunyai titik cair yang lebih tinggi daripada asam lemak tak jenuh

REAKSI-REAKSI

1. Hidrolisis

lemak dan minyak dapat mengalami hidrolisis karena pengaruh asam kuat atau enzim lipase membentuk gliserol dan asam lemak. Misalanya, hidrolisis gliseril tristrearat akan menghasilkan gliserol dan asam stearat. Hasil hidrolisis akan memisah karena gliserol larut dalam air, sedangkan asam lemak tidak larut.

2. Penyabunan

reaksi lemak atau minyak dengan suatu basa kuat seperti NaOH atau KOH menghasilkan sabun. Oleh karena itu, reaksinya disebut reaksi penyabunan (saponifikasi). Reaksi penyabunan menghasilkan gliserol sebagai hasil sampingan

3. Hidrogenasi minyak

minyak dapat dipadatkan melalui hidrogenasi (adisi hidrogen). Reaksi ini dapat dikatalisis oleh serbuk nikel. Minyak mempunyai titik leleh relatif rendah karena mengandung asam-asam lemak tak jenuh. Dengan menjenuhkan ikatan rangkatnya, yaitu dengan hidrogenasi, maka titik leleh minyak akan meningkat dan menjadi padat. Reaksi ini digunakan sebagai pembuatan margarin dan minyak sawit

FUNGSI LEMAK

lemak dalam tubuh berfungsi sebagai sumber energi dan cadangan makanan. Lemak merupakan bahan makanan yang kaya energi. Pembakaran 1 gram lemak menghasilkan 9 kilo kalori.

lemak dalam tubuh diperoleh dari makanan yang berlemak, daging, susu, keju, dan kacang-kacangan. Dalam sistem pencernaan, lemak terlebih dahulu mengalami pemecahan (hidrolisis) sehingga dapat diserap. Hidrolisis lemak menghasilkan gliserol dan asam lemak. Gliserol dan asam lemak diserap ke dalam dalam bidang industri minyak digunakan untuk membuat sabun dan margarin. Berbagai jenis minyak nabati, seperti minyak jarak dan minyak sawit, diubah menjadi bahan bakar yang disebut biodisel. Dalam proses ini, minyak dihidrolisis terlebih dahulu, sehingga diperoleh asam karboksilat mempunyai ikatan hidrogen sehingga titik didih relatif tinggi. Untuk menurunkan titik didihnya, maka asam lemak tersebut direaksikan dengan metanol sehingga diperoleh metil ester yang tiik didihnya jauh lebih rendah.pembuluh getah bening, dan didistribusikan ke seluruh tubuh jaringan yang membutuhkan untuk dibentuk kembali menjadi lemak tubuh.

mutasi

Mutasi adalah suatu perubahan yang terjadi pada bahan genetika sehingga ekspresinya (fenotip) berubah. Mutasi dapat terjadi pada pasangan basa, satu ruas ADN, atau bahkan pada kromosom. Perubahan ADN dapat menyebabkan perubahan kodon-kodon ARNd dan akhirnya menyebabkan perubahan jenis asam nukleat yang disintesisnya.

Macam-macam Mutasi
1. Berdasarkan jenis sel yang mengalami mutasi, dibedakan menjadi
Mutasi Somatis, adalah mutasi yang terjadi pada sel-sel somatis. Mutasi ini hanya diwariskan/diturunkan pada sel-sel somatis. Misalnya mutasi pada sel-sel kulit yang menyebabkan kanker kulit.

Mutasi Germinal, adalah mutasi yang terjadi pada sel-sel gamet (sperma atau ovum). Mutasi ini diwariskan pada generasi berikutnya. Misalnya berbagai macam cacat dan penyakit menurun yang terpaut kromosom X atau kromosom Y.

2. Berdasarkan jumlah/banyak sedikitnya materi genetik yang mengalami mutasi, dibedakan menjadi:
a. Mutasi kromosom (aberasi) mutasi yang menyebabkan terjadinya perubahan pada jumlah dan struktur kromosom.
Macam-macam mutasi kromosom:
- Aneuploidi adalah penambahan atau pengurangan satu atau
beberapa kromosom pada genom (ploidi) sehingga kandungan
kromosom di dalam nukleus bukan merupakan kelipatan haploidnya.
- Euploidi adalah perubahan kromosom pada tingkat ploidi atau genom.
b. Mutasi Gen adalah mutasi yang terjadi akibat perubahan pada satu pasang basa ADN suatu gen.

3. Berdasarkan faktor penyebabnya, dibedakan menjadi:
a. Mutasi alam, jika penyebabnya adalah mutagen-mutagen alam
b. Mutasi buatan (mutasi induksi), jika penyebabnya adalah mutagen buatan

Macam-macam Mutagen
Mutagen dibagi dalam 3 golongan:
1. Mutagen kimia, dapat masuk ke dalam replikasi ADN sehingga mengubah struktur basa ADN
2. Mutagen fisik, berupa bahan fisik misalnya sinar ultraviolet, sinar X, sinar gamma.
3. Mutagen biologi, berupa virus dan bakteri. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan pada kromosom

Mutagen alami, misalnya:
1. Sinar kosmis
2. Batuan radioaktif alam (uranium, thorium, radium) masuk bersama
makanan dan minuman menyebabkan ionisasi internal.
3. Sinar ultraviolet matahari, karena daya tembusnya hanya beberapa mm ke dalam kulit, sehingga menyebabkan mutasi pada sel-sel kulit.
4. Temperatur yang terlalu tinggi
5. Kekeliruan metabolisme, terjadi pada saat replikasi gen
6. Virus, asam nukleatnya merusak DNA sel inang.

Mutagen buatan, misalnya:
1. Sinar-sinar radioaktif buatan (sinar x, β, γ)
2. Penggunaan senjata nuklir
3. Zat-zat alkilase (gas mustard, etil metil sulfat, etil metan sulfat)
4. Zat-zat yang sifatnya sama dengan basa nitrogen dapat menggantikan basa normal pada saat replikasi

Kelainan-kelainan kromosom

1. Trisomi 21 Sindrom down adalah kelebihan kromosom pada autosom pada kromosom nomor 21
2. Trisomi 18 Sindrom Edward adalah kromosom yang nomornya beda pada no 16, 17, atau 18 Yang terdapat 3 buah kromosom
3. Trisomi 13 Sindrom patau adalah kelebihan kromosom pada no 13,14, atau 15. Bisa terjadi pada pria dan wanita
4. Jumlah Kromosom 47, XXX Sindrom tripel X adalah penyebabkan seseorang menderita cacat mental (idiot)
5. Jumlah Kromosom 47, XXY Sindrom klineflter adalah menyebabkan pria mempunyai payudara dan produksi spermanya sedikit
6. Jumlah Kromosom 47, XYY Sindrom turner adalah kekurangan kromosom sex X yang menyebabkan wanita tak punya payudara dan tidak subur
7. Jumlah Kromosom 45, XO Sindrom Jacobson adalah jumalh kromosom yang berjumlah 45 yang menyebabkan seseorang bertindak agresif, criminal

Pengertian Vulkanisme

Vulkanisme adalah kegiatan yang berkaitan dengan gerakan magma.
Magma sebagai masa silikat cair pijar sangat giat melakukan gerakan ke segala arah baik secara vertical, miring, menyusup atau mendatar, yang bergerak dipermukaan bumi ataupun hanya di dalam bumi. Bagian bumi tempat keluarnya magma disebut gunung berapi, sedangkan gerakan magma yang dapat mengangkat lapisan batuan yang cembung ke

atas dan mengikis ruangan yang gejala-gejala vulkanisme tersebut meliputi :
1) Instruksi Magma
Yaitu proses penerobosan magma ke dalam litosfer tetapi tidak mampu mencapai permukaan bumi. Intrusi magma menghasilkan bentukan-bentukan di dalam dapur magma.
- Batolit, yaitu magma yang membeku di dalam dapur magma.
- Lakolit, yaitu batuan beku yang terbentuk dari resapan magma dan membeku diantara dua lapisan batuan berbentuk lensa cembung.
- Sill/keeping intrusi, batuan beku yang berbentuk diantara dua lapisan batuan, berbentuk pipih dan melebar.
- Gang, yaitu magma yang memotong lapisan batuan dengan arah tegak/miring, berbentuk pipih dan melebar.
- Apofisa, yaitu batuan beku yang berbentuk dicabang-cabang gang, berukuran kecil.
2) Ekstrusi Magma
Yaitu gerakan magma mencapai permukaan bumi dalam bentuk letusan atau erupsi.erupsi dibedakan menjadi tiga macam sebagai berikut:
a) Erupsi linear, yaitu keluarnya magma melalui retakan atau celah.
b) Erupsi sentral, yaitu keluarnya magma melalui terusan kepundan
- Gunung api perisai (tameng)
Terjadi akibat magma keluar sangat encer. Selanjutnya magma yang emcer ini mengalir kesegala arah membentuk lereng yang sangat landai, sekitar 10 – 100.
- Gunung Api Maar
Terjadi akibat letusan ekspolosif yang membentuk lubang lingkaran besar di permukaan bumi. Dapur magma yang kecil dan dangkal mengakibatkan letusan satu kali dan mati. Gunung api maar tidak tinggi dan terdiri atas timbunan bahanbahan padat atau efflata dan dibawahnya kadang-kadang terdapat air. Misalnya danau Klakah.
- Gunung Api Strato
Terjadi akibat erupsi eksplosip yang diselingi dengan erupsi efusif sehingga lerengnya berlapis-lapis dan terdiri atas bermacam-macam batuan. Gunung api strato paling banyak terdapat di dunia, seperti di Indonesia adalah gunung merbabu dan Merapi Jawa Tengah, semeru dan Kelud (Jawa Timur)
c) Erupsi Areal, yaitu keluarnya magma pada satu areal tertentu karena dekatnya dapur magma dengan permukaan bumi. Berdasarkan kuat tidaknya letusan dan kandungan mineral yang dikeluarkan, erupsi gunung api dibedakan atas dua macam, yaitu :
• Erupsi eksplosif, adalah erupsi atau letusan dan kandungan mineral yang dikeluarkan, erupsi ini biasanya menyemburkan material vulkanik yang bersifat padat cair.
• Erupsi efusif atau letusan yang tidak menimbulkan ledakan karena tekanan gas kurang kuat. Pada proses erufsi ini material yang dikeluarkan adalah material cair atau sebagian besar lava dan sedikit material padat yang berukuran kecil. Selanjutnya bahan-bahan tersebut mengalir pada lereng gunung sebagai aliran lava.

Tipe Letusan Gunung Api
Berdasarkan derajat kekentalan magma, tekanan gas magnetic, kedalam dapur magma dan bahan material yang dikeluarkan, letusan gunung api dibedakan menjadi :
o Letusan tipe Hawaii
o Letusan tipe stromboli
o Letusan tipe vulkano
o Letusan tipe merapi
o Letusan tipe perret atau plinian
o Letusan tipe pelee
o Letusan tipe Sint Vincent
Gejala-Gejala Gunung Api Akan Meletus
o Terjadinya getaran bumi
o Suhu disekitar kawah naik
o Sumber air tiba-tiba kurang atau kering
o Terdengar suara gemuruh
o Binatang di puncak turun ke lereng
o Pohon-pohon di sekitar kawah mengering

Bahan-bahan yang dikeluarkan gunung api
Bahan-bahan yang dikeluarkan gunung api saat meletus adalah sebagai berikut :
1) Material vulkanis padat (efflata)
a) berdasarkan asalnya
- Efflata autogen, bersala dari bekuan magma yang keluar.
- Efflata aulogen, berasal dari pipa kawah yang terlempar.
b) Berdasarkan ukurannya
- Boom berukuran besar
- Lapili sebesar kerikil
- Pasir vulkanik sebesar butiran pasir
- Abu vulkanis efflata yang halus
2) Material berupa cairan
a) lava, yaitu aliran magma ke permukaan bumi
b) Lahar panas, yaitu lava yang merupakan campuran lava dengan air
c) Lahar dingin yaitu lava yang membeku bersama air hujan.
3) Material gas, terdiri dari atas uap air, gas nitrogen, gas belerang, asam arang dan lain-lain

Peristiwa pascavulkanis dan postvulkanis
Gejala postvulkanis adalah peristiwa yang terdapat pada gunung api yang telah mati. Peristiwa tersebut antara lain sebagi berikut :
1) Ekshalasi (sumber gas) berupa :
a) solfatar, yaitu gas belerang (H2S)
b) Fumarol, yaitu gas uap air (H2O)
c) Mofet, yaitu gas asam arang
2) Mata air panas
Air tanah terletak dekat dapur magma, keluar sebagai air panas
3) Sumber air mineral
Mata air panas yang mengandung mineral
4) Geiser
Sumber air panas yang memancar secara berkala. Pengaruh vulkanisme terhadap kehidupan
a) Pengaruh vulkanisme yang menguntungkan
Manfaat gunung berapi bagi kehidupan
- Gunung api merupakan daerah penangkapan hujan
- Abu vulkanik bersifat menyuburkan tanah pertanian
- Hancuran bahan vulkanis mengandung unsure hara.
- Menghasilkan bahan galian, seperti belerang, perak dan lain-lain
- Hutan di daerah gunung berapi berfungsi menahan erosi serta menyimpan air hujan
b) Pengaruh vulkanisme yang merugikan
- Letusan gunung api merusak lahan pertanian
- Hujan abu merusak semua yang dilaluinya
- Lahar panas bersifat merusak kehidupan
- Awan panas merusak kehidupan
- Lahar dingin mendangkalkan sungai
- Gas beracun mematikan manusia
- Gelombang pasang

Usaha-usaha mengurangi bahaya gunung berapi
1) Membuat terowongan-terowongan air pada kepundan yang berdanau.
2) Mendirikan pos-pos pengamatan di sekitar gunung berapi.
3) Mengungsikan penduduk yang bertempat tinggal di lereng-lereng gunung berapi yang akan meletus.
4) Membuat dam-dam penampungan di daerah aliran lahar.

Hal ini berarti intrusi magma tidak mencapai ke permukaan bumi. Mungkin hanya sebagian kecil intrusi magma yang bisa mencapai ke permukaan bumi. Namun yang perlu diingat bahwa intrusi magma bisa mengangkat lapisan kulit bumi menjadi cembung hingga membentuk tonjolan berupa pegunungan. Secara rinci, adanya intrusi magma (atau disebut plutonisme) menghasilkan bermacam-macam bentuk (perhatikan gambar penampang gunung api), yaitu:
• Batolit adalah batuan beku yang terbentuk di dalam dapur magma, sebagai akibat penurunan suhu yang sangat lambat.
• Lakolit adalah magma yang menyusup di antara lapisan batuan yang menyebabkan lapisan batuan di atasnya terangkat sehingga menyerupai lensa cembung, sementara permukaan atasnya tetap rata.
• Keping intrusi atau sill adalah lapisan magma yang tipis menyusup di antara lapisan batuan.
• Intrusi korok atau gang adalah batuan hasil intrusi magma memotong lapisan-lapisan litosfer dengan bentuk pipih atau lempeng.
• Apolisa adalah semacam cabang dari intrusi gang namun lebih kecil.
• Diatrema adalah batuan yang mengisi pipa letusan, berbentuk silinder, mulai dari dapur magma sampai ke permukaan bumi.

:-)

klerek sabun alami

Sapindus muccorossi (klerek) adalah tumbuhan yang bijinya digunakan sebagai sabun pada saat belum di temukan sabun atau detergen pada saat ini. Biji pohon itu mengandung saponin yang menghasilkan busa dan berfungsi sebagai bahan pencuci dan pembersih. Biji lerak terbungkus kulit cukup keras bulat seperti kelereng. Kalau sudah masak, warnanya cokelat kehitaman dan permukaan licin dan mengilat. Tak hanya pakaian, biji lerak juga bisa dimanfaatkan sebagai pembersih berbagai perkakas memasak. Saat ini, detergen lerak banyak dipakai untuk mencuci kain batik guna menjaga kualitas warna sehingga tidak kusam.

virus

Ilmu tentang Virus disebut Virologi. Virus (bahasa latin) = racun. Hampir semua virus dapat menimbulkan penyakit pada organisme lain. Saat ini virus adalah mahluk yang berukuran paling kecil. Virus hanya dapat dilihat dengan mikroskop elektron dan lolos dari saringan bakteri (bakteri filter).

SEJARAH PENEMUAN

D. Iwanowsky (1892) dan M. Beyerinck (1899) adalah ilmuwan yang menemukan virus, sewaktu keduanya meneliti penyakit mozaik daun tembakau.

Kemudian W.M. Stanley (1935) seorang ilmuwan Amerika berhasil mengkristalkan virus penyebab penyakit mozaik daun tembakau (virus TVM).

STRUKTUR TUBUH

Tubuhnya masih belum dapat disebut sebagai sel, hanya tersusun dariselubung protein di bagian luar dan asam nukleat (ARN & ADN) di bagian dalamnya. Berdasarkan asam nukleat yang terdapat pada virus, kita mengenal virus ADN dan virus ARN. Virus hanya dapat berkembang biak (bereplikasi) pada medium yang hidup (embrio, jaringan hewan, jaringan tumbuhan). Bahan-bahan yang diperlukan untuk membentuk bagian tubuh virus baru, berasal dari sitoplasma sel yang diinfeksi.

(gambar kelompok virus)

BERBAGAI VIRUS YANG MERUGIKAN

1. Pada Bakteri :
1.1. Bakteriofage.

2. Pada Tumbuhan :
2.1. Virus TMV (Tabacco Mozaik Virus) penyebab mozaik pada daun
tembakau.
2.2. Virus Tungro: penyebab penyakit kerdil pada padi. Penularan virus
ini dengan perantara wereng coklat dan wereng hijau.
2.3. Virus CVPD (Citrus Vein Phloem Degeneration) menyerang tanaman
jeruk

3. Pada Hewan :
3.1. Virus NCD (New Castle Disease) penyebab penyakit tetelo pada
ayam dan itik.

4. Pada Manusia :
4.1. Virus Hepatitis, penyebab hepatitis (radang hati), yang paling
berbahaya adalah virus Hepatitis B.
4.2. Virus Rabies >> penyebab rabies
4.3. Virus Polio >> penyebab polio
4.4. Virus Variola dan Varicella >> penyebab cacar api dan cacar air
4.5. Virus Influenza >> penyebab influensa
4.6. Virus Dengue >> penyebab demam berdarah
4.7. Virus HIV >> penyebab AIDS

Cara pencegahan penyakit karena virus dilakukan dengan tindakanvaksinasi. Vaksin pertama yang ditemukan oleh manusia adalah vaksincacar, ditemukan oleh Edward Jenner (1789), sedangkan vaksinasi oralditemukan oleh Jonas Salk (1952) dalam menanggulangi penyebab polio. Manusia secara alamiah dapat membuat zat anti virus di dalam tubuhnya, yang disebut Interferon, meskipun demikian manusia masih dapat sakit karena infeksi virus, karena kecepatan replikasi virus tidak dapat diimbangi oleh kecepatan sintesis interferon.