Best Author
sangdedi

743,613
octa

486,297
fitrotinnikm

456,615
idjah

445,181
dwi

313,549
adit

310,104
resta-andara

275,157
benedict

261,583
rahadian

240,940
bara

228,942
nabilalalala

216,884
kurnitap_

154,132
kuswanto

140,191
suranto

100,765
admin

99,004
iwan

80,055
kupukupu

78,106

Apa yang Harus Dipersiapkan Sebelum Mengajukan Beasiswa?

Artikel dari: Damry, Universitas Tadulako, Indonesia

Mendapatkan sebuah beasiswa untuk pendidikan di luar negeri adalah proses yang sangat kompetitif. Ini karena banyak mahasiswa-mahasiswa seperti kalian menginginkan beasiswa tersebut namun tidak semua mahasiswa bisa mendapatkan beasiswa tersebut karena biaya yang terbatas dari penyedia beasiswa. Oleh karena itu penyedia beasiswa menginginkan yang terbaik yang mendapatkan beasiswa. Siapa yang persiapannya paling maksimal kemungkinan besar dialah yang terpilih. Banyak mahasiswa yang telah memenangkan beasiswa yang mereka impikan. Namun apa yang mereka lakukan hingga mereka memenangkan beasiswa tersebut. Apakah mereka lebih beruntung ataukah mereka jauh lebih pintar daripada kalian? Sebenarnya tidak. Jika kalian bertanya kepada mereka rahasia mendapatkan beasiswa yang mereka impikan, jawaban mereka tidak akan jauh dari persiapan yang harus dilakukan seperti berikut ini:

Sertifikat Akademis dan Transkrip Nilai
Jangan tunggu lebih lama, segera setelah lulus, ambil sertifikat akademis kalian dan buat beberapa duplikatnya. Legalisir duplikatnya. Jangan lupa untuk mengambil transkrip dan sertifikat akademis dalam bahasa inggrisnya. Ada baiknya kalian memeriksa ejaan nama yang tertera kalau saja ada yang salah ketik.

Proposal Penelitian
Kalian harus menentukan dari awal bidang studi apa yang kalian akan ambil selanjutnya. Apakah berhubungan dengan penelitian atau tidak. Jika tidak kalian tidak perlu membuat proposal penelitian. Namun jika iya maka kalian harus membuat proposal penelitian.
Proposal penelitian yang baik membutuhkan tenaga dan pikiran yang lebih. Sehingga paling baik jika kalian mempersiapkannya dari awal. Pada dasarnya proposal yang kalian buat tidak banyak berbeda dari proposal tugas akhir/skripsi atau proposal kerja praktik atau proposal-proposal lain yang sejenis. Isinya kurang lebih terdapat latar belakang, tujuan, rumusan masalah, hipotesis, metodologi, dan referensi. Hal-hal tersebut adalah inti dari proposal penelitian. Ketika kalian telah menulis semua inti, kalian lihat persyaratan lain yang dibutuhkan oleh penyedia beasiswa. Siapa tahu mereka membutuhkan lebih dari apa yang kalian tulis.

Surat dari Universitas yang bersangkutan
Download surat pendaftaran masuk ke universitas yang kalian inginkan dan setelah kalian isi kirimkan kembali ke universitas tersebut. Universitas yang bersangkutan akan meresponnya dan mengirimkan surat penerimaan. Kalian dapat mengirimkan surat tersebut dalam form pendaftaran beasiswa yang kalian ajukan. Hal ini menunjukkan universitas tersebut sudah menerima kalian sebagai mahasiswa dan akan mulai belajar di tahun ajaran baru setelah beasiswa yang kalian ajukan diterima.
Ketika kalian masuk ke website universitas yang bersangkutan, masuk ke bagian departemen yang kalian inginkan. Lalu cari dosen pembimbing yang potensial. Artinya dosen tersebut mau membimbing kalian masuk ke departemennya. Cari alamat emailnya dan hubungi dosen tersebut. Pertam-tama kalian sebaiknya memperkenalkan diri dan menjelaskan latar belakang akademis kalian dan proposal penelitian kalian. Lalu kalian tanya apakah beliau bersedia membimbing kalian masuk ke universitasnya. Jika beliau mengatakan bahwa beliau sedang sibuk dan sudah terlalu banyak mahasiswa yang menjadi tanggung jawabnya, jangan panik, tanya apakah beliau mengetahui dosen lain yang masih bisa menerima mahasiswa untuk dibimbing. Surat yang didapat dari dosen pembimbing tersebut akan menjadikan peluang kalian untuk memenangkan beasiswa menjadi lebih besar apabila kalian mengrimkannya bersama form pendaftaran beasiswa. Ini menunjukkan bahwa kalian sangat berminat dan persiapan yang kalian lakukan sangat baik. Kalian sudah beberapa langkah di depan kandidat penerima beasiswa lainnya.

Keluarga
Bagi yang telah menikah dan berkeluarga, persiapan yang harus dilakukan lebih banyak. Tidak semua penyelenggara beasiswa bersedia untuk membiayai keluarga yang ikut dengan kalian (istri dan anak). Mayoritas penyelenggara bersedia, namun jika tidak maka kalian harus membiayai keluarga dengan dana kalian sendiri. Jika penyelenggara beasiswa bersedia untuk membiayai, biasanya pihak penyelenggara tidak mencakup semua biaya. Mereka hanya membiayai biaya seperti biaya hidup, asuransi kesehatan, surat tanda sehat sebelum berangkat dan biaya visa. Biaya seperti transportasi, baik domestik dan internasional, biasanya tidak tercakup dalam perjanjian.

Pekerjaan
Jika kalian sedang bekerja pada suatu instansi, kalian harus bertanya pada atasan kalian apakah kalian diperbolehkan untuk belajar di luar negeri atau tidak. Jika diperbolehkan biasanya mereka akan didukung dengan tambahan dana dari perusahaan.

Kesehatan
Kesehatan adalah salah satu faktor yang menentukan sesorang mendapatkan beasiswa atau tidak. Beberapa orang gagal mendapatkan beasiswa dikarenakan penyelenggara beasiswa menolak karena alasan kesehatan. Banyak penyedia beasiswa menyediakan asuransi kesehatan, namun kalian harus memastikan apakah asuransi tersebut mencakup kesehatan gigi dan mata. Jika tidak maka jika diperhitungkan akan lebih murah apabila kalian membeli kacamata di sini daripada di luar negeri dan lebih murah juga kalian pergi ke dokter gigi disini daripada kalian pergi di luar negeri.

Surat Ijin Mengemudi
Akan lebih menguntungkan apabila kalian mempunyai mobil disana. Bukan hanya dapat mendukung kegiatan akademis kalian namun juga untuk berwisata disana. Terlebih apabila kalian sudah berkeluarga. Kalian sebaiknya memeriksa apakah Surat Ijin Mengemudi dari negara lain dapat digunakan di negara yang bersangkutan, karena mendapatkan Surat Ijin Mengemudi di luar negeri biayanya lebih mahal dan menyita lebih banyak waktu.

Jadi, itulah apa yang sebaiknya kalian persiapkan sebelum mengajukan beasiswa. Persiapan yang baik adalah setengah perjalanan menuju beasiswa yang kalian impikan. Persiapkanlah dengan baik dan menangkanlah beasiswa kalian!

Penulis :
Telah menulis sebanyak 26 artikel
Mendapatkan 517 komentar
  Rating tulisan 0 dari 5

1 Comment

  1. aguz

    September 19, 2009 at 12:48 am

    klo saya masih pelajar sma apa yang dilakukan ?tolong kasih tau

    VA:F [1.9.22_1171]
    Rating: 0 (from 0 votes)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>