Pelajaran #3: Garis Paranada dan Garis Bantu
Pernahkah anda melihat garis-garis horizontal seperti tampak pada gambar di bawah ini?!

Gambar 1. Garis paranada
Gambar 1 di atas disebut garis paranada, yaitu 5 garis horizontal yang digunakan untuk meletakan simbol-simbol notasi dalam partitur musik, seperti : not, tanda diam, kunci musik, tanda kres, mol dan natural dan lain-lain. Pada tahap awal pelajaran ini, kita hanya akan membahas cara peletakan not saja.Cara meletakkan suatu not pada garis paranada ada dua kemungkinan, yaitu:
1. Not diletakkan tepat pada garis paranada
2.Not diletakkan di antara garis-garis paranada (disebut spasi garis paranada)
Gambar 2. Not yang terletak pada garis paranada (kiri) dan not yang terletak pada spasi garis paranada (kanan).
Berdasarkan titinadanya, not yang terletak pada garis atau spasi garis paranada yang lebih tinggi memiliki nada yang lebih tinggi dibandingkan dengan not yang terletak pada garis atau spasi garis paranada di bawahnya. Jadi, pada gambar 2 di atas, not yang terletak di sebelah kiri memiliki nada yang lebih tinggi dibandingkan dengan not yang terletak di sebelah kanannya.
Mungkin Anda bertanya-tanya? Jika hanya terdapat lima buah garis dan empat buah spasi pada garis paranada, maka bukankah kita hanya dapat menuliskan not-not tertentu saja atau rentang not-nya terbatas? Dengan kata lain, bagaimana caranya untuk menuliskan not-not bernada tinggi atau bernada rendah yang lebih tinggi atau lebih rendah dari not-not yang terdapat pada garis paranada tersebut?
Untuk masalah tersebut, kita dapat menambahkan garis-garis bantu di sebelah atas maupun di sebelah bawah garis paranada. Garis ini disebut garis bantu.
Cara meletakkan not-not pada garis bantu sama seperti cara meletakkan not-not pada garis paranada, yaitu ada dua kemungkinan : tepat pada garis bantu maupun di antara garis-garis bantu (disebut spasi garis bantu). Demikian pula dengan masalah titinadanya, di mana semakin tinggi letak garis bantu atau spasi garis bantu tempat not berada, maka semakin tinggi pula nadanya dan demikian pula sebaliknya. Namun, untuk menyederhanakan pembahasan kita di atas, kita dapat menganggap garis paranada dan garis bantu sebagai satu kesatuan, di mana garis bantu hanya digunakan jika ada not-not yang nadanya berada di luar garis paranada.
Ari_Maulana


(4.75 out of 5)
Tulis Komentarmu !